Rabu, 10 Juni 2026

Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia

Rabu, 10 Juni 2026 12:45 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima audiensi investor asal Kuala Lumpur, Malaysia, The Marq International SDN BHD bersama tim teknis Jakarta Konsultan Grup di kantornya, Senin (8/6/2026).

Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima audiensi investor asal Kuala Lumpur, Malaysia, The Marq International SDN BHD bersama tim teknis Jakarta Konsultan Grup di kantornya, Senin.

Dilansir dari laman Jatengprov, pertemuan tersebut membahas tindak lanjut rencana investasi di sektor energi terbarukan, geothermal, pertanian, dan infrastruktur di Jawa Tengah.

Dalam audiensi tersebut, Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasinya atas ketertarikan perusahaan asal Malaysia itu untuk menanamkan modal di Jawa Tengah.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan, dukungan kawasan industri, serta ketersediaan tenaga kerja yang kompeten.

"Kami mendukung investasi yang masuk ke Jawa Tengah, baik dari dalam maupun luar negeri. Dukungan itu diwujudkan melalui perizinan yang mudah, kondusivitas wilayah, kawasan industri, dan tenaga kerja," ujar Luthfi.

Didampingi sejumlah direktur badan usaha milik daerah (BUMD), Luthfi memaparkan berbagai peluang investasi yang dapat dikembangkan di Jawa Tengah.

Pada sektor energi terbarukan, PT JPEN yang merupakan BUMD milik Pemprov Jateng tengah fokus mengembangkan pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif LPG.

Selain itu, PT JTAB menawarkan peluang pengembangan agribisnis dan agrowisata, sementara PT PRPP membuka peluang kerja sama dalam pengembangan kawasan PRPP secara lebih komprehensif.

Di bidang infrastruktur, Pemprov Jawa Tengah juga menawarkan potensi pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang serta Dry Port di Batang dan Kendal guna mendukung kebutuhan logistik kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus.

Tak hanya itu, sektor pariwisata juga menjadi salah satu potensi yang ditawarkan kepada investor. Jawa Tengah saat ini memiliki sekitar seribu desa wisata dan sejumlah kawasan aglomerasi wisata yang terus dikembangkan, termasuk konsep wisata ramah muslim.

"Untuk sektor pariwisata, kami punya seribu desa wisata dan aglomerasi wisata. Selain itu juga sedang kami upayakan pengembangan wisata ramah muslim," kata Luthfi.

Sementara itu, CEO The Marq International SDN BHD, Steven Wei, menyambut positif peluang kerja sama yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia menilai Jawa Tengah merupakan wilayah yang sangat terbuka bagi investor asing.

"Saya gembira karena Pak Gubernur sangat mendukung untuk membuat kerja sama. Tidak hanya dengan Malaysia tetapi juga China, Korea, dan negara lain yang terhubung dengan kami. Ini waktu yang tepat untuk investasi ke Jawa Tengah," ujar Steven.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi terwujudnya investasi lintas negara yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, serta memperkuat pembangunan di berbagai sektor strategis di Jawa Tengah. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bunda PAUD Jateng Ajak Orang Tua Perhatikan Kesehatan Mental Anak di Era Digital
Jawa Tengah Pelopori Pendidikan Koperasi di Sekolah, Sasar 6,38 Juta Peserta Didik
Gubernur Jateng: Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Harus Libatkan Pemda
Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik di Ajang Apresiasi Pemda Jawa-Bali 2026
Jateng Perkuat Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Minta Daerah Siaga Kekeringan
161 Tim Mahasiswa Ramaikan Lomba Artikel Populer Program Pemprov Jateng
komentar
beritaTerbaru