Senin, 05 Oktober 2026

Mentan Temukan Ketidaksesuaian Program Pembibitan Kelapa di Manado, Minta Pengawasan Diperketat

Minggu, 03 Mei 2026 16:05 WIB
Mentan Temukan Ketidaksesuaian Program Pembibitan Kelapa di Manado, Minta Pengawasan Diperketat
Mentan Andi Amran Sulaiman menemukan sejumlah ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program pembibitan kelapa di Desa Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara. Temuan tersebut diperoleh saat inspeksi langsung, Jumat (1/5/2026).

Manado (buseronline.com) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemukan sejumlah ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program pembibitan kelapa di Desa Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara. Dilansir dari laman Kementan, temuan tersebut diperoleh saat inspeksi langsung, Jumat.

Dalam peninjauan itu, Mentan Amran menyoroti kualitas bibit yang dinilai tidak layak serta adanya perbedaan data antara laporan administrasi dan kondisi di lapangan. "Ada bibit kecil yang tidak layak. Benihnya saja sudah tidak layak. Kami suruh ganti," ujarnya.

Selain itu, ia mengungkapkan adanya selisih signifikan antara data laporan dan hasil temuan di lapangan. Laporan menyebutkan sebanyak 48 ribu bibit, namun yang ditemukan hanya sekitar 17 ribu. "Laporannya 48 ribu. Kami temukan ternyata hanya kurang lebih 17 ribu. Ini harus ditambah," tegasnya.

Mentan juga menilai pengelolaan dan pemeliharaan kebun belum sesuai standar, sehingga berpotensi menghambat keberhasilan program.

Atas temuan tersebut, ia meminta aparat penegak hukum, termasuk Polres, untuk melakukan pemeriksaan secara terbuka. Ia menegaskan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program pemerintah. "Kami minta kepada reskrim, polres. Ini diperiksa. Kita harus berani membuka diri," katanya.

Ia menegaskan bahwa setiap bentuk penyimpangan akan ditindak tegas, termasuk pemecatan bagi pihak yang terlibat.

"Kalau ada yang menyimpang, bawa ke saya. Aku pecat," ujarnya.

Mentan Amran menjelaskan bahwa program pembibitan ini merupakan bagian dari agenda nasional penanaman komoditas perkebunan seperti kelapa, tebu, pala, lada, kakao, kopi, dan mete dengan target luas hingga sekitar 1 juta hektare di seluruh Indonesia.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemerintah Targetkan Tambah 600 Ribu Sapi Perah hingga 2029
Mentan Amran Siapkan Beasiswa bagi 20 Mahasiswa Palestina
Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun untuk Bangun Ekosistem Peternakan Terintegrasi
Kementan Siapkan hingga 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol Nasional
Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman, SPHP Ditambah 1 Juta Ton
Kementan Siapkan Rp28,02 Triliun untuk Perkuat Pertanian 2027
komentar
beritaTerbaru