Rabu, 06 Mei 2026

Pemko Bandung Gelontorkan Rp43,2 Miliar untuk Pendidikan, Fokus pada Akses dan Kesehatan Mental

Rabu, 06 Mei 2026 18:00 WIB
Pemko Bandung Gelontorkan Rp43,2 Miliar untuk Pendidikan, Fokus pada Akses dan Kesehatan Mental
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp43,22 miliar untuk mendukung sektor pendidikan, mencakup bantuan bagi siswa hingga mahasiswa serta penguatan program strategis pendidikan.

Dilansir dari laman Jabarprov, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan hal tersebut saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Kota Bandung di Balai Kota, Senin (4/5/2026).

Rinciannya, Pemko Bandung mengucurkan Rp36,35 miliar untuk program Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) yang menyasar siswa SD dan SMP swasta. Selain itu, hampir 2.000 mahasiswa menerima bantuan dengan total anggaran sekitar Rp6,87 miliar.

Dalam sambutannya, Farhan meminta DPRD dan media untuk ikut mengawal realisasi anggaran tersebut agar tepat sasaran dan tepat waktu. "Catat janji kami. Pastikan ini terealisasi tepat waktu," ujarnya.

Upacara tersebut turut dihadiri unsur DPRD, Forkopimda, jajaran perangkat daerah, para guru, pelajar, hingga ratusan pemain angklung dari PGRI. Pada kesempatan itu, Farhan juga memaparkan lima arah kebijakan strategis pendidikan di Kota Bandung.

Kebijakan tersebut meliputi digitalisasi sekolah, peningkatan kesejahteraan guru, serta penguatan literasi dan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika).

Selain itu, Pemko Bandung mulai menerapkan pendekatan deep learning yang dipadukan dengan pendidikan karakter melalui berbagai kegiatan positif seperti pagi ceria, pramuka, dan penguatan kepemimpinan siswa.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong pengembangan pendidikan inklusif dengan membuka akses lebih luas bagi anak berkebutuhan khusus. "Bandung akan mulai merintis sekolah inklusif. Ini bukan hal mudah, tapi harus kita lakukan," kata Farhan.

Di sisi lain, isu kesehatan mental pelajar menjadi perhatian serius. Farhan mengungkapkan bahwa puluhan ribu siswa di Kota Bandung mengalami masalah mental, mulai dari stres hingga depresi berat.

Sebagai respons, Pemko Bandung akan memperkuat peran guru bimbingan konseling (BK) melalui pelatihan intensif serta menjalin kolaborasi dengan tenaga psikolog. "Ini tantangan besar. Kita tidak bisa hanya fokus pada akademik, tapi juga kondisi mental anak-anak kita," tegasnya.

Pemko Bandung juga memperkuat pendidikan karakter melalui kerja sama dengan TNI dan Polri, yang memberikan pelatihan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan di lingkungan sekolah.

Di akhir acara, Farhan menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa, sekaligus memotivasi para pelajar untuk terus semangat dalam menempuh pendidikan.

"Kepada anak-anakku, tetaplah semangat. Hari ini menentukan masa depan," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Bandung Jamin Stok Sembako Aman, Perketat Pengawasan Gudang
Pemko Bandung Tegas, Tak Ada Toleransi Kelalaian di Fasilitas Kesehatan
komentar
beritaTerbaru