Kamis, 06 Agustus 2026

Sekolah Rakyat di Jateng Tampung 2.692 Siswa, Jadi Upaya Putus Rantai Kemiskinan

Kamis, 06 Agustus 2026 19:15 WIB
Sekolah Rakyat di Jateng Tampung 2.692 Siswa, Jadi Upaya Putus Rantai Kemiskinan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat mewakili Gubernur Jawa Tengah menerima Tim Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK RI dalam diskusi perencanaan dan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Provinsi Jawa Tengah, Rabu (5/8/2026).
Kesepuluh Sekolah Rakyat permanen berada di Kabupaten Pati, Banyumas, Wonosobo, Sragen, Jepara, Brebes, Cilacap, Sukoharjo, Rembang, dan Kota Semarang. Selain itu, enam Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi di Banjarnegara, Temanggung, Blora, Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kebumen.

Imam mengungkapkan, penerimaan siswa pada jenjang SMP dan SMA hampir seluruhnya telah memenuhi kuota. Sementara itu, penerimaan siswa Sekolah Rakyat Dasar (SRD) masih menghadapi tantangan karena sebagian orang tua belum siap melepas anak usia enam hingga tujuh tahun untuk tinggal di asrama.

Untuk mengoptimalkan kapasitas sekolah, Kementerian Sosial memberikan kebijakan agar kuota yang belum terisi pada jenjang SD dialihkan menjadi tambahan rombongan belajar pada jenjang SMP dan SMA. Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus memperluas pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Jika seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah memiliki Sekolah Rakyat, program ini diperkirakan mampu menampung sekitar 35 ribu siswa. Namun, jumlah tersebut masih belum mencakup seluruh anak dari keluarga miskin maupun anak putus sekolah sehingga pengembangannya akan dilakukan secara bertahap. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Kerahkan 372 Taruna Akpol Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 73 Lokasi
Jateng Bentuk Tim Koordinasi Perkuat Pengembangan Geopark
Semangat Siswa Sekolah Rakyat Tuai Apresiasi Wali Kota Medan
Pemerintah Distribusikan 5,5 Juta Buku Bacaan Bermutu untuk Tingkatkan Literasi Nasional
Investor AS Siap Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah di Soloraya, Dukung Target Zero Sampah Jateng 2028
418 Posyandu di Kota Pekalongan Bertransformasi Menjadi Posyandu 6 SPM
komentar
beritaTerbaru