Sabtu, 18 Juli 2026

Skrining Pendengaran Digelar, Pemkab Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Selasa, 14 April 2026 15:45 WIB
Skrining Pendengaran Digelar, Pemkab Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Pelaksanaan skrining pendengaran bagi para siswa sebagai langkah deteksi dini gangguan pendengaran, Sabtu (11/4/2026).

Bekasi (buseronline.com) - Sekretaris Daerah Endin Samsudin membuka peringatan World Hearing Day 2026 sekaligus meluncurkan program Sekolah Peduli Pendengaran di SMP Negeri 1 Cikarang Selatan, Sabtu.

Dilansir dari laman Jabarprov, kegiatan tersebut ditandai dengan pelaksanaan skrining pendengaran bagi para siswa sebagai langkah deteksi dini gangguan pendengaran.

Skrining ini melibatkan siswa, guru, serta tenaga kesehatan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan pendengaran sejak usia sekolah.

Pemerintah Kabupaten Bekasi menilai upaya tersebut sebagai langkah preventif agar gangguan pendengaran pada anak dapat diketahui lebih awal.

Dalam sambutannya, Endin Samsudin menegaskan bahwa gangguan pendengaran yang tidak terdeteksi sejak dini dapat berdampak luas terhadap kehidupan anak, mulai dari prestasi akademik hingga perkembangan psikologis.

"Gangguan pendengaran yang tidak terdeteksi sejak dini dapat berdampak pada prestasi akademik, perkembangan psikologis, hingga kualitas hidup anak di masa depan. Oleh karena itu, kegiatan skrining pendengaran di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif yang sangat strategis. Ini adalah bukti nyata komitmen bersama dalam memastikan generasi muda Kabupaten Bekasi tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan," ujarnya.

Program Sekolah Peduli Pendengaran dilaksanakan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, serta organisasi profesi.

Pemerintah daerah menekankan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang siswa.

Ke depan, program ini diharapkan dapat diterapkan di lebih banyak sekolah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pelajar di Kabupaten Bekasi.

"Menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan. Kami berharap program ini menjadi gerakan berkelanjutan yang berdampak luas," tambah Endin.

Selain skrining, kegiatan peringatan World Hearing Day juga diisi dengan edukasi kesehatan, pemeriksaan telinga, serta sosialisasi cara menjaga kebersihan organ pendengaran kepada para siswa.

Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kesehatan masyarakat sebagai upaya menciptakan generasi yang sehat, unggul, dan berkualitas. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bupati Taput Tinjau MPLS di SMPN 1 Tarutung, Tekankan Pendidikan Karakter dan Literasi
PT Angkasa Pura Indonesia Salurkan Bantuan Marching Band untuk SMPN 2 Simangumban
Kemenag Susun Materi Pendidikan Cegah Penyebaran Budaya LGBTQ di Satuan Pendidikan Keagamaan
Rumah Pendidikan Raih Juara Dunia WSIS Prizes 2026
Wakapolri Tutup Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58, 282 Capaja Siap Jadi Perwira Polri
Kemendikdasmen Aktifkan Gerakan PSPB untuk Perkuat Kolaborasi Pendidikan
komentar
beritaTerbaru