Program tersebut juga disebut memiliki potensi menyerap hingga sekitar 3 juta tenaga kerja. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp9,95 triliun untuk penyediaan bibit unggul gratis bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri. "Sukses itu tidak bisa berdiri sendiri. Ini hasil kerja kita semua, bukan saya," katanya.
Di akhir kunjungan, Mentan mengingatkan seluruh pelaksana program agar bekerja secara profesional dan tidak menyalahgunakan anggaran negara. "Tidak ada setor fee. Kalau saya temukan, akan saya blacklist dan pidanakan," tegasnya.
Pemerintah memastikan program pembibitan ini akan terus diperkuat dan diawasi untuk mendukung peningkatan produksi pertanian serta kesejahteraan petani di Indonesia. (R)
beritaTerkait
komentar