<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.buseronline.com/</link>
        <description>Buseronline.com, menyajikan berita Terbaru, Terkini Indonesia seputar nasional, hukum, politik, ekonomi, internasional, olahraga, pendidikaan</description>
        <lastBuildDate>Sun, 11 Oct 2026 01:51:59 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Bekasi Perkuat Kerja Sama Layanan Kesehatan Lintas Daerah, Pasien Tak Boleh Terlantar</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 19:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Bekasi Perkuat Kerja Sama Layanan Kesehatan Lintas Daerah, Pasien Tak Boleh Terlantar]]></title>
            <description><![CDATA[Bekasi (buseronline.com)  Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan lintas daerah guna memastikan masyarakat t]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan lintas daerah guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan penanganan medis, meskipun berada di luar wilayah administratif tempat tinggalnya.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jabarprov, komitmen tersebut disampaikan Plt Bupati <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>, dr Asep Surya Atmaja, usai mengikuti rapat koordinasi kepala daerah se-<a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> yang dipimpin Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> <a href="https://www.buseronline.com/tag/dedi-mulyadi/" target="_blank">Dedi Mulyadi</a> di Kantor Wali Kota Depok, pada 7 Oktober 2026.</p><p>Rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah isu strategis di bidang kesehatan, di antaranya penguatan layanan kesehatan, penurunan angka kematian ibu (AKI), percepatan penurunan stunting, pelayanan bagi tenaga kerja nonformal, serta kerja sama pelayanan dengan rumah sakit.</p><p><div>[adsense]</div>Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama layanan kesehatan dengan sejumlah rumah sakit.</p><p>Asep Surya Atmaja menegaskan, kerja sama lintas wilayah menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa terkendala batas administrasi daerah.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Jangan sampai ke depannya pasien-pasien itu terbengkalai. Siapa pun orang Tasik sakit di <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>, layani di <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>, begitu juga orang <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> yang sakit di daerah lain harus dilayani,&quot; ujarnya.</p><p>Menurut Asep, keterlibatan Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> diperlukan untuk memperkuat koordinasi antardaerah sehingga masyarakat yang membutuhkan penanganan medis tetap mendapatkan pelayanan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Inilah kesepakatan yang hari ini kita buat. Jadi orang <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> sakit di mana, harus tetap mendapatkan pelayanan,&quot; katanya.</p><p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>, dr Arief Kurnia menyampaikan bahwa pembahasan tersebut juga menitikberatkan pada upaya menekan prevalensi stunting serta angka kematian ibu dan balita.</p><p><div>[adsense]</div>Ia mengungkapkan, prevalensi stunting di Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> pada tahun ini mengalami penurunan sekitar lima persen. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah, termasuk Bappeda, Dinas Kesehatan, dan organisasi perangkat daerah lainnya.</p><p>&quot;Untuk stunting memang hasil kolaborasi dengan perangkat daerah lain. Ada tim stunting di Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> yang melibatkan Bappeda, Dinas Kesehatan dan organisasi perangkat daerah lainnya,&quot; jelas Arief.</p><p><div>[adsense]</div>Selain itu, kerja sama pelayanan kesehatan juga mencakup penanganan kasus-kasus tertentu yang belum mendapatkan jaminan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan, termasuk korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.</p><p>Arief menegaskan, Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> siap berkolaborasi dengan pemerintah provinsi untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus.</p><p><div>[adsense]</div><hr>&quot;Kasus-kasus yang tidak bisa ditanggung BPJS nanti akan dicover melalui kolaborasi dengan Gubernur. Termasuk kasus kekerasan pada perempuan dan anak, Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> siap untuk melayani kasus-kasus yang berat,&quot; ungkapnya.</p><p><div>[adsense]</div>Direktur RSUD Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>, Sri Erni, menambahkan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti kesepakatan tersebut dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk pasien dari luar Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a>.</p><p>Menurutnya, kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> sekaligus memastikan pasien tetap memperoleh penanganan sesuai kebutuhan medisnya.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Pak Gubernur berharap tidak ada satu pun warga yang tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan pada saat mereka membutuhkan. Jadi dibuat perjanjian kerja sama ini untuk warga <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a>, dan tidak menutup kemungkinan untuk warga lainnya yang membutuhkan,&quot; kata Sri Erni.</p><p>Ia menjelaskan, terdapat sejumlah kondisi yang tidak termasuk dalam cakupan jaminan BPJS Kesehatan sehingga membutuhkan dukungan pembiayaan melalui skema yang disiapkan pemerintah.</p><p><div>[adsense]</div>Dengan adanya dukungan pemerintah provinsi, rumah sakit diharapkan tetap dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan, termasuk dalam kasus-kasus tertentu yang tidak dijamin BPJS Kesehatan.</p><p>&quot;BPJS memang tidak memberikan jaminan untuk beberapa kriteria, misalnya korban kekerasan atau dalam kondisi tertentu. Alhamdulillah ada dukungan dari pemerintah provinsi sehingga kami bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,&quot; pungkasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui kerja sama tersebut, Pemkab <a href="https://www.buseronline.com/tag/bekasi/" target="_blank">Bekasi</a> berharap pelayanan kesehatan lintas daerah semakin optimal, sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan medis secara lebih mudah tanpa terkendala perbedaan wilayah administratif. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_whatsapp-image-20261010-at-0135241.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/kesehatan/102674/pemkab-bekasi-perkuat-kerja-sama-layanan-kesehatan-lintas-daerah-pasien-tak-boleh-terlantar/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polri Berantas Premanisme dan Pungli, Puluhan Ribu Kasus Diungkap Sepanjang 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 18:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polri Berantas Premanisme dan Pungli, Puluhan Ribu Kasus Diungkap Sepanjang 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya memberantas aksi premanisme, pungutan liar (]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (<a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>) menegaskan komitmennya memberantas aksi premanisme, pungutan liar (pungli), dan pemerasan demi menciptakan keamanan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Humas <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan pelayanan kepolisian dan penegakan hukum dengan mengusung semangat &quot;Polisi Bersama Masyarakat&quot;. Langkah ini juga ditujukan untuk menjaga iklim investasi nasional agar tetap aman dan kondusif.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/wakapolri/" target="_blank">Wakapolri</a> <a href="https://www.buseronline.com/tag/komjen-pol-wahyu-hadiningrat/" target="_blank">Komjen Pol Wahyu Hadiningrat</a> mengatakan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> terus melakukan pembenahan pelayanan untuk meningkatkan kepercayaan publik. Saat ini, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> disebut berada di angka 71 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 81 persen.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Harapannya adalah dengan bantuan tagline Polisi Bersama Masyarakat, insyaallah yang 71 persen ini bisa menjadi 81 persen,&quot; kata Wahyu.</p><p>Menurutnya, peningkatan kepercayaan masyarakat harus dibarengi dengan perbaikan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Salah satunya melalui penguatan pelayanan di tingkat kepolisian sektor (polsek), termasuk penambahan personel sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div><a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> juga meningkatkan respons terhadap laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 dengan standar pelayanan berupa target menjawab laporan dalam waktu 10 detik.</p><p>Di bidang penegakan hukum, <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> memprioritaskan pemberantasan premanisme, pungutan liar, dan pemerasan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat maupun kegiatan usaha.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Menjamin kepastian hukum, memberantas premanisme, dan mendukung investasi nasional, ini yang menjadi komitmen Polisi dalam menjaga kepastian masyarakat dalam dunia usaha,&quot; ujar Wahyu.</p><p>Sepanjang 2026, <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> mencatat penyelesaian 915 laporan polisi terkait gangguan di sektor usaha dari total 1.281 laporan. Capaian tersebut menghasilkan tingkat penyelesaian perkara atau Clearance Rate sebesar 71,43 persen.</p><p><div>[adsense]</div>Penanganan tersebut meliputi gangguan keamanan di kawasan pasar, pertokoan, sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Proyek Strategis Nasional (PSN), serta sektor konstruksi dan logistik.</p><p>Wahyu menjelaskan, gangguan keamanan dalam dunia usaha dapat terjadi sejak proses pembangunan. Karena itu, <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> melakukan pendekatan melalui pelayanan, mediasi, dan mitigasi agar persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi tindak pidana.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Dari tahap pembangunan saja, kita sudah melayani dan melakukan mediasi dan memitigasi supaya tidak ada gangguan kamtibmas tidak menjadi pidana. Sehingga iklim investasi dapat berjalan dengan aman dan lancar,&quot; jelasnya.</p><p>Dalam pemberantasan premanisme, <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> mencatat sebanyak 41.873 kasus telah ditangani. Dari jumlah tersebut, 29.197 perkara berhasil diselesaikan dengan 55.941 tersangka ditetapkan.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Polisi turut mengamankan barang bukti berupa 4.255 unit kendaraan bermotor, 2.717 senjata tajam, 6.510 alat komunikasi, serta uang tunai senilai Rp16,1 miliar.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, dalam penanganan kasus pungutan liar dan pemerasan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> menangani total 12.015 kasus. Sebanyak 8.378 perkara di antaranya berhasil diselesaikan, dengan 16.096 tersangka telah ditetapkan.</p><p>Kinerja penanganan perkara juga menunjukkan tren peningkatan. Tingkat Clearance Rate tercatat sebesar 68 persen pada 2024, meningkat menjadi 70 persen pada 2025, dan mencapai 71,47 persen pada 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Peningkatan tersebut menjadi bagian dari upaya <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> memperkuat penegakan hukum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p><p>Melalui semangat &quot;Polisi Bersama Masyarakat&quot;, <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> berharap dapat menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, memberikan perlindungan hukum yang kuat, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.</p><p><div>[adsense]</div><a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> menegaskan, pemberantasan premanisme, pungutan liar, dan pemerasan akan terus dilakukan guna memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman serta dunia usaha dapat berkembang tanpa gangguan. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/84d9ee44e457ddef7f2c4f25dc8fa865_whatsapp-image-20261010-at-0135301.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/102673/polri-berantas-premanisme-dan-pungli-puluhan-ribu-kasus-diungkap-sepanjang-2026/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp374 Juta untuk Biaya Kos Mahasiswa NTT Terdampak Gempa</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 17:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp374 Juta untuk Biaya Kos Mahasiswa NTT Terdampak Gempa]]></title>
            <description><![CDATA[Semarang (buseronline.com)  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyalurkan bantuan biaya indekos selama tiga bulan bagi mahas]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> (Pemprov Jateng) menyalurkan bantuan biaya indekos selama tiga bulan bagi <a href="https://www.buseronline.com/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa dan mengalami kesulitan ekonomi.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jatengprov, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp374.247.000 melalui kerja sama dengan Baznas Jateng dan Bank Jateng.</p><p>Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> Ahmad Luthfi sebagai bentuk kepedulian terhadap <a href="https://www.buseronline.com/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jateng Imam Maskur mengatakan, bencana gempa yang melanda NTT tidak hanya berdampak pada kerusakan infrastruktur, tetapi juga memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.</p><p>Akibatnya, sejumlah <a href="https://www.buseronline.com/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan hidup, termasuk membayar biaya indekos.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Mereka banyak yang terimbas dari gempa. Otomatis, pendapatan keluarganya ada yang menurun, bahkan ada yang tidak bekerja. Pak Gubernur (Luthfi) merespons keinginan <a href="https://www.buseronline.com/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> itu untuk dibantu biaya kos selama tiga bulan,&quot; ujar Imam, pada 9 Oktober 2026.</p><p>Ia menjelaskan, total bantuan sebesar Rp374.247.000 tersebut terdiri atas bantuan dari Bank Jateng sebesar Rp348.402.000 dan Baznas Jateng sebesar Rp25.845.000.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Dalam pelaksanaannya, Dinsos Jateng bertugas melakukan pendataan faktual, memverifikasi calon penerima manfaat, serta memfasilitasi koordinasi antarlembaga agar penyaluran bantuan berjalan sesuai sasaran.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Baznas Jateng menyalurkan bantuan biaya indekos sesuai dengan kriteria pentasarufan zakat. Adapun Bank Jateng memberikan bantuan biaya indekos bagi <a href="https://www.buseronline.com/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> nonmuslim.</p><p>Menurut Imam, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi <a href="https://www.buseronline.com/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> asal NTT, sehingga mereka tetap dapat memenuhi kebutuhan tempat tinggal dan melanjutkan pendidikan di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menegaskan, kepedulian tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jateng untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang terdampak bencana di daerah lain.</p><p>&quot;Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> melihat bantuan itu sebagai bagian dari perhatian, kepada sesama saudara dalam NKRI,&quot; pungkas Imam. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/a0a080f42e6f13b3a2df133f073095dd_whatsapp-image-20261010-at-0135251.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/102672/pemprov-jateng-salurkan-bantuan-rp374-juta-untuk-biaya-kos-mahasiswa-ntt-terdampak-gempa/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">65 RSUD se-Jawa Barat Jalin Kerja Sama, KDM Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 16:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[65 RSUD se-Jawa Barat Jalin Kerja Sama, KDM Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga]]></title>
            <description><![CDATA[Depok (buseronline.com)  Sebanyak 65 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) seJawa Barat bersama sejumlah rumah sakit pemerintah pusat dan swasta ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Depok (buseronline.com) - Sebanyak 65 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) se-<a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> bersama sejumlah rumah sakit pemerintah pusat dan swasta menjalin kerja sama untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jabarprov, kerja sama ini diharapkan mempermudah warga mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa terkendala batas wilayah maupun persoalan pembiayaan.</p><p>Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> <a href="https://www.buseronline.com/tag/dedi-mulyadi/" target="_blank">Dedi Mulyadi</a> mengatakan, melalui kerja sama tersebut, masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun berada di luar wilayah administrasi asalnya.</p><p><div>[adsense]</div>Kebijakan ini juga menjadi upaya membantu warga yang menghadapi kendala pembiayaan pengobatan, termasuk persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan.</p><p>&quot;Negara harus hadir ketika rakyat mengalami kesusahan. Kita tidak boleh membiarkan rakyat kita dalam keadaan susah, sedangkan kita seolah-olah tidak tahu,&quot; ujar <a href="https://www.buseronline.com/tag/dedi-mulyadi/" target="_blank">Dedi Mulyadi</a> saat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Layanan dengan rumah sakit daerah, pemerintah pusat, dan swasta di Kantor Wali Kota Depok, pada 7 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Dedi, pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan hanya karena persoalan administrasi maupun keterbatasan kemampuan membayar biaya pengobatan.</p><p>Adapun rumah sakit pemerintah pusat yang terlibat dalam kerja sama ini antara lain Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung, dan RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo.</p><p><div>[adsense]</div>Kerja sama juga melibatkan sejumlah rumah sakit rujukan dengan layanan khusus, yakni RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Anak dan Bunda Harapan Kita, RS Kanker Dharmais, RS Mata Cicendo, RS Penyakit Infeksi Prof Dr Sulianti Saroso, RS Jiwa Dr H Marzoeki Mahdi, RS Paru Dr M Goenawan Partowidigdo, serta RS Paru Dr HA Rotinsulu.</p><p>Sementara dari unsur rumah sakit swasta dan nonpemerintah, terdapat Santosa Hospital Bandung Central, Santosa Hospital Bandung Kopo, serta RS Khusus Ginjal Ny RA Habibie.</p><p><div>[adsense]</div><hr><a href="https://www.buseronline.com/tag/dedi-mulyadi/" target="_blank">Dedi Mulyadi</a> yang akrab disapa KDM menegaskan, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari perubahan pola penanganan persoalan masyarakat. Pemerintah daerah, menurutnya, harus mampu merespons berbagai persoalan warga secara cepat tanpa harus menunggu laporan yang disampaikan langsung kepada gubernur.</p><p><div>[adsense]</div>Selama ini, sejumlah persoalan masyarakat kerap mendapat perhatian setelah sampai kepada dirinya secara langsung. Namun, pola tersebut dinilai tidak efektif jika diterapkan untuk menangani seluruh persoalan warga di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a>.</p><p>Karena itu, KDM meminta pemerintah kabupaten dan kota membangun sistem pemantauan yang mampu mendeteksi persoalan masyarakat sejak dini. Informasi dari warga dan media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk mengetahui berbagai permasalahan yang membutuhkan penanganan segera.</p><p><div>[adsense]</div>Dengan sistem pemantauan dan koordinasi yang lebih baik, persoalan kesehatan masyarakat diharapkan dapat ditangani lebih cepat.</p><p>Melalui kolaborasi lintas rumah sakit ini, Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> berupaya memperluas akses pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan tanpa terkendala persoalan administratif maupun kondisi ekonomi. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/f899139df5e1059396431415e770c6dd_whatsapp-image-20261010-at-013523.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/kesehatan/102671/65-rsud-sejawa-barat-jalin-kerja-sama-kdm-permudah-akses-layanan-kesehatan-warga/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Jabar Masih Kaji Pinjaman Rp3,4 Triliun ke PT SMI, Tunggu Evaluasi Kemendagri</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 15:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Jabar Masih Kaji Pinjaman Rp3,4 Triliun ke PT SMI, Tunggu Evaluasi Kemendagri]]></title>
            <description><![CDATA[Bandung (buseronline.com)  Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) belum memutuskan kelanjutan rencana pinjaman daerah sebesar Rp3,4]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> (Pemprov Jabar) belum memutuskan kelanjutan rencana pinjaman daerah sebesar Rp3,4 triliun kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). </p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jabarprov, keputusan tersebut masih menunggu hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan 2026.</p><p>Sekretaris Daerah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> Herman Suryatman mengatakan Raperda APBD Perubahan 2026 beserta lampirannya telah disampaikan kepada Kemendagri setelah mendapat pembahasan dalam rapat paripurna DPRD Jabar.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kita tunggu dari Kementerian Dalam Negeri. Paripurna sudah dilaksanakan, Raperda tentang APBD Perubahan beserta lampirannya sudah kita kirimkan ke Kemendagri,&quot; kata Herman di Gedung DPRD Jabar, pada 6 Oktober 2026.</p><p>Untuk mengetahui perkembangan proses evaluasi, Pemprov Jabar telah menugaskan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melakukan koordinasi dengan Kemendagri.</p><p><div>[adsense]</div>Herman berharap evaluasi tersebut dapat segera rampung sehingga hasilnya bisa ditindaklanjuti melalui pembahasan bersama antara pihak eksekutif dan legislatif.</p><p>&quot;Informasinya mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan selesai. Baru kami sampaikan seperti apa tindak lanjutnya,&quot; ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>Setelah hasil evaluasi diterima, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan berkoordinasi dengan Badan Anggaran DPRD Jabar untuk membahas langkah selanjutnya sebelum memasuki tahapan penetapan sesuai mekanisme yang berlaku.</p><p>Menurut Herman, Pemprov Jabar telah menyiapkan sejumlah skenario untuk memastikan keputusan yang diambil tetap memperhatikan kondisi dan kesehatan fiskal daerah.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Pokoknya kami siap dengan semua kemungkinan. Dari sisi eksekutif, Pak Gubernur, kami di TAPD menyiapkan semua kemungkinan yang terbaik untuk <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a>,&quot; tuturnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Ia menegaskan, kondisi fiskal <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> saat ini masih aman dengan likuiditas yang terjaga. Karena itu, pemerintah daerah memilih menahan langkah lebih lanjut sambil menunggu hasil evaluasi Kemendagri.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kalau sekarang kondisi fiskalnya aman, likuiditas terjaga. Makanya kita hold sampai dengan memastikan fiskal tetap bisa kita jaga, sambil menunggu evaluasi,&quot; katanya.</p><p>Herman menambahkan, pengelolaan APBD <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-barat/" target="_blank">Jawa Barat</a> akan tetap dilakukan secara terukur dan terkendali. Setiap kebijakan keuangan, termasuk rencana pinjaman daerah, harus mempertimbangkan keberlanjutan fiskal serta kepentingan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menilai kualitas pengelolaan keuangan daerah tidak hanya ditentukan oleh ada atau tidaknya pinjaman, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah mengelola anggaran secara sehat, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>Dengan demikian, keputusan final terkait rencana pinjaman Rp3,4 triliun kepada <a href="https://www.buseronline.com/tag/pt-smi/" target="_blank">PT SMI</a> masih menunggu hasil evaluasi Kemendagri dan pembahasan lanjutan antara Pemprov Jabar dengan DPRD Jabar. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec_whatsapp-image-20261010-at-013526.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102670/pemprov-jabar-masih-kaji-pinjaman-rp34-triliun-ke-pt-smi-tunggu-evaluasi-kemendagri/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Lampung Ungkap Sejumlah Kasus Perdagangan Ilegal</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 14:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Lampung Ungkap Sejumlah Kasus Perdagangan Ilegal]]></title>
            <description><![CDATA[Lampung Selatan (buseronline.com)  Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama jajaran berhasil mengungkap sejumlah kasus dugaan kejahatan ek]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Lampung Selatan (buseronline.com) - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama jajaran berhasil mengungkap sejumlah kasus dugaan kejahatan ekonomi dan perdagangan ilegal dengan potensi kerugian negara mencapai lebih dari Rp2,15 miliar.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman <a href="https://www.buseronline.com/tag/humas-polri/" target="_blank">Humas Polri</a>, kasus yang diungkap meliputi peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai, distribusi kacang tanah impor tanpa dokumen resmi, hingga pengangkutan merkuri tanpa izin.</p><p>Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf SIK MH di Lapangan Apel <a href="https://www.buseronline.com/tag/polda-lampung/" target="_blank">Polda Lampung</a>, pada 8 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat, Bier Budy Kismulyanto, serta Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung, Asep Ridwan Ruswandi.</p><p>Kapolda Lampung menegaskan, pengungkapan sejumlah perkara tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas kejahatan ekonomi, melindungi kepentingan negara, serta menjaga masyarakat dari peredaran barang ilegal.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Pengungkapan ini menunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku perdagangan ilegal di wilayah hukum <a href="https://www.buseronline.com/tag/polda-lampung/" target="_blank">Polda Lampung</a>. Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap setiap perkara sampai mengungkap asal-usul maupun jaringan di baliknya,&quot; tegas Helfi.</p><p>Sejumlah kasus tersebut berhasil diungkap oleh Ditreskrimsus <a href="https://www.buseronline.com/tag/polda-lampung/" target="_blank">Polda Lampung</a>, Polres Mesuji, Polres Lampung Selatan, dan Polres Tulang Bawang melalui penyelidikan serta penindakan di sejumlah wilayah.</p><p><div>[adsense]</div>Satreskrim Polres Mesuji mengungkap dugaan peredaran rokok ilegal di Desa Panca Warna, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.</p><p>Kasus tersebut terungkap pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, setelah petugas menerima informasi mengenai dugaan aktivitas penjualan, penimbunan, dan pengangkutan rokok ilegal yang dilakukan seorang warga berinisial T.</p><p><div>[adsense]</div>Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan 5.920 bungkus atau 118.400 batang rokok tanpa pita cukai yang disimpan di rumah terduga pelaku.</p><p>Rokok tersebut diduga diperoleh dari seseorang berinisial R yang berada di wilayah Tulang Bawang Barat. Polisi turut mengamankan sejumlah merek rokok ilegal, satu unit sepeda motor Honda Verza, dan dua unit telepon genggam.</p><p><div>[adsense]</div>Berdasarkan perhitungan sementara, potensi kerugian negara dalam perkara tersebut mencapai Rp88.326.400. Terduga pelaku disangkakan melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/polda-lampung/" target="_blank">Polda Lampung</a> juga mengungkap dugaan pemasukan dan pengangkutan kacang tanah yang diduga berasal dari India tanpa dokumen perizinan yang sah.</p><p><div>[adsense]</div>Kasus tersebut bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, ketika petugas mengamankan kendaraan truk yang membawa muatan kacang tanah menuju Bandar Lampung.</p><p>Muatan sekitar 20 ton itu diduga masuk melalui pelabuhan tidak resmi di wilayah Dumai, Provinsi Riau. Berdasarkan pemeriksaan, produk tersebut tidak dilengkapi sejumlah dokumen yang dipersyaratkan, termasuk sertifikat pelepasan karantina, label pangan, dan sertifikat pangan segar asal tumbuhan (PSAT).</p><p><div>[adsense]</div>Petugas mengamankan dua unit kendaraan truk beserta muatan kacang tanah dan dokumen surat jalan untuk kepentingan penyidikan.</p><p>Perkara tersebut ditangani berdasarkan ketentuan perundang-undangan terkait perlindungan konsumen, perdagangan, serta karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Polres Lampung Selatan mengungkap dugaan pengangkutan merkuri tanpa dokumen perizinan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.</p><p>Saat melakukan pemeriksaan terhadap sebuah bus, petugas menemukan 61 botol yang diduga berisi air raksa atau merkuri dengan berat masing-masing sekitar satu kilogram.</p><p><div>[adsense]</div>Barang tersebut dibawa oleh seorang penumpang berinisial EKL dari Deliserdang, Sumatera Utara, untuk diserahkan kepada penerima berinisial M di wilayah Bogor, Jawa Barat.</p><p>Selain 61 botol yang diduga berisi merkuri, polisi turut mengamankan 200 lembar label bertuliskan &quot;Merkuri/HG Special for Gold&quot;, botol kosong, jeriken, dua unit telepon genggam, dan buku catatan operasional.</p><p><div>[adsense]</div>Penyidik menerapkan ketentuan hukum terkait pertambangan mineral dan batubara serta perdagangan. Perkara tersebut memiliki ancaman pidana maksimal lima tahun penjara dan denda maksimal Rp100 miliar.</p><p>Pengungkapan dengan potensi kerugian negara terbesar dilakukan Polres Tulang Bawang terhadap dugaan peredaran rokok tanpa pita cukai di Rest Area Jalan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung KM 208, Kabupaten Tulang Bawang.</p><p><div>[adsense]</div>Kasus tersebut terungkap pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, ketika personel Satreskrim melakukan patroli dan menemukan dua kendaraan Isuzu Traga yang mencurigakan.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 86 kardus atau 1.376.000 batang rokok merek Marllong serta 19 kardus atau 304.000 batang rokok merek Suriya Jambu.</p><p><div>[adsense]</div>Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan mencapai 105 kardus atau 1.680.000 batang rokok tanpa pita cukai. Polisi juga menyita satu unit kendaraan Isuzu Traga dan satu unit telepon genggam.</p><p>Potensi kerugian negara dari peredaran rokok ilegal tersebut diperkirakan mencapai Rp2.068.080.000. Terduga pelaku disangkakan melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.</p><p><div>[adsense]</div>Kapolda Lampung menegaskan, upaya pemberantasan kejahatan ekonomi dan perdagangan ilegal akan terus dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.</p><p>Menurut Helfi, penanganan perkara tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku dan penyitaan barang bukti, tetapi juga menelusuri asal-usul barang serta jaringan distribusi yang terlibat.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;<a href="https://www.buseronline.com/tag/polda-lampung/" target="_blank">Polda Lampung</a> bersama seluruh jajaran akan terus berkomitmen memberantas berbagai bentuk kejahatan ekonomi dan perdagangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat maupun negara,&quot; ujarnya.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/polda-lampung/" target="_blank">Polda Lampung</a> juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas perdagangan ilegal melalui layanan kepolisian 110 atau kanal pengaduan resmi lainnya.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui pengungkapan tersebut, kepolisian berharap pengawasan terhadap peredaran barang ilegal semakin diperkuat, sekaligus mencegah potensi kerugian negara dan melindungi kepentingan masyarakat. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/38af86134b65d0f10fe33d30dd76442e_whatsapp-image-20261010-at-013530.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/102669/polda-lampung-ungkap-sejumlah-kasus-perdagangan-ilegal/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dinkes Kota Bandung Luncurkan Si Geulis untuk Optimalkan Pengelolaan Obat</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 14:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dinkes Kota Bandung Luncurkan Si Geulis untuk Optimalkan Pengelolaan Obat]]></title>
            <description><![CDATA[Bandung (buseronline.com)  Dinas Kesehatan Kota Bandung meluncurkan Sistem Integrasi, Digitalisasi, Perencanaan, Pengelolaan dan Pengawasan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/bandung/" target="_blank">Bandung</a> (buseronline.com) - Dinas Kesehatan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bandung/" target="_blank">Bandung</a> meluncurkan Sistem Integrasi, Digitalisasi, Perencanaan, Pengelolaan dan Pengawasan Obat (Si Geulis) untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan obat melalui sistem digital yang terintegrasi.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jabarprov, peluncuran aplikasi tersebut berlangsung di Aula Bawah Dinas Kesehatan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bandung/" target="_blank">Bandung</a>, pada 8 Oktober 2026.</p><p>Si Geulis diharapkan mampu mengatasi persoalan data obat yang tersebar, proses rekapitulasi yang memakan waktu, serta belum optimalnya pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan.</p><p><div>[adsense]</div>Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bandung/" target="_blank">Bandung</a> sekaligus Project Leader Si Geulis, Detty Kurnia, mengatakan aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan obat, mulai dari perencanaan kebutuhan hingga pengawasan.</p><p>&quot;Si Geulis diharapkan tidak hanya mengubah pencatatan manual menjadi digital, tetapi juga mendorong perubahan budaya kerja. Dari data yang tersebar menjadi terintegrasi, dari reaktif menjadi preventif, dari asumsi menjadi berbasis data, dan dari bekerja secara parsial menjadi kolaboratif,&quot; ujar Detty.</p><p><div>[adsense]</div>Aplikasi Si Geulis mencakup sejumlah fitur, di antaranya perencanaan kebutuhan obat, pemantauan stok dan transaksi, pengendalian obat kedaluwarsa, serta pengawasan obat sensitif, termasuk psikotropika.</p><p>Selain itu, tersedia dasbor yang memudahkan petugas dalam memantau kondisi persediaan obat, melakukan evaluasi, serta mengambil keputusan berdasarkan data yang terintegrasi.</p><p><div>[adsense]</div>Pengembangan aplikasi ini telah melalui berbagai tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan program, uji coba, penyempurnaan aplikasi, sosialisasi, hingga pendampingan pengguna.</p><p>Dalam prosesnya, Dinas Kesehatan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bandung/" target="_blank">Bandung</a> melibatkan berbagai pihak, seperti puskesmas, pengelola obat, tenaga teknologi informasi, apotek, pedagang besar farmasi (PBF), perguruan tinggi, dan organisasi profesi.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bandung/" target="_blank">Bandung</a>, Ira Dewi Jani, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan, menegaskan bahwa pengelolaan obat memiliki peran penting dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan masyarakat.</p><p>Menurut Ira, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah untuk mengatasi tantangan dalam perencanaan kebutuhan obat, pengelolaan stok, pelaporan, pengendalian obat kedaluwarsa, hingga pengawasan obat khusus.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Si Geulis bisa menjadi instrumen untuk mengintegrasikan data dan proses pengelolaan obat sehingga informasi dapat diperoleh secara lebih cepat, akurat, dan mudah dikelola,&quot; harapnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Melalui integrasi data stok obat, penyakit, dan epidemiologi, petugas diharapkan dapat memperkirakan kebutuhan obat secara lebih akurat. Dengan demikian, ketersediaan obat dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.</p><p><div>[adsense]</div>Sistem tersebut juga diharapkan dapat mempercepat deteksi ketidaksesuaian stok, risiko obat kedaluwarsa, keterlambatan pelaporan, serta berbagai persoalan lain yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.</p><p>Meski demikian, Ira menekankan bahwa keberhasilan penerapan Si Geulis tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga kualitas data, kesiapan sumber daya manusia, kepatuhan pengguna, komitmen pimpinan, dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Harapan kami Si Geulis dapat menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Dinas Kesehatan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bandung/" target="_blank">Bandung</a>, yaitu budaya kerja yang berbasis data terintegrasi, kolaboratif, adaptif terhadap teknologi serta berorientasi kepada hasil dan pelayanan masyarakat,&quot; pungkas Ira.</p><p>Melalui penerapan Si Geulis, Dinas Kesehatan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/bandung/" target="_blank">Bandung</a> berharap pengelolaan obat menjadi lebih efektif, terukur, dan berbasis data sehingga ketersediaan obat dapat terjaga dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin meningkat. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/7f6ffaa6bb0b408017b62254211691b5_whatsapp-image-20261010-at-0135221.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/kesehatan/102668/dinkes-kota-bandung-luncurkan-si-geulis-untuk-optimalkan-pengelolaan-obat/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Targetkan 5.395 Kegiatan Pembangunan Rampung 26 Desember 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 13:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Targetkan 5.395 Kegiatan Pembangunan Rampung 26 Desember 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan sebanyak 5.395 kegiatan pembangunan yang dilaksanak]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (<a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a>) menargetkan sebanyak 5.395 kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh 42 organisasi perangkat daerah (OPD) dapat rampung paling lambat 26 Desember 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Untuk mencapai target tersebut, <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a> terus melakukan pemetaan, pemantauan, dan evaluasi terhadap seluruh program pembangunan.</p><p>Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumut <a href="https://www.buseronline.com/tag/faisal-arif-nasution/" target="_blank">Faisal Arif Nasution</a> mengatakan total kegiatan tersebut terdiri atas 853 kegiatan fisik infrastruktur dan 4.542 kegiatan fisik noninfrastruktur.</p><p><div>[adsense]</div>Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby <a href="https://www.buseronline.com/tag/dekranasda/" target="_blank">Dekranasda</a>, Kantor Gubernur Sumut, pada 8 Oktober 2026.</p><p>&quot;Secara umum terdapat 42 organisasi perangkat daerah (OPD) yang di tahun ini melaksanakan 5.395 kegiatan fisik infrastruktur dan kegiatan fisik noninfrastruktur,&quot; ujar Faisal.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menjelaskan, total anggaran berbagai kegiatan pembangunan di lingkungan <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a> mencapai sekitar Rp4,4 triliun. Dari jumlah tersebut, pekerjaan yang telah berkontrak mencapai sekitar Rp3,7 triliun.</p><p>Selain kegiatan pembangunan reguler, <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a> juga menjalankan sejumlah program prioritas, di antaranya Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Program Strategis Daerah (PSD), serta kegiatan yang berkaitan dengan Transfer Keuangan Daerah (TKD).</p><p><div>[adsense]</div>Untuk PHTC atau Quick Wins, sebanyak sembilan OPD melaksanakan 236 kegiatan dengan pagu anggaran sekitar Rp1,1 triliun. Nilai pekerjaan yang telah berkontrak mencapai Rp1 triliun, sedangkan realisasi fisiknya tercatat sebesar 39,30%.</p><p>Sementara itu, Program Strategis Daerah yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur dilaksanakan oleh 23 perangkat daerah. Program tersebut mencakup 364 kegiatan dengan pagu anggaran sekitar Rp916 miliar. Nilai kontraknya mencapai Rp826 miliar, dengan realisasi fisik sebesar 31,61% hingga triwulan III.</p><p><div>[adsense]</div>Faisal mengakui, realisasi pembangunan masih menghadapi sejumlah dinamika. Karena itu, pihaknya terus menganalisis berbagai faktor yang memengaruhi pelaksanaan kegiatan, termasuk kendala teknis, nonteknis, dan proses pengadaan barang dan jasa.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Menurutnya, terdapat sejumlah kegiatan yang baru memasuki tahap kontrak pada Juli dan September. Meski demikian, <a href="https://www.buseronline.com/tag/pemprov-sumut/" target="_blank">Pemprov Sumut</a> tetap optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai tenggat waktu.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Ada beberapa kegiatan yang baru berkontrak di bulan Juli dan September. Namun melihat sisa masa waktu yang ada, insya Allah seluruh pelaksanaan kegiatan ini dapat rampung paling lambat pada 26 Desember 2026,&quot; katanya.</p><p>Untuk memperkuat pengawasan, Biro Administrasi Pembangunan Setdaprovsu memanfaatkan aplikasi Progress Report Pengendalian Pembangunan (PRP2) Sumut. Melalui aplikasi tersebut, setiap OPD diwajibkan memperbarui data realisasi kegiatan secara berkala, paling lambat tanggal 10 setiap bulan.</p><p><div>[adsense]</div>Faisal menegaskan, pemantauan dan evaluasi akan terus dilakukan guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana dan mendukung pencapaian target Gubernur serta Wakil Gubernur Sumut.</p><p>&quot;Kami optimistis pelaksanaan kegiatan dapat rampung semua sebelum akhir tahun,&quot; pungkasnya. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/c9e1074f5b3f9fc8ea15d152add07294_whatsapp-image-20261010-at-0135271.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102667/pemprov-sumut-targetkan-5395-kegiatan-pembangunan-rampung-26-desember-2026/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polri Tahan Empat Tersangka Kasus Kecelakaan KM Virgo Transport 8</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 12:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polri Tahan Empat Tersangka Kasus Kecelakaan KM Virgo Transport 8]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Polri terus mendalami penyidikan kasus kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terjadi pada 13 September 2026.adse]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> terus mendalami penyidikan kasus kecelakaan <a href="https://www.buseronline.com/tag/km-virgo-transport-8/" target="_blank">KM Virgo Transport 8</a> yang terjadi pada 13 September 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Humas <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>, dalam perkembangan terbaru, penyidik menetapkan empat orang sebagai tersangka dan melakukan penahanan terhadap seluruhnya terkait dugaan tindak pidana pelayaran yang mengakibatkan korban meninggal dunia, luka-luka, serta kerugian harta benda.</p><p>Karo Penmas Divisi Humas <a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> Brigjen Pol <a href="https://www.buseronline.com/tag/trunoyudo-wisnu-andiko/" target="_blank">Trunoyudo Wisnu Andiko</a> SIK mengungkapkan bahwa empat tersangka tersebut terdiri dari seorang nakhoda kapal dan tiga orang dari pihak perusahaan PT Virgo Karya Shipping.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Benar, dalam perkembangan penyidikan perkara kecelakaan <a href="https://www.buseronline.com/tag/km-virgo-transport-8/" target="_blank">KM Virgo Transport 8</a>, penyidik telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dan seluruhnya telah dilakukan penahanan,&quot; kata Trunoyudo.</p><p>Ia menjelaskan, tersangka pertama berinisial AY yang merupakan nakhoda <a href="https://www.buseronline.com/tag/km-virgo-transport-8/" target="_blank">KM Virgo Transport 8</a>. AY telah ditahan sejak 25 September 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, tiga tersangka lainnya berasal dari pihak perusahaan, yakni LBA selaku agen PT Virgo Karya Shipping, RH sebagai Manager Operasional PT Virgo Karya Shipping, serta YR yang menjabat General Manager Cabang Surabaya PT Virgo Karya Shipping. Ketiganya mulai ditahan pada 4 Oktober 2026.</p><p>Menurut Trunoyudo, penetapan para tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyidikan dan konstruksi perkara yang mengarah pada dugaan kelalaian, penyertaan, maupun pembantuan yang berkaitan dengan kecelakaan kapal tersebut.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyidikan dan konstruksi perkara yang melihat adanya dugaan kelalaian, penyertaan, maupun pembantuan yang berkaitan dengan terjadinya kecelakaan kapal,&quot; ujarnya.</p><p>Dalam penanganan perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 302 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Pasal 474 ayat (3) KUHP.</p><p><div>[adsense]</div>Penyidik juga menggunakan ketentuan mengenai penyertaan dan pembantuan sebagaimana diatur dalam Pasal 20 dan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Trunoyudo menegaskan, penyidikan tidak hanya menyasar pihak yang secara langsung mengoperasikan kapal, tetapi juga mendalami dugaan keterlibatan pihak perusahaan apabila ditemukan alat bukti yang menunjukkan adanya penyertaan atau pembantuan dalam terjadinya kecelakaan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Jadi, penyidikan tidak hanya diarahkan kepada pihak yang secara langsung mengoperasikan kapal, tetapi juga mendalami keterlibatan pihak perusahaan apabila berdasarkan alat bukti terdapat dugaan penyertaan atau pembantuan dalam terjadinya kecelakaan,&quot; jelasnya.</p><p>Saat ini, keempat tersangka ditahan di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Kalimantan Selatan.</p><p><div>[adsense]</div>Masa penahanan AY berlangsung pada 25 September hingga 14 Oktober 2026. Sementara itu, tiga tersangka dari pihak perusahaan menjalani masa penahanan pada 4 hingga 23 Oktober 2026.</p><p><a href="https://www.buseronline.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> menegaskan, penyidikan masih berfokus pada pendalaman perkara dan peran masing-masing tersangka guna mengungkap dugaan tindak pidana dalam kecelakaan <a href="https://www.buseronline.com/tag/km-virgo-transport-8/" target="_blank">KM Virgo Transport 8</a> tersebut. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/07e1cd7dca89a1678042477183b7ac3f_whatsapp-image-20261010-at-013531.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/102666/polri-tahan-empat-tersangka-kasus-kecelakaan-km-virgo-transport-8/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bunda PAUD Jateng Dorong Pembelajaran Koding dan Robotik di Sekolah</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 11:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bunda PAUD Jateng Dorong Pembelajaran Koding dan Robotik di Sekolah]]></title>
            <description><![CDATA[Semarang (buseronline.com)  Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mendorong penerapan pembelajaran koding dan robotik di sek]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Semarang (buseronline.com) - <a href="https://www.buseronline.com/tag/bunda-paud/" target="_blank">Bunda PAUD</a> Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>, <a href="https://www.buseronline.com/tag/nawal-arafah-yasin/" target="_blank">Nawal Arafah Yasin</a>, mendorong penerapan pembelajaran koding dan robotik di sekolah untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis, daya kritis, serta keterampilan memecahkan masalah pada anak.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jatengprov, hal tersebut disampaikan Nawal saat membuka kegiatan Training for Trainer Pelatihan dan Simulasi Kompetisi Sains, Koding, dan Robotik Berbasis STEAM bagi guru SD, SMP, SMA, dan SMK se-<a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> di Gedung Kuliah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang, pada 8 Oktober 2026.</p><p>Menurut Nawal, pembelajaran koding dan robotik tidak hanya mengenalkan teknologi kepada peserta didik, tetapi juga dapat mendukung perkembangan kecerdasan sosial dan emosional anak. Oleh karena itu, pembelajaran tersebut perlu diperluas dan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Ini saya rasa merupakan sebuah pembelajaran penting, dan kita harus memperluas jaringan pendidikan di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> ini, agar mereka bisa juga coding dan robotik ini kita masukkan dalam internalisasi kurikulum dalam pembelajaran-pembelajaran yang sudah dilakukan,&quot; ujarnya.</p><p>Nawal mengungkapkan, Kelompok Kerja (Pokja) <a href="https://www.buseronline.com/tag/bunda-paud/" target="_blank">Bunda PAUD</a> <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a> bersama Rumah Edukasi telah memberikan pelatihan koding dan robotik berbasis STEAM kepada lebih dari 600 guru PAUD. Upaya ini menjadi langkah untuk memperkenalkan pembelajaran berbasis teknologi sejak usia dini.</p><p><div>[adsense]</div>Penerapan pembelajaran tersebut juga sejalan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 127/P/2025 tentang Pedoman Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.</p><p>Nawal menilai, koding dan robotik dapat menjadi metode pembelajaran yang lebih menarik, khususnya dalam mengenalkan materi matematika dan sains. Melalui pendekatan belajar sambil bermain, anak-anak diharapkan lebih mudah memahami materi sekaligus mengembangkan kreativitasnya.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Karena ternyata lebih menyenangkan, mereka bisa belajar matematika sambil bermain. Mungkin juga belajar sains itu mereka merasa sambil bermain,&quot; katanya.</p><p>Ia menambahkan, sejumlah negara telah mengembangkan pembelajaran koding dan robotik dalam sistem pendidikan. Jepang, misalnya, mulai menerapkan koding pada 2020, sedangkan Singapura juga mengembangkan pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial atau AI bagi peserta didik.</p><p><div>[adsense]</div>Meski demikian, Nawal menegaskan bahwa penerapan koding dan robotik tidak harus membutuhkan perangkat mahal. Sekolah dan guru dapat menggunakan media sederhana, seperti kertas dan kardus, untuk mengenalkan konsep dasar teknologi kepada anak.</p><p>&quot;Kita bisa memakai banyak sekali media-media pembelajaran, selain daripada robot-robot yang mahal. Kita bisa pakai kertas, kardus dan sebagainya, untuk bisa menunjang adanya pembelajaran,&quot; ungkapnya.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Guru SMP Kesatrian 2 Semarang, Yuda Fathoni, mengatakan bahwa sekolahnya telah mengenalkan teknologi dasar kepada siswa.</p><p>Menurutnya, pembelajaran teknologi di tingkat SMP masih bersifat pravokasional sebagai pengenalan sebelum siswa mendalami keterampilan yang lebih spesifik di jenjang SMK.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Ia berharap pelatihan tersebut dapat menambah wawasan dan kompetensi guru sehingga materi yang diperoleh bisa diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Jadi harapannya dengan adanya kegiatan pelatihan ini, akan menambah ilmu yang bisa diterapkan untuk diaplikasikan ke pembelajaran ke anak-anak,&quot; ujarnya.</p><p>Wakil Dekan I FMIPA Universitas Negeri Semarang, Zaenal Abidin, menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui peningkatan kompetensi guru.</p><p><div>[adsense]</div>Ia berharap kegiatan ini dapat memperluas kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>.</p><p>&quot;Harapan kami, semakin terbuka kerja sama dengan tujuan sama yaitu untuk peningkatan kualitas guru di <a href="https://www.buseronline.com/tag/jawa-tengah/" target="_blank">Jawa Tengah</a>. Mudah-mudahan ini dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya,&quot; pungkasnya. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/1d7f7abc18fcb43975065399b0d1e48e_whatsapp-image-20261010-at-013524.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/102665/bunda-paud-jateng-dorong-pembelajaran-koding-dan-robotik-di-sekolah/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua TP Posyandu Pati Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kualitas Pelayanan</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 10:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua TP Posyandu Pati Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kualitas Pelayanan]]></title>
            <description><![CDATA[Pati (buseronline.com)  Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati Dwi Risma Ardhi Chandra mendorong seluruh Posyandu di Kabupaten Pati agar]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/pati/" target="_blank">Pati</a> (buseronline.com) - Ketua Tim Pembina <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/pati/" target="_blank">Pati</a> Dwi Risma Ardhi Chandra mendorong seluruh <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> di Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/pati/" target="_blank">Pati</a> agar tidak hanya berstatus aktif, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas dan berkelanjutan.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jatengprov, hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Pembina <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> dalam Pengelolaan <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> Bidang Kesehatan di Hotel New Merdeka, pada 8 Oktober 2026.</p><p>Dwi menegaskan, keberhasilan <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga berbagai unsur yang terlibat dalam enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kita perlu memberikan dukungan, agar <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> benar-benar aktif, hidup, dan memberikan manfaat nyata,&quot; ujarnya.</p><p>Menurut Dwi, penguatan <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> harus dilakukan melalui pembinaan secara berjenjang dan berkelanjutan. Pemantauan serta evaluasi rutin juga diperlukan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai tujuan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Selain itu, peningkatan kapasitas kader menjadi perhatian penting karena mereka merupakan ujung tombak pelayanan <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a>. Peningkatan tersebut perlu mencakup pengetahuan dan keterampilan teknis agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.</p><p>Ia menekankan, evaluasi tidak boleh hanya berfokus pada angka capaian maupun status aktif dan tidak aktif. Evaluasi harus mampu mengidentifikasi keberhasilan, kendala, serta dukungan yang dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Evaluasi bukan sekadar melihat angka capaian atau menentukan <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> aktif dan tidak aktif. Yang lebih penting adalah mengetahui apa yang sudah berjalan baik, apa yang masih menjadi kendala, dan dukungan apa yang dibutuhkan,&quot; jelasnya.</p><p>Dwi juga menyoroti pentingnya memperkuat koordinasi antara <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a>, Puskesmas, dan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis pengampu enam bidang SPM. Sinergi tersebut diperlukan agar data dan informasi dari lapangan dapat terhubung dengan program serta pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Dalam hal ini, Tim Pembina <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> bertugas memperkuat pembinaan, pemerintah desa memberikan dukungan terhadap kelembagaan dan fasilitas, sedangkan Puskesmas memperkuat pelayanan serta pendampingan. Sementara itu, kader diharapkan aktif menjalankan perannya dan masyarakat didorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Dukungan pemerintah desa terhadap kelembagaan, kader, serta penyediaan sarana dan prasarana juga perlu terus ditingkatkan. Menurutnya, komunikasi terbuka dan koordinasi yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan pelayanan <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a>.</p><p>Lebih lanjut, Dwi menegaskan bahwa hasil evaluasi harus menjadi dasar perbaikan secara berkelanjutan agar setiap <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> semakin tertib dalam pengelolaan, kuat dalam kelembagaan, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Pada akhirnya, keberhasilan <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> ditentukan dari seberapa besar manfaat yang diberikan bagi masyarakat,&quot; tegasnya.</p><p>Melalui rapat koordinasi tersebut, Dwi mengajak seluruh pihak untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun <a href="https://www.buseronline.com/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/pati/" target="_blank">Pati</a> yang aktif, profesional, dan mampu memberikan pelayanan berkualitas secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/da4fb5c6e93e74d3df8527599fa62642_whatsapp-image-20261010-at-013522.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/kesehatan/102664/ketua-tp-posyandu-pati-dorong-penguatan-kelembagaan-dan-kualitas-pelayanan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mensos Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Buka Peluang Pendidikan bagi Anak Kurang Mampu</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 09:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mensos Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Buka Peluang Pendidikan bagi Anak Kurang Mampu]]></title>
            <description><![CDATA[Bekasi (buseronline.com)  Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat menjadi upaya pemerintah untuk membuka akses pendi]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bekasi (buseronline.com) - <a href="https://www.buseronline.com/tag/menteri-sosial/" target="_blank">Menteri Sosial</a> <a href="https://www.buseronline.com/tag/saifullah-yusuf/" target="_blank">Saifullah Yusuf</a> menegaskan bahwa Sekolah Rakyat menjadi upaya pemerintah untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk mereka yang belum memiliki prestasi akademik menonjol.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Jabarprov, pernyataan tersebut disampaikan Saifullah saat penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Sosial dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (<a href="https://www.buseronline.com/tag/brin/" target="_blank">BRIN</a>) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, pada 8 Oktober 2026.</p><p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Alamsyah.</p><p><div>[adsense]</div>Saifullah mengatakan, Sekolah Rakyat memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan memiliki tantangan dalam pencapaian akademik.</p><p>Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik. "Sudah belum pintar, yang kedua dari keluarga yang masih belum beruntung. Inilah yang menjadi perhatian khusus dari Presiden Prabowo," ujar Saifullah.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menjelaskan, banyak anak dari keluarga kurang mampu, seperti anak tukang becak dan pemulung, yang tetap memiliki potensi untuk meraih prestasi dan memperoleh beasiswa.</p><p>"Tadi benar, banyak anak-anak dari keluarga tidak mampu, anaknya tukang becak, anaknya pemulung. Tapi karena dia pintar, dia datang beasiswa," katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Namun, menurut Saifullah, perhatian pemerintah tidak hanya diberikan kepada siswa yang berprestasi. Anak-anak yang belum menunjukkan kemampuan akademik menonjol juga perlu mendapatkan pendampingan dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka.</p><p>"Ada yang tentu dia belum pintar dan belum beruntung. Ini macam-macam," ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>Untuk mendukung pembentukan karakter dan kemandirian siswa, Kementerian Sosial bekerja sama dengan Universitas Pertahanan melalui program pendampingan di Sekolah Rakyat yang menerapkan sistem asrama.</p><p>Lebih dari 1.500 mahasiswa Universitas Pertahanan akan mendampingi siswa di 182 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia selama dua minggu.</p><p><div>[adsense]</div>Saifullah berharap, pendampingan tersebut mampu meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, serta semangat siswa untuk mengejar cita-cita tanpa terhambat kondisi ekonomi keluarga.</p><p>"Orang-orang yang punya cita-cita, orang-orang yang punya mimpi, orang punya motivasi kuat, kepercayaan diri, dia tidak akan mengeluhkan keadaan tapi dia berusaha mengejar mimpi-mimpinya," tuturnya.</p><p><div>[adsense]</div>Selain pendampingan siswa, kerja sama dengan <a href="https://www.buseronline.com/tag/brin/" target="_blank">BRIN</a> juga mencakup dukungan pengembangan pembelajaran dan penyediaan sarana serta prasarana sekolah berdasarkan hasil riset dan inovasi.</p><p>Salah satu kebutuhan yang menjadi prioritas adalah penyediaan air bersih bagi Sekolah Rakyat yang masih mengalami keterbatasan pasokan, termasuk Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi.</p><p><div>[adsense]</div>Saifullah menyebut dukungan tersebut diperlukan untuk mengatasi kendala pemenuhan kebutuhan air bersih di sejumlah sekolah, terutama pada gedung permanen.</p><p><div>[adsense]</div><hr>"Kita mendapat dukungan tentang pengadaan dan penyediaan air bersih di gedung-gedung permanen Sekolah Rakyat. Karena memang di titik-titik tertentu kami mengalami kesulitan untuk bisa memperoleh layanan air bersih," katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, perwakilan <a href="https://www.buseronline.com/tag/brin/" target="_blank">BRIN</a>, Arief, menjelaskan bahwa lembaganya akan mendukung Sekolah Rakyat melalui penyediaan hasil penelitian dan inovasi yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.</p><p>"Kami itu berada di bagian pemain belakang. Tugas pemain belakang apa? Memberikan umpan-umpan, memberikan hasil riset, memberikan hasil-hasil inovasi," ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>Arief berharap, kolaborasi tersebut dapat menghasilkan manfaat nyata bagi para siswa sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Rakyat di berbagai daerah.</p><p>"Kalau manfaatnya nyata dan kemudian semua siswa itu mendapatkan edukasi yang tinggi, saya yakin ini adalah amal soleh kita semua," katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Melalui kerja sama tersebut, pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi sarana pemerataan pendidikan sekaligus membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu mengembangkan potensi, membangun karakter, dan meraih masa depan yang lebih baik. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/8f53295a73878494e9bc8dd6c3c7104f_whatsapp-image-20261010-at-013525.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/102663/mensos-saifullah-yusuf-sekolah-rakyat-buka-peluang-pendidikan-bagi-anak-kurang-mampu/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Medan dan Malaysia Perkuat Peluang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 08:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Medan dan Malaysia Perkuat Peluang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Pemerintah Kota Medan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Malaysia di berbagai sektor, mulai dari ek]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> (buseronline.com) - Pemerintah Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a>, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pariwisata dan infrastruktur perkotaan.</p><p><div>[adsense]</div>Peluang kerja sama tersebut dibahas saat Wali Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> untuk Republik Indonesia, Dato&#039; Muzafar Shah Mustafa, di Balai Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, pada 8 Oktober 2026.</p><p>Dalam pertemuan itu, Rico Waas memaparkan sejumlah potensi Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a>. Ia menyebutkan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> memiliki posisi strategis sebagai kota terbesar di Sumatra dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa.</p><p><div>[adsense]</div>Selain menjadi pusat kegiatan ekonomi, <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> juga memiliki keunggulan sebagai kota multikultural dengan kekayaan kuliner dan budaya yang berpotensi mendukung pengembangan sektor pariwisata.</p><p>Dari sisi <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a>, Rico mengungkapkan bahwa realisasi <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> pada 2025 mencapai sekitar Rp14,5 triliun, melampaui target sebesar Rp7 triliun.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, pertumbuhan ekonomi <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> pada tahun yang sama tercatat sekitar 5,10 persen. &quot;<a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> ini tidak hanya memiliki ekonomi makro, tetapi juga ekonomi mikro. Kota ini juga menjadi kotanya UMKM,&quot; ujar Rico Waas.</p><p>Rico juga menjelaskan pengembangan transportasi massal berbasis bus rapid transit (BRT). Pemko <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menargetkan penambahan koridor BRT dari lima menjadi 12 koridor pada 2027, yang akan menghubungkan <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Binjai, dan Deli Serdang.</p><p><div>[adsense]</div>Selain itu, jumlah armada bus listrik ditargetkan meningkat dari 60 unit menjadi sekitar 283 unit sebagai bagian dari pengembangan transportasi perkotaan.</p><p>Di bidang lingkungan, Pemko <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> turut mengembangkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang merupakan program pemerintah pusat.</p><p><div>[adsense]</div>Dengan potensi sampah lebih dari 1.700 ton per hari, <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan pengelolaan sampah yang menghasilkan energi.</p><p>Pemko <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> juga melakukan penataan lima kawasan strategis pariwisata, termasuk kawasan Kota Tua, guna meningkatkan daya tarik wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Duta Besar <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> untuk Republik Indonesia, Dato&#039; Muzafar Shah Mustafa, menegaskan bahwa <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> merupakan kota penting bagi <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a>, khususnya dalam hubungan ekonomi dan perdagangan di Sumatera Utara.</p><p>&quot;Saya merasakan <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> ini satu bandar yang sangat welcoming kepada para pelawat yang datang ke sini,&quot; kata Dato&#039; Muzafar.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menyampaikan, total perdagangan <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> dan Indonesia pada 2023 mencapai lebih dari 26 miliar dolar AS. Adapun perdagangan dua arah antara <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> dan <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> disebut mencapai sekitar 1,5 miliar dolar AS.</p><p>Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi yang masih dapat dikembangkan melalui penguatan hubungan perdagangan dan <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a> antara <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> dan Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p><div>[adsense]</div><hr><a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> pun menyatakan ketertarikannya untuk menjajaki kerja sama di sejumlah sektor, meliputi kesehatan, industri halal, pengolahan makanan, infrastruktur perkotaan, ekonomi digital, pariwisata, dan hospitalitas.</p><p><div>[adsense]</div>Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memperkuat UMKM melalui program business matching dan business networking, sehingga pelaku usaha dari <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> dan <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dapat membangun kemitraan serta memperluas akses pasar.</p><p>&quot;<a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> adalah satu kota yang amat penting bagi <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> dari segi ekonomi dan juga perdagangan,&quot; tegasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Dato&#039; Muzafar berharap kunjungan perdananya ke Kota <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan kerja sama yang lebih konkret antara <a href="https://www.buseronline.com/tag/malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> dan Pemko <a href="https://www.buseronline.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p>Penguatan hubungan kedua pihak diharapkan mampu mendorong masuknya <a href="https://www.buseronline.com/tag/investasi/" target="_blank">investasi</a>, memperluas perdagangan, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat kedua negara. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/f7e6c85504ce6e82442c770f7c8606f0_whatsapp-image-20261010-at-013527.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102662/medan-dan-malaysia-perkuat-peluang-kerja-sama-ekonomi-dan-investasi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Momentum Kebangkitan Sepak Bola ASEAN</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 07:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Momentum Kebangkitan Sepak Bola ASEAN]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil menorehkan sejarah dengan menjuarai edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil menorehkan sejarah dengan menjuarai edisi perdana <a href="https://www.buseronline.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_blank">FIFA ASEAN Cup 2026</a>. Skuad Garuda memastikan gelar juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2, setelah kedua tim bermain imbang 2-2 pada waktu normal, Senin (5/10/2026).</p><div>[adsense]</div><p>Pertandingan final tersebut disaksikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino. Keberhasilan Indonesia menjadi juara sekaligus menandai dimulainya era baru kompetisi sepak bola di kawasan Asia Tenggara.</p><p>Dilansir dari laman PSSI, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), <a href="https://www.buseronline.com/tag/erick-thohir/" target="_blank">Erick Thohir</a>, menilai <a href="https://www.buseronline.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_blank">FIFA ASEAN Cup 2026</a> menjadi langkah penting dalam pengembangan sepak bola regional. Turnamen ini juga menjadi wujud kerja sama antara FIFA dan ASEAN Football Federation (AFF) untuk meningkatkan kualitas sepak bola di kawasan.</p><div>[adsense]</div><p>FIFA ASEAN Cup merupakan turnamen baru yang digagas setelah FIFA dan ASEAN memperbarui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Oktober 2025.</p><p>Turnamen tersebut diselenggarakan bersamaan dengan FIFA ASEAN Challenge Cup di Hong Kong, China. Secara keseluruhan, kedua ajang ini melibatkan 14 negara, termasuk seluruh 11 negara anggota ASEAN.</p><div>[adsense]</div><p>Selain Indonesia dan Thailand, <a href="https://www.buseronline.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_blank">FIFA ASEAN Cup 2026</a> diikuti Vietnam, Filipina, Malaysia, Singapura, serta dua negara undangan dari South Asian Football Federation (SAFF), yakni Bangladesh dan Pakistan.</p><p>Erick mengatakan, turnamen ini memberikan kesempatan kepada tim nasional di Asia Tenggara untuk memperoleh pengalaman bertanding dalam kompetisi internasional yang terstruktur. Ajang tersebut juga diharapkan memperkuat hubungan ant negara melalui sepak bola.</p><div>[adsense]</div><p>"FIFA ASEAN Cup menjadi istimewa karena membawa platform global FIFA langsung ke jantung sepak bola Asia Tenggara. Turnamen ini memiliki karakter berbeda, karena bertujuan menyatukan kawasan melalui sepak bola," ujar Erick.</p><p>Ia menambahkan, kepercayaan kepada Indonesia sebagai tuan rumah tidak terlepas dari pengalaman menyelenggarakan sejumlah turnamen internasional, di antaranya FIFA U-17 World Cup 2023 dan FIFA Series 2026.</p><div>[adsense]</div><p>Menurut Erick, pengalaman menjadi tuan rumah kompetisi internasional memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas penyelenggaraan sekaligus memperluas pengalaman bertanding bagi tim nasional.</p><p>Indonesia, lanjutnya, tidak hanya ingin meningkatkan prestasi tim nasional, tetapi juga berkontribusi terhadap kemajuan sepak bola di seluruh Asia Tenggara.</p><div>[adsense]</div><p>Dalam satu dekade terakhir, perkembangan sepak bola ASEAN menunjukkan tren positif. Indonesia untuk pertama kalinya mencapai fase gugur Piala Asia AFC, sedangkan Vietnam tampil untuk pertama kalinya di putaran final kualifikasi Piala Dunia FIFA.</p><p>Filipina dan Singapura juga berhasil lolos ke Piala Asia AFC melalui jalur kualifikasi. Sementara itu, Thailand mengakhiri penantian 47 tahun untuk mencapai fase gugur Piala Asia AFC, dan Malaysia kembali lolos ke turnamen tersebut melalui jalur kualifikasi setelah penantian 43 tahun.</p><div>[adsense]</div><p>Erick menilai, perkembangan tersebut menjadi modal penting bagi negara-negara ASEAN untuk meningkatkan daya saing di level internasional.</p><p></p><div>[adsense]</div><hr>"ASEAN memiliki potensi sepak bola yang luar biasa, tetapi setiap negara berada pada tahap perkembangan yang berbeda. Turnamen FIFA memberikan kompetisi internasional yang berharga bagi tim-tim, sekaligus memberikan pengalaman kepada pemain dan pelatih untuk menghadapi gaya bermain yang berbeda," katanya.</p><div>[adsense]</div><p>Ia berharap FIFA ASEAN Cup dapat membuka lebih banyak peluang pertandingan internasional, mendorong investasi dalam pembinaan pemain, serta memperkuat ekosistem sepak bola di kawasan.</p><p>"Tujuan kami bukan hanya mengembangkan tim nasional kami sendiri. Kami juga ingin melihat standar sepak bola di Asia Tenggara terus meningkat. Ketika tim-tim di kawasan kami menjadi lebih kuat, kompetisinya menjadi lebih kuat, dan itu memberikan manfaat bagi semua pihak," pungkas Erick.</p><div>[adsense]</div><p>Keberhasilan Indonesia meraih gelar juara perdana <a href="https://www.buseronline.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_blank">FIFA ASEAN Cup 2026</a> diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan perkembangan sepak bola nasional sekaligus mendorong kemajuan sepak bola di seluruh Asia Tenggara. (R)</p><p></p><div>[adsense]</div>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/7ef605fc8dba5425d6965fbd4c8fbe1f_whatsapp-image-20261010-at-013529.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/olahraga/102661/indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026-erick-thohir-momentum-kebangkitan-sepak-bola-asean/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Temukan Sejumlah Kekurangan di Stadion Teladan, Keamanan Jadi Prioritas</guid>
            <pubDate>Sat, 10 Oct 2026 07:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Temukan Sejumlah Kekurangan di Stadion Teladan, Keamanan Jadi Prioritas]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya keamanan dan kualitas dalam penyelesaian pembanguna]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya keamanan dan kualitas dalam penyelesaian pembangunan <a href="https://www.buseronline.com/tag/stadion-teladan/" target="_blank">Stadion Teladan</a>. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung progres pembangunan stadion tersebut, pada 8 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Dalam peninjauan itu, Rico menemukan sejumlah bagian yang masih perlu dibenahi, terutama fasad, tangga, dan akses menuju tribun. Ia meminta seluruh pihak terkait memastikan setiap detail pekerjaan diselesaikan dengan baik sebelum stadion diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Medan.</p><p>Didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan John Ester Lase serta Camat Medan Kota Andy Syahputra, Rico melihat langsung kondisi sejumlah bagian stadion.</p><p><div>[adsense]</div>Beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya perbedaan ketinggian tangga, bagian tangga yang mengalami kerusakan, serta jalur masuk yang dinilai belum optimal.</p><p>&quot;Stadion ini adalah kebanggaan masyarakat Kota Medan. Karena itu, keamanan dan kenyamanannya harus menjadi prioritas,&quot; ujar Rico.</p><p><div>[adsense]</div>Ia menyebutkan, pembangunan <a href="https://www.buseronline.com/tag/stadion-teladan/" target="_blank">Stadion Teladan</a> terus menunjukkan progres. Namun, mengingat waktu penyelesaian semakin terbatas, seluruh pekerjaan harus dipercepat tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan kualitas hasil akhir.</p><p>Pekerjaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), termasuk pembangunan fasad stadion, ditargetkan rampung sesuai kontrak pada 12 November 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, pekerjaan yang menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum, seperti tribun, tangga, dan sejumlah akses lainnya, juga diminta segera diselesaikan agar tidak menghambat proses penyelesaian stadion secara keseluruhan.</p><p>Rico menegaskan, pencapaian target waktu tidak boleh mengorbankan kualitas pekerjaan. Menurutnya, stadion harus benar-benar aman dan layak digunakan saat diserahkan kepada Pemko Medan.</p><p><div>[adsense]</div><hr>&quot;Saya mendorong seluruh pekerjaan selesai tepat waktu, tanpa mengabaikan keamanan, detail, dan kualitas finishing. Saat akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Medan, stadion harus dalam kondisi baik, aman, dan layak digunakan,&quot; tegasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Rico juga meminta seluruh pihak yang terlibat terus mengawal proses pembangunan hingga seluruh pekerjaan dinyatakan selesai. Ia menekankan bahwa <a href="https://www.buseronline.com/tag/stadion-teladan/" target="_blank">Stadion Teladan</a> tidak hanya harus terlihat megah, tetapi juga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memanfaatkannya.</p><p>Selain pembangunan fisik, perhatian turut diarahkan pada penataan kawasan sekitar stadion. Rico menginstruksikan dinas terkait bersama jajaran kewilayahan untuk menertibkan parkir liar serta menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Ini menjadi perhatian kita bersama. Mari kawal hingga stadion kebanggaan Medan benar-benar selesai dengan baik,&quot; ungkapnya.</p><p>Pemerintah Kota Medan berharap penyelesaian <a href="https://www.buseronline.com/tag/stadion-teladan/" target="_blank">Stadion Teladan</a> dapat berjalan sesuai target dengan tetap mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan kualitas pembangunan sehingga fasilitas olahraga tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/149e9677a5989fd342ae44213df68868_whatsapp-image-20261010-at-0135281.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/olahraga/102660/rico-waas-temukan-sejumlah-kekurangan-di-stadion-teladan-keamanan-jadi-prioritas/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wabup Lantik 12 Pejabat Pemkab Taput, dr Tiurma Sinaga Kembali Menjadi Kapus Siborong-borong</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 22:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wabup Lantik 12 Pejabat Pemkab Taput, dr Tiurma Sinaga Kembali Menjadi Kapus Siborong-borong]]></title>
            <description><![CDATA[Tarutung (buseronline.com)  Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan MEng melantik 12 pejabat di lingkungan Pemerinta]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Tarutung (buseronline.com) - Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan MEng melantik 12 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Pelantikan berlangsung di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Jumat (9/10/2026).</p><div>[adsense]</div><p>Dalam arahannya, Deni menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p><p>"Jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, setiap pejabat harus menjunjung tinggi integritas, bekerja secara profesional, serta menjadi teladan dalam menjalankan tugas," tegasnya.</p><div>[adsense]</div><p>Ia meminta para pejabat yang baru dilantik agar segera mempercepat akselerasi kinerja dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Menurutnya, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan warga.</p><p>Deni juga menekankan penerapan tiga prinsip utama dalam menjalankan tugas pemerintahan, yakni available, reliable, dan sustainable.</p><div>[adsense]</div><p>"Artinya, kita harus selalu hadir dalam pelayanan kepada masyarakat, bekerja secara profesional dan dapat diandalkan, serta memastikan program dan pelayanan pemerintah dapat berjalan secara berkelanjutan," ujarnya.</p><p>Dalam pelantikan tersebut, Romusa Simanungkalit ST MM, dipercaya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara. Ia diharapkan mampu mendorong percepatan digitalisasi dan menghadirkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang ramah serta humanis.</p><div>[adsense]</div><p>Selain itu, empat pejabat administrator turut dilantik, yakni drg Bunga Uhur, MM, sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana; Nopita Simanjuntak SE, sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Donald Hutagaol SKM, sebagai Sekretaris Camat Pangaribuan; serta Henky Ricard Sibarani SPd, sebagai Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP.</p><p>Keempat pejabat tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak kebijakan pimpinan yang proaktif, responsif, dan akuntabel.</p><div>[adsense]</div><p>Sementara itu, tujuh tenaga kesehatan mendapat tugas tambahan sebagai kepala maupun pelaksana tugas kepala UPTD Puskesmas di wilayah Siborong-borong, Paniaran, Silangit, Butar, dan Sipultak. Penugasan ini ditujukan untuk memperkuat tata kelola puskesmas serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.</p><p>Di antara rotasi pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Tapanuli Utara, penugasan dr Tiurma Sinaga turut menjadi perhatian. Dokter alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut kembali dipercaya bertugas sebagai Kepala Puskesmas Siborong-borong setelah sebelumnya menjabat Kepala Puskesmas Paniaran.</p><div>[adsense]</div><p>Sejumlah kalangan menilai dr Tiurma Sinaga memiliki kinerja yang baik di antara kepala puskesmas di Kabupaten Tapanuli Utara.</p><p>Kembalinya dr Tiurma Sinaga diharapkan dapat memperkuat manajemen pelayanan kesehatan serta mendorong peningkatan mutu layanan bagi masyarakat di wilayah Siborong-borong dan sekitarnya.</p><div>[adsense]</div><p>Melalui pelantikan dan rotasi jabatan ini, Pemkab Tapanuli Utara diharapkan semakin memperkuat kinerja birokrasi, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta mewujudkan pelayanan publik yang efektif, responsif, dan berkelanjutan. (Galung)</p><p></p><div>[adsense]</div>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/da4fb5c6e93e74d3df8527599fa62642_img20261009wa0008.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/regional/102659/wabup-lantik-12-pejabat-pemkab-taput-dr-tiurma-sinaga-kembali-menjadi-kapus-siborongborong/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gagal Tiga Kali Tak Bikin Mundur, Anak Satpam di Deliserdang Taklukkan Seleksi Taruna AAL</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 19:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gagal Tiga Kali Tak Bikin Mundur, Anak Satpam di Deliserdang Taklukkan Seleksi Taruna AAL]]></title>
            <description><![CDATA[Magelang (buseronline.com)  Kegagalan bukan akhir dari sebuah perjuangan. Prinsip itulah yang dipegang Eikhel Mahardika Ginting, pemuda asa]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Magelang (buseronline.com) - Kegagalan bukan akhir dari sebuah perjuangan. Prinsip itulah yang dipegang <a href="https://www.buseronline.com/tag/eikhel-mahardika-ginting/" target="_blank">Eikhel Mahardika Ginting</a>, pemuda asal Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/deliserdang/" target="_blank">Deliserdang</a>, Sumatera Utara, yang akhirnya berhasil mewujudkan impiannya menjadi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) setelah tiga kali gagal dalam seleksi.</p><p><div>[adsense]</div>Kisah perjuangan Eikhel menjadi salah satu cerita inspiratif di balik prosesi Wisuda Prajurit Taruna <a href="https://www.buseronline.com/tag/akademi-tni/" target="_blank">Akademi TNI</a> dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian Tahun Pendidikan 2026 yang berlangsung di Lapangan Sapta Marga <a href="https://www.buseronline.com/tag/akademi-militer/" target="_blank">Akademi Militer</a>, Magelang, Kamis (8/10/2026).</p><p>Eikhel merupakan putra sulung dari tiga bersaudara, anak pasangan Samion Ginting dan Ana Rosmeri br Tarigan. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana dengan kedua orang tua yang bekerja sebagai petugas keamanan atau satpam.</p><p><div>[adsense]</div>Meski berasal dari keluarga sangat sederhana, Eikhel tidak pernah melepaskan cita-citanya untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Laut. Namun, jalan menuju impian tersebut tidaklah mudah. Pada seleksi tahun 2023, 2024, dan 2025, Eikhel harus menerima kenyataan pahit setelah dinyatakan gugur pada tahap pantukhir Kodam I/Bukit Barisan.</p><p>Tiga kali kegagalan itu menjadi ujian berat, tetapi tidak cukup kuat untuk memadamkan semangatnya. Eikhel kembali mencoba untuk keempat kalinya. Usahanya akhirnya membuahkan hasil. Ia dinyatakan lulus dan resmi menjadi Taruna AAL.</p><p><div>[adsense]</div>Ibunda Eikhel, Ana Rosmeri br Tarigan, mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian putranya yang tidak pernah menyerah meski berulang kali mengalami kegagalan. &quot;Ini adalah kali keempat Eikhel mengikuti seleksi dan akhirnya diterima menjadi Taruna AAL. Sebelumnya, ia tiga kali gugur di tingkat pantukhir Kodam I/BB pada tahun 2023, 2024, dan 2025,&quot; ungkap Ana.</p><p>Ada satu momen yang hingga kini masih membekas di hati Ana, yakni ketika Eikhel mengabarkan kelulusannya melalui panggilan video kepada kedua orang tuanya. Dengan suara bergetar dan air mata haru, Eikhel menyampaikan kabar yang telah lama dinantikan keluarganya. &quot;Mak, Pak, aku lulus jadi Taruna AAL. Aku lulus,&quot; ujar Eikhel sambil menangis.</p><p><div>[adsense]</div>Mendengar kabar tersebut, kedua orang tuanya langsung mengucap syukur kepada Tuhan. Kebahagiaan itu semakin terasa karena mereka mengetahui betapa panjang perjuangan yang harus dilalui putra mereka untuk mencapai impiannya.</p><p>Bagi keluarga Samion Ginting dan Ana Rosmeri br Tarigan, keberhasilan Eikhel bukan sekadar pencapaian pribadi. Momen tersebut menjadi buah dari ketekunan, doa, serta dukungan keluarga yang terus menguatkannya di tengah berbagai kegagalan.</p><p><div>[adsense]</div>Ana berharap perjalanan putranya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten <a href="https://www.buseronline.com/tag/deliserdang/" target="_blank">Deliserdang</a>, agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.</p><p>Menurutnya, keterbatasan ekonomi maupun kegagalan berkali-kali bukan alasan untuk berhenti berjuang selama masih ada kemauan dan kesempatan untuk mencoba kembali.</p><p><div>[adsense]</div>Seperti diketahui, Eikhel menjadi bagian dari prosesi wisuda yang diikuti sebanyak 1.944 Taruna TNI dan Polri di <a href="https://www.buseronline.com/tag/akademi-militer/" target="_blank">Akademi Militer</a>, Magelang. Mereka resmi menyandang status sebagai Prajurit Taruna dan Bhayangkara Taruna setelah menyelesaikan Pendidikan Dasar Keprajuritan selama dua bulan.</p><p>Upacara tersebut dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Rudi Darmoko. Sejumlah pejabat TNI dan Polri turut hadir, termasuk Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/akademi-militer/" target="_blank">Akademi Militer</a> Mayjen TNI Rano Tilaar SE MM beserta Ibu Tanya Tilaar.</p><p><div>[adsense]</div>Dari total 1.944 Taruna, sebanyak 1.595 merupakan Taruna TNI dan 349 Taruna Polri. Rinciannya, <a href="https://www.buseronline.com/tag/akademi-militer/" target="_blank">Akademi Militer</a> (Akmil) sebanyak 913 Taruna, Akademi Angkatan Laut (AAL) 413 Taruna, Akademi Angkatan Udara (AAU) 269 Taruna, serta Akademi Kepolisian (Akpol) 349 Taruna yang terdiri dari 319 Taruna dan 30 Taruni.</p><p>Prosesi wisuda diawali dengan penyambutan dan pemeriksaan pasukan, dilanjutkan pengukuhan status dari Calon Prajurit Taruna menjadi Prajurit Taruna TNI dan Bhayangkara Taruna Akpol. Suasana khidmat semakin terasa saat dilakukan penyematan tanda pangkat kepada perwakilan Taruna terbaik dari masing-masing matra dan Akpol, serta pengambilan sumpah sebagai bentuk komitmen pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p><p><div>[adsense]</div>Dalam arahannya, Panglima TNI menekankan bahwa perkembangan lingkungan strategis menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Ancaman terhadap bangsa tidak lagi terbatas pada konflik bersenjata, tetapi juga mencakup serangan siber, disinformasi, kejahatan lintas negara, hingga bencana.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Karena itu, generasi TNI dan Polri dituntut mampu beradaptasi, menguasai teknologi, serta bergerak cepat dan terpadu dalam menghadapi berbagai tantangan.</p><p><div>[adsense]</div>Panglima TNI juga berpesan agar seluruh Taruna melanjutkan pendidikan di akademi masing-masing dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung jawab demi memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.</p><p>Bagi <a href="https://www.buseronline.com/tag/eikhel-mahardika-ginting/" target="_blank">Eikhel Mahardika Ginting</a>, wisuda ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal perjalanan panjang untuk menggapai cita-cita sebagai perwira TNI Angkatan Laut.</p><p><div>[adsense]</div>Perjalanannya menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak selalu diraih melalui jalan yang mudah. Terkadang, dibutuhkan keberanian untuk bangkit berkali-kali hingga kesempatan yang dinantikan akhirnya datang. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_whatsapp-image-20261009-at-171955.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/102658/gagal-tiga-kali-tak-bikin-mundur-anak-satpam-di-deliserdang-taklukkan-seleksi-taruna-aal/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DVI Polri Identifikasi 63 Korban KM Virgo Transport 8, 17 Jenazah Masih Diproses</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 19:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DVI Polri Identifikasi 63 Korban KM Virgo Transport 8, 17 Jenazah Masih Diproses]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri terus melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban tengg]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri terus melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban tenggelamnya <a href="https://www.buseronline.com/tag/km-virgo-transport-8/" target="_blank">KM Virgo Transport 8</a>. Dilansir dari laman Humas Polri, dari total 80 jenazah yang diserahkan ke <a href="https://www.buseronline.com/tag/rs-bhayangkara/" target="_blank">RS Bhayangkara</a> Banjarmasin, sebanyak 63 korban telah berhasil diidentifikasi.</p><p><div>[adsense]</div>Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti mengatakan, proses identifikasi menghadapi tantangan karena sebagian besar kondisi jenazah sudah sulit dikenali melalui ciri fisik.</p><p>Karena itu, pemeriksaan DNA menjadi salah satu metode utama yang digunakan untuk memastikan identitas korban. Pemeriksaan tersebut membutuhkan data pembanding berupa sampel DNA dari keluarga korban.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Jasad korban yang ditemukan sudah sulit dikenali. Sehingga pemeriksaan banyak mengandalkan data pembanding DNA,&quot; kata Sumy dalam keterangannya, pada 5 Oktober 2026.</p><p>Selain DNA, Tim DVI juga melakukan identifikasi melalui sejumlah metode lain, di antaranya sidik jari, rekam gigi, ciri medis, serta properti pribadi yang ditemukan bersama jenazah.</p><p><div>[adsense]</div>Sumy menjelaskan, korban dapat dinyatakan teridentifikasi apabila terdapat kecocokan melalui sedikitnya satu metode primer. Metode primer tersebut meliputi sidik jari, DNA, atau rekam gigi.</p><p>Sementara itu, metode sekunder mencakup ciri medis dan properti pribadi. Metode ini dapat digunakan apabila terdapat kecocokan sedikitnya dua data pembanding.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Jadi pemeriksaan sampel DNA menjadi upaya terakhir mengingat proses ini juga memerlukan waktu dan harus dikirim ke Jakarta,&quot; ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr>Pengiriman sampel DNA ke Jakarta menjadi salah satu faktor yang membuat proses identifikasi membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan pemeriksaan yang dapat dilakukan langsung di rumah sakit.</p><p><div>[adsense]</div>Meski demikian, Tim DVI Polri terus melakukan pemeriksaan secara bertahap terhadap seluruh jenazah yang diterima di <a href="https://www.buseronline.com/tag/rs-bhayangkara/" target="_blank">RS Bhayangkara</a> Banjarmasin.</p><p>Hingga Senin (5/10/2026), masih terdapat 17 jenazah yang belum teridentifikasi. Sebagian jenazah tersebut masih menjalani tahapan pemeriksaan, termasuk pengambilan dan pengiriman sampel DNA ke Jakarta.</p><p><div>[adsense]</div>Hasil pemeriksaan DNA nantinya menjadi salah satu dasar untuk memastikan identitas korban secara akurat. Sumy pun meminta keluarga korban untuk tetap bersabar selama proses identifikasi berlangsung.</p><p>Ia memastikan seluruh personel DVI yang bertugas terus bekerja untuk mempercepat proses identifikasi setiap jenazah korban <a href="https://www.buseronline.com/tag/km-virgo-transport-8/" target="_blank">KM Virgo Transport 8</a>. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec_whatsapp-image-20261008-at-233244.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/hukum/102657/dvi-polri-identifikasi-63-korban-km-virgo-transport-8-17-jenazah-masih-diproses/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Siswa SMK Muhammadiyah Sumpiuh Kenali Teknologi Lalu Lintas di NTMC Korlantas Polri</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 18:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Siswa SMK Muhammadiyah Sumpiuh Kenali Teknologi Lalu Lintas di NTMC Korlantas Polri]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta (buseronline.com)  Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerima kunjungan siswa dan siswi SMK Muhammadiyah Sumpiuh, Jawa Tengah, di]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta (buseronline.com) - Korps Lalu Lintas (<a href="https://www.buseronline.com/tag/korlantas/" target="_blank">Korlantas</a>) Polri menerima kunjungan siswa dan siswi <a href="https://www.buseronline.com/tag/smk-muhammadiyah/" target="_blank">SMK Muhammadiyah</a> Sumpiuh, Jawa Tengah, di Gedung National Traffic Management Center (NTMC) <a href="https://www.buseronline.com/tag/korlantas/" target="_blank">Korlantas</a> Polri, Jakarta, pada 7 Oktober 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Dilansir dari laman Humas Polri, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para siswa, khususnya dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), untuk mengenal secara langsung pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas.</p><p>Dalam kegiatan itu, para siswa diperkenalkan dengan sistem kerja NTMC, pemantauan CCTV, berbagai aplikasi, serta layanan call center yang digunakan untuk mendukung pelayanan dan penyampaian informasi lalu lintas kepada masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Para siswa juga dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi informasi dan jaringan diterapkan dalam sistem pemantauan serta pengelolaan informasi lalu lintas.</p><p>Guru Pendamping <a href="https://www.buseronline.com/tag/smk-muhammadiyah/" target="_blank">SMK Muhammadiyah</a> Sumpiuh, Khusnul Khotimah, mengapresiasi <a href="https://www.buseronline.com/tag/korlantas/" target="_blank">Korlantas</a> Polri yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di lingkungan NTMC.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Kami dari <a href="https://www.buseronline.com/tag/smk-muhammadiyah/" target="_blank">SMK Muhammadiyah</a> Sumpiuh berterima kasih sekali kepada NTMC. Kami bersama anak-anak bisa belajar banyak ilmu di sini, di antaranya tentang lalu lintas dan teknologi yang berhubungan dengan jurusan kami, yaitu teknik komputer dan jaringan,&quot; ujar Khusnul.</p><p>Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan wawasan baru kepada siswa mengenai penerapan teknologi dalam mendukung pelayanan kepolisian. Salah satunya adalah sistem pengelolaan informasi yang terpusat sehingga informasi dari berbagai daerah dapat diteruskan dengan cepat.</p><p><div>[adsense]</div><hr>&quot;Sistemnya sangat baik karena seluruh data terpusat. Ketika terjadi kecelakaan atau ada informasi dari daerah, data dapat segera diteruskan ke pusat sehingga respons dan penanganannya lebih cepat,&quot; katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Selain memperkenalkan teknologi yang digunakan dalam pengelolaan lalu lintas, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa mengenai pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.</p><p>Khusnul berharap pengalaman yang diperoleh para siswa selama berkunjung ke NTMC dapat meningkatkan kepedulian mereka terhadap aturan lalu lintas dan keselamatan di jalan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Harapan saya untuk siswa dan saya sendiri, yang pertama lebih tertib lagi berlalu lintas, kemudian lebih aware dengan tata tertib sehingga keselamatannya lebih baik lagi atau lebih ditingkatkan lagi,&quot; tuturnya. (R)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_whatsapp-image-20261008-at-233233.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/pendidikan/102656/siswa-smk-muhammadiyah-sumpiuh-kenali-teknologi-lalu-lintas-di-ntmc-korlantas-polri/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sumut Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih, Dorong Swasembada Pangan</guid>
            <pubDate>Fri, 09 Oct 2026 17:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sumut Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih, Dorong Swasembada Pangan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (buseronline.com)  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus memperkuat sektor pertanian melalui pengembangan budidaya]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>) terus memperkuat sektor pertanian melalui pengembangan budidaya bawang putih seluas 9.624 hektare di sembilan kabupaten.</p><p><div>[adsense]</div>Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah dan nasional.</p><p>Wakil Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> Surya mengatakan pengembangan bawang putih tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan luas tanam dan produksi, tetapi juga penguatan kapasitas petani serta kepastian pasar bagi hasil produksi.</p><p><div>[adsense]</div>Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Bawang Putih Tahun 2026 dan Persiapan Tahun 2027 bersama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI di Kantor Gubernur <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, pada 7 Oktober 2026.</p><p>Surya menjelaskan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> memiliki kondisi agroklimat yang sangat mendukung pengembangan bawang putih. Potensi pengembangan seluas 9.624 hektare tersebut tersebar di Kabupaten Samosir 5.001 hektare, Karo 2.995 hektare, Humbanghasundutan 411 hektare, Simalungun 384 hektare, Dairi 288 hektare, Toba 234 hektare, Tapanuli Utara 198 hektare, Deliserdang 73 hektare, dan Mandailing Natal 40 hektare.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut Surya, ketersediaan benih bermutu menjadi salah satu faktor penting untuk mencapai produktivitas yang optimal. Di sisi lain, hasil produksi juga perlu didukung kepastian pasar dan offtaker serta penguatan kapasitas penangkar dan kelompok tani. "Produktivitas harus kita dorong untuk mencapai target 20 ton per hektare panen basah," ujar Surya.</p><p>Ia menegaskan, Pemprov <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> akan terus mengawal pengembangan bawang putih secara berkelanjutan. Peningkatan produksi diharapkan berjalan beriringan dengan kepastian pasar sehingga petani memperoleh kepastian usaha dan harga yang menguntungkan.</p><p><div>[adsense]</div>Surya juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan Kementerian Pertanian agar program pengembangan bawang putih dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.</p><p><div>[adsense]</div><hr>"Untuk itu saya berharap koordinasi antara Pemerintah Provinsi <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, kabupaten, dan Kementerian Pertanian semakin kuat. Sehingga pengembangan bawang putih di <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> dapat berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi petani," katanya.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule mengatakan, <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> termasuk dalam alokasi kawasan strategis pengembangan hortikultura nasional untuk mendukung pencapaian swasembada bawang putih.</p><p>Ia menilai <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> memiliki agroklimat dan potensi lahan yang sangat baik untuk pengembangan komoditas tersebut. "Pengembangan bawang putih untuk memperkuat ketersediaan dan produksi lokal. <a href="https://www.buseronline.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> menjadi sentra pengembangan bawang putih guna mendukung <a href="https://www.buseronline.com/tag/swasembada-pangan/" target="_blank">swasembada pangan</a> nasional," pungkasnya. (P3)</p><p><div>[adsense]</div></p><p></p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buseronline.com/cdn/https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/10/6cdd60ea0045eb7a6ec44c54d29ed402_whatsapp-image-20261008-at-233235.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buseronline.com/ekonomi/102655/sumut-kembangkan-9624-hektare-bawang-putih-dorong-swasembada-pangan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>