Kamis, 05 November 2026

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Jabatan Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Rabu, 04 November 2026 18:45 WIB
Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Jabatan Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Jakarta (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap lima perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Dilansir dari laman Humas Polri, mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026 tertanggal 29 Oktober 2026.

Dalam mutasi kali ini, sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, termasuk Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri serta Kepala Pusat Keuangan (Kapuskeu) Polri.

Brigjen Pol Nariyana MKes QHIA, yang sebelumnya menjabat Karumkit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri, kini dipercaya menduduki jabatan Kapusdokkes Polri menggantikan Irjen Pol Asep Hendradiana yang memasuki masa pensiun.

Sementara itu, jabatan Karumkit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri dipercayakan kepada Brigjen Pol Syamsul Bahar MKes MARS, yang sebelumnya bertugas sebagai Pati Bareskrim Polri dalam penugasan di Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pergantian juga terjadi di jajaran Pusat Keuangan Polri. Kombes Pol Ikhlas Putro Wasono SIK MM, yang sebelumnya menjabat Kabid APK Puskeu Polri, diangkat sebagai Kapuskeu Polri menggantikan Irjen Pol Lukas Akbar Abriari yang memasuki masa pensiun.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus penyegaran organisasi.

Menurutnya, rotasi jabatan dilakukan untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas serta meningkatkan efektivitas kinerja institusi. Penempatan personel juga mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, dan rekam jejak masing-masing anggota.

"Setiap jabatan memiliki tanggung jawab dan tantangan tersendiri. Karena itu, penempatan personel perlu mempertimbangkan kapabilitas, kompetensi, dan rekam jejak agar pejabat yang diberikan amanah dapat menjalankan tugas sesuai kebutuhan organisasi. Mutasi juga menjadi bagian dari proses pengembangan sumber daya manusia Polri," ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, pada 30 Oktober 2026.

Isir juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang mengakhiri masa tugasnya, khususnya Irjen Pol Asep Hendradiana dan Irjen Pol Lukas Akbar Abriari. Ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian keduanya selama menjalankan tugas di lingkungan Polri.

"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan. Pengalaman dan kontribusi para pejabat selama bertugas merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Semoga pengabdian yang telah diberikan dapat terus menjadi inspirasi bagi personel lainnya," katanya.

Kepada para pejabat yang mendapatkan penugasan baru, Isir berharap mereka dapat segera beradaptasi dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Selain itu, para pejabat baru diharapkan mampu mengoptimalkan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki untuk melanjutkan program kerja, memperkuat pelaksanaan tugas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kepercayaan yang diberikan organisasi harus dijawab dengan kinerja dan tanggung jawab. Kami berharap para pejabat yang baru dapat mengoptimalkan pengalaman serta kompetensi yang dimiliki untuk memperkuat pelaksanaan tugas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Mutasi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta menjaga kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Foksi Imbau Masyarakat Tetap Tenang Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Sukoharjo
Polri Resmi Larang Personel Gunakan Vape, Berlaku hingga di Luar Lingkungan Kerja
Satgas Damai Cartenz Ungkap Dua Video Kekerasan di Papua Rekaman Lama, Warga Diminta Waspada Hoaks
Polri Dalami Keluhan Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Propam Turun Tangan
Satgas Pangan Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, 15 Ton Disita
Baharkam Polri Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Kesejahteraan Satpam
komentar
beritaTerbaru