Jumat, 09 Oktober 2026

Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya Cirebon

Jumat, 02 Oktober 2026 15:35 WIB
Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya Cirebon
Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti meninjau langsung progres revitalisasi SDN 1 Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (28/9/2026).

Cirebon (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti meninjau langsung progres revitalisasi SDN 1 Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada 28 September 2026.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, revitalisasi sekolah tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

SDN 1 Kedungjaya sendiri merupakan hasil penggabungan dua sekolah dasar dan mendapat bantuan anggaran pemerintah sebesar Rp1,8 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk membangun dan merenovasi 12 ruang kelas, dua ruang administrasi, satu perpustakaan, serta sembilan toilet.

Saat dilakukan peninjauan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 40 persen. Pekerjaan konstruksi ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu dua bulan ke depan.

"Ini adalah penggabungan dua sekolah dasar. Semoga revitalisasi ini akan membuat fasilitas pembelajaran lebih representatif dan lebih baik," kata Abdul Mu'ti.

Menurut Abdul Mu'ti, pelaksanaan revitalisasi SDN 1 Kedungjaya dilakukan secara mandiri dengan melibatkan pihak sekolah, masyarakat sekitar, serta Komite Pembangunan Sekolah.

Selama pembangunan berlangsung, para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan memanfaatkan gedung serbaguna desa dan madrasah sebagai tempat belajar sementara.

Abdul Mu'ti menegaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan dilakukan secara bertahap. Pemerintah memprioritaskan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat agar segera mendapatkan perbaikan.

"Kami terus memprioritaskan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan parah," ujarnya.

Program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Cirebon pada 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2026, program tersebut menargetkan revitalisasi 190 satuan pendidikan yang mencakup jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp114,4 miliar. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan program revitalisasi pada 2025 yang menargetkan 59 sekolah dengan total anggaran sebesar Rp63,1 miliar.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan revitalisasi SDN 1 Kedungjaya merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan.

"Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengunjungi SD Kedungjaya untuk mengamati langsung rehabilitasi sekolah kami, termasuk renovasi 12 ruang kelas, dua ruang administrasi, dan sembilan toilet," kata Imron.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Dorong Pendidikan Jadi Penggerak Konservasi Keanekaragaman Hayati
IMSO ke-23 Resmi Ditutup, 207 Matematikawan Muda dari 23 Negara Adu Kemampuan
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Mendikdasmen: Guru Berperan sebagai Agen Pembelajaran dan Peradaban
Mendikdasmen Dorong LPTK dan Sekolah Perkuat Ekosistem Pendidikan
61 Satuan Pendidikan di Kebumen Direvitalisasi, Wamendikdasmen Tekankan Penguatan Karakter Siswa
komentar
beritaTerbaru