<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.buseronline.com/</link>
        <description>Buseronline.com, menyajikan berita Terbaru, Terkini Indonesia seputar nasional, hukum, politik, ekonomi, internasional, olahraga, pendidikaan</description>
        <lastBuildDate>Mon, 19 Oct 2026 04:36:35 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Taput Tinjau Rekonstruksi Jalan Salib Kasih-Simanampang, Dukung Akses Pertanian dan Pariwisata</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 21:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Taput Tinjau Rekonstruksi Jalan Salib Kasih-Simanampang, Dukung Akses Pertanian dan Pariwisata]]></title>
            <description><![CDATA[Tarutung (buseronline.com)  Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, meninjau langsung pekerjaan rekonstruksi Jalan Salib]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Tarutung (buseronline.com) - Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, meninjau langsung pekerjaan rekonstruksi Jalan Salib Kasih-Simanampang di Kecamatan Siatas Barita, Jumat (16/10/2026).</p><p><div>[adsense]</div>Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.</p><p>Peninjauan tersebut turut didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan (PUTRHub) Kabupaten Tapanuli Utara, Dalan Simanjuntak, guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Jalan Salib Kasih-Simanampang memiliki peran strategis karena menghubungkan kawasan wisata Salib Kasih dengan sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Sipahutar, Pangaribuan, hingga Garoga.</p><p>Sebelum direkonstruksi, kondisi jalan yang relatif sempit dan memiliki banyak tikungan menjadi salah satu kendala bagi kelancaran transportasi masyarakat. Melalui peningkatan infrastruktur tersebut, akses perjalanan diharapkan menjadi lebih aman dan lancar, sekaligus mendukung pengangkutan hasil pertanian dari kawasan sekitar.</p><p><div>[adsense]</div>Rekonstruksi jalan ini dilaksanakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Anggaran 2026 dengan sumber pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang jalan.</p><p>Selain menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, peningkatan aksesibilitas ini juga diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pengembangan potensi pariwisata daerah, khususnya kawasan wisata Salib Kasih yang menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Tapanuli Utara.</p><p><div>[adsense]</div>Pembangunan infrastruktur jalan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung revitalisasi kawasan wisata Salib Kasih yang direncanakan berlangsung secara bertahap mulai 2027.</p><p>Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan bahwa peningkatan infrastruktur jalan dan penataan kawasan wisata diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat maupun wisatawan.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur, memperkuat daya tarik pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (Galung)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec_img20261017wa0000.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102828/bupati-taput-tinjau-rekonstruksi-jalan-salib-kasihsimanampang-dukung-akses-pertanian-dan-pariwisata/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Revitalisasi Sekolah di Tapanuli Utara, SDN 173281 Lumban Julu Kini Lebih Nyaman</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 19:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Revitalisasi Sekolah di Tapanuli Utara, SDN 173281 Lumban Julu Kini Lebih Nyaman]]></title>
            <description><![CDATA[Tapanuli Utara (buseronline.com)  Program Revitalisasi Satuan Pendidikan membawa perubahan signifikan bagi SD Negeri 173281 Lumban Julu, Ka]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/tapanuli-utara/" target="_blank">Tapanuli Utara</a> (buseronline.com) - Program Revitalisasi Satuan Pendidikan membawa perubahan signifikan bagi SD Negeri 173281 Lumban Julu, Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/tapanuli-utara/" target="_blank">Tapanuli Utara</a>, <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Kemendikdasmen, sekolah yang sebelumnya memiliki ruang kelas rusak, atap bocor, lantai berlubang, serta toilet tidak layak kini memiliki fasilitas yang lebih baik untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.</p><p>Kepala SD Negeri 173281 Lumban Julu, <a href="https://www.buseronline.com/tag/tamaria-purba/" target="_blank">Tamaria Purba</a> mengatakan bahwa sejak sekolah tersebut berdiri, belum pernah dilakukan perbaikan signifikan terhadap fasilitas dan infrastrukturnya.</p><p><div>[adsense]</div>Kondisi bangunan yang memprihatinkan bahkan mengganggu proses pembelajaran, terutama saat musim hujan. &quot;Sejak sekolah ini berdiri, belum ada perbaikan signifikan terhadap fasilitas dan infrastrukturnya,&quot; ungkap Tamaria.</p><p>Pada 2025, sekolah tersebut menerima bantuan revitalisasi sebesar Rp775.180.174. Dana itu digunakan untuk merehabilitasi dua ruang kelas beserta toilet dan fasilitas sanitasi, serta membangun ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan perpustakaan.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Tamaria, perbaikan tersebut membuat lingkungan sekolah menjadi lebih tertata dan nyaman. Guru maupun siswa kini lebih antusias mengikuti kegiatan pembelajaran.</p><p>Ia menambahkan, perubahan kondisi sekolah juga mendapat sambutan positif dari para orang tua karena anak-anak mereka dapat belajar di lingkungan yang lebih aman dan nyaman. Kondisi tersebut diharapkan turut mendukung peningkatan prestasi akademik dan nonakademik siswa.</p><p><div>[adsense]</div>Perubahan serupa dirasakan Arion Maruli Hurabarat, siswa kelas IV SD Negeri 173281 Lumban Julu. Ia mengenang kondisi sekolah saat masih duduk di kelas III, ketika sejumlah jendela pecah, atap berlubang, dan lantai ruang kelas mengalami kerusakan.</p><p>&quot;Saat saya masuk kelas empat, ruang kelas dan toilet jauh lebih bagus. Saya jadi sangat antusias belajar. Terima kasih, Bapak Presiden dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,&quot; ujar Arion.</p><p><div>[adsense]</div>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (<a href="https://www.buseronline.com/tag/mendikdasmen/" target="_blank">Mendikdasmen</a>) RI Abdul Mu&#039;ti meninjau langsung hasil revitalisasi SD Negeri 173281 Lumban Julu saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/tapanuli-utara/" target="_blank">Tapanuli Utara</a>, pada 15 Oktober 2026.</p><p>Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mu&#039;ti tidak hanya memeriksa kondisi bangunan sekolah, tetapi juga menyaksikan kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) atau layar interaktif digital.</p><p><div>[adsense]</div>Saat pelajaran Bahasa Inggris berlangsung, para siswa terlihat aktif berpartisipasi. Mereka mengangkat tangan dan maju ke depan kelas untuk mengerjakan soal melalui layar interaktif.</p><p>Suasana pembelajaran juga berlangsung menyenangkan dengan kegiatan penyegar suasana melalui lagu dan gerakan yang ditampilkan lewat video.</p><p><div>[adsense]</div>Abdul Mu&#039;ti berharap pembaruan fasilitas sekolah dapat diikuti dengan meningkatnya semangat belajar para siswa. &quot;Sekolah ini memiliki wajah dan penampilan baru, dan semoga antusiasme pun akan diperbarui,&quot; kata Abdul Mu&#039;ti.</p><p>Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memastikan setiap warga negara Indonesia memperoleh kesempatan pendidikan yang setara. Salah satu langkah yang dilakukan ialah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar sekolah mampu menyediakan lingkungan belajar yang layak bagi siswa dan guru.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2025 di Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/tapanuli-utara/" target="_blank">Tapanuli Utara</a> mencakup 107 satuan pendidikan, terdiri atas tiga pendidikan anak usia dini (PAUD), 79 sekolah dasar (SD), 13 sekolah menengah pertama (SMP), enam sekolah menengah atas (SMA), dan enam sekolah menengah kejuruan (SMK).</p><p><div>[adsense]</div>Total anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai Rp79,47 miliar. Sementara itu, pada 2026, sebanyak 91 sekolah di Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/tapanuli-utara/" target="_blank">Tapanuli Utara</a> telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) untuk pelaksanaan program revitalisasi.</p><p>Jumlah tersebut terdiri atas 31 PAUD, 42 SD, delapan SMP, enam SMA, dan empat SMK. Total anggaran program revitalisasi pada 2026 mencapai Rp67,97 miliar, dengan dana yang telah dicairkan sebesar Rp54,48 miliar.</p><p><div>[adsense]</div>Abdul Mu&#039;ti juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan sedang hingga berat di seluruh Indonesia.</p><p>&quot;Insya Allah, Presiden telah berkomitmen untuk memperbaiki semua sekolah yang mengalami kerusakan sedang dan berat di Indonesia pada tahun 2029 atau akhir tahun 2028,&quot; pungkasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Perbaikan SD Negeri 173281 Lumban Julu menjadi salah satu contoh upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung semangat siswa dalam menuntut ilmu. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/4c5bde74a8f110656874902f07378009_whatsapp-image-20261017-at-2333291.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/102827/revitalisasi-sekolah-di-tapanuli-utara-sdn-173281-lumban-julu-kini-lebih-nyaman/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPK Perluas Pembelajaran Antikorupsi bagi ASN, Sasar 6,8 Juta Pegawai hingga 2029</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 19:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPK Perluas Pembelajaran Antikorupsi bagi ASN, Sasar 6,8 Juta Pegawai hingga 2029]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas penerapan pendidikan antikorupsi bagi aparatur sipil negara ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>) terus memperluas penerapan pendidikan <a href="https://www.buseronline.com/tag/antikorupsi/" target="_blank">antikorupsi</a> bagi aparatur sipil negara (<a href="https://www.buseronline.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a>) melalui Program E-Learning <a href="https://www.buseronline.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> Berintegritas.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>, upaya tersebut diperkuat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Tahap 2 Tahun 2026 guna mendorong pembelajaran integritas yang berkelanjutan di lingkungan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.</p><p>Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi (ACLC) <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> itu berlangsung di Gedung Merah Putih <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>, Jakarta, pada 15 Oktober 2026, dengan melibatkan perwakilan dari 14 instansi.</p><p><div>[adsense]</div>Instansi yang terlibat meliputi Kementerian Perdagangan, Pemerintah Provinsi Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Bali, serta pemerintah kabupaten/kota, yakni Sumedang, Tangerang Selatan, Karawang, Sleman, Demak, Bantul, Brebes, Gresik, Buleleng, dan Mojokerto.</p><p>Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>, Yonathan Demme Tangdilintin, mengatakan pelibatan instansi pusat dan daerah merupakan langkah strategis untuk memperluas penerapan pembelajaran integritas di lingkungan pemerintahan.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui program tersebut, <a href="https://www.buseronline.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> diharapkan mampu mengenali risiko korupsi, menjaga objektivitas dalam menjalankan kewenangan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam pelaksanaan tugas.</p><p>&quot;Pemberantasan korupsi perlu dijalankan secara seimbang melalui pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Pendidikan integritas tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman <a href="https://www.buseronline.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> tentang korupsi, tetapi juga membentuk karakter, pola pikir, dan budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai-nilai <a href="https://www.buseronline.com/tag/antikorupsi/" target="_blank">antikorupsi</a>,&quot; ujar Yonathan.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menegaskan, integritas harus diwujudkan dalam setiap pengambilan keputusan, pelayanan kepada masyarakat, hingga pelaksanaan tugas sehari-hari. Penguatan integritas <a href="https://www.buseronline.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> diharapkan dapat mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel sekaligus mendukung pencapaian agenda pembangunan nasional.</p><p>Bimtek tersebut merupakan rangkaian lanjutan kegiatan Implementasi Tahap 2 Tahun 2026 yang sebelumnya dilaksanakan pada 7 Oktober 2026 di Gedung ACLC <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Pada pelaksanaan batch pertama, kegiatan melibatkan 12 kementerian, lembaga, dan instansi pemerintah pusat, antara lain Mahkamah Agung, DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pariwisata, Kementerian Sosial, serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).</p><p>Program E-Learning <a href="https://www.buseronline.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> Berintegritas dirancang sebagai sarana pembelajaran digital yang fleksibel dan interaktif untuk memperkuat pengetahuan, kesadaran, serta perilaku berintegritas di kalangan <a href="https://www.buseronline.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Materi pembelajaran mencakup dasar-dasar <a href="https://www.buseronline.com/tag/antikorupsi/" target="_blank">antikorupsi</a>, gratifikasi, konflik kepentingan, dan berbagai isu integritas lainnya. Materi tersebut dikemas dalam enam modul dengan total 16 jam pelajaran (JP), menggunakan metode berbasis skenario, gamifikasi, studi kasus, dan refleksi.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> menargetkan program ini dapat menjangkau 6,8 juta <a href="https://www.buseronline.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> di seluruh Indonesia hingga 2029. Implementasi Tahap 2 Tahun 2026 secara khusus menyasar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang memasukkan pembelajaran digital, terutama e-learning Kode Etik dan Antikorupsi, sebagai bagian dari rencana aksi tindak lanjut Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui pendekatan tersebut, penguatan integritas diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih terstruktur, terukur, dan dipantau secara berkelanjutan.</p><p>Selain itu, <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> mendorong instansi yang telah memiliki Learning Management System (LMS) interaktif untuk mengintegrasikan E-Learning <a href="https://www.buseronline.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> Berintegritas ke dalam sistem pembelajaran masing-masing. Langkah ini bertujuan menjadikan pendidikan integritas sebagai bagian dari ekosistem pengembangan kompetensi <a href="https://www.buseronline.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a>.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Yonathan menekankan bahwa implementasi program tidak boleh sekadar menjadi pemenuhan indikator rencana aksi SPI, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap pembentukan budaya integritas.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Namun, kami berharap implementasi ini tidak berhenti pada pemenuhan indikator rencana aksi SPI. Lebih dari itu, pembelajaran ini harus benar-benar menjadi bagian dari upaya nyata untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan masing-masing instansi,&quot; tegasnya.</p><p>Dalam pelaksanaan bimtek, peserta memperoleh penjelasan mengenai mekanisme implementasi, mulai dari alur pembelajaran, pembagian peran, hingga sistem monitoring dan evaluasi.</p><p><div>[adsense]</div>Kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan kesiapan teknis instansi dalam mengintegrasikan modul ke LMS masing-masing, memperkuat kesiapan kelembagaan melalui penunjukan focal point dan tim pelaksana, serta menyamakan persepsi mengenai mekanisme pelaporan melalui Dashboard Monitoring yang dikembangkan <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>.</p><p>Implementasi program dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pengiriman dan uji coba modul, pelaksanaan bimtek, integrasi modul ke LMS instansi, hingga penyelenggaraan pembelajaran dan pelaporan melalui dashboard nasional.</p><p><div>[adsense]</div>Untuk memperluas jangkauan program, <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> merencanakan pelaksanaan bimtek bagi pemerintah daerah di wilayah Sumatera melalui kegiatan di Batam. Sementara itu, pemerintah daerah di wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur akan dijangkau melalui bimtek di Makassar.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> juga berkomitmen memberikan pendampingan, asistensi teknis, dan fasilitasi selama proses implementasi berlangsung. Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan pimpinan, pengelola pembelajaran, tim teknis, serta seluruh pemangku kepentingan di masing-masing instansi.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kami berharap setelah Bimtek ini selesai, seluruh instansi telah memiliki pemahaman dan kesiapan yang cukup untuk melakukan insersi modul serta memulai implementasi pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah disepakati,&quot; pungkas Yonathan. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/9b8619251a19057cff70779273e95aa6_whatsapp-image-20261017-at-2333361.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/102826/kpk-perluas-pembelajaran-antikorupsi-bagi-asn-sasar-68-juta-pegawai-hingga-2029/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bermain Angklung, Anak-anak TK IT Mekar Insani Belajar Kerja Sama dan Toleransi</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 18:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bermain Angklung, Anak-anak TK IT Mekar Insani Belajar Kerja Sama dan Toleransi]]></title>
            <description><![CDATA[Yogyakarta (buseronline.com)  Suara angklung menggema di TK IT Mekar Insani, Yogyakarta, saat anakanak memainkan lagu tradisional Padhang]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/yogyakarta/" target="_blank">Yogyakarta</a> (buseronline.com) - Suara <a href="https://www.buseronline.com/tag/angklung/" target="_blank">angklung</a> menggema di TK IT Mekar Insani, <a href="https://www.buseronline.com/tag/yogyakarta/" target="_blank">Yogyakarta</a>, saat anak-anak memainkan lagu tradisional &quot;<a href="https://www.buseronline.com/tag/padhang-bulan/" target="_blank">Padhang Bulan</a>&quot; dengan penuh antusias.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Kemendikdasmen, di balik kegiatan musik tersebut, tersimpan pembelajaran penting tentang kerja sama, kedisiplinan, kesabaran, dan sikap menghargai sesama sejak usia dini.</p><p>Salah satu peserta kegiatan adalah Bintang dan Bulan, dua bersaudara yang bersekolah di TK IT Mekar Insani. Keduanya mendapat tugas memainkan <a href="https://www.buseronline.com/tag/angklung/" target="_blank">angklung</a> bernada &quot;si&quot;.</p><p><div>[adsense]</div>Mereka tampak bersemangat menunggu giliran untuk membunyikan alat musik tersebut. &quot;Aku sangat senang,&quot; ujar Bintang, yang disambut persetujuan dari Bulan.</p><p>Kepala TK IT Mekar Insani, Zenny Savitri menjelaskan bahwa bermain <a href="https://www.buseronline.com/tag/angklung/" target="_blank">angklung</a> merupakan kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat dan bakat anak-anak di bidang seni. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Kamis dengan bimbingan instruktur Achmad Miftahur Rochim.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Zenny, kegiatan bermain <a href="https://www.buseronline.com/tag/angklung/" target="_blank">angklung</a> tidak hanya memperkenalkan musik tradisional Indonesia, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter anak. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar bekerja sama, disiplin, serta bersabar ketika menunggu giliran memainkan nada.</p><p>&quot;Melalui <a href="https://www.buseronline.com/tag/angklung/" target="_blank">angklung</a>, anak-anak belajar kolaborasi dan disiplin, sekaligus melatih kesabaran. Mereka harus menunggu giliran sesuai dengan nada yang dimainkan. Dari kebiasaan sederhana ini, kami berharap dapat menumbuhkan sikap positif yang akan terbawa ke kehidupan sehari-hari mereka,&quot; kata Zenny, pada 15 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Instruktur <a href="https://www.buseronline.com/tag/angklung/" target="_blank">angklung</a>, Achmad Miftahur Rochim, menuturkan bahwa setiap anak memiliki peran penting dalam menghasilkan sebuah lagu yang harmonis. Tidak ada satu anak pun yang dapat menciptakan harmoni secara mandiri tanpa mendengarkan dan bekerja sama dengan teman-temannya.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Dalam proses pembelajaran, anak-anak diajak mengikuti permainan musik melalui isyarat tangan dan pendampingan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Anak-anak yang masih kurang percaya diri juga didorong untuk mencoba tanpa takut melakukan kesalahan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Angklung mengajarkan bahwa keindahan tidak diciptakan oleh satu orang hebat, tetapi oleh banyak orang yang bersedia mendengarkan satu sama lain. Tugas kami bukan hanya menghasilkan anak-anak berbakat yang bermain musik, tetapi juga membantu mereka belajar untuk menerima perbedaan mereka,&quot; ujar Achmad.</p><p>Kegiatan tersebut menjadi contoh penerapan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi pendidikan karakter anak usia dini. Melalui aktivitas sederhana seperti menunggu giliran, memperhatikan aba-aba, dan menghargai peran teman, anak-anak belajar memahami pentingnya hidup berdampingan secara harmonis.</p><p><div>[adsense]</div>Pembelajaran melalui <a href="https://www.buseronline.com/tag/angklung/" target="_blank">angklung</a> juga menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk menciptakan sesuatu yang indah. Sebaliknya, ketika setiap anak diberi kesempatan untuk berpartisipasi dan saling menghargai, tercipta kebersamaan yang menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>Upaya tersebut sejalan dengan semangat penguatan pendidikan karakter yang didorong oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yakni membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga berkarakter positif serta mampu menghargai orang lain. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/fc221309746013ac554571fbd180e1c8_whatsapp-image-20261017-at-233329.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/102825/bermain-angklung-anakanak-tk-it-mekar-insani-belajar-kerja-sama-dan-toleransi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel-Rintis-Ujung Padang-Salingsing, Anggaran Rp21,2 Miliar</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 17:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel-Rintis-Ujung Padang-Salingsing, Anggaran Rp21,2 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Labuhanbatu Selatan (buseronline.com)  Gubernur Sumut Bobby Nasution mempercepat perbaikan ruas jalan Labuhanbatu Selatan (Labusel)Rintis]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/labuhanbatu-selatan/" target="_blank">Labuhanbatu Selatan</a> (buseronline.com) - Gubernur Sumut <a href="https://www.buseronline.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> mempercepat perbaikan ruas jalan <a href="https://www.buseronline.com/tag/labuhanbatu-selatan/" target="_blank">Labuhanbatu Selatan</a> (Labusel)-Rintis-Ujung Padang-Salingsing yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan.</p><p><div>[adsense]</div>Proyek jalan kabupaten sepanjang 6.489 meter tersebut menelan anggaran sekitar Rp21,2 miliar dan ditargetkan rampung pada akhir 2026.</p><p>Perbaikan jalan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur yang telah lama terbengkalai.</p><p><div>[adsense]</div>Dukungan diberikan melalui skema Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) untuk mempercepat pembangunan jalan yang menghubungkan sejumlah desa sekaligus menjadi jalur alternatif menuju jalan nasional.</p><p>Saat bertemu masyarakat di Desa Rintis, Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/labuhanbatu-selatan/" target="_blank">Labuhanbatu Selatan</a>, pada 16 Oktober 2026, Bobby menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan tanggung jawab pemerintah sekaligus bentuk komitmen terhadap janji kepada masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Bapak/ibu tidak perlu berterima kasih kepada saya, ini memang sudah kewajiban kami, dan janji saya. Jadi, kalau janji tidak dipenuhi, jadi dosa,&quot; kata Bobby.</p><p>Pengerjaan ruas jalan tersebut mencakup tujuh segmen, termasuk pembangunan drainase. Selain mengalokasikan anggaran sekitar Rp21,2 miliar untuk proyek tersebut, Pemprov Sumut juga menyalurkan BKP sebesar Rp25 miliar kepada Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/labuhanbatu-selatan/" target="_blank">Labuhanbatu Selatan</a> yang turut diarahkan untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan lainnya.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Totalnya sekitar Rp46 miliar, Rp25 miliar lagi dalam bentuk BKP kita minta juga untuk perbaikan jalan,&quot; ujar Bobby.</p><p>Ia berharap perbaikan infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas, mendukung distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Mudah-mudahan manfaatnya tidak sementara dan memberikan dampak nyata ke bapak/ibu semua, mempermudah mobilitas masyarakat,&quot; katanya.</p><p>Sementara itu, Bupati <a href="https://www.buseronline.com/tag/labuhanbatu-selatan/" target="_blank">Labuhanbatu Selatan</a>, Fery Syahputra Simatupang, mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan tersebut telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, pembangunan ini akan memberikan dampak besar terhadap konektivitas antarwilayah dan aktivitas ekonomi warga.</p><p><div>[adsense]</div><hr>&quot;Saat ini sudah sekitar 50 persen pengerjaannya. Ruas ini menyatukan lintas timur dan barat Sumut, jadi akan berdampak besar ke masyarakat kita,&quot; kata Fery.</p><p><div>[adsense]</div>Manfaat perbaikan jalan juga dirasakan masyarakat setempat. Nuraini, warga Dusun Widodo, Kecamatan Silangkitang, mengaku bersyukur karena jalan yang selama puluhan tahun rusak akhirnya mendapat perhatian pemerintah.</p><p>Ia mengatakan, kondisi jalan sebelumnya kerap menyulitkan perjalanan warga, bahkan menyebabkan kecelakaan. Waktu tempuh menuju jalan besar yang seharusnya hanya sekitar 30 menit juga bisa bertambah menjadi lebih dari satu jam akibat kondisi jalan yang rusak.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Alhamdulillah, kali ini dibagusin sama Pak Bobby. Sudah puluhan tahun ini rusak, Pak, banyak yang kecelakaan. Harusnya cuma setengah jam, jadi lebih sejam ke jalan besar. Terima kasih Pak Bobby,&quot; ungkap Nuraini.</p><p>Dengan percepatan pembangunan tersebut, masyarakat berharap akses transportasi semakin lancar, risiko kecelakaan dapat berkurang, serta kegiatan ekonomi di Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/labuhanbatu-selatan/" target="_blank">Labuhanbatu Selatan</a> semakin berkembang. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/6cdd60ea0045eb7a6ec44c54d29ed402_whatsapp-image-20261017-at-2333321.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102824/bobby-nasution-percepat-perbaikan-jalan-labuselrintisujung-padangsalingsing-anggaran-rp212-miliar/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bunda Literasi Dorong Peningkatan Budaya Baca, SDN Wonorejo 03 Diusulkan Miliki Perpustakaan pada 2027</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 16:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bunda Literasi Dorong Peningkatan Budaya Baca, SDN Wonorejo 03 Diusulkan Miliki Perpustakaan pada 2027]]></title>
            <description><![CDATA[Semarang (buseronline.com)  Bunda Literasi Kabupaten Semarang Peni Yulianingsih Ngesti Nugraha mendorong peningkatan budaya membaca sejak u]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/semarang/" target="_blank">Semarang</a> (buseronline.com) - <a href="https://www.buseronline.com/tag/bunda-literasi/" target="_blank">Bunda Literasi</a> Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/semarang/" target="_blank">Semarang</a> Peni Yulianingsih Ngesti Nugraha mendorong peningkatan budaya membaca sejak usia dini melalui kunjungan ke SDN Wonorejo 03, Kecamatan Pringapus, pada 15 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jatengprov, kedatangannya disambut antusias oleh para siswa. Suasana semakin meriah dengan hadirnya mobil perpustakaan keliling milik Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/semarang/" target="_blank">Semarang</a> yang membawa beragam buku bacaan menarik bagi para siswa.</p><p>Pengawas Korwil Pendidikan Pringapus, Supiyati menyampaikan bahwa SDN Wonorejo 03 saat ini memiliki 269 siswa. Namun, sekolah tersebut belum memiliki ruang perpustakaan yang memadai dan baru menyediakan pojok baca sederhana.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kami berharap dukungan <a href="https://www.buseronline.com/tag/bunda-literasi/" target="_blank">Bunda Literasi</a> untuk membantu mewujudkan perpustakaan di sini,&quot; ungkap Supiyati.</p><p>Menanggapi hal tersebut, Peni menegaskan pentingnya sosialisasi gemar membaca kepada siswa sekolah dasar sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi dan kecintaan terhadap buku sejak dini.</p><p><div>[adsense]</div>Ia juga meminta para guru untuk membiasakan siswa membaca buku setiap hari, meskipun hanya dalam waktu beberapa menit.</p><p>&quot;Bapak/Ibu Guru, saya minta terus mengajak para siswa untuk membaca buku. Bahkan, setiap hari selama beberapa menit itu sangat bermanfaat bagi siswa,&quot; ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>Terkait kebutuhan ruang perpustakaan di SDN Wonorejo 03, Peni meminta Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/semarang/" target="_blank">Semarang</a> melakukan kajian secara menyeluruh, termasuk kemungkinan merealisasikan pembangunan perpustakaan dalam waktu dekat.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbudpora Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/semarang/" target="_blank">Semarang</a>, Aji Mart Yogi, mengakui masih terdapat sejumlah sekolah dasar yang belum memiliki ruang perpustakaan yang memadai.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Terkait ruang perpustakaan di SDN Wonorejo 03, kami akan usulkan di 2027 melalui perubahan anggaran,&quot; terangnya.</p><p>Dukungan terhadap peningkatan literasi juga disampaikan Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/semarang/" target="_blank">Semarang</a>, Yiyi Setyaningtyas. Ia menyatakan kesiapan instansinya untuk membantu penyediaan buku bacaan bermutu bagi para siswa.</p><p><div>[adsense]</div>Selain mendorong budaya membaca, kunjungan tersebut juga diisi dengan dialog interaktif antara <a href="https://www.buseronline.com/tag/bunda-literasi/" target="_blank">Bunda Literasi</a> dan para siswa mengenai tujuh kebiasaan sehat anak Indonesia. Para siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah khusus sebagai bentuk apresiasi.</p><p>Melalui kegiatan ini, diharapkan minat baca siswa semakin meningkat serta dukungan terhadap penyediaan sarana perpustakaan di sekolah dapat segera diwujudkan demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_whatsapp-image-20261017-at-233328.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/102823/bunda-literasi-dorong-peningkatan-budaya-baca-sdn-wonorejo-03-diusulkan-miliki-perpustakaan-pada-2027/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menkes Imbau Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah Selama Kabut Asap</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 15:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menkes Imbau Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah Selama Kabut Asap]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat, khususnya kelompok re]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - Menteri Kesehatan Republik Indonesia (<a href="https://www.buseronline.com/tag/menkes-ri/" target="_blank">Menkes RI</a>) <a href="https://www.buseronline.com/tag/budi-gunadi-sadikin/" target="_blank">Budi Gunadi Sadikin</a> mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti bayi, balita, lanjut usia (lansia), dan ibu hamil, untuk membatasi aktivitas di luar rumah selama <a href="https://www.buseronline.com/tag/kabut-asap/" target="_blank">kabut asap</a> masih berlangsung.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Kemkes, imbauan ini bertujuan mengurangi paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.</p><p>Menkes mengatakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus melakukan upaya perlindungan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terdampak <a href="https://www.buseronline.com/tag/kabut-asap/" target="_blank">kabut asap</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan ketersediaan obat-obatan di puskesmas untuk menangani gangguan kesehatan akibat paparan asap.</p><p>&quot;Pesan saya, terutama untuk kelompok rentan, jangan keluar rumah. Kalau terpaksa keluar, sebisa mungkin biarkan anggota keluarga yang tidak rentan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,&quot; ujar <a href="https://www.buseronline.com/tag/budi-gunadi-sadikin/" target="_blank">Budi Gunadi Sadikin</a> saat memberikan keterangan kepada media di Kementerian Dalam Negeri, pada 15 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menjelaskan bahwa paparan <a href="https://www.buseronline.com/tag/kabut-asap/" target="_blank">kabut asap</a> dapat berdampak pada saluran pernapasan, mata, dan kulit. Oleh karena itu, masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker, terutama masker N95 jika tersedia.</p><p>Selain itu, penggunaan kacamata dan pakaian berlengan panjang juga disarankan untuk mengurangi paparan partikel asap. Masyarakat juga diimbau segera membersihkan diri setelah kembali dari luar rumah.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Menkes mengingatkan agar warga tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan, seperti batuk, iritasi mata, serta kulit yang mengalami iritasi atau gatal berkepanjangan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Jangan menunggu sampai batuk darah. Kalau mulai batuk, mata mengalami iritasi, atau kulit terus-menerus gatal dan iritasi, segera periksa ke puskesmas terdekat,&quot; tegasnya.</p><p>Budi menambahkan, puskesmas di wilayah terdampak telah disiapkan dengan suplai obat-obatan untuk membantu menangani gangguan kesehatan akibat paparan asap.</p><p><div>[adsense]</div>Masyarakat diharapkan mengikuti anjuran pencegahan dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan.</p><p>Ia menegaskan bahwa membatasi aktivitas di luar rumah, menggunakan alat pelindung saat terpaksa keluar, serta segera memeriksakan diri ketika mengalami gejala merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan selama <a href="https://www.buseronline.com/tag/kabut-asap/" target="_blank">kabut asap</a> berlangsung. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/3988c7f88ebcb58c6ce932b957b6f332_whatsapp-image-20261017-at-233325.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/kesehatan/102822/menkes-imbau-masyarakat-batasi-aktivitas-di-luar-rumah-selama-kabut-asap/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak, Hadirkan Bus Layanan Keliling untuk Permudah Pembayaran</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 14:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak, Hadirkan Bus Layanan Keliling untuk Permudah Pembayaran]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara (Bapenda Sumut) terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam meme]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan (buseronline.com) - Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara (<a href="https://www.buseronline.com/tag/bapenda-sumut/" target="_blank">Bapenda Sumut</a>) terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> kendaraan bermotor melalui Operasi Sadar Pajak.</p><p><div>[adsense]</div>Dalam kegiatan tersebut, <a href="https://www.buseronline.com/tag/bapenda-sumut/" target="_blank">Bapenda Sumut</a> menghadirkan bus layanan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> keliling untuk memudahkan masyarakat melakukan pembayaran langsung di lokasi pemeriksaan.</p><p>Operasi gabungan bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) <a href="https://www.buseronline.com/tag/polda-sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> itu digelar di Jalan Putri Hijau, Medan, pada 16 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Kepala <a href="https://www.buseronline.com/tag/bapenda-sumut/" target="_blank">Bapenda Sumut</a>, Sutan Tolang Lubis, mengatakan Operasi Sadar Pajak bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban per<a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a>an sekaligus mendorong ketertiban berlalu lintas.</p><p>Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengingatkan masyarakat yang belum membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> kendaraan bermotor, termasuk mereka yang terlambat karena lupa memenuhi kewajibannya.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kita menyadarkan masyarakat untuk membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a>. Ada masyarakat yang lupa membayar kewajibannya, sehingga kita ingatkan dengan baik-baik,&quot; ujar Sutan.</p><p>Ia menjelaskan, Operasi Sadar Pajak akan terus dilaksanakan di 33 kabupaten/kota di Sumut. Karena itu, masyarakat diimbau agar tidak menunda pembayaran <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> kendaraan bermotor.</p><p><div>[adsense]</div>Untuk mendukung kemudahan pelayanan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/bapenda-sumut/" target="_blank">Bapenda Sumut</a> menyediakan bus <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> keliling di lokasi operasi. Melalui fasilitas ini, masyarakat dapat membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> secara langsung tanpa harus datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).</p><p>Selain memberikan kemudahan pelayanan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/bapenda-sumut/" target="_blank">Bapenda Sumut</a> juga menyediakan hadiah bagi masyarakat yang telah memenuhi kewajiban membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a>.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Di tempat Operasi Sadar Pajak ada bus keliling <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> agar masyarakat lebih mudah membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a>. Kita juga memberikan hadiah-hadiah kepada masyarakat yang telah membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a>,&quot; ungkap Sutan.</p><p>Sementara itu, Direktur Lalu Lintas <a href="https://www.buseronline.com/tag/polda-sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a>, Kombes Pol Achmad Fauzi turut mengimbau masyarakat agar taat membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> kendaraan bermotor. Ia menegaskan, penerimaan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah dan penyediaan fasilitas publik.</p><p><div>[adsense]</div>Menurutnya, dana yang dihimpun dari <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> masyarakat turut mendukung pembangunan berbagai infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan penerangan jalan.</p><p>&quot;Kepada masyarakat, kami mengimbau untuk membayar kewajibannya, membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a>. Dari uang <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> ada pembangunan jalan, jembatan, lampu-lampu jalan, dan lain-lain. Dari kita untuk kita,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Kehadiran bus layanan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> keliling tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Rini, warga Amplas, mengaku terbantu dengan pelayanan pembayaran <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> di lokasi operasi karena prosesnya dinilai lebih mudah dan cepat.</p><p><div>[adsense]</div>Ia berharap <a href="https://www.buseronline.com/tag/bapenda-sumut/" target="_blank">Bapenda Sumut</a> dapat menambah jumlah bus layanan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> keliling agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kemudahan dalam membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> kendaraan bermotor.</p><p>&quot;Maunya bus-bus seperti ini lebih banyak lagi, jadi kami mudah bayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a>. Kalau di kantor Samsat kan antreannya banyak. Kalau banyak bus seperti ini, saya yakin masyarakat akan lebih banyak yang membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a>,&quot; ujar Rini.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Rini, pelayanan langsung di tengah masyarakat merupakan langkah positif karena dapat menghemat waktu dan mengurangi kebutuhan untuk mengantre di kantor Samsat.</p><p>Melalui Operasi Sadar Pajak dan layanan keliling tersebut, <a href="https://www.buseronline.com/tag/bapenda-sumut/" target="_blank">Bapenda Sumut</a> berharap kesadaran masyarakat dalam membayar <a href="https://www.buseronline.com/tag/pajak/" target="_blank">pajak</a> kendaraan bermotor semakin meningkat, sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan daerah untuk pembangunan di Sumut. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/a8baa56554f96369ab93e4f3bb068c22_whatsapp-image-20261017-at-233332.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102821/bapenda-sumut-gelar-operasi-sadar-pajak-hadirkan-bus-layanan-keliling-untuk-permudah-pembayaran/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Pengadaan Capai Rp148 Miliar</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 13:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Pengadaan Capai Rp148 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap lima orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>) menangkap lima orang dalam operasi tangkap tangan (<a href="https://www.buseronline.com/tag/ott/" target="_blank">OTT</a>) terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<a href="https://www.buseronline.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a>). Dilansir dari laman <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>, kasus ini mencakup dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan suap.</p><p><div>[adsense]</div>Lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka terdiri atas BMS, tenaga ahli Kepala <a href="https://www.buseronline.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> sekaligus adik mantan Kepala <a href="https://www.buseronline.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> inisial RIC, tenaga ahli Kepala <a href="https://www.buseronline.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> inisial GPS, kepala sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan <a href="https://www.buseronline.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> inisial SNG dan GER dari pihak swasta.</p><p>Para tersangka ditahan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 14 Oktober hingga 2 November 2026, di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>. Dalam konstruksi perkara klaster pertama, <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> menduga terjadi konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan <a href="https://www.buseronline.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> selama periode 2024-2026.</p><p><div>[adsense]</div>Pada periode tersebut, <a href="https://www.buseronline.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> bermitra dengan sejumlah penyedia melalui mekanisme penunjukan langsung. Sejumlah penyedia itu diduga memiliki afiliasi dengan BMS, dengan total nilai pengadaan mencapai sekitar Rp148 miliar.</p><p>Dana dari pengadaan yang menggunakan DSP tersebut diduga mengalir ke perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan BMS dan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.</p><p><div>[adsense]</div>Salah satu transaksi yang disoroti adalah pembelian saham PT MDLA oleh PT AVE. Kepemilikan saham tersebut tercatat mencapai 150,4 juta lembar, dengan nilai sekitar Rp30,98 miliar per 13 Oktober 2026.</p><p>Dana Siap Pakai sendiri merupakan dana yang dicadangkan pemerintah untuk mendukung penanganan keadaan darurat bencana. Dana tersebut masuk dalam struktur anggaran <a href="https://www.buseronline.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> dan dapat digunakan sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p><div>[adsense]</div>Klaster kedua berkaitan dengan dugaan suap dalam pengadaan yang menggunakan DSP pada 2026. RIC diduga meminta imbalan atau fee kepada penyedia barang dan jasa, salah satunya PT TLS.</p><p>Dalam periode Januari hingga September 2026, RIC diduga menerima uang melalui perantara dari GER dengan total Rp2,38 miliar. Selain itu, GER diduga memberikan uang sebesar Rp140 juta kepada GPS.</p><p><div>[adsense]</div>GPS juga diduga menerima sejumlah uang dan aset lain, yakni uang tunai Rp1,7 miliar, US$7.500, SGD9.000, 56 keping emas dengan berat total 133 gram, serta tabungan emas seberat 192 gram.</p><p>Sebagian penerimaan tersebut diduga berasal dari penyedia pengadaan di lingkungan <a href="https://www.buseronline.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a>. Dalam penanganan perkara ini, <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> turut mengamankan barang bukti dengan nilai keseluruhan sekitar Rp5,47 miliar.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Barang bukti tersebut meliputi uang tunai sebesar Rp3,35 miliar, mata uang asing senilai US$7.500 dan SGD9.000, emas sebanyak 56 keping dengan berat 133 gram yang ditaksir senilai Rp315,8 juta, tabungan emas seberat 192 gram senilai Rp452 juta, serta aset kripto senilai Rp1,10 miliar.</p><p><div>[adsense]</div>Barang bukti tersebut diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki <a href="https://www.buseronline.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>. Atas dugaan konflik kepentingan, BMS disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.</p><p>Sementara itu, RIC disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b serta Pasal 12 huruf i dalam undang-undang yang sama. SNG dan GER, yang diduga berperan sebagai pemberi suap, disangkakan melanggar Pasal 605 ayat (1) huruf a atau huruf b, atau Pasal 606 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.</p><p><div>[adsense]</div>Adapun GPS, yang diduga sebagai penerima, disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b serta Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/82161242827b703e6acf9c726942a1e4_whatsapp-image-20261017-at-233336.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/102820/kpk-tetapkan-lima-tersangka-kasus-dugaan-korupsi-dana-siap-pakai-bnpb-pengadaan-capai-rp148-miliar/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Medan Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Pengangkutan Sampah, Oknum Terbukti Terancam Dipecat</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 12:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Medan Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Pengangkutan Sampah, Oknum Terbukti Terancam Dipecat]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memerintahkan Inspektorat Kota Medan memeriksa seluruh kecamatan dan kelu]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan (buseronline.com) - Wali <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> Rico Tri Putra Bayu Waas memerintahkan Inspektorat <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> memeriksa seluruh kecamatan dan kelurahan menyusul adanya aduan masyarakat terkait dugaan pungutan liar (<a href="https://www.buseronline.com/tag/pungli/" target="_blank">pungli</a>) dalam pelayanan pengangkutan sampah.</p><p><div>[adsense]</div>Pemeriksaan secara khusus diminta menyasar Kecamatan Medan Baru dan petugas terkait di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>. <a href="https://www.buseronline.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a> menegaskan, pihaknya tidak akan mentoleransi praktik pungutan tambahan di luar ketentuan.</p><p>Jika terbukti melakukan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pungli/" target="_blank">pungli</a> berdasarkan bukti dan keterangan saksi, oknum yang bersangkutan akan dikenai tindakan tegas, termasuk pencopotan jabatan hingga pemecatan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Saya tidak mau ada <a href="https://www.buseronline.com/tag/pungli/" target="_blank">pungli</a> ekstra-ekstra dan macam-macam. Apabila terdeteksi ada pungutan ekstra-ekstra, ada saksi-saksi lainnya, kita pastikan oknum tersebut kita copot dan kita pecat,&quot; tegas <a href="https://www.buseronline.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a> saat kegiatan Sapa Warga di Jalan Sei Asahan, Kelurahan Merdeka, pada 17 Oktober 2026.</p><p>Aduan tersebut disampaikan Rotua, warga Kelurahan Merdeka, yang mengaku terbebani pungutan tambahan untuk pengangkutan sampah hasil penebangan tanaman. Padahal, ia mengaku telah membayar iuran bulanan sebesar Rp27.500.</p><p><div>[adsense]</div>Rotua mempertanyakan dasar aturan pungutan tambahan yang diminta petugas truk sampah di pangkalan. Menurutnya, warga harus mengeluarkan biaya di luar iuran bulanan agar sampah mereka dapat diangkut.</p><p>&quot;Truk sampah di pangkalan meminta uang ekstra. Jadi kami terbebani. Kalau sampah kami mau diangkat, kami harus memberikan uang ekstra di luar uang bulanan yang sudah kami bayar Rp27.500 per bulan. Pertanyaannya, apakah memang itu peraturannya, Pak?&quot; ujar Rotua.</p><p><div>[adsense]</div>Menanggapi laporan tersebut, <a href="https://www.buseronline.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a> langsung meminta Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap jajaran kecamatan dan kelurahan, termasuk petugas yang berkaitan dengan pelayanan pengangkutan sampah di DLH <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Pemeriksaan juga diminta menjangkau pihak-pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan layanan tersebut guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam penerapan pungutan kepada masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Rico menekankan, penindakan akan dilakukan apabila ditemukan bukti yang cukup dan keterangan saksi yang mendukung dugaan pelanggaran. Langkah ini bertujuan memastikan pelayanan publik berjalan sesuai ketentuan dan masyarakat tidak dibebani pungutan yang tidak semestinya.</p><p>Sebelum kegiatan Sapa Warga berlangsung, Pemerintah <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> juga menggelar gotong royong membersihkan aliran drainase di kawasan tersebut. Meski hujan deras mengguyur lokasi, kegiatan tetap berjalan. Acara yang semula direncanakan di luar ruangan akhirnya dipindahkan ke dalam ruangan karena kondisi cuaca.</p><p><div>[adsense]</div>Kegiatan itu turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> Erfin Fachrurrazi, yang juga menjabat Inspektur <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Citra Effendi Capah, sejumlah pimpinan perangkat daerah, Camat Medan Baru Frans Seno RH Siahaan, para lurah, serta kepala lingkungan.</p><p>Pemerintah <a href="https://www.buseronline.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> diharapkan dapat menindaklanjuti aduan tersebut melalui pemeriksaan yang transparan dan memastikan besaran serta dasar hukum pungutan pengangkutan sampah disampaikan secara jelas kepada masyarakat. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/38b3eff8baf56627478ec76a704e9b52_whatsapp-image-20261017-at-233335.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/102819/wali-kota-medan-perintahkan-inspektorat-periksa-dugaan-pungli-pengangkutan-sampah-oknum-terbukti-terancam-dipecat/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">30 UMKM Binaan Pertamina Ikuti Trade Expo Indonesia 2026, Potensi Transaksi Tembus Rp3,28 Miliar</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 11:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[30 UMKM Binaan Pertamina Ikuti Trade Expo Indonesia 2026, Potensi Transaksi Tembus Rp3,28 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Tangerang (buseronline.com)  Sebanyak 30 mitra binaan PT Pertamina (Persero) berpartisipasi dalam penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/tangerang/" target="_blank">Tangerang</a> (buseronline.com) - Sebanyak 30 mitra binaan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pt-pertamina/" target="_blank">PT Pertamina</a> (Persero) berpartisipasi dalam penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, <a href="https://www.buseronline.com/tag/tangerang/" target="_blank">Tangerang</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Pertamina, keikutsertaan ini menjadi salah satu upaya Pertamina untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (<a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a>) memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.</p><p>TEI merupakan pameran dagang internasional tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk mempertemukan pelaku usaha nasional dengan pembeli dan investor dari berbagai negara.</p><p><div>[adsense]</div>Sebanyak 30 mitra binaan Pertamina yang mengikuti pameran tersebut berasal dari berbagai sektor, meliputi komoditas, konveksi, perawatan tubuh dan kesehatan, kerajinan dan perlengkapan rumah, serta makanan dan minuman.</p><p>Pada hari pertama penyelenggaraan TEI 2026, mitra binaan Pertamina berhasil menjalin sejumlah kesepakatan bisnis dengan mitra dari tiga negara, dengan potensi transaksi mencapai lebih dari Rp3,28 miliar.</p><p><div>[adsense]</div>Salah satu mitra binaan yang berhasil menjalin kerja sama adalah PT Imago Randau Harmoni melalui merek Imago Raw Honey.</p><p>Perusahaan tersebut menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan perusahaan asal Hong Kong untuk penjualan produk Imago Itox Honey dan Imago Trigona Honey. Kesepakatan tersebut difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan RI.</p><p><div>[adsense]</div>Selain itu, PT Arjuna Triple Nine, produsen camilan sehat berbahan dasar buah dan sayuran dengan merek Famchips, berhasil melanjutkan kerja sama bisnis dengan perusahaan asal Singapura untuk penjualan produk camilan.</p><p>Perusahaan tersebut juga menjalin kesepakatan terkait pengembangan industri komoditas hasil pertanian dan perkebunan serta pengolahan hasil pertanian untuk pasar Oman.</p><p><div>[adsense]</div>Pemilik Imago Raw Honey, Henry, menyampaikan apresiasi atas fasilitasi temu bisnis yang diberikan Kementerian Perdagangan RI serta pendampingan berkelanjutan dari Pertamina hingga produknya mampu menembus pasar internasional.</p><p>&quot;Berkat dukungan Pertamina, kami menjadi lebih percaya diri. Produk kami tidak hanya ditargetkan untuk pasar Hong Kong, tetapi juga merambah ke Makau dan Maladewa dengan pengiriman secara bertahap selama satu tahun ke depan,&quot; ujar Henry.</p><p><div>[adsense]</div>Direktur PT Arjuna Triple Nine, Hari Mastutik, juga mengungkapkan rasa syukur atas dukungan Pertamina yang membuka peluang bagi produknya untuk menjangkau pasar internasional, khususnya Timur Tengah.</p><p>&quot;Penandatanganan MoU ini sangat berarti karena sejak dulu saya berharap bisa mendapatkan pembeli dari Timur Tengah. Terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Pertamina,&quot; ungkap Hari.</p><p><div>[adsense]</div>Dukungan terhadap pengembangan bisnis Famchips turut disampaikan Agung Handoko, salah satu mitra yang menjalin kerja sama dengan PT Arjuna Triple Nine.</p><p>Ia menjelaskan bahwa kerja sama tersebut dilatarbelakangi ketertarikan mitra bisnisnya dari Oman terhadap produk camilan berbahan dasar buah dan sayuran yang diproduksi perusahaan tersebut.</p><p><div>[adsense]</div><hr>&quot;Investor saya dari Oman mengidentifikasi bahwa produk yang dihadirkan bagus dan spesial. Oleh karena itu, kami melakukan investasi dan memfasilitasi agar <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> bisa semakin berkembang, di antaranya melalui penandatanganan MoU ini,&quot; tutur Agung.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan bahwa keikutsertaan mitra binaan dalam TEI 2026 merupakan wujud komitmen perusahaan untuk mendorong <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> naik kelas dan go global melalui perluasan akses pasar internasional.</p><p>Menurut Baron, Pertamina secara konsisten melibatkan mitra binaan dalam berbagai program pengembangan kapasitas, termasuk pelatihan ekspor dan teknik promosi sebelum pelaksanaan TEI 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Pertamina juga memfasilitasi partisipasi <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> dalam pameran berskala nasional maupun internasional untuk memperluas jejaring bisnis serta mempertemukan mereka dengan calon pembeli dan mitra kerja potensial.</p><p>&quot;Pertamina terus memberikan pendampingan, pembinaan, dan pelatihan berjenjang guna meningkatkan kompetensi serta daya saing para mitra binaan agar semakin siap dan tangguh di kancah global,&quot; pungkas Baron.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui partisipasi dalam TEI 2026, Pertamina berharap semakin banyak <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> binaannya mampu memperluas jangkauan pemasaran, membangun kemitraan strategis, dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/a597e50502f5ff68e3e25b9114205d4a_whatsapp-image-20261017-at-233331.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102818/30-umkm-binaan-pertamina-ikuti-trade-expo-indonesia-2026-potensi-transaksi-tembus-rp328-miliar/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Gangguan Penglihatan, 1,6 Juta Orang Terindikasi Bermasalah pada Mata</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 10:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Gangguan Penglihatan, 1,6 Juta Orang Terindikasi Bermasalah pada Mata]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus memperkuat upaya deteksi dini gangguan penglihatan melalui program Cek]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan (<a href="https://www.buseronline.com/tag/kemenkes/" target="_blank">Kemenkes</a>) RI terus memperkuat upaya deteksi dini gangguan penglihatan melalui program <a href="https://www.buseronline.com/tag/cek-kesehatan-gratis/" target="_blank">Cek Kesehatan Gratis</a> (CKG).</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Kemkes, dari sekitar 34 juta orang yang telah menjalani pemeriksaan mata melalui program tersebut, sebanyak 1,6 juta orang terindikasi mengalami gangguan penglihatan.</p><p>Upaya tersebut diperkuat melalui peluncuran program Comprehensive Community Eye Care (CCEC) dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) 2026 di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada 15 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Kegiatan ini melibatkan <a href="https://www.buseronline.com/tag/siswa-smp/" target="_blank">siswa SMP</a> dan SMA, perwakilan organisasi profesi, serta mitra pembangunan kesehatan. Selain peluncuran program, kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi dan pemeriksaan mata bagi anak sekolah.</p><p>Dalam tiga tahun ke depan, program CCEC menargetkan skrining mata terhadap lebih dari 60.000 siswa dan pekerja di lima provinsi serta 19 kabupaten/kota.</p><p><div>[adsense]</div>Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menegaskan bahwa pemeriksaan mata perlu menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan sejak dini.</p><p>Secara global, sekitar 1,1 miliar orang diperkirakan mengalami gangguan penglihatan yang belum tertangani, dengan 90 persen kasus berpotensi dicegah atau diobati.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Jangan tunggu sampai mata kita terasa berat, kabur, atau menyakitkan. Jagalah organ pertama yang bekerja untuk kita setiap hari,&quot; ujar Dante.</p><p>Untuk memperkuat pencegahan dan penanganan gangguan penglihatan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/kemenkes/" target="_blank">Kemenkes</a> menjalankan empat langkah strategis, yakni memperkuat skrining mata melalui program CKG, memperluas akses operasi katarak, memeratakan ketersediaan dokter spesialis mata, serta meningkatkan edukasi kesehatan mata di sekolah dan tempat kerja.</p><p><div>[adsense]</div><a href="https://www.buseronline.com/tag/kemenkes/" target="_blank">Kemenkes</a> juga berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) guna mengatasi ketimpangan alokasi layanan operasi katarak di berbagai daerah.</p><p>Dante turut mengingatkan masyarakat agar membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, khususnya saat menggunakan perangkat digital.</p><p><div>[adsense]</div>Salah satunya dengan menerapkan aturan 20-20-20, yaitu mengistirahatkan mata selama 20 detik setiap 20 menit menatap layar dengan melihat objek sejauh 20 kaki atau sekitar enam meter.</p><p>Sementara itu, Direktur Penyakit Tidak Menular <a href="https://www.buseronline.com/tag/kemenkes/" target="_blank">Kemenkes</a>, dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa pengembangan vision center menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan kesehatan mata kepada masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Model layanan ini menghubungkan Puskesmas, dinas kesehatan, organisasi profesi, kader kesehatan, dan mitra pembangunan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh pemeriksaan serta pelayanan kesehatan mata.</p><p>Menurut Nadia, selama ini sebagian besar pelayanan kesehatan mata dilakukan di rumah sakit sehingga masyarakat perlu menempuh perjalanan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui pengembangan vision center, layanan pemeriksaan mata, dukungan tenaga profesional, dan penyediaan kacamata diharapkan dapat diperluas hingga tingkat Puskesmas.</p><p>Dari sisi kemitraan, Chief of Programs &amp; Partnership The Fred Hollows Foundation, Amanda Huang, mengatakan bahwa program CCEC merupakan kelanjutan kolaborasi dengan pemerintah Indonesia untuk memperluas pelayanan kesehatan mata berbasis masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Program ini dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan dan penanganan gangguan penglihatan lebih awal, termasuk melalui sekolah dan fasilitas kesehatan tingkat pertama.</p><p>Dalam tiga tahun mendatang, CCEC menargetkan pelatihan bagi lebih dari 2.000 tenaga kesehatan dan guru, dukungan terhadap 16.500 operasi katarak, serta distribusi lebih dari 100.000 kacamata.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Program tersebut juga akan membangun 13 vision center baru dan memperkuat 21 vision center yang telah tersedia.</p><p><div>[adsense]</div>Amanda berharap program ini dapat menjangkau masyarakat lebih awal sekaligus mendekatkan layanan kesehatan mata yang berkualitas ke lingkungan tempat tinggal mereka.</p><p>Manfaat pemeriksaan mata juga dirasakan Fayra Salsabila, siswi SMP Negeri 145 Jakarta, yang mengikuti skrining mata dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Fayra diketahui memiliki ukuran silinder 2,00 pada salah satu mata dan 1,50 pada mata lainnya.</p><p><div>[adsense]</div>Ia juga mendapatkan kacamata gratis serta edukasi mengenai kebiasaan yang perlu dihindari untuk menjaga kesehatan mata.</p><p>&quot;Aku dapat kacamata gratis dari pemeriksaan ini. Nanti aku tinggal cek lagi untuk pilih model kacamata yang diinginkan di optik,&quot; ujar Fayra.</p><p><div>[adsense]</div>Peringatan Hari Penglihatan Sedunia 2026 mengusung tema nasional &quot;Skrining Mata: Langkah Kecil untuk Manfaat Besar&quot; dan tema global Love Your Eyes.</p><p>Melalui penguatan skrining, perluasan akses pelayanan, serta edukasi kesehatan mata, <a href="https://www.buseronline.com/tag/kemenkes/" target="_blank">Kemenkes</a> mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan secara berkala agar gangguan penglihatan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/a5e00132373a7031000fd987a3c9f87b_whatsapp-image-20261017-at-233323.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/kesehatan/102817/kemenkes-perkuat-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-16-juta-orang-terindikasi-bermasalah-pada-mata/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jabar Targetkan Bebas TBC, Ibu Hamil KEK, dan Balita Gizi Kurang pada 2029</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 09:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jabar Targetkan Bebas TBC, Ibu Hamil KEK, dan Balita Gizi Kurang pada 2029]]></title>
            <description><![CDATA[Bandung (buseronline.com)  Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memperkuat gerakan terpadu untuk mempercepat penanganan tuberkulo]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> (Pemprov Jabar) memperkuat gerakan terpadu untuk mempercepat penanganan <a href="https://www.buseronline.com/tag/tuberkulosis/" target="_blank">tuberkulosis</a> (TBC), ibu hamil dengan <a href="https://www.buseronline.com/tag/kekurangan-energi-kronis/" target="_blank">kekurangan energi kronis</a> (KEK), dan balita gizi kurang.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jabarprov, ketiga persoalan kesehatan tersebut ditargetkan dapat dituntaskan secara bertahap hingga 2029 melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat.</p><p>Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> Herman Suryatman menegaskan bahwa penanganan persoalan kesehatan harus dilakukan secara konkret tanpa menunggu program atau proyek baru.</p><p><div>[adsense]</div>Hal itu disampaikan Herman saat memimpin konsolidasi bersama 27 kepala dinas kesehatan kabupaten/kota dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Layanan Kesehatan di Ruang Rapat Papandayan, Gedung Sate, Bandung, pada 15 Oktober 2026.</p><p>&quot;Jangan pakai lama kalau urusan kesehatan. Jangan menunggu dulu program, jangan menunggu dulu proyek. Apa pun yang bisa kita lakukan, lakukan,&quot; ujar Herman.</p><p><div>[adsense]</div>Dalam penanganan TBC, <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> telah mengidentifikasi sekitar 226.000 kasus dari target penemuan 230.000 kasus yang diproyeksikan Kementerian Kesehatan.</p><p>Menurut Herman, capaian tersebut merupakan langkah penting untuk menemukan penderita sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menilai, banyaknya kasus yang ditemukan tidak seharusnya dipandang sebagai kegagalan. Sebaliknya, penemuan kasus menjadi fondasi utama penanganan TBC agar penderita segera memperoleh pengobatan dan tidak terus menularkan penyakit kepada orang lain.</p><p>Tahap selanjutnya adalah memastikan seluruh pasien menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas sesuai regimen yang ditetapkan tenaga kesehatan.</p><p><div>[adsense]</div>Herman menyebutkan, obat TBC telah tersedia di puskesmas sehingga pendampingan dan kepatuhan pasien menjadi hal penting.</p><p>&quot;Rumusnya, temukan, obati. Kalau pengobatannya konsisten, insyaallah sembuh. Yang paling penting adalah memastikan warga yang menderita TBC meminum obat secara teratur,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Selain TBC, Pemda Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> juga memprioritaskan penanganan ibu hamil yang mengalami KEK dan balita gizi kurang.</p><p>Dari sekitar 900.000 ibu hamil di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a>, diperkirakan 90.000 orang atau sekitar 10 persen mengalami KEK. Sementara itu, sekitar 76.000 balita tercatat mengalami gizi kurang.</p><p><div>[adsense]</div>Herman menekankan pentingnya pemenuhan protein hewani, seperti telur, ikan, daging, dan susu, untuk mendukung kebutuhan gizi ibu hamil dan balita. Intervensi perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi masing-masing penerima manfaat.</p><p>Bagi keluarga yang mampu, edukasi dan peningkatan kesadaran menjadi langkah utama untuk memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, keluarga kurang mampu perlu mendapat dukungan melalui berbagai sumber, termasuk APBD, program pemerintah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan partisipasi masyarakat.</p><p>&quot;Kalau tidak mampu, lapor ke lurah. Nanti kita ikhtiarkan bersama untuk membantu. Jangan sampai persoalan kemampuan ekonomi membuat ibu hamil dan balita tidak mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkan,&quot; tutur Herman.</p><p><div>[adsense]</div>Menurutnya, penanganan KEK pada ibu hamil dan gizi kurang pada balita juga menjadi langkah mendasar untuk mencegah munculnya kasus stunting baru. Pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga periode awal kehidupan anak harus diperkuat agar pertumbuhan dan perkembangan anak berlangsung optimal.</p><p>Herman menyampaikan, prevalensi stunting di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> turun dari 21,7 persen pada 2023 menjadi 15,9 persen pada 2024. Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam menjalankan berbagai program percepatan penurunan stunting.</p><p><div>[adsense]</div>Ke depan, Pemda Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> menargetkan prevalensi stunting dapat ditekan hingga di bawah 10 persen pada 2026.</p><p>Untuk mempercepat penanganan, Pemprov <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> akan mengoptimalkan platform Satu Data <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> (SADA Jabar). Platform tersebut digunakan untuk mengidentifikasi sasaran, memverifikasi data, serta menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan dukungan yang tersedia.</p><p><div>[adsense]</div>Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) akan dipadukan dengan data dinas kesehatan dan informasi dari pemerintah kabupaten/kota hingga tingkat desa dan kelurahan. Herman menegaskan bahwa data tersebut harus diverifikasi langsung di lapangan agar bantuan tepat sasaran.</p><p>Dinas kesehatan diminta menggerakkan puskesmas dan bidan, sedangkan camat, kepala desa, dan lurah didorong melakukan verifikasi terhadap kondisi masyarakat. Jika data penerima manfaat telah sesuai, intervensi harus segera dilaksanakan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, data perlu diperbarui.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Pemprov <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> juga mendorong pembentukan tim terpadu yang aktif mencari dan membantu warga yang membutuhkan perhatian, termasuk ibu hamil KEK, balita gizi kurang, serta anak yang tidak bersekolah.</p><p><div>[adsense]</div>Upaya tersebut tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi juga mengoptimalkan gotong royong, potensi masyarakat, dunia usaha, dan dukungan berbagai lembaga.</p><p>Di lingkungan pemerintah provinsi, aparatur sipil negara (ASN) turut dilibatkan untuk membantu keluarga sasaran melalui pemetaan penerima manfaat dan pendampingan sesuai kebutuhan di lapangan.</p><p><div>[adsense]</div>Herman menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak cukup diukur dari besarnya anggaran atau banyaknya kegiatan yang dilaksanakan.</p><p>Ukuran utamanya adalah perubahan nyata yang dirasakan masyarakat, mulai dari pasien TBC yang menuntaskan pengobatan, ibu hamil yang memperoleh asupan gizi memadai, hingga balita yang tumbuh sehat.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Pemerintahan itu untuk rakyat. Kita harus bergerak bersama agar tidak ada ibu hamil yang mengalami <a href="https://www.buseronline.com/tag/kekurangan-energi-kronis/" target="_blank">kekurangan energi kronis</a>, tidak ada balita yang kekurangan gizi, dan <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> bisa bebas TBC. Kalau bisa lebih cepat, lebih baik,&quot; kata Herman. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/96da2f590cd7246bbde0051047b0d6f7_whatsapp-image-20261017-at-233326.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/kesehatan/102816/jabar-targetkan-bebas-tbc-ibu-hamil-kek-dan-balita-gizi-kurang-pada-2029/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Sambangi Sekolah Rakyat di Medan, Kisah Nia dan Danu Jadi Inspirasi</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 08:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Sambangi Sekolah Rakyat di Medan, Kisah Nia dan Danu Jadi Inspirasi]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai kegiatan Open House Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ajaran 2026/2027 di G]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> (buseronline.com) - Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai kegiatan Open House <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> Permanen Tahun Ajaran 2026/2027 di Gedung <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> Terintegrasi 2 Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Tuntungan, pada 17 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Wali Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Rico Tri Putra Bayu Waas hadir langsung untuk menyapa para siswa sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak yang kembali memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan melalui program <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a>.</p><p>Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia dan diresmikan secara virtual oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf. Peresmian itu terhubung dengan 182 titik pelaksanaan di seluruh nusantara.</p><p><div>[adsense]</div>Program <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> merupakan salah satu program strategis yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Program ini ditujukan untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera, termasuk mereka yang putus sekolah atau menghadapi keterbatasan ekonomi.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, <a href="https://www.buseronline.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a> membagikan kisah inspiratif dua siswa asal Kecamatan <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Belawan, yakni Nia dan Danu. Danu yang berusia sembilan tahun sebelumnya tidak dapat bersekolah akibat keterbatasan finansial keluarga, sementara Nia sempat mengenyam pendidikan.</p><p><div>[adsense]</div>Meski menghadapi berbagai keterbatasan, keduanya tetap memiliki semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.</p><p>Saat ditanya mengenai cita-cita mereka, Nia dengan penuh keyakinan mengungkapkan keinginannya menjadi seorang tentara. Sementara itu, Danu bercita-cita menjadi wali kota.</p><p><div>[adsense]</div>Kisah kedua anak tersebut menjadi gambaran pentingnya kehadiran <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> dalam membuka kembali kesempatan belajar bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan.</p><p>&quot;Kita mendoakan <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> ini terus bisa maju dan memajukan anak-anak seperti Nia dan Danu. Insya Allah dengan dukungan dan dorongan dari kita semua, anak-anak kita ini bisa mencapai cita-cita yang mereka impikan,&quot; ujar <a href="https://www.buseronline.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Rico menegaskan bahwa <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepercayaan diri siswa.</p><p>Menurutnya, pendidikan yang disertai pembinaan karakter diharapkan mampu membantu anak-anak meraih cita-cita sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.</p><p><div>[adsense]</div>Ia pun berpesan kepada para siswa agar tekun belajar, menjaga kedisiplinan, dan membangun hubungan pertemanan yang positif. Rico juga meminta pihak sekolah untuk memberikan perhatian serta pendampingan kepada seluruh peserta didik.</p><p><div>[adsense]</div><hr>&quot;Saya berpesan kepada anak-anakku semua agar belajar dengan tekun, menjaga kedisiplinan, serta membangun pertemanan yang baik. Saya juga meminta kepala sekolah agar menjaga dan membimbing anak-anak didik ini dengan sepenuh hati,&quot; pesannya.</p><p><div>[adsense]</div>Senada dengan hal tersebut, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a> bukan sekadar sarana transfer ilmu pengetahuan, melainkan juga bentuk pelaksanaan amanat UUD 1945 Pasal 34 mengenai tanggung jawab negara terhadap fakir miskin dan anak-anak terlantar.</p><p>Ia menjelaskan bahwa melalui pendekatan rehabilitasi sosial, program tersebut diharapkan dapat membantu memulihkan kepercayaan diri, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan kembali semangat siswa untuk mengejar cita-cita.</p><p><div>[adsense]</div>Saifullah Yusuf juga mengajak kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar untuk berpartisipasi dalam menjaga, mengawasi, serta memberikan dukungan kepada para siswa <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a>.</p><p>Sinergi antara pemerintah pusat, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai penting untuk memastikan program tersebut berjalan dengan baik serta melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui <a href="https://www.buseronline.com/tag/sekolah-rakyat/" target="_blank">Sekolah Rakyat</a>, diharapkan semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan pendidikan yang layak, sehingga mereka dapat memperbaiki masa depan keluarga sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.</p><p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Zulkarnaen, Pj Sekda Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Erfin Fachrurrazi, Kepala Dinas Kominfo Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Sosial Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Khoiruddin, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/a2557a7b2e94197ff767970b67041697_whatsapp-image-20261017-at-233330.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/102815/rico-waas-sambangi-sekolah-rakyat-di-medan-kisah-nia-dan-danu-jadi-inspirasi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pj Sekdaprov Sumut Ajak UMKM Manfaatkan Digitalisasi untuk Naik Kelas</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 07:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pj Sekdaprov Sumut Ajak UMKM Manfaatkan Digitalisasi untuk Naik Kelas]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Pj Sekda Sumut) Timur Tumanggor mengajak pelaku usaha mikro, k]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan (buseronline.com) - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Pj Sekda Sumut) <a href="https://www.buseronline.com/tag/timur-tumanggor/" target="_blank">Timur Tumanggor</a> mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (<a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a>) memanfaatkan digitalisasi untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi, serta mengembangkan usaha agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.</p><p><div>[adsense]</div>Ajakan tersebut disampaikan Timur saat membuka Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) AKBAR Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, pada 16 Oktober 2026.</p><p>Timur mengatakan, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu peluang besar bagi <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> untuk meningkatkan daya saing. Pelaku usaha dapat menggunakan media sosial, lokapasar (marketplace), pembayaran digital, serta aplikasi pencatatan keuangan untuk mengembangkan bisnis secara lebih efektif dan profesional.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Melalui media sosial, lokapasar atau marketplace, pembayaran digital, serta pencatatan keuangan berbasis teknologi, pelaku <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> dapat memperluas jangkauan pemasaran, menjangkau konsumen baru, meningkatkan efisiensi, dan mengelola usaha secara lebih profesional,&quot; ujarnya.</p><p>Ia menjelaskan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian Sumut. Saat ini, jumlah <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> di Sumut tercatat sekitar 1,48 juta unit usaha dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 2,18 juta orang.</p><p><div>[adsense]</div>Menurutnya, angka tersebut menunjukkan bahwa <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat, sumber penghidupan jutaan keluarga, sekaligus penggerak penciptaan lapangan kerja.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> di Sumut berkembang di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, kuliner, industri pengolahan, jasa, hingga pengangkutan dan pergudangan. Sebagian usaha bahkan berawal dari skala rumahan dan dijalankan dengan berbagai keterbatasan.</p><p><div>[adsense]</div>Meski demikian, Timur menilai pelaku <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> memiliki semangat dan potensi besar untuk terus berkembang. Karena itu, pemanfaatan teknologi perlu diiringi dengan peningkatan kualitas produk dan pelayanan.</p><p>Ia menekankan pentingnya menjaga mutu produk secara konsisten, menghadirkan kemasan yang menarik, memberikan informasi yang jelas, memenuhi ketentuan legalitas, serta meningkatkan pelayanan untuk membangun kepercayaan konsumen.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Dengan demikian, produk <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> Sumut tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional,&quot; katanya.</p><p>Timur juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi dan kapasitas usaha bagi pelaku <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a>. Menurutnya, tema kegiatan &quot;Dari Literasi Menuju Aksi, Dari Usaha Menuju Naik Kelas&quot; menjadi pengingat bahwa pengetahuan harus diwujudkan melalui langkah nyata dalam pengelolaan usaha.</p><p><div>[adsense]</div>Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri pelaku <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a>, mendorong inovasi, serta membangun kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar dan perkembangan teknologi.</p><p>&quot;Dari literasi lahir aksi, dari pendampingan tumbuh kemandirian, dan dari usaha yang dikelola dengan baik lahir <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> yang mampu naik kelas serta menjadi kekuatan ekonomi Sumut,&quot; ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Sementara itu, Pemimpin PNM Cabang Medan, Muhammad Wazir, mengatakan bahwa pihaknya terus memberikan pendampingan kepada pelaku <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> melalui berbagai pelatihan, bimbingan, dan kegiatan studi banding ke sejumlah daerah.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Wazir, pengembangan usaha tidak hanya membutuhkan modal finansial, tetapi juga pengetahuan dan kemampuan mengelola pembiayaan secara tepat guna. Dalam kegiatan PKU AKBAR tersebut, sekitar 150 pelaku <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka.</p><p>Selain dukungan finansial, Wazir menilai modal sosial berupa jaringan dan komunitas usaha juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a>. Untuk itu, PNM berupaya memperluas akses pelaku usaha terhadap jaringan bisnis dan sentra-sentra <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> melalui kegiatan studi banding.</p><p><div>[adsense]</div>PNM juga berupaya membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi pelaku <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a>, termasuk peluang menembus pasar ekspor.</p><p>&quot;Hingga kini sudah 1.466 kegiatan pelatihan untuk 33.100 nasabah PNM. Pemerintah, lembaga pembiayaan, dunia usaha, dan masyarakat harus berjalan bersama, sehingga <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berkembang, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,&quot; pungkasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui penguatan literasi, pendampingan, akses pembiayaan, dan pemanfaatan teknologi digital, <a href="https://www.buseronline.com/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> di Sumut diharapkan semakin berkembang, memiliki daya saing yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/ec5decca5ed3d6b8079e2e7e7bacc9f2_whatsapp-image-20261017-at-233333.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102814/pj-sekdaprov-sumut-ajak-umkm-manfaatkan-digitalisasi-untuk-naik-kelas/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Antonio Raimondo Cetak Hattrick, Frosinone Taklukkan Sassuolo 4-2</guid>
            <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 07:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Antonio Raimondo Cetak Hattrick, Frosinone Taklukkan Sassuolo 4-2]]></title>
            <description><![CDATA[Frosinone (buseronline.com)  Frosinone meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu Sassuolo dalam lanjutan kompetisi Serie A di Stadio Benito]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/frosinone/" target="_blank">Frosinone</a> (buseronline.com) - <a href="https://www.buseronline.com/tag/frosinone/" target="_blank">Frosinone</a> meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu <a href="https://www.buseronline.com/tag/sassuolo/" target="_blank">Sassuolo</a> dalam lanjutan kompetisi <a href="https://www.buseronline.com/tag/serie-a/" target="_blank">Serie A</a> di Stadio Benito Stirpe, pada 17 Oktober 2026 dini hari WIB.</p><p><div>[adsense]</div>Tuan rumah menang dengan skor 4-2, dengan penyerang muda Antonio Raimondo tampil gemilang lewat torehan tiga gol atau hattrick. <a href="https://www.buseronline.com/tag/frosinone/" target="_blank">Frosinone</a> langsung tampil agresif sejak awal pertandingan.</p><p>Pada menit kesembilan, Giacomo Calo membawa tuan rumah unggul 1-0 setelah memanfaatkan kesalahan pemain <a href="https://www.buseronline.com/tag/sassuolo/" target="_blank">Sassuolo</a>, Darryl Bakola. <a href="https://www.buseronline.com/tag/sassuolo/" target="_blank">Sassuolo</a> mampu merespons delapan menit kemudian.</p><p><div>[adsense]</div>Domenico Berardi menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menerima umpan dari Bakola yang menebus kesalahannya. <a href="https://www.buseronline.com/tag/frosinone/" target="_blank">Frosinone</a> sempat mencetak gol tambahan melalui Giorgi Kvernadze pada menit ke-17. Namun, gol tersebut dianulir oleh VAR karena offside.</p><p>Tuan rumah akhirnya kembali unggul pada menit ke-26. Antonio Raimondo memanfaatkan kesalahan kiper <a href="https://www.buseronline.com/tag/sassuolo/" target="_blank">Sassuolo</a>, Arijanet Muric, untuk mengubah skor menjadi 2-1.</p><p><div>[adsense]</div>Empat menit berselang, Raimondo kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi Muric, sekaligus membawa <a href="https://www.buseronline.com/tag/frosinone/" target="_blank">Frosinone</a> unggul 3-1.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/sassuolo/" target="_blank">Sassuolo</a> belum menyerah. Pada menit ke-37, Kristian Thorsvedt memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 setelah memaksimalkan umpan Sebastiano Esposito. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.</p><p><div>[adsense]</div>Memasuki babak kedua, <a href="https://www.buseronline.com/tag/frosinone/" target="_blank">Frosinone</a> tetap menjaga intensitas serangan. Raimondo akhirnya melengkapi hattrick pada menit ke-57. Ia dengan sigap menyambar bola muntah hasil upaya Fares Ghedjemis yang ditepis Muric untuk mengubah kedudukan menjadi 4-2.</p><p><div>[adsense]</div><hr><a href="https://www.buseronline.com/tag/sassuolo/" target="_blank">Sassuolo</a> berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi tidak mampu menambah gol hingga pertandingan berakhir. <a href="https://www.buseronline.com/tag/frosinone/" target="_blank">Frosinone</a> pun memastikan kemenangan dengan skor 4-2.</p><p><div>[adsense]</div>Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan bagi <a href="https://www.buseronline.com/tag/frosinone/" target="_blank">Frosinone</a> setelah sebelumnya menelan kekalahan 0-3 dari Napoli.</p><p>Tambahan tiga poin membawa <a href="https://www.buseronline.com/tag/frosinone/" target="_blank">Frosinone</a> naik ke posisi keempat klasemen sementara <a href="https://www.buseronline.com/tag/serie-a/" target="_blank">Serie A</a> dengan koleksi 13 poin dari tujuh pertandingan. Mereka terpaut tiga poin dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen dan dijadwalkan menghadapi Bologna, Sabtu (17/10/2026) malam WIB.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, kekalahan tersebut memperpanjang tren negatif <a href="https://www.buseronline.com/tag/sassuolo/" target="_blank">Sassuolo</a>. Tim asuhan Alberto Aquilani itu kini menempati posisi ke-11 dengan delapan poin dan belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir, dengan catatan satu hasil imbang dan dua kekalahan.</p><p>Hasil ini sekaligus menegaskan peran penting Raimondo dalam kemenangan <a href="https://www.buseronline.com/tag/frosinone/" target="_blank">Frosinone</a>. Hattrick yang dicetaknya menjadi penentu keberhasilan tuan rumah mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/3644a684f98ea8fe223c713b77189a77_whatsapp-image-20261017-at-233334.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/olahraga/102813/antonio-raimondo-cetak-hattrick-frosinone-taklukkan-sassuolo-42/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Apresiasi Konjen Jepang, Dorong Penguatan Kerja Sama Medan dan Ichikawa</guid>
            <pubDate>Sat, 17 Oct 2026 16:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Apresiasi Konjen Jepang, Dorong Penguatan Kerja Sama Medan dan Ichikawa]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan silaturahmi sekaligus perpisahan Konsul Jenderal Jepan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> (buseronline.com) - Wali Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan silaturahmi sekaligus perpisahan Konsul Jenderal Jepang di <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Furugori Toru, di Balai Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, pada 16 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan bilateral, khususnya dalam bidang investasi, kebudayaan, dan kerja sama antarkota.</p><p>Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, <a href="https://www.buseronline.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a> menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan pengabdian Furugori selama satu setengah tahun bertugas di <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Ia juga menekankan pentingnya mengadopsi nilai-nilai positif masyarakat Jepang, seperti kedisiplinan, ketepatan waktu, dan profesionalisme.</p><p>Menurut Rico, Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dapat belajar dari Jepang dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kami sangat mengagumi bagaimana Jepang menjaga kelestarian budayanya. <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> perlu belajar banyak dari Jepang, mulai dari penerapan kedisiplinan, budaya tepat waktu, hingga profesionalisme kerja. Mencintai budaya sendiri dan bergerak secara profesional adalah kunci utama agar kota kita memiliki daya tarik kuat di mata internasional,&quot; ujar Rico.</p><p>Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemko) <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> saat ini terus melakukan pembenahan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan kota sekaligus memperkuat daya tarik <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> di mata dunia internasional.</p><p><div>[adsense]</div>Rico juga mengundang Furugori untuk kembali mengunjungi <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> setelah menyelesaikan masa tugasnya. &quot;Kami menunggu Bapak kembali ke Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. Nanti kita minum kopi bersama lagi,&quot; ucapnya.</p><p>Selain bidang kebudayaan, Rico menegaskan bahwa Pemko <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> terbuka terhadap investasi dari Jepang. Pemerintah kota, lanjutnya, terus berupaya memperbaiki tata kelola pemerintahan agar semakin efisien, transparan, dan profesional, sehingga dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Furugori Toru mengungkapkan kesan positifnya selama menjalankan tugas di Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. Ia mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat serta keterbukaan warga dalam menyambut orang-orang baru.</p><p><div>[adsense]</div><hr>&quot;Masyarakat <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> sangat terbuka dan ramah. Di saat orang Jepang terkadang malu menyapa orang baru, warga <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> justru menyapa duluan dengan senyuman hangat. Itu yang membuat saya merasa sangat diterima di sini,&quot; ungkap Furugori.</p><p><div>[adsense]</div>Ia juga mengapresiasi perkembangan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> yang dinilainya dinamis. Selain itu, Furugori mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat terhadap kuliner dan kebudayaan Jepang.</p><p>Pada kesempatan tersebut, Furugori berharap kemitraan sister city antara Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/ichikawa/" target="_blank">Ichikawa</a>, Jepang, dapat terus dikembangkan. Kerja sama tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kedua kota, baik dalam pertukaran budaya maupun bidang lainnya.</p><p><div>[adsense]</div>Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama dan pertukaran cenderamata. Kegiatan tersebut turut disaksikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Andy Mario Siregar, serta Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Seri Inderahayu. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/0336dcbab05b9d5ad24f4333c7658a0e_whatsapp-image-20261017-at-003601.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102812/rico-waas-apresiasi-konjen-jepang-dorong-penguatan-kerja-sama-medan-dan-ichikawa/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabut Asap Selimuti Medan, Dinkes Ingatkan Bahaya Gangguan Pernapasan</guid>
            <pubDate>Sat, 17 Oct 2026 16:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabut Asap Selimuti Medan, Dinkes Ingatkan Bahaya Gangguan Pernapasan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap menyus]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> (buseronline.com) - Dinas Kesehatan (<a href="https://www.buseronline.com/tag/dinkes/" target="_blank">Dinkes</a>) Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap <a href="https://www.buseronline.com/tag/kabut-asap/" target="_blank">kabut asap</a> menyusul memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah.</p><p><div>[adsense]</div>Konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> tercatat mencapai 116,3 mikrogram per meter kubik, atau berada di atas ambang batas baku mutu udara ambien nasional.</p><p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Surya Syahputra Pulungan mengatakan masyarakat perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai apabila terpaksa beraktivitas di luar rumah.</p><p><div>[adsense]</div>Imbauan tersebut disampaikan sesuai arahan Wali Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Rico Tri Putra Bayu Waas sebagai langkah mengantisipasi dampak <a href="https://www.buseronline.com/tag/kabut-asap/" target="_blank">kabut asap</a> terhadap kesehatan masyarakat.</p><p>Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Rabu (14/10/2026) pukul 10.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> mencapai 116,3 &micro;g/m&sup3;. Angka tersebut melampaui nilai ambang batas baku mutu udara ambien nasional sebesar 55 &micro;g/m&sup3; berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.</p><p><div>[adsense]</div>Surya menjelaskan, paparan partikulat halus PM2.5 dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.</p><p>&quot;Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan atau penyakit penyerta lainnya perlu mendapat perhatian khusus,&quot; ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul selama <a href="https://www.buseronline.com/tag/kabut-asap/" target="_blank">kabut asap</a> berlangsung, seperti batuk, sesak napas, nyeri dada, dan mata perih.</p><p>Warga yang mengalami keluhan tersebut diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.</p><p><div>[adsense]</div>Selain membatasi aktivitas di luar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker yang sesuai ketika harus berada di luar ruangan. Warga juga diminta memantau perkembangan kualitas udara melalui kanal informasi resmi BMKG.</p><p><div>[adsense]</div><hr><a href="https://www.buseronline.com/tag/dinkes/" target="_blank">Dinkes</a> <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> turut mengingatkan orang tua agar membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah. Sementara itu, keluarga yang memiliki anggota dengan riwayat asma atau gangguan pernapasan diminta lebih waspada terhadap kemungkinan munculnya gejala.</p><p><div>[adsense]</div>Masyarakat juga diimbau menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan mencukupi kebutuhan air putih. Warga diminta tidak melakukan pembakaran terbuka, baik sampah maupun lahan, karena dapat memperburuk pencemaran udara.</p><p>Selain berdampak terhadap kesehatan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/kabut-asap/" target="_blank">kabut asap</a> juga berpotensi mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah yang diselimuti asap.</p><p><div>[adsense]</div><a href="https://www.buseronline.com/tag/dinkes/" target="_blank">Dinkes</a> Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> berharap masyarakat dapat mengikuti imbauan tersebut untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan selama kualitas udara belum membaik. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/f2217062e9a397a1dca429e7d70bc6ca_whatsapp-image-20261017-at-003556.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/kesehatan/102811/kabut-asap-selimuti-medan-dinkes-ingatkan-bahaya-gangguan-pernapasan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa</guid>
            <pubDate>Sat, 17 Oct 2026 15:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa]]></title>
            <description><![CDATA[Bandung (buseronline.com)  Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membentuk tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga tingkat desa dan kelur]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> akan membentuk tim pemburu <a href="https://www.buseronline.com/tag/anak-tidak-sekolah/" target="_blank">anak tidak sekolah</a> (ATS) hingga tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan melalui penguatan koordinasi lintas sektor.</p><p><div>[adsense]</div>Sekretaris Daerah (Sekda) <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a>, Herman Suryatman, menegaskan bahwa penanganan <a href="https://www.buseronline.com/tag/anak-tidak-sekolah/" target="_blank">anak tidak sekolah</a> bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintahan, mulai dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan.</p><p>Dilansir dari laman Jabarprov, hal tersebut disampaikan Herman dalam Rapat Koordinasi Pendidikan di Aula Dewi Sartika, Dinas Pendidikan Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a>, Kota Bandung, pada 12 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Pekan depan kami akan mengundang semua camat di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a>. Selanjutnya, camat bersama lintas sektor akan mengedukasi kepala desa dan lurah se-Jabar. Kami bahkan akan membentuk tim pemburu <a href="https://www.buseronline.com/tag/anak-tidak-sekolah/" target="_blank">anak tidak sekolah</a> di desa,&quot; ujar Herman.</p><p>Menurutnya, upaya mengatasi persoalan ATS harus diawali dengan penelusuran kondisi nyata anak dan keluarganya. Pemerintah tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa anak tidak bersekolah karena kurangnya kemauan dari anak maupun orang tua.</p><p><div>[adsense]</div>Herman menjelaskan, terdapat berbagai faktor yang menyebabkan anak kehilangan akses pendidikan, mulai dari keterbatasan ekonomi, tuntutan membantu pekerjaan orang tua, hingga kondisi disabilitas. Oleh karena itu, setiap kasus perlu ditangani berdasarkan kebutuhan dan situasi keluarga masing-masing.</p><p>&quot;Jangan hanya berpikir, kenapa tidak sekolah? Kita harus tahu kondisinya. Ada anak yang harus membantu orang tuanya bertani, berdagang, ada keluarga yang membutuhkan bantuan, dan ada juga anak dengan disabilitas. Situasinya bermacam-macam,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, Herman mendorong pemerintah daerah menghadirkan solusi pendidikan yang fleksibel dan mudah dijangkau masyarakat. Salah satu alternatif yang dapat ditempuh adalah melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C.</p><p>Menurut Herman, fleksibilitas waktu belajar, termasuk pada akhir pekan maupun di luar jam kerja, dapat membantu anak-anak yang kesulitan mengikuti pendidikan formal agar tetap memperoleh kesempatan belajar.</p><p><div>[adsense]</div>Ia mengaku telah mendatangi sejumlah keluarga yang memiliki <a href="https://www.buseronline.com/tag/anak-tidak-sekolah/" target="_blank">anak tidak sekolah</a>. Berdasarkan pengalamannya, komunikasi langsung dan pemberian solusi yang sesuai kebutuhan dapat mendorong keluarga untuk kembali mempertimbangkan pendidikan bagi anak-anak mereka.</p><p>&quot;Kalau diberikan solusi kreatif dan fleksibel melalui PKBM atau pendidikan kesetaraan, saya kira mereka mau. Saya sudah datang ke beberapa keluarga yang anaknya tidak sekolah, dan ketika diajak berkomunikasi serta diberikan solusi, mereka bersedia,&quot; ungkapnya.</p><p><div>[adsense]</div>Karena itu, Herman meminta seluruh kepala dinas pendidikan kabupaten/kota di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> tidak hanya berfokus pada pendataan dan laporan administratif. Mereka harus turun langsung menemui keluarga, menggali penyebab anak tidak bersekolah, serta memastikan tersedia jalur pendidikan yang sesuai.</p><p>Herman juga menyiapkan mekanisme penanganan berjenjang untuk memastikan setiap persoalan <a href="https://www.buseronline.com/tag/anak-tidak-sekolah/" target="_blank">anak tidak sekolah</a> dapat diselesaikan. Apabila pemerintah kabupaten/kota mengalami kendala, kasus tersebut harus dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> untuk ditindaklanjuti secara langsung di lapangan.</p><p><div>[adsense]</div>Jika persoalan masih belum terselesaikan, Herman menyatakan kesiapannya untuk turun tangan. &quot;Kalau kepala dinas kabupaten/kota tidak mampu menyelesaikan, laporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Jabar. Kalau belum mampu juga, laporkan kepada saya. Saya akan turun langsung. Mana orang tua yang tidak mengizinkan, mana anak yang tidak mau sekolah? Tunjukkan datanya, saya akan turun,&quot; tegasnya.</p><p>Ia menekankan bahwa penanganan ATS merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan pendidikan. Karena itu, koordinasi dan pelaporan berjenjang tidak boleh menjadi alasan untuk menunda penyelesaian masalah.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Herman juga meminta aparatur pemerintah memahami kondisi sosial dan psikologis masyarakat melalui pendekatan langsung kepada keluarga. Menurutnya, komitmen tersebut harus ditunjukkan oleh seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari pelaksana di lapangan hingga pimpinan daerah.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Ini tugas konstitusi. Kepala dinas kabupaten/kota harus turun langsung, mengetahui kondisi keluarga dan psikologis masyarakat. Saya sebagai Sekda juga siap turun,&quot; ujarnya.</p><p>Ia berharap seluruh kepala dinas pendidikan kabupaten/kota di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> menjadikan penanganan <a href="https://www.buseronline.com/tag/anak-tidak-sekolah/" target="_blank">anak tidak sekolah</a> sebagai tanggung jawab nyata, bukan sekadar target administratif.</p><p><div>[adsense]</div>Keberhasilan program tersebut, lanjut Herman, harus dibuktikan melalui penelusuran kasus, pendampingan keluarga, serta penempatan anak pada jalur pendidikan yang sesuai. Setiap kendala yang ditemukan di lapangan juga harus disampaikan secara terbuka agar dapat segera dicarikan solusi.</p><p>Dengan penguatan kerja sama lintas sektor dan pendekatan yang sesuai kebutuhan masyarakat, Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> berharap semakin banyak anak yang kembali mengakses pendidikan dan memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pembelajaran. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_whatsapp-image-20261017-at-003600.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/102810/pemprov-jabar-bentuk-tim-pemburu-anak-tidak-sekolah-hingga-tingkat-desa/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wamentan Dorong Percepatan Kerja Sama Investasi Fosfat Indonesia-Aljazair</guid>
            <pubDate>Sat, 17 Oct 2026 14:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wamentan Dorong Percepatan Kerja Sama Investasi Fosfat Indonesia-Aljazair]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Muhammad Saleh Mustafa mendorong percepatan tindak lanjut kerja sama inves]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Pertanian (<a href="https://www.buseronline.com/tag/wamentan/" target="_blank">Wamentan</a>) RI <a href="https://www.buseronline.com/tag/muhammad-saleh-mustafa/" target="_blank">Muhammad Saleh Mustafa</a> mendorong percepatan tindak lanjut kerja sama <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> fosfat antara PT Pupuk Indonesia dan perusahaan fosfat Aljazair, Somiphos.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Kementan, langkah ini dilakukan untuk memperkuat pasokan bahan baku pupuk nasional sekaligus mendukung keberlanjutan industri pupuk di Indonesia.</p><p>Salah satu tahapan yang didorong pemerintah adalah penyepakatan joint study agreement atau perjanjian studi bersama sebagai dasar untuk mengkaji peluang <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> secara lebih konkret.</p><p><div>[adsense]</div>Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.buseronline.com/tag/wamentan/" target="_blank">Wamentan</a> Saleh saat bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Aljazair, Yusron Bahauddin Ambary, di Jakarta, pada 15 Oktober 2026.</p><p>Pertemuan tersebut membahas perkembangan penjajakan <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> serta langkah lanjutan untuk memperkuat kerja sama Indonesia dan Aljazair di sektor fosfat.</p><p><div>[adsense]</div>Saleh mengatakan, proses penjajakan kerja sama telah berjalan dan pembahasan berbagai aspek <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> terus dilakukan.</p><p>Pemerintah berharap komunikasi yang telah terbangun dapat segera ditindaklanjuti melalui tahapan kerja sama yang lebih terarah. &quot;Harapannya, kita bisa sampai pada joint study agreement,&quot; ujar Saleh.</p><p><div>[adsense]</div>Menurutnya, studi bersama diperlukan untuk memperjelas ruang lingkup kerja sama sekaligus mengkaji potensi <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> yang dapat dikembangkan oleh kedua pihak.</p><p>Meski demikian, rencana tersebut masih memerlukan pembahasan lanjutan dan belum memasuki tahap pembangunan fisik atau groundbreaking.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Duta Besar RI untuk Aljazair, Yusron Bahauddin Ambary, menjelaskan bahwa Pemerintah Aljazair membuka peluang <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> bagi pengusaha Indonesia, baik badan usaha milik negara (BUMN) maupun swasta, terutama di sektor fosfat.</p><p>Pemerintah Aljazair juga menyampaikan komitmen untuk memberikan prioritas kepada investor Indonesia. Menurut Yusron, undangan <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune saat dirinya menyerahkan surat kepercayaan sebagai Duta Besar RI.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Pemerintah Aljazair mengundang pengusaha Indonesia, baik BUMN maupun swasta, untuk ber<a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a>, terutama di sektor fosfat. Mereka juga menyampaikan bahwa investor Indonesia akan mendapatkan prioritas,&quot; kata Yusron.</p><p>Ia menambahkan, Aljazair menargetkan produksi fosfat mencapai 10 juta ton per tahun. Target tersebut dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk menjajaki kerja sama dalam penambangan dan pengolahan fosfat, sekaligus memperkuat kemitraan industri kedua negara.</p><p><div>[adsense]</div>Penjajakan kerja sama ini sebelumnya telah ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara PT Pupuk Indonesia dan Somiphos pada 20 Januari 2026.</p><p>MoU tersebut mencakup penjajakan pasokan fosfat, peluang <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> di bidang penambangan dan pengolahan, serta pengembangan industri pupuk berbasis fosfat.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Pertemuan <a href="https://www.buseronline.com/tag/wamentan/" target="_blank">Wamentan</a> Saleh dan Dubes RI untuk Aljazair menjadi bagian dari upaya mendorong realisasi tindak lanjut kesepahaman tersebut. Pemerintah berharap proses penjajakan dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih konkret berdasarkan hasil kajian dan kesepakatan para pihak.</p><p><div>[adsense]</div>Penguatan akses terhadap bahan baku fosfat menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung industri pupuk nasional. Diversifikasi sumber pasokan diharapkan dapat memperkuat rantai pasok bahan baku dan mendukung ketersediaan pupuk bagi sektor pertanian.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/wamentan/" target="_blank">Wamentan</a> Saleh berharap koordinasi antara pemerintah, pelaku usaha Indonesia, dan mitra di Aljazair terus diperkuat agar peluang <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> dapat ditindaklanjuti secara bertahap.</p><p><div>[adsense]</div>Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat industri pupuk nasional sekaligus mendukung ketahanan pangan Indonesia. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_whatsapp-image-20261017-at-003602.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102809/wamentan-dorong-percepatan-kerja-sama-investasi-fosfat-indonesiaaljazair/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>