Senin, 13 Juli 2026

Bintang Sobat SMP 2026 Siapkan Generasi Muda Jadi Agen Perubahan

Senin, 13 Juli 2026 16:25 WIB
Bintang Sobat SMP 2026 Siapkan Generasi Muda Jadi Agen Perubahan
Foto bersama saat penutupan BSS 2026 di Tangerang, Banten, Kamis (9/7/2026).

Tangerang (buseronline.com) - Program Bintang Sobat SMP (BSS) 2026 tidak hanya menjadi ajang penghargaan bagi murid berprestasi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial bagi generasi muda Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti mengatakan, para peserta BSS diharapkan mampu menjadi agen perubahan di daerah masing-masing dan berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

"Menjadi Bintang Sobat SMP bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari perjalanan yang jauh lebih cemerlang. Peluang selalu ada, tetapi kalian harus tetap berpijak di bumi walaupun kalian adalah bintang-bintang," ujar Abdul Mu'ti saat penutupan BSS 2026 di Tangerang, Banten, Kamis.

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu'ti juga membekali para finalis dengan prinsip tiga "el", yakni knowledgeable (berwawasan luas), capable (memiliki keterampilan dan kemampuan), serta humble (rendah hati).

"Kuncinya adalah terus belajar untuk meningkatkan kemampuan," katanya dilansir dari laman Kemendikdasmen.

Juara I BSS 2026, Andrew Arsya Mandala dari SMP Negeri 2 Padang, Sumatera Barat, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti program tersebut.

Menurutnya, kegiatan BSS membantu mengasah kemampuan berbicara di depan umum, memahami keberagaman, serta memperluas pertemanan dengan siswa dari seluruh Indonesia.

Sepulang ke daerahnya, Andrew berkomitmen memperkenalkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BASN) agar semakin banyak siswa menjadi agen perubahan.

Pengalaman berkesan juga dirasakan finalis asal Papua Tengah, Az Zahwa Aulya Putri Hendri dari SMP Negeri 11 Mimika dan Jason Febrian Pasang dari SMP Kristen Kalam Kudus Timika. Keduanya mengaku kunjungan ke Istana Merdeka dan Istana Negara menjadi momen yang paling membekas selama mengikuti kegiatan.

Sementara itu, finalis dari SMP Negeri 1 Wamena, Papua Pegunungan, Mesya Jama, mengatakan bahwa BSS memberinya banyak pelajaran tentang personal branding, kemampuan berbicara di depan umum, dan bersosialisasi.

Ia mengaku termotivasi untuk terus mencoba dan tidak menyerah meski menghadapi kegagalan. Sekembalinya ke Wamena, Mesya berencana aktif di organisasi sekolah dan mengajak teman-temannya menerapkan berbagai program positif, seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Melalui Bintang Sobat SMP 2026, para peserta tidak hanya membawa pulang pengalaman dan prestasi, tetapi juga semangat untuk menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.

Langkah kecil yang mereka lakukan diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
177 Guru Ikuti Upskilling dan Reskilling Vokasi Seni dan Budaya Gelombang II
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan PM-KKA, Guru Bisa Tingkatkan Kompetensi Secara Daring
Mendikdasmen Dorong Budaya Kerja Kolegial dan Komunikasi Publik di Lingkungan UPT
Kemendikdasmen Bedah Buku "Presiden Solusi", Dorong Budaya Literasi dan Kepemimpinan Generasi Muda
Pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional 2026 Dimajukan, Sekolah Diminta Segera Perbarui Data Siswa
Kemendikdasmen Perkuat PAUD dan Pendidikan Dasar melalui Implementasi Wajib Belajar 13 Tahun
komentar
beritaTerbaru