Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung terus membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui program penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
Dilansir dari laman Jabarprov, sebanyak 40 warga Kota Bandung diberangkatkan untuk bekerja di Jepang dengan dukungan subsidi pelatihan bahasa Jepang hingga Rp10 juta per orang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program ini juga dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan job fair keempat tahun 2026 di Miko Mall, Kamis. "Setiap job fair rata-rata dihadiri sekitar 2.000 pencari kerja. Pada kegiatan kali ini tersedia sekitar 3.000 lowongan, sementara yang telah mendaftar melalui sistem tiket sebanyak 1.500 orang," ujar Yayan.
Ia menjelaskan, hasil job fair sebelumnya di Gedung KONI menunjukkan sekitar 600 dari 1.500 peserta berhasil mendapatkan pekerjaan. Selain membuka peluang kerja di dalam negeri, Disnaker juga memfasilitasi keberangkatan 40 warga ke Jepang melalui tiga Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), yakni LPK Bahana, LPK Hikari Senseiku, dan LPK Ohm.
Para peserta akan bekerja selama tiga tahun di berbagai sektor, seperti perawatan lansia (caregiver), pengolahan makanan, restoran, dan konstruksi.
Menurut Yayan, kebutuhan tenaga kerja di Jepang masih sangat tinggi. Bahkan, sejumlah agensi di Jepang masih membutuhkan ribuan pekerja dan menilai tenaga kerja asal Kota Bandung memiliki etos kerja yang baik, terampil, dan kreatif.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjaga sikap dan disiplin selama bekerja di Jepang. Menurutnya, pelanggaran yang dilakukan pekerja dapat berdampak pada citra Kota Bandung hingga berpotensi menghambat peluang tenaga kerja asal daerah tersebut di masa mendatang.
Untuk mendukung program tersebut, Pemko Bandung memberikan subsidi pelatihan bahasa Jepang hingga level N5 senilai sekitar Rp10 juta bagi setiap calon pekerja migran.
beritaTerkait
komentar