Minggu, 12 Juli 2026

177 Guru Ikuti Upskilling dan Reskilling Vokasi Seni dan Budaya Gelombang II

Minggu, 12 Juli 2026 13:45 WIB
177 Guru Ikuti Upskilling dan Reskilling Vokasi Seni dan Budaya Gelombang II
Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti membuka kegiatan Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya Pola Blended-Magang Gelombang II di BBPPMPV Seni dan Budaya, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).

Yogyakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti membuka kegiatan Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya Pola Blended-Magang Gelombang II di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, kegiatan yang dirangkaikan dengan pembinaan pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen se-DI Yogyakarta tersebut diikuti oleh 177 guru dari berbagai daerah di Indonesia dan berlangsung pada 1-29 Juli 2026.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin mengatakan program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru vokasi agar tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga memahami budaya kerja di dunia usaha dan dunia industri.

"Melalui pemagangan, guru dapat menyelami langsung budaya kerja industri sehingga mampu memperkuat pembelajaran berbasis proyek dan pengembangan teaching factory di sekolah," ujar Tatang.

Program ini memadukan pembelajaran daring, pendalaman materi di balai, praktik kejuruan, serta magang industri yang tersebar dalam 17 konsentrasi keahlian di bidang seni dan budaya. Peserta juga memperoleh materi mengenai kebijakan pendidikan dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) dalam pembelajaran.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada dunia kerja, tetapi juga bertujuan membangun karakter dan peradaban bangsa melalui pengembangan seluruh potensi manusia.

"Pendidikan bertujuan membentuk karakter dan peradaban bangsa melalui olah pikir, olah rasa, olah raga, dan olah hati," kata Abdul Mu'ti.

Menurutnya, seni dan budaya memiliki peran strategis dalam pendidikan karena menjadi sarana pembentukan jati diri dan keadaban bangsa. Oleh sebab itu, pengembangan pendidikan seni dan budaya harus berjalan seimbang antara dimensi edukatif, kreatif, konservatif, dan progresif.

Ia juga menekankan bahwa kreativitas manusia tetap menjadi kompetensi utama di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial. "Teknologi dapat membantu proses berkarya, tetapi tidak dapat menggantikan olah rasa dan kreativitas manusia," tegasnya.

Mendikdasmen mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun kepercayaan diri peserta didik SMK agar mampu menghasilkan karya yang berakar pada budaya Indonesia dan memiliki daya saing global.

Sementara itu, perwakilan peserta, Zirwen, guru SMK Negeri 4 Padang, Sumatera Barat, mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.

"Pelatihan ini mendorong kami untuk lebih kreatif dalam berkarya dan mengajar. Banyak hal baru yang dapat kami bagikan kepada peserta didik," ujarnya.

Kegiatan pembukaan ditutup dengan suasana penuh semangat ketika seluruh peserta menyanyikan lagu Hari Baru, salah satu karya orisinal ciptaan Mendikdasmen Abdul Mu'ti, sebagai simbol dimulainya semangat baru dalam peningkatan kompetensi guru vokasi bidang seni dan budaya di Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan PM-KKA, Guru Bisa Tingkatkan Kompetensi Secara Daring
Mendikdasmen Dorong Budaya Kerja Kolegial dan Komunikasi Publik di Lingkungan UPT
Kemendikdasmen Bedah Buku "Presiden Solusi", Dorong Budaya Literasi dan Kepemimpinan Generasi Muda
Pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional 2026 Dimajukan, Sekolah Diminta Segera Perbarui Data Siswa
Kemendikdasmen Perkuat PAUD dan Pendidikan Dasar melalui Implementasi Wajib Belajar 13 Tahun
Kemendikdasmen Aktifkan Gerakan PSPB untuk Perkuat Kolaborasi Pendidikan
komentar
beritaTerbaru