Selasa, 01 September 2026

Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa Berfokus Angkat Rakyat dari Kemiskinan

Selasa, 01 September 2026 17:05 WIB
Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa Berfokus Angkat Rakyat dari Kemiskinan
Presiden Prabowo Subianto saat menutup secara resmi Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur.

Jombang (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa strategi transformasi bangsa yang dijalankan pemerintah saat ini berfokus pada upaya mengangkat sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menutup secara resmi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur.

Prabowo mengatakan, pesan yang disampaikan Rais Aam terpilih dalam Muktamar ke-35 NU sejalan dengan arah perjuangan pemerintah dalam menjalankan strategi transformasi bangsa.

Menurutnya, keberpihakan kepada rakyat serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat merupakan kewajiban bersama.

"Jadi inilah saya kira kewajiban kita bersama bahwa fokus, perhatian, tujuan dari strategi transformasi bangsa kita yang saya sekarang pimpin dan kendalikan adalah bagaimana mengangkat sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan," ujar Prabowo.

Presiden menegaskan pemerintah telah menyusun perencanaan secara cermat untuk mencapai target tersebut. Ia juga optimistis mampu mengangkat jutaan rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan.

"Kita harus berani, dan saya sudah hitung dengan cermat sampai ke rupiah-rupiahnya. Saya sudah hitung dan saya yakin dan percaya kita akan berhasil. Kita akan mengangkat jutaan rakyat kita keluar dari kemiskinan dan kita sudah buktikan dalam dua tahun pertama kita," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menjelaskan langkah pemerintah melakukan transformasi dan efisiensi terhadap badan usaha milik negara (BUMN).

Pemerintah menargetkan hingga 31 Desember 2026 akan kembali menutup sedikitnya 700 BUMN. Dengan kebijakan tersebut, jumlah BUMN diproyeksikan tersisa sekitar 200 hingga 250 perusahaan.

Prabowo mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan negara sekaligus memastikan sumber daya yang dimiliki dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Desember 31, 2026 kami akan menutup lagi, paling sedikit 700 lagi yang kami akan tutup. Jadi nanti hanya tinggal mungkin 250 BUMN. Tinggal 200, 250," ujar Prabowo.

Menurutnya, efisiensi dari berbagai sektor, termasuk biaya rutin serta gaji direksi dan komisaris, diharapkan mampu menghemat anggaran negara hingga ratusan triliun rupiah setiap tahun.

Ia menyebut penghematan tersebut akan dialihkan untuk kepentingan masyarakat. "Uang inilah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat. Ini yang kita pakai," tegasnya.

Selain efisiensi BUMN, Prabowo menekankan pentingnya menjaga kemandirian pembiayaan pembangunan nasional.

Pemerintah, kata dia, tetap membuka ruang bagi investasi untuk masuk ke Indonesia. Namun, pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan melalui utang.

"Kita sekarang berusaha tidak mau terlalu banyak pinjam-pinjam uang dari mana-mana. Ajak investasi boleh, kalau kita pinjam uang, kita mau pinjam uang yang bunganya sekecil mungkin," katanya.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa pemerintah sempat mendapat tawaran pinjaman dari International Monetary Fund (IMF) saat Menteri Keuangan berada di Washington DC. Namun, tawaran tersebut ditolak.

Menurutnya, keputusan itu menunjukkan Indonesia masih memiliki kemampuan untuk membiayai pembangunan tanpa bergantung pada pinjaman IMF.

"Terima kasih Indonesia masih bisa tanpa pinjaman dari IMF," ujar Prabowo mengakhiri sambutannya. (DKI1)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Muktamar ke-35 NU di Jombang Ditutup, Prabowo Sampaikan Pesan untuk NU
Presiden Prabowo Bahas Perekrutan TNI bagi Suku Dayak Pedalaman dan Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Temui Warga Relokasi Senen, Pesan Jaga Kebersihan Hunian Baru
Bupati Taput Jemput Bola ke BBWS Sumatera II, Percepatan Infrastruktur SDA Jadi Prioritas
Pemkab Tapanuli Utara Salurkan Bantuan Beras kepada 2.782 Keluarga di Sipoholon
Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla di Riau
komentar
beritaTerbaru