Jumat, 09 Oktober 2026

Gubernur Jateng Dorong MES Perkuat UMKM dan Ekonomi Syariah

Minggu, 04 Oktober 2026 12:30 WIB
Gubernur Jateng Dorong MES Perkuat UMKM dan Ekonomi Syariah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi foto bersama dengan lainnya saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah MES Jawa Tengah periode 2026-2031 di Ballroom Pandanaran, Hotel Padma, Kota Semarang, Jumat (2/10/2026).

Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah periode 2026-2031 untuk turut memperkuat dan menggerakkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dilansir dari laman Jatengprov, langkah tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi syariah di Jawa Tengah yang memiliki sekitar 38 juta penduduk.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi syariah diharapkan tidak hanya berkembang pada sektor industri besar, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat dan daerah.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah MES Jawa Tengah periode 2026-2031 di Ballroom Pandanaran, Hotel Padma, Kota Semarang, pada 2 Oktober 2026.

"MES ini sangat strategis sekali karena mayoritas penduduk Jawa Tengah itu muslim. Saya berharap programnya bisa menumbuhkan ekonomi baru di wilayah kita," ujar Luthfi.

Luthfi mengatakan, pengembangan ekonomi syariah telah masuk dalam arah kebijakan perencanaan pembangunan Jawa Tengah 2025-2029.

Pada 2027, Pemprov Jawa Tengah juga menempatkan ekonomi syariah sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah, bersama dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Karena itu, pengembangan ekonomi syariah perlu dilakukan dengan melibatkan seluruh potensi masyarakat, termasuk pelaku UMKM.

Menurutnya, ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan industri besar dan lembaga keuangan. Di tingkat usaha mikro dan kecil, peluang pengembangan ekonomi syariah juga terbuka melalui produk halal, pembiayaan syariah, kuliner, fesyen, pariwisata, ekonomi pesantren, serta berbagai usaha masyarakat lainnya.

"Semuanya harus punya nilai lebih, termasuk industri halal. Itulah gunanya ekonomi syariah," katanya.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Ketua Umum PP MES Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, potensi ekonomi syariah di Jawa Tengah sangat besar.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
72 UMKM Jawa Tengah Ramaikan Inacraft, Bidik Pasar Internasional
Jateng Matangkan Program Gentengisasi, Bidik Penguatan IKM Lokal
Pemprov Sumut dan BBPOM Medan Perkuat Pengawasan Produk Pangan UMKM
DWP Jateng Dorong Perempuan Siapkan Kualitas Hidup Sejak Dini
Posyandu di Jateng Kini Layani Enam Bidang SPM
Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak
komentar
beritaTerbaru