<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.buseronline.com/</link>
        <description>Buseronline.com, menyajikan berita Terbaru, Terkini Indonesia seputar nasional, hukum, politik, ekonomi, internasional, olahraga, pendidikaan</description>
        <lastBuildDate>Thu, 03 Sep 2026 17:23:38 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Siapkan Jalur Alternatif Medan-Berastagi, Dibangun Mulai 2027</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 16:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Siapkan Jalur Alternatif Medan-Berastagi, Dibangun Mulai 2027]]></title>
            <description><![CDATA[Karo (buseronline.com)  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan jalur alternatif MedanBerastagi untuk kendaraan wisa]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Karo (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (<a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a>) menyiapkan jalur alternatif Medan-<a href="https://www.buseronline.com/tag/berastagi/" target="_blank">Berastagi</a> untuk kendaraan wisata sebagai upaya mengurai kemacetan di Jalan Jamin Ginting.</p><p><div>[adsense]</div>Pembangunan jalur alternatif tersebut ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027 dan rampung secara bertahap hingga 2028-2029.</p><p>Rencana itu disampaikan Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menerima audiensi pengurus Ikatan Cendekiawan Karo (ICK) di Mikie Holiday Resort and Hotel, Jalan Jamin Ginting, Sempajaya, Kabupaten Karo, pada 2 September 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Bobby menjelaskan, pemerintah tetap mendorong pembangunan jalan tol Medan-<a href="https://www.buseronline.com/tag/berastagi/" target="_blank">Berastagi</a> agar masuk dalam blueprint perencanaan nasional melalui Bappenas.</p><p>Namun, pembangunan jalan tol membutuhkan waktu panjang sehingga <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a> menyiapkan solusi jangka pendek melalui penataan sejumlah ruas jalan yang sudah ada.</p><p><div>[adsense]</div>Sejumlah ruas jalan milik pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten di wilayah Deli Serdang dan Karo akan diintervensi untuk dijadikan jalur alternatif khusus kendaraan wisata.</p><p>&quot;Target maksimal pengerjaan intervensi fisik ini mulai berjalan pada 2027 hingga selesai pada 2028-2029. Jalur alternatif ini difokuskan untuk kendaraan wisata atau roda enam ke bawah. Sementara jalur logistik tetap kami arahkan melewati rute utama Jalan Jamin Ginting yang ada saat ini,&quot; ujar Bobby.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Bobby, pembangunan jalur alternatif diharapkan tidak hanya mengurangi kepadatan lalu lintas, tetapi juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan.</p><p>Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBK-CK) Sumut Chandra Dalimunthe memaparkan sejumlah rencana teknis untuk mendukung jalur alternatif tersebut.</p><p><div>[adsense]</div>Salah satunya adalah pelebaran jalur Medan-Namorambe-Sembahe. Dari kawasan Hairos/Simpang Poci di Jalan Jamin Ginting, kendaraan wisata nantinya diarahkan menuju rute alternatif kabupaten.</p><p>Jalur sepanjang sekitar 18 kilometer tersebut akan dilebarkan dari kondisi eksisting sekitar 4 meter menjadi 6-8 meter. Ruas itu juga direncanakan beralih status menjadi Jalan Provinsi.</p><p><div>[adsense]</div>Selain pelebaran jalan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a> merencanakan pembangunan overpass dan sudetan di wilayah Sembahe.</p><p>Pekerjaan tersebut mencakup pembangunan jalan baru sepanjang 330 meter dan overpass sepanjang 82 meter yang melintasi jalan nasional menuju kawasan Tandu Benua.</p><p><div>[adsense]</div>Infrastruktur tersebut ditujukan untuk memotong tanjakan sekaligus mengurangi hambatan perjalanan kendaraan menuju <a href="https://www.buseronline.com/tag/berastagi/" target="_blank">Berastagi</a>.</p><p><div>[adsense]</div><hr><a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a> juga menyiapkan pembangunan rest area berskala besar di kawasan Suka Nalu. Rest area tersebut akan dibangun pada rute sepanjang sekitar 14 kilometer menuju SMK Negeri Murni dengan konsep terbuka sebagai tempat persinggahan wisatawan.</p><p><div>[adsense]</div>Selanjutnya, pemerintah merancang trase baru sepanjang 3,8 kilometer dari Sibiru-biru yang akan menembus kawasan Pertamina/Simpang Ketaren.</p><p>Dengan seluruh rencana tersebut, total panjang jalan penunjang dari Medan hingga kawasan tersebut diperkirakan mencapai 28 kilometer.</p><p><div>[adsense]</div>Selain infrastruktur jalan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a> juga akan melakukan pembenahan kawasan wisata, khususnya Taman Hutan Raya (Tahura) <a href="https://www.buseronline.com/tag/berastagi/" target="_blank">Berastagi</a> dan Tugu Perjuangan <a href="https://www.buseronline.com/tag/berastagi/" target="_blank">Berastagi</a>.</p><p>Bobby menegaskan, pemerintah tidak akan membangun fasilitas komersial berskala besar seperti mal maupun hotel. Fokus pembangunan diarahkan pada infrastruktur dasar, seperti penerangan jalan, drainase, pedestrian, dan ruang publik.</p><p><div>[adsense]</div>Penataan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi atau positive spillover bagi masyarakat di sekitar kawasan wisata.</p><p>&quot;Kami ingin intervensi kawasan ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal, mirip seperti yang kami lakukan saat meremajakan kawasan Kota Lama Medan,&quot; kata Bobby.</p><p><div>[adsense]</div>Rencana pengembangan kawasan tersebut juga telah diselaraskan dengan dokumen RPJMD <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a>, terutama dalam pengembangan kawasan wisata pegunungan yang mencakup Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat.</p><p>Perwakilan Ikatan Cendekiawan Karo, Prof Sukarya Sinulingga, menyambut positif rencana pembangunan jalur alternatif Medan-<a href="https://www.buseronline.com/tag/berastagi/" target="_blank">Berastagi</a> tersebut.</p><p><div>[adsense]</div>Menurutnya, pembangunan jalur alternatif berpotensi mengatasi sedikitnya tiga hingga empat titik kemacetan parah yang selama ini menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik dari Karo menuju Medan.</p><p>&quot;Kami mengucapkan terima kasih. Atas nama masyarakat Karo kami sangat gembira dengan kabar ini. Tentunya kami akan terus mendukung pembangunan ini,&quot; ujar Sukarya.</p><p><div>[adsense]</div>Selanjutnya, Dinas BMBK-CK Sumut akan menyusun perancangan teknis dan penganggaran secara komprehensif dengan mempertimbangkan masukan dari tokoh masyarakat serta akademisi Karo.</p><p>Pengerjaan fisik direncanakan mulai dilakukan secara bertahap pada tahun anggaran mendatang. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec_whatsapp-image-20260903-at-004917.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/101978/pemprov-sumut-siapkan-jalur-alternatif-medanberastagi-dibangun-mulai-2027/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Presiden Prabowo di Vladivostok, Rusia</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 15:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Presiden Prabowo di Vladivostok, Rusia]]></title>
            <description><![CDATA[Vladivostok (buseronline.com)  Sejumlah mahasiswa Indonesia menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Vladivosto]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Vladivostok (buseronline.com) - Sejumlah mahasiswa Indonesia menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Vladivostok, Federasi Rusia, dengan penuh antusias dan kebanggaan. Mereka tampak membawa bendera Merah Putih sebagai bentuk kecintaan terhadap Tanah Air.</p><p><div>[adsense]</div>Kedatangan Presiden Prabowo menjadi momen istimewa bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Vladivostok. Salah satunya adalah Andini Yuliasari, mahasiswa yang telah empat tahun menjalani pendidikan di kota tersebut.</p><p>Andini mengaku gugup sekaligus bahagia karena mendapat kesempatan bertemu langsung dan bersalaman dengan Presiden Prabowo.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Perasaannya tentu saja deg-degan, merasa senang campur deg-degan karena ini pertama kalinya bisa bertemu Bapak dan diberikan kesempatan untuk salaman sama Bapak. Buat saya itu sangat berkesan,&quot; ujar Andini.</p><p>Menurut Andini, kehadiran Presiden Prabowo di Vladivostok merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia yang berada di Rusia. Ia juga menilai keikutsertaan Presiden Prabowo dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 dapat semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan Rusia. &quot;Ini menurut saya bisa membuat Indonesia dan Rusia menjadi lebih dekat lagi,&quot; ungkapnya.</p><p><div>[adsense]</div>Andini berharap Presiden Prabowo selalu diberikan kesehatan dan mampu membawa Indonesia menuju keadaan yang lebih baik. &quot;Semoga tentunya Bapak sehat selalu, semoga juga Bapak bisa membuat Indonesia menjadi lebih baik lagi ke depannya,&quot; harap Andini.</p><p>Hal senada disampaikan Kiki Rizki Agustiani, mahasiswa pascasarjana psikologi yang telah tiga tahun tinggal di Vladivostok. Ia mengaku sangat antusias dapat menyambut Presiden Prabowo secara langsung.</p><p><div>[adsense]</div>Kiki mengatakan, kedatangan Presiden Prabowo menjadi pengalaman yang berkesan karena merupakan pertama kalinya ia melihat langsung Presiden Indonesia di Vladivostok.</p><p>&quot;Jujur ini senang banget karena pengalaman pertama saya juga. Dan saya di Rusia ini di Vladivostok, untuk Presiden yang pertama kali datang setelah sekian lama yaitu Pak Prabowo,&quot; ujar Kiki.</p><p><div>[adsense]</div>Kiki juga menyampaikan pesan kepada Presiden Prabowo agar tetap semangat dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin bangsa Indonesia. Ia mengaku bangga memiliki Presiden seperti Prabowo.</p><p>&quot;Semangat terus, Bapak. Saya selalu berpikir positif sama Bapak. Saya bangga punya Presiden seperti Bapak Prabowo,&quot; ucap Kiki.</p><p><div>[adsense]</div>Pertemuan singkat antara Presiden Prabowo dan mahasiswa Indonesia di Vladivostok tersebut meninggalkan kesan mendalam. Ribuan kilometer dari Tanah Air, kibaran bendera Merah Putih dan sapaan para mahasiswa Indonesia menjadi simbol bahwa jarak tidak menghilangkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap Indonesia.</p><p>Kehadiran para mahasiswa dalam menyambut Presiden juga menunjukkan semangat persatuan masyarakat Indonesia di luar negeri serta menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat. (DKI1)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/6974ce5ac660610b44d9b9fed0ff9548_img20260903wa0005.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/regional/101977/mahasiswa-indonesia-antusias-sambut-presiden-prabowo-di-vladivostok-rusia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wagub Sumut Tegaskan Reforma Agraria Harus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 14:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wagub Sumut Tegaskan Reforma Agraria Harus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan pelaksanaan reforma agraria harus memberikan dampak nyata t]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) <a href="https://www.buseronline.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> menegaskan pelaksanaan <a href="https://www.buseronline.com/tag/reforma-agraria/" target="_blank">reforma agraria</a> harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut <a href="https://www.buseronline.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a>, <a href="https://www.buseronline.com/tag/reforma-agraria/" target="_blank">reforma agraria</a> tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan tanah dan kepastian hukum. Program tersebut juga harus mampu membuka akses ekonomi bagi masyarakat penerima manfaat.</p><p>Hal itu disampaikan <a href="https://www.buseronline.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> saat membuka Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Sumut Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, pada 2 September 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Rakor tersebut dihadiri Direktur Landreform Ditjen Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN Rudi Rubijaya, Kepala Kanwil BPN Sumut Nugraha, Pj Sekdaprov Sumut Timor Tumanggor, perwakilan Forkopimda, serta sejumlah kepala daerah.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> mengatakan <a href="https://www.buseronline.com/tag/reforma-agraria/" target="_blank">reforma agraria</a> merupakan upaya menghadirkan keadilan melalui penataan penguasaan, kepemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah. Karena itu, hasil dari program tersebut harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>"Sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi, kita telah membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria melalui Keputusan Gubernur. Dengan begitu, kita memiliki wadah koordinasi lebih terpadu dalam melaksanakan penataan aset, penyelesaian konflik agraria, serta pengembangan akses ekonomi bagi penerima manfaat," ujar <a href="https://www.buseronline.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a>.</p><p>Ia menyebut Sumut masih menghadapi berbagai persoalan pertanahan, mulai dari tumpang tindih penguasaan lahan, sengketa kepemilikan, hingga persoalan penyelarasan data antarinstansi.</p><p><div>[adsense]</div>Untuk itu, penyelesaian masalah agraria harus dilakukan secara cermat, terbuka, dan akurat agar memberikan kepastian hukum serta keadilan bagi masyarakat.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> menekankan, setelah penataan aset dilakukan, masyarakat juga harus mendapatkan dukungan untuk mengembangkan potensi ekonominya.</p><p><div>[adsense]</div>Dukungan tersebut dapat berupa penguatan koperasi, pengembangan UMKM, pendampingan usaha, pemberdayaan ekonomi, hingga akses pembiayaan.</p><p>"Penataan ini, masyarakat perlu memperoleh dukungan seperti penguatan koperasi, pengembangan UMKM, pemberdayaan ekonomi, pendampingan usaha, hingga akses pembiayaan. Dengan begitu, manfaat <a href="https://www.buseronline.com/tag/reforma-agraria/" target="_blank">reforma agraria</a> bermuara pada kesejahteraan keluarga dan pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Ia juga meminta seluruh pihak memperkuat sosialisasi berbagai kebijakan baru terkait <a href="https://www.buseronline.com/tag/reforma-agraria/" target="_blank">reforma agraria</a> agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaannya di lapangan.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam menjalankan program <a href="https://www.buseronline.com/tag/reforma-agraria/" target="_blank">reforma agraria</a>. Menurutnya, penyelesaian persoalan agraria membutuhkan komitmen dan koordinasi antarlembaga.</p><p><div>[adsense]</div><hr>"Rakor ini menjadi langkah awal yang penting untuk menyamakan arah, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap program yang direncanakan dapat berjalan efektif hingga tingkat kabupaten/kota," ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Sumut Nugraha mengatakan sejumlah langkah awal telah dilakukan sebelum diterbitkannya Keputusan Gubernur tentang GTRA. Langkah tersebut meliputi konsultasi, pembentukan tim, penyusunan rencana kerja, hingga penetapan fokus lokasi.</p><p>Ke depan, tim GTRA akan melakukan pendataan dan survei lapangan bersama terhadap subjek dan objek <a href="https://www.buseronline.com/tag/reforma-agraria/" target="_blank">reforma agraria</a> untuk mendukung penataan aset dan penyelesaian konflik agraria.</p><p><div>[adsense]</div>Tim GTRA Provinsi Sumut juga akan memberikan rekomendasi kepada Menteri ATR/BPN terkait penyelesaian sengketa dan konflik agraria di Sumatera Utara.</p><p>Selain itu, GTRA akan menyusun daftar hasil penataan aset dan penataan akses secara by name by address, daftar permasalahan pelaksanaan <a href="https://www.buseronline.com/tag/reforma-agraria/" target="_blank">reforma agraria</a>, serta laporan akhir tahun untuk disampaikan kepada Kementerian ATR/BPN. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_whatsapp-image-20260903-at-0049171.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/101984/wagub-sumut-tegaskan-reforma-agraria-harus-tingkatkan-ekonomi-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Jateng Gandeng Enam UIN, Dorong Program Berbasis Kesejahteraan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 13:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Jateng Gandeng Enam UIN, Dorong Program Berbasis Kesejahteraan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Semarang (buseronline.com)  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memperkuat kolaborasi dengan enam Universitas Islam Negeri (UI]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (<a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-jateng/" target="_blank">Pemprov Jateng</a>) memperkuat kolaborasi dengan enam Universitas Islam Negeri (<a href="https://www.buseronline.com/tag/uin/" target="_blank">UIN</a>) di Jawa Tengah untuk mendukung berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jatengprov, hal itu disampaikan dalam pertemuan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Forum Rektor <a href="https://www.buseronline.com/tag/uin/" target="_blank">UIN</a> se-Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jateng, pada 2 September 2026.</p><p>Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut kerja sama antara <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-jateng/" target="_blank">Pemprov Jateng</a> dan enam <a href="https://www.buseronline.com/tag/uin/" target="_blank">UIN</a>, termasuk realisasi berbagai program yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Sejumlah program yang menjadi perhatian meliputi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di wilayah dengan kemiskinan ekstrem, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan ekonomi dan UMKM, sertifikasi halal, pendidikan vokasi, hingga pengolahan sampah.</p><p>Ketua Forum Rektor <a href="https://www.buseronline.com/tag/uin/" target="_blank">UIN</a> se-Jawa Tengah, Zaenal Mustakim mengatakan perguruan tinggi siap mendukung program-program yang dijalankan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-jateng/" target="_blank">Pemprov Jateng</a>. Pihaknya juga berharap <a href="https://www.buseronline.com/tag/uin/" target="_blank">UIN</a> dapat dilibatkan dalam berbagai program pembangunan di Jawa Tengah.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kami siap support program Gubernur, dan kami ingin program apa pun di Pemprov juga melibatkan Universitas Islam Negeri di Jateng,&quot; kata Zaenal seusai pertemuan.</p><p>Zaenal yang juga Rektor <a href="https://www.buseronline.com/tag/uin/" target="_blank">UIN</a> KH Abdurrahman Wahid Pekalongan menjelaskan, kerja sama melalui memorandum of understanding (MoU) antara <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-jateng/" target="_blank">Pemprov Jateng</a> dan enam <a href="https://www.buseronline.com/tag/uin/" target="_blank">UIN</a> sebenarnya telah dilakukan sejak lama.</p><p><div>[adsense]</div>Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperjelas tindak lanjut kerja sama dengan dinas-dinas terkait sehingga tidak berhenti pada kesepakatan, tetapi diwujudkan melalui program nyata.</p><p>&quot;Kami bidang kajiannya kan keislaman, jadi literasi keagamaan menjadi salah satu fokus utama. Kita juga punya program pemberdayaan masyarakat untuk ekonomi dan UMKM, juga soal sertifikasi halal,&quot; ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>Untuk sertifikasi halal, lanjut Zaenal, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Program tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian Jawa Tengah, termasuk pengembangan wisata ramah muslim.</p><p>Dalam pertemuan itu, masing-masing perwakilan <a href="https://www.buseronline.com/tag/uin/" target="_blank">UIN</a> juga memaparkan sejumlah program unggulan yang berpotensi dikolaborasikan dengan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-jateng/" target="_blank">Pemprov Jateng</a> maupun pemerintah kabupaten/kota.</p><p><div>[adsense]</div><a href="https://www.buseronline.com/tag/uin/" target="_blank">UIN</a> Raden Mas Sahid Surakarta, misalnya, mendorong pengembangan pendidikan profesi dan vokasi. Program vokasi tersebut nantinya diarahkan pada penguatan komunitas digital dan media.</p><p>Sementara <a href="https://www.buseronline.com/tag/uin/" target="_blank">UIN</a> Salatiga menawarkan program pengolahan sampah yang sebelumnya telah dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota Salatiga. Program tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pengelolaan sampah di Kota Salatiga sekaligus dikembangkan dengan dukungan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-jateng/" target="_blank">Pemprov Jateng</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh program potensial tersebut segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Menurut Luthfi, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia industri.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Vokasi itu penting, nanti langsung koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Jateng, agar terserap kebutuhan industri atau perusahaan,&quot; katanya.</p><p>Luthfi juga mendorong penguatan KKN Tematik yang menyasar daerah dengan kemiskinan ekstrem. Program tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam membantu pemerintah menangani persoalan sosial dan ekonomi di masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Intinya, setiap kegiatan kita harus berorientasi pada hasil, yaitu kesejahteraan masyarakat. Nanti harus ada evaluasi,&quot; pungkasnya. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/2b44928ae11fb9384c4cf38708677c48_whatsapp-image-20260903-at-004916.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/101976/pemprov-jateng-gandeng-enam-uin-dorong-program-berbasis-kesejahteraan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disdagin Kota Bandung Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pembinaan dan Perluasan Pasar</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 12:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disdagin Kota Bandung Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pembinaan dan Perluasan Pasar]]></title>
            <description><![CDATA[Bandung (buseronline.com)  Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menen]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bandung (buseronline.com) - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-bandung/" target="_blank">Kota Bandung</a> terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (<a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a>) serta industri lokal agar mampu berkembang, berdaya saing, dan naik kelas.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jabarprov, upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program, mulai dari peningkatan kualitas produk, penguatan legalitas dan sertifikasi, peningkatan kapasitas produksi, pengembangan branding, hingga perluasan akses pemasaran dan kemitraan.</p><p>Kepala Disdagin <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-bandung/" target="_blank">Kota Bandung</a> Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, penguatan <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> menjadi salah satu perhatian penting pemerintah daerah dalam mendukung perekonomian <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-bandung/" target="_blank">Kota Bandung</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Hal itu disampaikan Ronny dalam Sonata Talkshow bertajuk &quot;Kenali Program Unggulan Disdagin <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-bandung/" target="_blank">Kota Bandung</a>, Dorong <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> dan Industri Lokal Makin Naik Kelas&quot;, pada 1 September 2026.</p><p>&quot;Kita akan membantu kepemimpinan Pak Wali Kota dalam bidang perdagangan dan perindustrian. Di bidang perdagangan, kita ingin berupaya memastikan aktivitas perdagangan di <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-bandung/" target="_blank">Kota Bandung</a> ini berjalan dengan baik. Masyarakatnya, pelaku usahanya, konsumennya, kita juga menginginkan bahwa <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-bandung/" target="_blank">Kota Bandung</a> ini untuk naik kelas,&quot; ujar Ronny.</p><p><div>[adsense]</div>Menurutnya, Bandung sebagai kota kreatif memiliki potensi besar dalam pengembangan produk lokal. Namun, potensi tersebut perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas serta kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.</p><p>&quot;Mulai dari peningkatan kualitas produk, kemasan, legalitas, teknologinya atau kapasitas produksinya, sampai kepada ruang akses pemasaran dan kemitraan. Tentunya ini untuk mendukung Bandung bisa naik kelas atau berdaya saing tinggi,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Ronny menambahkan, kreativitas tidak hanya dibutuhkan dalam menghasilkan produk, tetapi juga dalam membangun identitas merek dan strategi pemasaran.</p><p>&quot;Bandung ini sebagai kota kreatif, jadi bagaimana kita agar kreatif produknya, tentunya kreatif dari brandingnya dan kreatif dari pemasarannya,&quot; tuturnya.</p><p><div>[adsense]</div>Pembinaan terhadap <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> dilakukan sejak tahap awal, termasuk penguatan manajemen usaha, legalitas, sertifikasi halal, uji mutu, hingga peningkatan kapasitas produksi.</p><p>&quot;Dari pembinaan awal untuk kreatif produk ini, kita memberikan pembinaan kepada pelaku usaha di <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-bandung/" target="_blank">Kota Bandung</a>, mulai dari pengelolaan manajerialnya, legalitasnya terutama, kemudian dari sertifikasinya, misalnya sertifikasi halal, uji mutu, dan lain sebagainya,&quot; jelas Ronny.</p><p><div>[adsense]</div>Setelah produk dan pengelolaan usaha diperkuat, Disdagin juga membantu pelaku <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> dalam memperluas pemasaran melalui promosi dan keikutsertaan dalam berbagai pameran.</p><p>Sejumlah program yang telah dilaksanakan antara lain Pasar Kreatif Bandung 2026, Festival Sentra Industri, All About Tahu &amp; Jajanan <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-bandung/" target="_blank">Kota Bandung</a>, Bandung Week Market, Bazar Murah Utama, serta Bandung Great Festival.</p><p><div>[adsense]</div>Selain pengembangan <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a>, Disdagin juga menjalankan program pengendalian inflasi melalui Bazar Murah Utama (Bazmut).</p><p>Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-bandung/" target="_blank">Kota Bandung</a> Meiwan Kartiwa mengatakan, Bazmut kini dilaksanakan secara berkala untuk mendekatkan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau kepada masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Bazar Murah ini adalah salah satu tugas kami atau program kami dari Disdagin, yaitu bagaimana kita dalam upaya pengendalian inflasi, kemudian juga membantu warga masyarakat untuk mendapatkan berbagai macam barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan lebih mendekatkan kepada mereka,&quot; ujar Meiwan.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Bazar Murah Utama triwulan III 2026 berlangsung pada 31 Agustus hingga 11 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi pada tiga kecamatan setiap harinya. &quot;Jadi satu harinya di tiga lokasi, di tiga kecamatan. Ini biar lebih mendekatkan kepada warga,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Sejumlah komoditas yang tersedia di antaranya beras SPHP, MinyaKita, daging sapi, daging ayam beku, bawang merah, dan bawang putih. Beras SPHP dijual dengan harga Rp58.000 per lima kilogram, sedangkan MinyaKita dibanderol Rp15.500 per liter.</p><p>Daging sapi dijual sekitar Rp72.000 per 500 gram dan daging ayam beku sekitar Rp38.000 dengan berat berkisar 0,8 hingga 0,9 kilogram. Sementara bawang merah dan bawang putih dijual sekitar Rp15.000 per 500 gram.</p><p><div>[adsense]</div>Meiwan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan. &quot;Untuk warga Bandung, tetap tenang. Untuk stok pangan jangan panic buying,&quot; pesannya.</p><p>Melalui berbagai program tersebut, Disdagin <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-bandung/" target="_blank">Kota Bandung</a> berupaya membangun ekosistem perdagangan dan industri yang lebih kuat, dengan mendorong <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> semakin profesional, produk lokal semakin kompetitif, serta kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_whatsapp-image-20260903-at-004918.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/101975/disdagin-kota-bandung-dorong-umkm-naik-kelas-lewat-pembinaan-dan-perluasan-pasar/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Korbrimob Polri Perkuat Kesiapsiagaan Personel Hadapi Gangguan Keamanan dan Bencana</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 11:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korbrimob Polri Perkuat Kesiapsiagaan Personel Hadapi Gangguan Keamanan dan Bencana]]></title>
            <description><![CDATA[Depok (buseronline.com)  Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan ke]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Depok (buseronline.com) - Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, konflik sosial, hingga <a href="https://www.buseronline.com/tag/bencana/" target="_blank">bencana</a> alam.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Humas Polri, langkah tersebut dibahas dalam Analisis dan Evaluasi (Anev) Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) yang digelar melalui Zoom Meeting dari Ruang Vicon Kendali Operasi Mako <a href="https://www.buseronline.com/tag/korbrimob-polri/" target="_blank">Korbrimob Polri</a>, Kelapadua, Cimanggis, Kota Depok, pada 1 September 2026.</p><p>Anev dipimpin Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat dan didampingi Wadankorbrimob Polri Irjen Pol Reza Arief Dewanto. Kegiatan tersebut diikuti para pejabat utama Korbrimob, Danpas, Danmen, Dansat, Pamen, Pama, serta personel <a href="https://www.buseronline.com/tag/korbrimob-polri/" target="_blank">Korbrimob Polri</a> melalui jaringan Zoom Meeting.</p><p><div>[adsense]</div>Dalam arahannya, Ramdani menekankan pentingnya pengelolaan kekuatan personel secara optimal sesuai kebutuhan operasional. Setiap personel juga harus mendapatkan pelatihan yang tepat dengan mempertimbangkan karakteristik ancaman di wilayah masing-masing.</p><p>&quot;Manajemen SDM secara cerdas, latih secara tepat, dan gunakan secara efektif,&quot; tegas Ramdani.</p><p><div>[adsense]</div>Selain kesiapan operasional, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian. Para pimpinan satuan diminta segera melakukan pendataan terhadap personel yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan pengembangan karier.</p><p>Pembinaan dilakukan secara terencana dengan memperhatikan aspek administrasi, akademik, kesehatan, jasmani, psikologi, serta kompetensi. Pendidikan pengembangan karier dinilai menjadi bagian dari tanggung jawab pimpinan sekaligus bentuk penghargaan terhadap kinerja, dedikasi, dan pengabdian personel.</p><p><div>[adsense]</div>Dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, para Komandan Satuan Brimob Polda diminta melakukan pemetaan potensi ancaman dan risiko di wilayah masing-masing.</p><p>Pemetaan tersebut mencakup potensi <a href="https://www.buseronline.com/tag/bencana/" target="_blank">bencana</a> alam maupun konflik sosial. Untuk menghadapi potensi kerusuhan, Korps Brimob menyiapkan pola pengerahan kekuatan secara bertahap melalui skema Aman Nusa I.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara untuk penanganan <a href="https://www.buseronline.com/tag/bencana/" target="_blank">bencana</a> melalui Aman Nusa II, kekuatan diarahkan dengan mengoptimalkan Satbrimob setempat, dukungan Satbrimob sekitar melalui rayonisasi, serta back-up dari Korbrimob.</p><p>Kesiapan tersebut harus ditunjang dengan kondisi personel dan perlengkapan yang siap digunakan. Setiap satuan diwajibkan memastikan kendaraan, sarana komunikasi, peralatan SAR, hingga perlengkapan operasional lainnya dapat digerakkan sewaktu-waktu.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Dalam Anev tersebut, Korps Brimob Polri juga menegaskan dukungannya terhadap pembangunan Jembatan Merah Putih Polri Presisi.</p><p><div>[adsense]</div>Dari total 907 unit jembatan yang menjadi bagian dari pengerjaan, sebanyak 890 unit dilaporkan telah mencapai progres 100 persen.</p><p>Sementara unit lainnya masih berada dalam tahap pengerjaan dan perencanaan. Selanjutnya, pembangunan 107 unit jembatan juga direncanakan di berbagai wilayah Indonesia.</p><p><div>[adsense]</div>Dankorbrimob menekankan agar pelaksanaan pembangunan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan keselamatan. &quot;Harus tetap mengutamakan kualitas, keamanan dan keselamatan,&quot; tegasnya.</p><p>Melalui kegiatan Anev Sitkamtibmas, Korps Brimob Polri berupaya memastikan seluruh jajaran memiliki kesiapan yang optimal dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan maupun <a href="https://www.buseronline.com/tag/bencana/" target="_blank">bencana</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta strategi pengerahan kekuatan diharapkan mampu mendukung Brimob dalam bergerak secara cepat, tepat, dan terukur sekaligus memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/fc221309746013ac554571fbd180e1c8_whatsapp-image-20260903-at-004921.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/101974/korbrimob-polri-perkuat-kesiapsiagaan-personel-hadapi-gangguan-keamanan-dan-bencana/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Borussia Dortmund Bantai HEBC Hamburg 5-0, Lolos ke Putaran Kedua DFB Pokal</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 10:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Borussia Dortmund Bantai HEBC Hamburg 5-0, Lolos ke Putaran Kedua DFB Pokal]]></title>
            <description><![CDATA[Hamburg (buseronline.com)  Borussia Dortmund tampil perkasa saat menghadapi HEBC Hamburg pada putaran pertama DFB Pokal. Die Borussen menan]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Hamburg (buseronline.com) - <a href="https://www.buseronline.com/tag/borussia-dortmund/" target="_blank">Borussia Dortmund</a> tampil perkasa saat menghadapi HEBC Hamburg pada putaran pertama <a href="https://www.buseronline.com/tag/dfb-pokal/" target="_blank">DFB Pokal</a>. Die Borussen menang telak 5-0 dalam pertandingan yang digelar, pada 2 September 2026, dini hari WIB.</p><p><div>[adsense]</div>Dortmund langsung tampil dominan sejak menit awal. Anak asuh Niko Kovac menguasai jalannya pertandingan dan membuat HEBC Hamburg kesulitan mengembangkan permainan.</p><p>Gol pembuka Dortmund tercipta pada menit ke-33. Janek Wrede justru memasukkan bola ke gawang sendiri sehingga Dortmund mendapatkan keunggulan 1-0.</p><p><div>[adsense]</div>Tiga menit kemudian, Dortmund kembali mencetak gol. Daniel Svensson berhasil memanfaatkan umpan Julian Ryerson untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.</p><p>Tekanan Dortmund semakin sulit dibendung. Pada menit ke-41, Samuele Inacio mencetak gol ketiga setelah menerima assist dari Marcel Sabitzer.</p><p><div>[adsense]</div>Inacio kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa tambahan waktu babak pertama. Tepatnya menit ke-45+2, ia mencetak gol keduanya setelah kembali mendapat umpan dari Ryerson.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Dortmund pun menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0.</p><p><div>[adsense]</div>Memasuki babak kedua, Niko Kovac melakukan sejumlah pergantian pemain. Maximilian Beier dan Carney Chukwuemeka masuk untuk menjaga intensitas permainan Dortmund.</p><p>Meski tempo pertandingan sedikit menurun, Dortmund tetap mampu mengendalikan permainan. Gol kelima sekaligus penutup pesta mereka tercipta pada menit ke-59.</p><p><div>[adsense]</div>Fabio Silva berhasil menyelesaikan umpan Joey Veerman untuk membawa Dortmund unggul 5-0.</p><p>HEBC Hamburg mencoba memberikan perlawanan melalui sejumlah pergantian pemain. Namun, lini belakang Dortmund tetap tampil solid hingga pertandingan berakhir.</p><p><div>[adsense]</div>Kemenangan telak tersebut memastikan <a href="https://www.buseronline.com/tag/borussia-dortmund/" target="_blank">Borussia Dortmund</a> melaju ke putaran kedua <a href="https://www.buseronline.com/tag/dfb-pokal/" target="_blank">DFB Pokal</a>. Hasil ini menjadi modal positif bagi skuad Niko Kovac dalam mengawali perjalanan mereka di kompetisi domestik musim ini. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/07e1cd7dca89a1678042477183b7ac3f_whatsapp-image-20260903-at-004920.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/olahraga/101973/borussia-dortmund-bantai-hebc-hamburg-50-lolos-ke-putaran-kedua-dfb-pokal/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">100 Siswa SMP Magelang Ditempa Karakter Selama Empat Hari di SMA Taruna Nusantara</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 09:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[100 Siswa SMP Magelang Ditempa Karakter Selama Empat Hari di SMA Taruna Nusantara]]></title>
            <description><![CDATA[Magelang (buseronline.com)  Sebanyak 100 siswa SMP terpilih dari berbagai wilayah di Kabupaten Magelang mengikuti Kemah Karakter Kebangsaan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/magelang/" target="_blank">Magelang</a> (buseronline.com) - Sebanyak 100 siswa SMP terpilih dari berbagai wilayah di Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/magelang/" target="_blank">Magelang</a> mengikuti Kemah Karakter Kebangsaan Angkatan 2 Jenjang SMP 2026 di <a href="https://www.buseronline.com/tag/sma-taruna-nusantara/" target="_blank">SMA Taruna Nusantara</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jatengprov, selama empat hari, para peserta ditempa dengan berbagai kegiatan yang menekankan kedisiplinan, tanggung jawab, pembiasaan positif, dan refleksi diri.</p><p>Kegiatan tersebut berlangsung 31 Agustus hingga 3 September 2026 dan dibuka langsung oleh Bupati <a href="https://www.buseronline.com/tag/magelang/" target="_blank">Magelang</a> Grengseng Pamuji di <a href="https://www.buseronline.com/tag/sma-taruna-nusantara/" target="_blank">SMA Taruna Nusantara</a>, pada 31 Agustus 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Grengseng mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar perkemahan, melainkan bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda melalui pengalaman dan pembiasaan secara langsung.</p><p>Ia berharap, kebiasaan baik yang diperoleh peserta selama mengikuti kegiatan dapat terus diterapkan setelah mereka kembali ke sekolah dan keluarga.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Pulang dengan rasa bangga, pulang dengan kebiasaan baru. Saya berharap kebiasaan-kebiasaan baik yang didapat selama di sini, bisa dibawa dan diterapkan di sekolah masing-masing,&quot; ujar Grengseng.</p><p>Menurutnya, pembentukan karakter tidak cukup hanya melalui nasihat. Diperlukan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten agar nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab benar-benar menjadi bagian dari kehidupan siswa.</p><p><div>[adsense]</div>Karena itu, pengalaman selama mengikuti kemah diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk tumbuh sebagai pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu mempersiapkan masa depan.</p><p>Grengseng juga mengapresiasi <a href="https://www.buseronline.com/tag/sma-taruna-nusantara/" target="_blank">SMA Taruna Nusantara</a> yang memberikan kesempatan kepada siswa SMP Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/magelang/" target="_blank">Magelang</a> untuk merasakan langsung lingkungan pendidikan yang mengedepankan kedisiplinan dan pembentukan karakter.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Ini bukan sekadar kegiatan biasa, tetapi sebuah terobosan dalam metode pendidikan untuk membangun pembiasaan dan kebiasaan baik. Harapannya, ini bisa mendukung ekosistem pendidikan yang lebih baik di Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/magelang/" target="_blank">Magelang</a>,&quot; katanya.</p><p>Sementara itu, Kepala <a href="https://www.buseronline.com/tag/sma-taruna-nusantara/" target="_blank">SMA Taruna Nusantara</a> Mayjen TNI Muhammad Imam Gogor menuturkan, kegiatan tersebut dirancang agar siswa dapat mengenali dirinya, membangun kebiasaan positif, serta mengembangkan karakter melalui pengalaman langsung.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Karakter tidak hanya terbentuk melalui nasihat. Karakter dibentuk oleh kebiasaan. Kebiasaan dimulai dari disiplin dengan waktu,&quot; tegasnya.</p><p>Ia meminta para peserta memanfaatkan empat hari kegiatan untuk melakukan refleksi dan menentukan perubahan positif yang ingin mereka bangun dalam kehidupan sehari-hari.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Gunakan empat hari ini untuk bisa merenung, bertanya kepada diri sendiri, dan menentukan ingin menjadi pribadi seperti apa ke depan,&quot; pesannya.</p><p>Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/magelang/" target="_blank">Magelang</a> Amirudin Zuhri mengatakan, Kemah Karakter Kebangsaan merupakan salah satu program prioritas dan inovasi Bupati <a href="https://www.buseronline.com/tag/magelang/" target="_blank">Magelang</a> dalam memperkuat pendidikan karakter.</p><p><div>[adsense]</div>Kegiatan tersebut dikemas secara kontekstual dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya <a href="https://www.buseronline.com/tag/sma-taruna-nusantara/" target="_blank">SMA Taruna Nusantara</a>, TNI, kepolisian, rohaniawan, motivator, edukator, serta tenaga profesional lainnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Para peserta mendapatkan pembelajaran mengenai kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, cinta tanah air, empati, pengendalian diri, hingga kemampuan membangun hubungan positif dengan sesama.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kegiatan ini sebagai momentum mendapatkan pengalaman batin dan pembelajaran, untuk memperbaiki karakter sebagai bekal di kemudian hari,&quot; terangnya.</p><p>Amirudin menambahkan, pembentukan karakter membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui Kemah Karakter Kebangsaan tersebut, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/magelang/" target="_blank">Magelang</a> berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter kuat, disiplin, bertanggung jawab, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/82161242827b703e6acf9c726942a1e4_whatsapp-image-20260903-at-004915.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/101972/100-siswa-smp-magelang-ditempa-karakter-selama-empat-hari-di-sma-taruna-nusantara/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kemenkes Luncurkan SATUSEHAT RME, Rekam Medis Pasien Terintegrasi Nasional</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 08:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kemenkes Luncurkan SATUSEHAT RME, Rekam Medis Pasien Terintegrasi Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI resmi meluncurkan SATUSEHAT Rekam Medis Elektronik (RME) sebagai bagian dari]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan (<a href="https://www.buseronline.com/tag/kemenkes/" target="_blank">Kemenkes</a>) RI resmi meluncurkan SATUSEHAT <a href="https://www.buseronline.com/tag/rekam-medis-elektronik/" target="_blank">Rekam Medis Elektronik</a> (RME) sebagai bagian dari transformasi digital kesehatan.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Kemkes, sistem ini memungkinkan data rekam medis pasien dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terhubung dalam satu ekosistem secara nasional.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/menteri-kesehatan/" target="_blank">Menteri Kesehatan</a> RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan SATUSEHAT RME dirancang dengan sistem berbasis individu, bukan berdasarkan fasilitas kesehatan. Dengan demikian, riwayat kesehatan pasien tetap dapat terhubung meskipun pasien melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan yang berbeda.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Data ini disimpannya bukan berbasis fasyankes, tetapi berbasis individu. Jadi ketika seseorang melakukan pemeriksaan di berbagai fasilitas kesehatan, seluruh data tersebut dapat terhubung dalam satu akun kesehatan milik pasien,&quot; ujar Budi saat peluncuran SATUSEHAT RME di Jakarta, pada 1 September 2026.</p><p>Data yang terintegrasi meliputi diagnosis, hasil laboratorium, obat-obatan, tindakan medis, tanda vital, hingga hasil pemeriksaan radiologi. Kehadiran sistem ini diharapkan membuat pasien tidak perlu lagi membawa dokumen rekam medis secara manual ketika berpindah atau dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.</p><p><div>[adsense]</div>Budi menjelaskan, sistem tersebut juga memberikan kemudahan bagi pasien untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Ia mengibaratkan SATUSEHAT seperti layanan mobile banking yang memungkinkan seseorang memantau kondisi keuangannya.</p><p>&quot;Tujuan utama dari sistem SATUSEHAT ini adalah supaya pasien tahu setiap saat kondisi kesehatannya seperti apa. Sama seperti kita bisa melihat kondisi keuangan melalui mobile banking, dengan ini kita bisa melihat kondisi kesehatan kita,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Selain memberikan manfaat bagi pasien, integrasi RME juga membantu tenaga medis memperoleh informasi kesehatan pasien secara lebih lengkap. Dokter dapat menggunakan riwayat medis tersebut sebagai salah satu dasar dalam menentukan tindakan medis yang tepat.</p><p>Dalam proses rujukan, misalnya, data pasien dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan sebelumnya tidak perlu lagi dibawa dan dimasukkan secara manual. Ketika pasien dirujuk ke rumah sakit lain, dokter yang menerima pasien dapat mengetahui kondisi kesehatan dan riwayat pemeriksaannya melalui sistem yang telah terhubung.</p><p><div>[adsense]</div>Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan <a href="https://www.buseronline.com/tag/kemenkes/" target="_blank">Kemenkes</a> RI dr Azhar Jaya menegaskan bahwa kemudahan akses RME tetap disertai perlindungan terhadap kerahasiaan data pasien. Dalam kondisi non-gawat darurat, akses diberikan setelah pasien memberikan persetujuan melalui kode akses enam digit yang dihasilkan melalui SATUSEHAT Mobile.</p><p>Sementara itu, dalam kondisi darurat ketika pasien tidak sadar atau tidak mampu memberikan persetujuan, tenaga kesehatan dapat menggunakan mekanisme persetujuan darurat untuk mengakses informasi medis yang diperlukan demi keselamatan pasien. Riwayat akses tersebut tetap dapat diketahui pasien melalui SATUSEHAT Mobile.</p><p><div>[adsense]</div><hr>SATUSEHAT RME akan diterapkan secara bertahap di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar dan RS PON Prof Dr dr Mahar Mardjono Jakarta. Selanjutnya, penerapan akan diperluas ke seluruh fasyankes yang telah terintegrasi dengan ekosistem SATUSEHAT.</p><p><div>[adsense]</div>Pasien dengan profil SATUSEHAT Mobile yang telah terverifikasi juga dapat mengakses resume medis secara mandiri melalui fitur Resume Medis setelah mendapatkan pemeriksaan, konsultasi, maupun tindakan medis.</p><p>Peluncuran SATUSEHAT RME menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transformasi teknologi kesehatan. Sistem ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih terhubung, cepat, tepat, aman, dan berkesinambungan bagi masyarakat. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_whatsapp-image-20260903-at-004913.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/kesehatan/101971/kemenkes-luncurkan-satusehat-rme-rekam-medis-pasien-terintegrasi-nasional/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina di Usia 39 Tahun</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina di Usia 39 Tahun]]></title>
            <description><![CDATA[Buenos Aires (buseronline.com)  Lionel Messi mengumumkan keputusan untuk pensiun dari Timnas Argentina pada usia 39 tahun. Keputusan terseb]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Buenos Aires (buseronline.com) - <a href="https://www.buseronline.com/tag/lionel-messi/" target="_blank">Lionel Messi</a> mengumumkan keputusan untuk pensiun dari <a href="https://www.buseronline.com/tag/timnas-argentina/" target="_blank">Timnas Argentina</a> pada usia 39 tahun. Keputusan tersebut disampaikan melalui unggahan di Instagram setelah ia mempertimbangkan kembali masa depannya bersama Albiceleste.</p><p><div>[adsense]</div>Messi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama <a href="https://www.buseronline.com/tag/timnas-argentina/" target="_blank">Timnas Argentina</a> setelah tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Ia menjadi sosok penting dalam keberhasilan Argentina meraih gelar juara Piala Dunia 2022 di Qatar.</p><p>Dalam perjalanan terakhirnya bersama Argentina, Messi juga membawa timnya mencapai final Piala Dunia 2026. Namun, Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol pada pertandingan final.</p><p><div>[adsense]</div>Messi mengaku keputusan untuk meninggalkan <a href="https://www.buseronline.com/tag/timnas-argentina/" target="_blank">Timnas Argentina</a> bukanlah hal yang mudah. Ia mengatakan bahwa keputusan tersebut terasa menyakitkan karena tim nasional telah menjadi bagian penting dalam kehidupannya selama bertahun-tahun.</p><p>&quot;Setelah waktu berlalu sejak final dan setelah memikirkannya dengan matang, saya ingin memberi tahu semua orang bahwa saya pensiun dari <a href="https://www.buseronline.com/tag/timnas-argentina/" target="_blank">Timnas Argentina</a>. Itu adalah keputusan yang menyakitkan dan masih terasa sangat dalam, tetapi saya memahami bahwa waktunya telah tiba,&quot; ujar Messi.</p><p><div>[adsense]</div>Selama membela Argentina, Messi berhasil mencatatkan berbagai prestasi. Ia membantu negaranya memenangkan Copa America 2021 dan 2024 serta Piala Dunia 2022.</p><p>Keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2022 menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier Messi. Gelar tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Argentina selama 36 tahun untuk kembali menjadi juara dunia.</p><p><div>[adsense]</div>Messi juga meninggalkan catatan individu yang luar biasa. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dan pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah <a href="https://www.buseronline.com/tag/timnas-argentina/" target="_blank">Timnas Argentina</a>, dengan 125 gol dari 207 pertandingan.</p><p>Keputusan pensiun tersebut bukan yang pertama bagi Messi. Pada 2016, ia sempat mengumumkan pengunduran diri dari tim nasional setelah Argentina kalah di tiga final secara beruntun. Namun, ia kemudian memutuskan kembali membela negaranya.</p><p><div>[adsense]</div>Comeback tersebut menjadi awal dari periode paling sukses Messi bersama Argentina. Ia kemudian berhasil mempersembahkan dua gelar Copa America dan satu trofi Piala Dunia.</p><p>Dalam pesannya, Messi juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga, pelatih, rekan setim, ofisial, serta para pendukung Argentina yang telah menemani perjalanan kariernya.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Saya pergi dengan hati yang tenang dan penuh kebanggaan karena telah memberikan kepada kalian, bersama rekan-rekan setim saya, momen-momen yang dahulu hanya berani kami impikan,&quot; kata Messi.</p><p>Ia mengaku akan merindukan dukungan para suporter dari dalam lapangan. Meski tidak lagi bermain untuk Argentina, Messi menyatakan akan tetap mendukung negaranya dari luar lapangan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Saya akan sangat merindukan mendengar suara kalian dari lapangan. Sekarang saya hanya akan menjadi salah satu dari kalian, memberikan dukungan dan bersorak dari luar,&quot; ujarnya.</p><p>Messi menutup pesannya dengan ungkapan rasa syukur karena telah menjadi bagian dari sepak bola Argentina. &quot;Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan saya orang Argentina. Ayo, Argentina!&quot; pungkasnya. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/cfecdb276f634854f3ef915e2e980c31_img20260903wa0001.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/olahraga/101970/lionel-messi-umumkan-pensiun-dari-timnas-argentina-di-usia-39-tahun/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Jateng dan PODSI Perkuat Pembinaan Atlet Dayung</guid>
            <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Jateng dan PODSI Perkuat Pembinaan Atlet Dayung]]></title>
            <description><![CDATA[Semarang (buseronline.com)  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersama Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Ja]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> (Pemprov Jateng) bersama Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> memperkuat sinergi untuk meningkatkan prestasi olahraga dayung, terutama melalui pembinaan atlet, dukungan sarana dan prasarana, serta penyelenggaraan kejuaraan.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jatengprov, komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi Pengurus Provinsi (Pengprov) PODSI <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> dengan Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> Ahmad Luthfi di ruang kerjanya, pada 2 September 2026.</p><p>Ketua <a href="https://www.buseronline.com/tag/pengprov-podsi/" target="_blank">Pengprov PODSI</a> <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>, Maryadi Utama, mengatakan <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga dayung. Selain memiliki banyak atlet potensial, <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> juga mempunyai sejumlah lokasi yang dapat dimanfaatkan untuk latihan maupun pertandingan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Potensi olahraga dayung kita sangat luar biasa. Dari segi sarana kita punya banyak bendungan, rawa, hingga banjir kanal atau sungai. Daerah juga tidak kekurangan atlet,&quot; ujar Maryadi.</p><p>Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan prestasi di tingkat nasional. Prestasi terakhir <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> di ajang PON diraih atlet asal Blora, Rifki Bagus Winoyo, yang meraih medali perunggu pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Maryadi, kondisi tersebut menjadi perhatian bersama. Pembinaan atlet secara berkelanjutan perlu diperkuat, termasuk dengan dukungan peralatan dan penyelenggaraan kompetisi yang dapat menjadi ajang mengukur kemampuan atlet.</p><p>Dalam audiensi itu, PODSI <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> juga menyampaikan sejumlah agenda yang akan datang, di antaranya kesiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>, rencana Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>, serta Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Dayung untuk memperebutkan Piala Gubernur.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Tadi kami juga laporkan tentang kesiapan Popda Jateng, kemudian rencana untuk Porprov Jateng, serta rencana Kejurprov Dayung untuk memperebutkan Piala Gubernur,&quot; katanya.</p><p>Sementara itu, cabang olahraga dayung dalam Porprov <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> yang dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober 2026 akan digelar di Rawa Pening. Saat ini, PODSI tengah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk melakukan pembersihan eceng gondok di kawasan tersebut.</p><p><div>[adsense]</div>Maryadi menilai Rawa Pening memiliki potensi besar bukan hanya sebagai lokasi pertandingan, tetapi juga sebagai kawasan yang dapat mendorong sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.</p><p>&quot;Rawa Pening itu potensi wisatanya sangat besar. Jadi selain untuk olahraga, juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pariwisatanya. Orang yang berdatangan tentunya akan belanja minum dan makan, sehingga ekonomi akan bergerak,&quot; jelasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> Ahmad Luthfi menyatakan dukungannya terhadap pengembangan olahraga dayung di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>. Ia meminta pembinaan atlet ke depan dapat dikoordinasikan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>.</p><p>&quot;Kami akan dukung, koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> dan KONI,&quot; ujar Ahmad Luthfi.</p><p><div>[adsense]</div>Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>, Aria Chandra Destianto, mengatakan PODSI selama ini telah konsisten melakukan pembinaan atlet dayung.</p><p>Menurutnya, pengembangan olahraga dayung membutuhkan kolaborasi lintas sektor, terutama karena lokasi latihan dan pertandingan seperti sungai dan rawa berada dalam kewenangan sejumlah instansi.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Koordinasi tersebut tidak hanya pembinaan atlet dan kejuaraan. Kami juga berupaya berkoordinasi dan kolaborasi dengan BBWS dan pihak terkait, karena tempatnya seperti sungai dan rawa itu wewenangnya ada di BBWS dan kabupaten. Ini harus dilakukan bersama-sama,&quot; katanya.</p><p>Sinergi antara Pemprov Jateng, PODSI, KONI, serta instansi terkait diharapkan mampu memperkuat ekosistem olahraga dayung sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> di berbagai ajang olahraga. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/82aa4b0af34c2313a562076992e50aa3_img20260903wa0000.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/olahraga/101969/pemprov-jateng-dan-podsi-perkuat-pembinaan-atlet-dayung/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gerakan Pangan Murah Digelar di Tarutung, Harga Beras hingga Telur di Bawah Pasaran</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gerakan Pangan Murah Digelar di Tarutung, Harga Beras hingga Telur di Bawah Pasaran]]></title>
            <description><![CDATA[Tarutung (buseronline.com)  Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sekaligus memantau ketersediaan bahan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Tarutung (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sekaligus memantau ketersediaan bahan pangan pokok di Pasar Tarutung, Rabu (2/9/2026).</p><p><div>[adsense]</div>Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat. Turut hadir Komandan Kodim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian SSos, Sekretaris Daerah Henry Sitompul serta sejumlah perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).</p><p>Bupati Jonius mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi dan mempertahankan daya beli masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Menurutnya, pemerintah daerah secara berkala melakukan pemantauan terhadap pergerakan harga berbagai komoditas pangan agar tidak mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan daerah lainnya.</p><p>&quot;Pemerintah secara berkala memantau pergerakan harga komoditas pokok agar tidak melonjak melebihi daerah lain. Melalui operasi pasar murah ini, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasar, sehingga selisih harganya dapat secara langsung membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga,&quot; ujar Jonius.</p><p><div>[adsense]</div>Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan hasil sinergi Pemkab Tapanuli Utara dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sibolga dan Perum Bulog Cabang Pematang Siantar.</p><p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Utara, SEY Pasaribu, menyampaikan bahwa kegiatan GPM berlangsung selama dua hari, mulai 2 hingga 3 September 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Kegiatan ini mengacu pada Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh Provinsi Sumut.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah menyediakan beras sebanyak 8 ton dengan harga Rp58.000 per kemasan 5 kilogram.</p><p><div>[adsense]</div>Selain itu, tersedia minyak goreng sebanyak 4.000 liter dengan harga Rp15.000 per liter, gula pasir sebanyak 500 kilogram dengan harga Rp17.800 per kilogram, tepung terigu sebanyak 200 kilogram dengan harga Rp13.000 per kilogram, serta telur ayam sebanyak 6.000 butir dengan harga Rp51.000 per papan.</p><p>Pemkab Tapanuli Utara memastikan ketersediaan stok bahan pangan murah tersebut aman dan mencukupi selama pelaksanaan kegiatan.</p><p><div>[adsense]</div>Jika persediaan komoditas pada hari pertama habis terjual, pemerintah akan menyalurkan pasokan tambahan pada hari berikutnya. Hal ini dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap bahan pangan murah secara merata.</p><p>Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau serta menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Kabupaten Tapanuli Utara. (Galung)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/1385974ed5904a438616ff7bdb3f7439_img20260902wa0000.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/101968/gerakan-pangan-murah-digelar-di-tarutung-harga-beras-hingga-telur-di-bawah-pasaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Janji Mentan Amran kepada Buruh Tani Karawang Langsung Terwujud, Alsintan Tiba dalam Hitungan Jam</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 19:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Janji Mentan Amran kepada Buruh Tani Karawang Langsung Terwujud, Alsintan Tiba dalam Hitungan Jam]]></title>
            <description><![CDATA[Karawang (buseronline.com)  Janji Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman kepada buruh tani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, la]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Karawang (buseronline.com) - Janji Menteri Pertanian (<a href="https://www.buseronline.com/tag/mentan/" target="_blank">Mentan</a>) RI <a href="https://www.buseronline.com/tag/andi-amran-sulaiman/" target="_blank">Andi Amran Sulaiman</a> kepada buruh tani di Kabupaten Karawang, <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a>, langsung terealisasi.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Kementan, dalam hitungan jam setelah menjanjikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), combine harvester tiba dan diterima kelompok buruh tani di Desa Tegal Sawah, Kecamatan Karawang Timur, pada 31 Agustus 2026.</p><p>Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kegiatan panen sekaligus meningkatkan produktivitas buruh tani. Tak hanya itu, Amran juga memastikan traktor milik kelompok yang hilang dicuri pada malam 17 Agustus akan segera diganti.</p><p><div>[adsense]</div>Langkah cepat tersebut dilakukan setelah Amran turun langsung ke lapangan dan berbincang dengan sejumlah buruh tani yang tengah bekerja di sawah.</p><p>Dalam pertemuan itu, Amran mendapati sebagian buruh tani tidak memiliki lahan sendiri dan hanya mengandalkan pekerjaan sebagai buruh ngarit atau tenaga panen. Kondisi tersebut membuat penghasilan mereka sangat terbatas.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Nah, ada juga tadi kami di tengah jalan temukan buruh ngarit. Itu dapat berapa? Hanya Rp30 ribu per hari, dan itu dua kali seminggu, maksimal tiga kali seminggu. Saudara-saudara kita itu tidak mendapatkan bantuan alat mesin pertanian karena tidak punya akses,&quot; ujar Amran.</p><p>Menurut Amran, dengan pendapatan sekitar Rp30 ribu per hari dan pekerjaan yang hanya tersedia dua kali dalam sepekan, penghasilan buruh tani bisa hanya sekitar Rp240 ribu per bulan.</p><p><div>[adsense]</div>Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Kementerian Pertanian mengubah regulasi bantuan alsintan. Buruh tani yang tidak memiliki sawah kini dapat memperoleh akses bantuan alat dan mesin pertanian.</p><p>&quot;Regulasi kami ubah. Sudah kami ubah, sudah kami tanda tangani. Prioritaskan alat mesin pertanian, pompa dan seterusnya kepada buruh tani yang tidak punya sawah supaya kesejahteraannya meningkat,&quot; tegasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Amran menegaskan alsintan yang diberikan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan kelompok, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru.</p><p>Combine harvester dapat dikelola dan disewakan kepada petani di sekitar yang membutuhkan jasa panen. &quot;Ini nanti dipakai dan disewakan ke masyarakat. Bisa lima hektare, sepuluh hektare satu hari,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Julaiha, salah satu buruh tani Desa Tegal Sawah, menyambut baik bantuan tersebut. Ia bersyukur karena persoalan alat pertanian yang hilang langsung mendapat perhatian pemerintah.</p><p>&quot;Bapak tadi langsung datang combine, kemudian langsung juga mau mengganti alat tani saya yang hilang pas 17 Agustus malamnya. Insyaallah mau diganti,&quot; ujar Julaiha.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Ia berharap bantuan tersebut dapat membuat pekerjaan buruh tani lebih mudah dan meningkatkan produktivitas mereka. &quot;Mudah-mudahan dengan adanya alat jadi lebih produktif. Lebih semangat lagi buat kami di sini,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Amran mengatakan pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat transformasi pertanian dari sistem tradisional menuju pertanian modern.</p><p>Menurutnya, modernisasi pertanian harus dirasakan seluruh masyarakat, termasuk buruh tani yang tidak memiliki lahan. &quot;Yang diprioritaskan yang tidak punya alat. Buruh tani boleh dapat traktor, boleh dapat combine,&quot; tegas Amran.</p><p><div>[adsense]</div>Ia juga meminta agar pengelolaan alsintan dilakukan secara bersama dengan sistem bagi hasil sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan seluruh anggota kelompok. &quot;Bagi hasil, bagi rata. Semua ikut. Jangan ada yang ditinggal,&quot; pesannya.</p><p>Amran menegaskan pemerintah ingin memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat kecil di sektor pertanian. &quot;Kita mau ini pemerataan. Kita mau semua anak bangsa, khususnya sektor petani, merasakan kehadiran pemerintah,&quot; ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>Bantuan combine harvester yang tiba dalam hitungan jam tersebut diharapkan dapat segera digunakan untuk mendukung kegiatan panen dan membuka peluang usaha baru bagi kelompok buruh tani di Karawang. &quot;Ini yang dibutuhkan rakyat. Aksi nyata,&quot; pungkas Amran. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/84d9ee44e457ddef7f2c4f25dc8fa865_whatsapp-image-20260901-at-235106.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/101967/janji-mentan-amran-kepada-buruh-tani-karawang-langsung-terwujud-alsintan-tiba-dalam-hitungan-jam/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">427 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 19:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[427 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi]]></title>
            <description><![CDATA[Bekasi (buseronline.com)  Sebanyak 427 siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> (buseronline.com) - Sebanyak 427 siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (<a href="https://www.buseronline.com/tag/mpls/" target="_blank">MPLS</a>) di <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> Terintegrasi 1 Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>. </p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jabarprov, kegiatan tersebut resmi dibuka Plt Bupati <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> Asep Surya Atmaja di Aula <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a>, Kompleks Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>, pada 31 Agustus 2026.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> Terintegrasi 1 Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> diperuntukkan bagi anak-anak dari Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> dan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>, khususnya mereka yang berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan dalam memperoleh akses pendidikan.</p><p><div>[adsense]</div>Dalam kesempatan tersebut, Asep menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh anak. Karena itu, kondisi ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan pendidikan dan meraih masa depan.</p><p>&quot;Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depannya hanya karena kondisi ekonomi atau keterbatasan yang dihadapinya,&quot; ujar Asep.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Asep, <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun harapan dan mempersiapkan masa depan anak-anak.</p><p>Ia meminta para peserta didik mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, menjaga hubungan baik dengan teman, serta tidak berhenti mengejar cita-cita.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Dari sekolah ini saya yakin akan lahir generasi-generasi hebat yang kelak mampu membawa perubahan bagi keluarganya, bagi daerahnya dan juga bagi bangsa dan negara,&quot; tuturnya.</p><p>Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> Alamsyah mengatakan 427 siswa yang mengikuti <a href="https://www.buseronline.com/tag/mpls/" target="_blank">MPLS</a> berasal dari Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> dan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Jumlah siswa yang akan memulai <a href="https://www.buseronline.com/tag/mpls/" target="_blank">MPLS</a> hari ini sebanyak 427 siswa, berasal dari Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> dan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>,&quot; jelas Alamsyah.</p><p>Ia menjelaskan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> menyasar anak-anak yang belum pernah bersekolah maupun anak yang pernah bersekolah tetapi tidak dapat melanjutkan pendidikan.</p><p><div>[adsense]</div>Program tersebut menggunakan konsep pendidikan berasrama yang diharapkan mampu membentuk kemandirian siswa sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.</p><p>&quot;Harapannya anak-anak kita setelah itu bisa menjadi agen perubahan untuk meningkatkan derajat ekonomi dan derajat kesehatan keluarga,&quot; ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Khusus Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>, tersedia 270 kuota peserta didik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 237 siswa telah terisi, terdiri dari 57 siswa tingkat SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.</p><p><div>[adsense]</div>Pemkab <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> masih melakukan proses verifikasi dan validasi untuk memenuhi sisa kuota peserta didik. Data awal penerimaan bersumber dari Kementerian Sosial yang kemudian diverifikasi bersama pemerintah daerah, kecamatan, desa, RT/RW, pendamping PKH, Regsos, IPSM, serta unsur sosial lainnya.</p><p>Alamsyah menambahkan, pembangunan <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> Terintegrasi 1 Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> berlangsung dalam waktu relatif singkat. Sekitar delapan bulan sebelumnya, lokasi tersebut masih berupa persawahan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Delapan bulan yang lalu ini masih sawah yang diolah dan ditanami padi. Alhamdulillah karena kolaborasi bersama seluruh stakeholder, dari perencanaan kemudian hasil advokasi, akhirnya bisa hadir di Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>,&quot; ungkapnya.</p><p>Ia berharap keberadaan <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dan pada akhirnya membantu meningkatkan kondisi ekonomi keluarga. &quot;<a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> ini satu sekolah, seribu mimpi dan sejuta prestasi,&quot; pungkas Alamsyah. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/e00da03b685a0dd18fb6a08af0923de0_whatsapp-image-20260901-at-2351031.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/101966/427-siswa-ikuti-mpls-sekolah-rakyat-terintegrasi-1-kabupaten-bekasi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Patroli Jalan Kaki Satgas Damai Cartenz di Muara Puncak Jaya, Sapa Warga dan Bagikan Makanan Ringan</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 18:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Patroli Jalan Kaki Satgas Damai Cartenz di Muara Puncak Jaya, Sapa Warga dan Bagikan Makanan Ringan]]></title>
            <description><![CDATA[Puncak Jaya (buseronline.com)  Personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz2026 Sektor Puncak Jaya melaksanakan patroli berjalan kaki ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/puncak-jaya/" target="_blank">Puncak Jaya</a> (buseronline.com) - Personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 Sektor <a href="https://www.buseronline.com/tag/puncak-jaya/" target="_blank">Puncak Jaya</a> melaksanakan patroli berjalan kaki di sejumlah titik di Distrik Muara, Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/puncak-jaya/" target="_blank">Puncak Jaya</a>, pada 31 Agustus 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Humas Polri, patroli tersebut dimulai dari Kulirik <a href="https://www.buseronline.com/tag/puncak-jaya/" target="_blank">Puncak Jaya</a> menuju Distrik Muara. Setibanya di lokasi, personel menyusuri kawasan permukiman serta sejumlah titik yang menjadi tempat masyarakat beraktivitas.</p><p>Di tengah patroli, personel beberapa kali berhenti ketika bertemu warga. Mereka menyapa masyarakat, menanyakan aktivitas sehari-hari, serta berbincang mengenai kondisi lingkungan sekitar.</p><p><div>[adsense]</div>Dalam kesempatan tersebut, personel juga membagikan makanan ringan kepada sejumlah warga yang ditemui. Interaksi berlangsung dalam suasana sederhana dan tetap menyesuaikan kondisi di lapangan.</p><p>Salah seorang warga yang ditemui dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian personel.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah datang dan menyapa kami. Kami senang bisa berbicara bersama. Semoga bapak-bapak selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas,&quot; ujarnya.</p><p>Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani SSos SIK MH mengatakan patroli di wilayah operasi tidak hanya bertujuan memantau kondisi keamanan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi personel untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Saat melaksanakan patroli, personel perlu melihat kondisi wilayah secara langsung dan berkomunikasi dengan masyarakat yang ditemui. Dengarkan apa yang disampaikan warga dan tetap jaga sikap selama berinteraksi,&quot; ujar Faizal.</p><p>Hal senada disampaikan Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Adarma Sinaga SIK MHum Menurutnya, patroli berjalan kaki memungkinkan personel melihat kondisi lingkungan secara langsung sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div><hr>&quot;Patroli dengan berjalan kaki membuat personel dapat melihat kondisi lingkungan secara langsung dan bertemu dengan masyarakat. Ketika ada warga yang ditemui, anggota dapat menyapa dan berbincang sesuai situasi di lapangan,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Setelah menyusuri sejumlah titik di Distrik Muara, personel kembali menuju Pos Kulirik <a href="https://www.buseronline.com/tag/puncak-jaya/" target="_blank">Puncak Jaya</a> untuk melaksanakan pengecekan.</p><p>Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan di wilayah yang dipatroli terpantau aman. Aktivitas masyarakat juga berjalan normal tanpa terganggu oleh pelaksanaan patroli.</p><p><div>[adsense]</div>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya personel Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga situasi keamanan sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat di wilayah operasi. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/bd686fd640be98efaae0091fa301e613_whatsapp-image-20260901-at-2351102.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/101965/patroli-jalan-kaki-satgas-damai-cartenz-di-muara-puncak-jaya-sapa-warga-dan-bagikan-makanan-ringan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Terapkan Sistem Asrama, Siswa Dilatih Mandiri dan Disiplin</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 17:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Terapkan Sistem Asrama, Siswa Dilatih Mandiri dan Disiplin]]></title>
            <description><![CDATA[Bekasi (buseronline.com)  Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi menerapkan sistem pendidikan berasrama sebagai upaya membentuk kem]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> (buseronline.com) - Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> menerapkan sistem pendidikan berasrama sebagai upaya membentuk kemandirian, kedisiplinan, kesiapan belajar, serta karakter peserta didik.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jabarprov, sebelum mengikuti pembelajaran reguler, para siswa terlebih dahulu menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama 14 hari. Dalam masa tersebut, mereka dibiasakan menjalani rutinitas harian secara mandiri.</p><p>PIC Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> Kementerian Sosial Republik Indonesia (<a href="https://www.buseronline.com/tag/kemensos-ri/" target="_blank">Kemensos RI</a>), Budi Satriyo mengatakan MPLS menjadi tahap awal untuk membangun kedisiplinan dan kebiasaan positif siswa.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Dua minggu, 14 hari. Di situ nanti anak-anak diajari kedisiplinan, misalkan menata kasur, kemudian mencuci, menyetrika, diajari bangun pagi, shalat Subuh bagi yang muslim, olahraga, mandi, sarapan, baru masuk kelas,&quot; ujar Budi usai pembukaan MPLS di Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada 31 Agustus 2026.</p><p>Setelah menyelesaikan MPLS, siswa akan mengikuti program matrikulasi selama tiga bulan. Program ini bertujuan menyetarakan kemampuan akademik peserta didik sebelum memasuki pembelajaran reguler.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Budi, matrikulasi diperlukan karena latar belakang pendidikan peserta didik cukup beragam. Sebagian siswa pernah putus sekolah, bahkan ada yang sebelumnya tidak bersekolah.</p><p>&quot;Ada yang putus sekolah, ada yang tidak sekolah. Atau mungkin anak-anak normal yang kurang beruntung. Jadi perlu disiapkan dulu, disetarakan dulu. Setelah masa itu baru pembelajaran normal,&quot; jelasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Selain pembelajaran di kelas, siswa nantinya mengikuti kegiatan malam berupa character building. Kegiatan tersebut diisi dengan belajar kelompok, diskusi, serta pembelajaran agama sesuai keyakinan masing-masing.</p><p>&quot;Yang muslim ngaji, shalat berjamaah. Kemudian yang nonmuslim ada pelajaran agama masing-masing. Bisa belajar kelompok atau mungkin diskusi bersama,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Sistem pendidikan berasrama tersebut membuat siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik, tetapi juga dilatih mengelola kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan, mengatur waktu, hingga bertanggung jawab terhadap kebutuhan pribadi.</p><p>Selama mengikuti pendidikan, peserta didik juga tidak diperkenalkan menggunakan telepon seluler sebagai bagian dari pola kehidupan di lingkungan sekolah berasrama.</p><p><div>[adsense]</div>Dari sisi kesehatan, seluruh siswa telah memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan. Pihak sekolah juga berkoordinasi dengan BPJS untuk memindahkan fasilitas kesehatan tingkat pertama siswa ke puskesmas yang berada di sekitar sekolah.</p><p><div>[adsense]</div><hr>&quot;Kami tadi sudah koordinasi dengan BPJS. Akan kami pindahkan faskes tingkat satunya ke puskesmas yang dekat dengan sekolah,&quot; ungkap Budi.</p><p><div>[adsense]</div>Pengawasan kesehatan siswa melibatkan pembimbing sekolah dan Dinas Kesehatan agar kebutuhan pelayanan medis dapat ditangani secara cepat dan dekat.</p><p>Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> didukung 19 guru eksisting, 24 guru tamu, 40 tenaga kependidikan, serta 29 tenaga perbantuan.</p><p><div>[adsense]</div>Mayoritas peserta didik berasal dari Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>. Sebagian lainnya berasal dari Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> karena sekolah rakyat permanen di wilayah tersebut masih dalam proses.</p><p>&quot;Sebagian besar dari Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>. Ada sedikit dari Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>, dititipkan karena di sana belum ada Sekolah Rakyat yang permanen,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Meski tinggal di asrama, siswa tetap memiliki kesempatan bertemu keluarga. Orang tua diperbolehkan menjenguk satu kali setiap bulan pada Sabtu atau Minggu ketika kegiatan pembelajaran tidak berlangsung.</p><p>Siswa juga mendapat kesempatan pulang mengikuti kalender pendidikan sekitar tiga kali dalam setahun, di antaranya saat Idulfitri, kenaikan kelas, serta Natal dan Tahun Baru.</p><p><div>[adsense]</div>Dengan pola pendidikan tersebut, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk generasi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki karakter positif. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_whatsapp-image-20260901-at-235102.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/101964/sekolah-rakyat-kabupaten-bekasi-terapkan-sistem-asrama-siswa-dilatih-mandiri-dan-disiplin/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Wacanakan Penurunan PKB di Daerah Tertentu untuk Pemerataan PAD</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 16:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Wacanakan Penurunan PKB di Daerah Tertentu untuk Pemerataan PAD]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Gubernur Sumut Bobby Nasution mewacanakan penyesuaian atau penurunan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di sejumlah da]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan (buseronline.com) - Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> <a href="https://www.buseronline.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> mewacanakan penyesuaian atau penurunan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di sejumlah daerah sebagai upaya mendorong pemerataan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pendapatan-asli-daerah/" target="_blank">Pendapatan Asli Daerah</a> (PAD) di <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Wacana tersebut disampaikan Bobby dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-<a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, pada 31 Agustus 2026.</p><p>Bobby mengatakan, penerapan kebijakan opsen PKB membuat penerimaan pajak kendaraan bermotor lebih langsung diterima oleh kabupaten/kota sesuai dengan potensi masing-masing daerah.</p><p><div>[adsense]</div>Kondisi tersebut, menurutnya, dapat menimbulkan kesenjangan penerimaan antara daerah yang memiliki jumlah kendaraan bermotor tinggi dengan daerah yang jumlah kendaraannya relatif sedikit.</p><p>&quot;Yang paling banyak tentunya Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang. Karena dengan kebijakan opsen ini, penerimaan itu langsung masuk untuk kabupaten/kota. Kalau dahulu dibagi ke daerah lain, tetapi sekarang sesuai jumlahnya,&quot; ujar Bobby.</p><p><div>[adsense]</div>Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Bobby membuka kemungkinan adanya kebijakan penyesuaian tarif PKB di daerah tertentu. Dengan tarif yang lebih rendah, masyarakat diharapkan tidak hanya memilih membeli atau mendaftarkan kendaraannya di daerah yang memiliki jumlah kendaraan tinggi.</p><p>&quot;Makanya bagaimana jika di daerah tertentu untuk kendaraan itu pajaknya kita rendahkan. Sehingga tidak semua orang membeli mobil ke Medan, misalnya,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Bobby, kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu alternatif untuk menarik masyarakat agar membeli atau mendaftarkan kendaraan di daerah lain. Dengan demikian, potensi penerimaan dari sektor PKB diharapkan dapat tersebar secara lebih merata.</p><p>Selain membahas PKB, Bobby juga menyoroti capaian PAD <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>. Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, hingga Agustus 2026 realisasi penerimaan mencapai 55,41 persen dari target Rp6,96 triliun atau sekitar Rp3,86 triliun.</p><p><div>[adsense]</div>Bobby menilai capaian tersebut cukup baik, namun masih diperlukan upaya percepatan agar target penerimaan dapat mencapai 100 persen hingga akhir tahun.</p><p>&quot;Sampai Agustus memang capaiannya cukup bagus. Tetapi kalau dihitung untuk bulan ini, nampaknya harus dipacu lagi agar bisa kita capai 100 persen hingga akhir tahun,&quot; jelasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Ia pun meminta pemerintah kabupaten dan kota di <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> meningkatkan kerja sama dalam mengoptimalkan PAD. Pemprov <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> juga tengah mencari sumber penerimaan lain, salah satunya melalui rencana peluncuran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang olahraga pada November mendatang.</p><p>Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni mengapresiasi langkah Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> dalam menginisiasi rapat koordinasi tersebut.</p><p><div>[adsense]</div>Fatoni menyebut peningkatan PAD <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> merupakan capaian yang membanggakan. Namun, masih terdapat sejumlah sumber penerimaan yang dapat dioptimalkan, seperti dana transfer pemerintah pusat, BUMD, BLUD, pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD), CSR, Baznas, hingga alokasi anggaran kementerian dan lembaga.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Ia menegaskan bahwa optimalisasi penerimaan, khususnya dari sektor PKB, membutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kerja sama dan kolaborasi dalam peningkatan PKB ini sangat penting antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Realisasinya kita harapkan bisa terus dipacu,&quot; kata Fatoni.</p><p>Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan penerimaan daerah sehingga diperlukan dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan pajak dan pendapatan daerah.</p><p><div>[adsense]</div>Dalam kegiatan tersebut, Agus Fatoni juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> sebagai bentuk apresiasi atas upaya peningkatan PAD di <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>.</p><p>Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Komisaris Utama Jasa Raharja Aan Suhanan, Direktur Utama Jasa Raharja M Awaluddin, Ketua Baznas <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> M Hatta, Pj Sekdaprov <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> Timur Tumanggor, para bupati/wali kota se-<a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, serta pimpinan OPD Pemprov <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/bd4c9ab730f5513206b999ec0d90d1fb_whatsapp-image-20260901-at-2351051.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/101963/bobby-nasution-wacanakan-penurunan-pkb-di-daerah-tertentu-untuk-pemerataan-pad/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jabar Targetkan Bebas Anak Tidak Sekolah pada 2029</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 15:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jabar Targetkan Bebas Anak Tidak Sekolah pada 2029]]></title>
            <description><![CDATA[Bandung (buseronline.com)  Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menargetkan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang bebas dari]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> (Pemprov Jabar) menargetkan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang bebas dari <a href="https://www.buseronline.com/tag/anak-tidak-sekolah/" target="_blank">Anak Tidak Sekolah</a> (ATS) pada 2029.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jabarprov, target tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jabar dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak dan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak.</p><p>Sekretaris Daerah (Sekda) <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> Herman Suryatman mengatakan, untuk mencapai target tersebut diperlukan transformasi di lingkungan pemerintahan, mulai dari transformasi aparatur sipil negara (ASN), kelembagaan, hingga manajemen kinerja.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Herman, transformasi tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> di bawah kepemimpinan Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> Dedi Mulyadi.</p><p>&quot;Jadi 2029 <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> itu provinsi pertama menargetkan anak yang bebas dari tidak sekolah (ATS),&quot; kata Herman saat memberikan sambutan dalam Workshop Pendampingan Teknis Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanganan <a href="https://www.buseronline.com/tag/anak-tidak-sekolah/" target="_blank">Anak Tidak Sekolah</a> Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> di Hotel Mercure, Kota Bandung, pada 31 Agustus 2026 malam.</p><p><div>[adsense]</div>Herman menegaskan, Pemprov <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> berkomitmen mempercepat upaya pencegahan dan penanganan ATS. Upaya tersebut tidak lagi dipandang hanya sebagai program pemerintah, tetapi telah menjadi kebutuhan strategis untuk memastikan seluruh anak di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> memperoleh hak pendidikan.</p><p>Ia menilai, persoalan ATS tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah provinsi. Diperlukan gerak bersama serta sinergi lintas sektor agar penanganan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah, dunia pendidikan, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya. &quot;Penanganan ATS membutuhkan gerak bersama dan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri,&quot; ujar Herman.</p><p><div>[adsense]</div>Selain kolaborasi, Herman juga menekankan pentingnya kualitas data sebagai dasar dalam menentukan kebijakan. Data mengenai anak tidak sekolah harus mampu menggambarkan kondisi di lapangan secara akurat agar pemerintah dapat memberikan intervensi sesuai kebutuhan masing-masing anak. &quot;Good data, good decision, good result,&quot; ucap Herman.</p><p>Ia menjelaskan, data yang berkualitas akan membantu pemerintah menghasilkan keputusan yang tepat. Dengan demikian, kebijakan dan program yang dijalankan dapat memberikan hasil nyata serta dirasakan langsung oleh masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui penguatan data, kolaborasi lintas sektor, serta transformasi tata kelola pemerintahan, Pemprov Jabar optimistis target <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> menjadi provinsi pertama yang bebas <a href="https://www.buseronline.com/tag/anak-tidak-sekolah/" target="_blank">Anak Tidak Sekolah</a> pada 2029 dapat diwujudkan. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/8f85517967795eeef66c225f7883bdcb_whatsapp-image-20260901-at-235103.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/101962/jabar-targetkan-bebas-anak-tidak-sekolah-pada-2029/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mentan Amran Sidak Sawah Karawang, Dorong Petani Tanam Tiga Kali Setahun</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 14:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mentan Amran Sidak Sawah Karawang, Dorong Petani Tanam Tiga Kali Setahun]]></title>
            <description><![CDATA[Karawang (buseronline.com)  Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke areal persawahan di Ka]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Karawang (buseronline.com) - Menteri Pertanian (Mentan) RI <a href="https://www.buseronline.com/tag/andi-amran-sulaiman/" target="_blank">Andi Amran Sulaiman</a> melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke areal persawahan di Kabupaten Karawang, <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a>, pada 31 Agustus 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Kementan, sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan pertanian tetap berjalan meski memasuki musim kemarau.</p><p>Dalam kunjungannya, Amran mengecek langsung kondisi lahan, ketersediaan air, serta pemasangan dan pemanfaatan pompa untuk mengairi sawah.</p><p><div>[adsense]</div>Dari hasil pengecekan, sumber air di sekitar lahan masih tersedia, bahkan melimpah. Namun, sebagian sawah belum mendapatkan pengairan secara optimal.</p><p>Amran meminta kondisi tersebut segera ditangani agar air yang tersedia dapat dialirkan ke lahan pertanian. Dengan demikian, petani tetap dapat melakukan penanaman dan tidak kehilangan kesempatan produksi pada musim kemarau.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Ada dua, kita kirim pompa karena kekeringan. Ada juga karena tidak bisa tanam seperti sekarang. Ada air, air melimpah, tetapi di sini tidak bisa tanam. Hari ini kita bisa tanam, sebelah sudah tanam,&quot; ujar Amran.</p><p>Menurut Amran, sidak ke lapangan penting dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar terpasang dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Ia menegaskan pemantauan tidak cukup hanya dilakukan dari pusat.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kunjungan ini untuk melihat langsung apa benar pompa sudah dipasang, apa benar yang kekeringan ini sudah dipasang pompa. Ternyata benar. Makanya terima kasih kepada jajaran. Kita cek langsung, jangan dicek dari Jakarta,&quot; tegasnya.</p><p>Amran mengatakan, optimalisasi sumber air melalui program pompanisasi menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menjaga pertanian tetap produktif sepanjang tahun. Melalui pengairan yang optimal, lahan yang sebelumnya hanya dapat ditanami dua kali ditargetkan bisa meningkat menjadi tiga kali tanam.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Ini harus kita resonansikan ke seluruh Indonesia. Dulu tanam dua kali, bisa tiga kali. Nanti kita sisir seluruh Jawa dan luar Jawa. Kita sisir semua yang ada sumber air, kita pasangkan pompa,&quot; katanya.</p><p>Karawang menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) sekaligus produksi padi. Di lokasi yang dikunjungi, luas areal yang berpotensi dioptimalkan mencapai sekitar 3.000 hektare.</p><p><div>[adsense]</div>Selain meningkatkan frekuensi tanam, pemerintah juga mendorong peningkatan produktivitas padi. Saat ini produktivitas petani di lokasi tersebut berada di kisaran tujuh ton per hektare.</p><p>Dengan penerapan metode budidaya yang lebih baik, produktivitas tersebut dinilai masih dapat ditingkatkan. &quot;Produksinya petani tujuh ton. Ini bisa naik 12 ton, 11 ton dengan metode baru,&quot; ujar Amran.</p><p><div>[adsense]</div>Amran juga menilai musim kemarau bukan menjadi penghalang untuk memperoleh hasil produksi tinggi selama kebutuhan air tanaman terpenuhi. Menurutnya, kondisi cuaca pada musim kemarau juga dapat mendukung proses fotosintesis tanaman.</p><p><div>[adsense]</div><hr>&quot;Ini ditanami di saat musim kering. Bahkan kalau ditanami musim kering, itu produksinya bisa 10 ton, bisa 9 ton. Kenapa? Fotosintesis itu penuh,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menyebut program pompanisasi yang telah dilakukan pemerintah sebelumnya memberikan dampak terhadap peningkatan produksi padi di Pulau Jawa. Sekitar 100 ribu pompa yang telah dipasang disebut mampu mendorong tambahan produksi sekitar 2,8 juta ton gabah.</p><p>&quot;Dulu kita pasangkan pompa kurang lebih 100 ribu. Hasilnya adalah meningkat untuk Jawa saja 2,8 juta ton gabah. Hampir tiga juta ton,&quot; jelasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Karena itu, pemerintah akan terus mengidentifikasi wilayah yang memiliki sumber air tetapi belum dimanfaatkan secara optimal untuk pertanian. Pompanisasi akan diperkuat di wilayah Jawa maupun luar Jawa untuk menjaga produktivitas lahan selama musim kemarau.</p><p>Amran juga mengapresiasi kolaborasi Kementerian Pertanian dengan Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta jajaran teknis di lapangan dalam mempercepat pengelolaan air untuk pertanian.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menekankan bahwa pemerintah harus melihat langsung persoalan yang dihadapi petani agar solusi dapat segera diberikan. &quot;Kita jangan sibuk berdebat, rapat, dan seterusnya. Kita lihatlah langsung lapangan ini,&quot; kata Amran.</p><p>Dengan optimalisasi sumber air, pompanisasi, percepatan tanam, dan peningkatan produktivitas, pemerintah menargetkan lahan pertanian tetap produktif meski menghadapi musim kemarau.</p><p><div>[adsense]</div>Peningkatan indeks pertanaman dari dua kali menjadi tiga kali tanam diharapkan dapat meningkatkan produksi sekaligus pendapatan dan kesejahteraan petani. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/7f1de29e6da19d22b51c68001e7e0e54_whatsapp-image-20260901-at-235105.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/101961/mentan-amran-sidak-sawah-karawang-dorong-petani-tanam-tiga-kali-setahun/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Brimob Sediakan Wi-Fi Gratis bagi Pengungsi Gempa di Manggarai</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 13:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Brimob Sediakan Wi-Fi Gratis bagi Pengungsi Gempa di Manggarai]]></title>
            <description><![CDATA[Manggarai (buseronline.com)  Korps Brimob Polri memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Ten]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Manggarai (buseronline.com) - Korps Brimob Polri memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan menyediakan akses internet gratis di lokasi pengungsian.</p><p><div>[adsense]</div>Fasilitas tersebut dihadirkan melalui Tim Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Korbrimob sebagai bagian dari upaya membantu memenuhi kebutuhan komunikasi warga selama masa pemulihan pascabencana.</p><p>Dilansir dari laman Humas Polri, instalasi perangkat jaringan WONTECH rampung dilakukan pada 31 Agustus 2026 sekitar pukul 08.20 WITA di Posko Pengungsian Barangkolong, Kabupaten Manggarai.</p><p><div>[adsense]</div>Jaringan tersebut tidak hanya digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional petugas di lapangan, tetapi juga dibuka untuk masyarakat sebagai layanan Wi-Fi gratis.</p><p>Sejak diaktifkan, tercatat sekitar 30 gawai dapat terhubung secara bersamaan dengan jaringan internet yang disediakan Korps Brimob Polri.</p><p><div>[adsense]</div>Kehadiran fasilitas internet ini diharapkan membantu warga tetap berkomunikasi dengan keluarga maupun kerabat yang berada di luar wilayah terdampak. Masyarakat juga dapat memperoleh informasi terbaru terkait kondisi dan perkembangan penanganan bencana.</p><p>Bagi personel dan relawan, akses internet tersebut turut membantu memperlancar koordinasi lintas sektor. Dengan komunikasi yang lebih mudah, proses pendistribusian bantuan dan pelaksanaan tugas kemanusiaan diharapkan dapat berjalan lebih efektif.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, kesiapan personel Satuan Tugas (Satgas) SAR Korps Brimob juga terus diperkuat di wilayah terdampak lainnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Pada waktu yang sama, personel Satgas SAR melaksanakan apel pagi di Posko Ronting, Desa Satarkampas, Kabupaten Manggarai Timur. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Satgas (Dansatgas) SAR Korps Brimob, Kombes Pol. Muh. Hasripuddin.</p><p><div>[adsense]</div>Apel gelar pasukan dilakukan untuk memastikan kesiapan mental, fisik, serta kelengkapan peralatan personel sebelum menjalankan tugas di wilayah terdampak bencana.</p><p>Melalui penyediaan akses komunikasi dan penguatan kesiapan personel SAR, Korps Brimob Polri terus berupaya mendukung masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.</p><p><div>[adsense]</div>Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga komunikasi masyarakat tetap terhubung sekaligus memperkuat koordinasi petugas dalam memberikan bantuan dan pelayanan kemanusiaan di lokasi pengungsian. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/09/ec5decca5ed3d6b8079e2e7e7bacc9f2_whatsapp-image-20260901-at-235109.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/101960/brimob-sediakan-wifi-gratis-bagi-pengungsi-gempa-di-manggarai/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>