Melalui PI, PJJ Tanjungrejo 2 Perkuat Iman dan Kebersamaan Jemaat GBKP Namo Kamuna
Medan (buseronline.com) Sektor Perpulungen Jabujabu (PJJ) Tanjungrejo 2, GBKP Setia Budi, Klasis Medan Kampung Lalang, melaksanakan kegia
Regional 8 jam lalu
Pekanbaru (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan perkara dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2025.
Dilansir dari laman KPK, dalam pengembangan tersebut, KPK menetapkan MJN, yang merupakan ajudan (ADC) Gubernur Riau, sebagai tersangka.
Sebelumnya, KPK telah lebih dahulu menetapkan tiga tersangka lain, yakni AW selaku Gubernur Riau, MAS selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP), serta DAN selaku Tenaga Ahli Gubernur.
Baca Juga: Bareskrim Polri Musnahkan 1,02 Kg Sabu Hasil Ungkap Jaringan Narkoba di Riau
Atas penetapan tersebut, MJN langsung dilakukan penahanan selama 20 hari pertama, terhitung sejak 13 April hingga 2 Mei 2026, di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung ACLC (C1) KPK.
Dalam konstruksi perkara, KPK mengungkap bahwa kasus ini bermula dari permintaan uang oleh AW kepada sejumlah perangkat daerah di Pemerintah Provinsi Riau.
Permintaan tersebut terjadi dalam tiga tahap sepanjang Juni hingga November 2025. Hasil penyidikan menunjukkan bahwa MJN diduga memiliki peran penting sebagai pihak yang menyalurkan uang kepada Gubernur.
Baca Juga: KPK Soroti Risiko Korupsi dalam Pengembangan KEK Galang Batang
Pada tahap pertama, MJN mendistribusikan uang sebesar Rp950 juta kepada AW. Selanjutnya, pada tahap kedua, ia kembali menyalurkan dana sebesar Rp450 juta.
Sementara itu, pada tahap ketiga, terkumpul uang sebesar Rp750 juta dari sejumlah perangkat daerah. Dana tersebut kemudian diamankan oleh tim KPK sebagai barang bukti dalam kegiatan penyelidikan tertutup pada 3 November 2025.
Atas perbuatannya, MJN disangkakan melanggar sejumlah ketentuan dalam undang-undang pemberantasan korupsi, yakni Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12 huruf f serta Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.
Selain itu, MJN juga dijerat dengan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP terkait penyertaan tindak pidana, bersama dengan tersangka lainnya, yakni AW, MAS, dan DAN.
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan praktik korupsi yang melibatkan pejabat daerah, khususnya terkait penyalahgunaan jabatan dalam pengumpulan dan penyaluran dana dari perangkat pemerintah. (R)
Medan (buseronline.com) Sektor Perpulungen Jabujabu (PJJ) Tanjungrejo 2, GBKP Setia Budi, Klasis Medan Kampung Lalang, melaksanakan kegia
Regional 8 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, Teddy Indra Wijaya, mengajak masyarakat untuk menjelajahi berbagai daerah
Regional 8 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah akan menyesuaikan regulasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) guna memberikan kesempatan yang setara bag
Ekonomi 8 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak seluruh aparatur peradilan memperkuat budaya integritas dan kolabora
Hukum & Peristiwa 9 jam lalu
Nias (buseronline.com) Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah harus diiringi d
Pendidikan 10 jam lalu
Gunungsitoli (buseronline.com) Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya memastikan pembangunan bronjong di ruas jalan provinsi MigaLol
Ekonomi 11 jam lalu
Depok (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 untuk memperkuat pendidikan
Hukum & Peristiwa 12 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa rokok elektrik bukan merupakan alternatif yang lebih a
Kesehatan 12 jam lalu
Tebingtinggi (buseronline.com) Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumut Kahiyang Ayu
Pendidikan 14 jam lalu
Cimahi (buseronline.com) Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan bahwa integritas pejabat pemerintah harus dibangun tidak hany
Hukum & Peristiwa 14 jam lalu