Kamis, 18 Juni 2026

Mentan Temukan Ketidaksesuaian Program Pembibitan Kelapa di Manado, Minta Pengawasan Diperketat

Minggu, 03 Mei 2026 16:05 WIB
Mentan Temukan Ketidaksesuaian Program Pembibitan Kelapa di Manado, Minta Pengawasan Diperketat
Mentan Andi Amran Sulaiman menemukan sejumlah ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program pembibitan kelapa di Desa Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara. Temuan tersebut diperoleh saat inspeksi langsung, Jumat (1/5/2026).
Program tersebut juga disebut memiliki potensi menyerap hingga sekitar 3 juta tenaga kerja. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp9,95 triliun untuk penyediaan bibit unggul gratis bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri. "Sukses itu tidak bisa berdiri sendiri. Ini hasil kerja kita semua, bukan saya," katanya.

Di akhir kunjungan, Mentan mengingatkan seluruh pelaksana program agar bekerja secara profesional dan tidak menyalahgunakan anggaran negara. "Tidak ada setor fee. Kalau saya temukan, akan saya blacklist dan pidanakan," tegasnya.

Pemerintah memastikan program pembibitan ini akan terus diperkuat dan diawasi untuk mendukung peningkatan produksi pertanian serta kesejahteraan petani di Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Percepat Swasembada Bawang Putih, Bangun Ekosistem dari Benih hingga Konsumsi
Mentan Amran Tetapkan HAP Telur Rp26.500 per Kilogram, Satgas Pangan Siap Awasi
Mentan Amran Ancam Periksa 300 Perusahaan Sawit yang Tahan Kenaikan Harga TBS
Mentan Amran Puji Kualitas Bibit Kelapa dan Kakao di Konawe Selatan, Siap Jadi Percontohan Nasional
Tanggapi Isu “Pesta Babi” Merauke, Mentan Amran Sulaiman Tegaskan Fokus Swasembada Pangan
Kementan Perkuat Pengawalan Program Pertanian di 38 Provinsi Lewat BRMP
komentar
beritaTerbaru