Kamis, 08 Oktober 2026

Kementan Genjot Produktivitas Sawit untuk Penuhi Kebutuhan CPO Program B50

Sabtu, 08 Agustus 2026 08:40 WIB
Kementan Genjot Produktivitas Sawit untuk Penuhi Kebutuhan CPO Program B50
Kementan RI mempercepat peningkatan produktivitas kelapa sawit nasional guna memenuhi lonjakan kebutuhan CPO seiring implementasi mandatori biodiesel B50.

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertanian (Kementan) RI mempercepat peningkatan produktivitas kelapa sawit nasional guna memenuhi lonjakan kebutuhan crude palm oil (CPO) seiring implementasi mandatori biodiesel B50.

Dilansir dari laman Kementan, upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi lahan yang sudah ada dengan mengandalkan benih unggul, peremajaan kebun, penerapan teknologi, dan penguatan hilirisasi.

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengatakan, peningkatan produktivitas menjadi strategi utama pemerintah untuk menjaga ketahanan sektor sawit sekaligus mempertahankan posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia.

"Arahan Presiden Prabowo Subianto jelas, yaitu meningkatkan produktivitas sawit untuk memenuhi kebutuhan pangan, mendukung program B50, dan memperkuat devisa negara. Karena itu, peningkatan produksi dilakukan melalui inovasi, teknologi, penggunaan benih unggul, serta pendampingan kepada pekebun di lahan yang sudah ada," kata Amran.

Plt Direktur Jenderal Perkebunan Heru Tri Widarto menegaskan bahwa produktivitas menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan CPO yang terus meningkat, baik untuk industri pangan maupun energi terbarukan.

"Dengan lahan yang sama, kita harus mampu menghasilkan produksi yang lebih tinggi agar kebutuhan nasional terpenuhi sekaligus meningkatkan pendapatan pekebun," ujarnya.

Menurut Heru, kebutuhan CPO meningkat setelah pemerintah memberlakukan mandatori biodiesel B50 sejak 1 Juli 2026. Berdasarkan kajian Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, kebutuhan CPO untuk mendukung program tersebut pada 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 18,7 juta ton.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Percepat Infrastruktur Air Pertanian, Jaga Produksi dan Tingkatkan Indeks Pertanaman
Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun untuk Bangun Ekosistem Peternakan Terintegrasi
Kementan Siapkan hingga 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol Nasional
Kementan Siapkan Rp28,02 Triliun untuk Perkuat Pertanian 2027
Pemerintah Buka Akses Bantuan Alsintan bagi Buruh Tani
Mentan Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan karena Terlibat Judi Online
komentar
beritaTerbaru