Sabtu, 02 Mei 2026

Pemkab Bekasi Resmikan Gedung BPJS Kesehatan Cikarang, Tekankan Layanan Tanpa Hambatan

Sabtu, 02 Mei 2026 10:47 WIB
Pemkab Bekasi Resmikan Gedung BPJS Kesehatan Cikarang, Tekankan Layanan Tanpa Hambatan
Peresmian Gedung Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cikarang di Jalan KH Raden Ma’mun Nawawi, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Rabu (29/4/2026).

Bekasi (buseronline.com) - Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memprioritaskan sektor kesehatan bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan saat meresmikan Gedung Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cikarang di Jalan KH Raden Ma'mun Nawawi, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Rabu.

Dalam sambutannya, Asep menyebut Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk sekitar 3,4 juta jiwa.

Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut sistem jaminan kesehatan yang kuat dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kehadiran BPJS Kesehatan sebagai garda terdepan perlindungan kesehatan masyarakat.

"Saya ingin masyarakat Kabupaten Bekasi, ke mana pun mereka pergi, minimal memiliki jaminan kesehatan," ujarnya dilansir dari laman Jabarprov.

Asep juga mengingatkan bahwa kesehatan merupakan investasi paling berharga. Oleh karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan tidak ada lagi tunggakan pembayaran layanan kesehatan yang berpotensi menghambat pelayanan kepada warga.

Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Bekasi telah menyiapkan anggaran untuk menyelesaikan kewajiban kepada BPJS Kesehatan. Hingga saat ini, Rp163 miliar telah dibayarkan, sementara sisanya menunggu kontribusi dari pemerintah provinsi.

"Jika provinsi membayar sekitar Rp50 miliar, kami sudah menyiapkan Rp27 miliar. Saya tidak ingin ke depan ada tunggakan lagi," tegasnya.

Selain itu, Asep meminta seluruh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit, klinik, maupun puskesmas, tetap mengedepankan pelayanan kemanusiaan.

Ia menegaskan agar tidak ada penolakan pasien hanya karena persoalan administratif. "Terima dulu pasiennya, jangan pertaruhkan nyawa karena bicara regulasi," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, Erwin Fadillah menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru ini dilatarbelakangi meningkatnya kebutuhan layanan serta keterbatasan fasilitas sebelumnya yang masih menempati lokasi sewa.

Menurutnya, gedung baru ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan kecepatan pelayanan administrasi bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Hingga 31 Maret 2026, cakupan peserta JKN di Kabupaten Bekasi telah mencapai 98,63 persen atau sebanyak 3.421.704 jiwa," ungkapnya.

Capaian tersebut didukung oleh 6.293 badan usaha, 45 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL), serta 208 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, menambahkan bahwa gedung baru ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam mengantisipasi pertumbuhan peserta JKN di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Ia menyebut gedung tersebut dirancang dengan konsep ramah lingkungan (eco green office) melalui pemanfaatan pencahayaan alami, efisiensi energi, serta penerapan layanan digital untuk mengurangi penggunaan kertas.

Selain itu, fasilitas ini juga mengusung prinsip pelayanan inklusif dengan menyediakan akses ramah bagi penyandang disabilitas.

"Dengan fasilitas yang lebih representatif, kami berharap pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, mudah, dan nyaman," ujar Vetty. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK Ingatkan Bahaya Gratifikasi Berkedok Ucapan Terima Kasih
BPJS Kesehatan Tegaskan Bayi Baru Lahir Wajib Didaftarkan dalam 28 Hari, Bantah Kabar Otomatis Jadi Peserta JKN
KPK Tekankan Integritas Pengelolaan Dana BPJS Ketenagakerjaan
Koperasi Desa Didorong Jadi Pusat Ekonomi Modern dan Terintegrasi
BPJS Kesehatan Kredensial Layanan Cath Lab di RSUD dr R Soetrasno Rembang
Skrining Pendengaran Digelar, Pemkab Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
komentar
beritaTerbaru