Rabu, 10 Juni 2026

Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan

Rabu, 10 Juni 2026 17:25 WIB
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri bersama PT PLN (Persero) menggelar Bintek Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional di DCC dan Server SCADA UP2D Jawa Tengah, Senin (8/6/2026).

Semarang (buseronline.com) - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri bersama PT PLN (Persero) menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional di Distribution Control Center (DCC) dan Server SCADA Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah, Senin.

Dilansir dari laman Humas Polri, kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem pengamanan pada fasilitas strategis yang menjadi pusat kendali kelistrikan wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke sejumlah area vital di lingkungan UP2D Jawa Tengah yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Nomor 5, Kota Semarang.

Tim yang dipimpin Ketua Tim Bintek, Kombes Pol Ronald Ardiyanto Purba SIK MSi melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap area perimeter, pos pengamanan, sistem akses keluar masuk, ruang Command Center, ruang Display DCC, ruang server utama, ruang genset, hingga rumah pompa hydrant.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Ronald Ardiyanto Purba menegaskan bahwa DCC dan Server SCADA memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Jawa Tengah dan DIY.

"DCC dan Server SCADA ini merupakan jantung kelistrikan bagi wilayah Jateng dan DIY. Apabila operasionalnya terganggu, dampaknya akan dirasakan secara luas oleh masyarakat maupun sektor industri. Karena itu, implementasi Sistem Manajemen Pengamanan harus dilakukan secara optimal sesuai Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2019," ujarnya.

Setelah peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan Opening Ceremony yang berlangsung di Ruang Borobudur, Kantor PLN UID Jawa Tengah, Jalan Teuku Umar Nomor 47, Semarang.

Acara tersebut dihadiri Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Dr M Syahduddi SIK MSi, Dirpamobvit Polda Jawa Tengah Kombes Pol Anuardi SIK CPHR, General Manager PLN UID Jawa Tengah Bramantyo Agung Pambudi, serta Vice President Keamanan Korporat PT PLN (Persero) Detty Elviany.

Dalam sambutannya, Detty Elviany menyampaikan bahwa keamanan objek vital merupakan faktor penting dalam menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan nasional. Menurutnya, kegiatan Bintek menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan standar pengamanan di lingkungan PLN.

Sementara itu, Brigjen Pol Dr M Syahduddi menegaskan komitmen Polri dalam mendukung pengamanan objek vital nasional melalui penerapan sistem yang terintegrasi.

"Tugas kami bukan hanya menghadirkan personel pengamanan, tetapi memastikan seluruh sistem berjalan efektif, mulai dari kesiapan prosedur operasional, kompetensi sumber daya manusia, hingga mekanisme pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga ketahanan energi nasional," katanya.

General Manager UP2D Jawa Tengah, Moh Khozain menambahkan bahwa sinergi antara PLN sebagai operator kelistrikan dan Polri sebagai regulator pengamanan sangat penting dalam menciptakan sistem perlindungan yang kuat terhadap infrastruktur strategis nasional.

Ia berharap melalui kegiatan bimbingan teknis ini seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan DCC dan Server SCADA dapat semakin profesional, solid, dan terintegrasi dalam menjalankan tugasnya. Kegiatan hari pertama ditutup dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama.

Selanjutnya, peserta akan mengikuti pendalaman materi yang berfokus pada lima aspek utama Sistem Manajemen Pengamanan, yakni komitmen dan kebijakan, pola pengamanan, konfigurasi standar, peningkatan kompetensi personel, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi guna mewujudkan perlindungan objek vital nasional yang optimal. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Jateng Perkuat UMKM untuk Hadapi Pelemahan Rupiah
Gubernur Jateng: Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Harus Libatkan Pemda
Borobudur Diproyeksikan Jadi Hub Wisata Jateng, Hubungkan Lima Daerah di Kawasan Keburejo-Gelangmanggung
PAUD Emas Jadi Andalan Jateng Dukung Wajib Belajar 13 Tahun
Jateng Perkuat Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Minta Daerah Siaga Kekeringan
Ekspor Jateng Naik 19,53 Persen pada Januari-April 2026
komentar
beritaTerbaru