Selasa, 18 Agustus 2026

Sekolah Rakyat di Jateng Tampung 2.692 Siswa, Jadi Upaya Putus Rantai Kemiskinan

Kamis, 06 Agustus 2026 19:15 WIB
Sekolah Rakyat di Jateng Tampung 2.692 Siswa, Jadi Upaya Putus Rantai Kemiskinan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat mewakili Gubernur Jawa Tengah menerima Tim Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK RI dalam diskusi perencanaan dan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Provinsi Jawa Tengah, Rabu (5/8/2026).

Semarang (buseronline.com) - Program Sekolah Rakyat di Provinsi Jawa Tengah terus menunjukkan perkembangan. Hingga tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 2.692 siswa telah mengikuti pendidikan di 10 Sekolah Rakyat permanen dan enam Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di berbagai daerah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

"Sekolah Rakyat ini jalan untuk memutus rantai kemiskinan. Karena bagaimana pun juga angka kemiskinan di Jawa Tengah masih relatif tinggi," ujar Taj Yasin saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima Tim Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK RI dalam diskusi perencanaan dan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Provinsi Jawa Tengah, Rabu.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen mengawal pelaksanaan Program Sekolah Rakyat karena merupakan gagasan Presiden untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat kurang mampu.

"Program ini bertujuan memuliakan keluarga miskin dan memfasilitasi kebangkitan masyarakat kecil melalui pendidikan," katanya dilansir dari laman Jatengprov.

Taj Yasin menambahkan, Jawa Tengah telah memiliki pengalaman dalam mengelola sekolah berasrama bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Saat ini terdapat tiga sekolah berasrama penuh di Kabupaten Pati, Kabupaten Semarang, dan Purbalingga, serta 15 sekolah semi-boarding yang telah berjalan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Imam Maskur, menjelaskan bahwa dari total 2.692 siswa yang diterima pada tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 380 siswa berada di jenjang SD, 1.038 siswa SMP, dan 1.274 siswa SMA. Seluruh siswa telah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 31 Juli 2026.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Jateng Perluas Akses Pendidikan, Ribuan Siswa Kurang Mampu Terbantu
Gus Yasin Dorong Tradisi Keilmuan Pesantren Terus Berkembang di Jawa Tengah
Taj Yasin Apresiasi Rumah Sehat Baznas Jepara, Dorong Penguatan Zakat untuk Kemaslahatan Umat
Jateng Pacu Pembangunan Dry Port di Batang dan Kendal
Hari Jadi ke-81 Jateng Dirayakan dengan Beragam Kegiatan, Usung Semangat “Gumregut Nyawiji”
Posyandu Jateng Didorong Terus Berinovasi, Perkuat Edukasi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru