Rabu, 02 September 2026

Jabar dan Selangor Perkuat Kerja Sama Investasi Melalui SIBS@ASEAN 2026 di Bandung

Senin, 13 Juli 2026 14:30 WIB
Jabar dan Selangor Perkuat Kerja Sama Investasi Melalui SIBS@ASEAN 2026 di Bandung
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan saat menghadiri peresmian SIBS@ASEAN 2026 Edisi Bandung yang berlangsung pada 9-10 Juli 2026 di Kota Bandung.

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dan Pemerintah Negara Bagian Selangor, Malaysia, resmi meluncurkan Selangor International Business Summit (SIBS)@ASEAN 2026 Edisi Bandung sebagai upaya memperkuat hubungan perdagangan dan investasi kedua wilayah.

Dilansir dari laman Jabarprov, kegiatan yang berlangsung pada 9-10 Juli 2026 di Kota Bandung tersebut dihadiri sebanyak 425 delegasi, terdiri atas 225 delegasi dari Malaysia dan 200 delegasi dari Indonesia.

Forum bisnis tingkat regional ini bertujuan membuka peluang kerja sama perdagangan dan investasi bilateral, mendorong investasi di sektor industri, serta membangun kemitraan jangka panjang.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan penyelenggaraan SIBS@ASEAN 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan hubungan bisnis antara Jawa Barat dan Selangor sekaligus memperkuat kerja sama di tingkat ASEAN.

"Sebuah kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan SIBS 2026. Saya yakin kegiatan ini dapat semakin meningkatkan kerja sama yang baik antara Pemerintah Selangor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujar Erwan.

Menurut Erwan, Malaysia merupakan salah satu investor terbesar di Jawa Barat. Dalam lima tahun terakhir, realisasi investasi Malaysia di Jawa Barat mencapai Rp47 triliun. Selain itu, wisatawan asal Malaysia juga menyumbang 12,5 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Barat.

Di sektor perdagangan, Malaysia masuk dalam 10 besar negara tujuan ekspor berbagai komoditas asal Jawa Barat. Neraca perdagangan Jawa Barat dengan Malaysia bahkan mencatat surplus sebesar USD1,1 miliar.

Erwan menambahkan, Jawa Barat memiliki potensi besar sebagai tujuan investasi dengan jumlah penduduk mencapai 51 juta jiwa yang mayoritas berada pada usia produktif. Dukungan infrastruktur seperti Pelabuhan Internasional Patimban, Bandara Internasional Kertajati, serta jaringan Tol Cisumdawu, Purbaleunyi, dan Cipali turut memperkuat daya saing daerah.

"Dari sisi perekonomian, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan I 2026 mencapai 5,79 persen atau berada di atas rata-rata nasional. Kami berkomitmen mendorong pertumbuhan investasi yang berkelanjutan dan inklusif sejalan dengan visi Jabar Istimewa," katanya.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September, Jadi Laga Krusial FIFA ASEAN Cup 2026
Disarpus Bandung Perluas Literasi, Hadirkan Program Digital hingga Wisata Edukasi
Dua Serdik Sespimma Bantu Amankan Sopir Grab yang Diduga Dianiaya Penumpang di Lembang
Bandung Great Sale 2026 Hampir Tembus 8.000 Pengunjung, Transaksi Ditargetkan Capai Rp1,5 Miliar
10 Pelajar Bandung Wakili Indonesia di Youth Leadership Camp Malaysia
Satpol PP Kota Bandung Tindak 145 Pelanggaran Perda, Denda Capai Rp176,6 Juta
komentar
beritaTerbaru