Selasa, 18 Agustus 2026

Kemendikdasmen Bedah Buku "Presiden Solusi", Dorong Budaya Literasi dan Kepemimpinan Generasi Muda

Sabtu, 11 Juli 2026 11:40 WIB
Kemendikdasmen Bedah Buku "Presiden Solusi", Dorong Budaya Literasi dan Kepemimpinan Generasi Muda
Kemendikdasmen RI menggelar kegiatan Bedah Buku Bermutu bertajuk Presiden Solusi: Problem Solving Ala Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menggelar kegiatan Bedah Buku Bermutu bertajuk Presiden Solusi: Problem Solving Ala Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa, bertepatan dengan Peringatan Hari Pustakawan Indonesia.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, kegiatan ini bertujuan memperkuat budaya literasi, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan memecahkan masalah di kalangan generasi muda serta ekosistem pendidikan nasional.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen RI Suharti mengatakan bahwa peringatan Hari Pustakawan Indonesia menjadi momentum untuk menegaskan kembali peran penting pustakawan dan perpustakaan dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan berbagai kebijakan telah mengubah fungsi perpustakaan dari sekadar tempat menyimpan dan meminjam buku menjadi ruang belajar, ruang dialog gagasan, dan pusat kolaborasi.

"Buku ini dipilih karena mengangkat tema kepemimpinan, pengambilan keputusan, dan pendekatan berorientasi solusi dalam kebijakan publik. Tema tersebut sangat relevan untuk membangun kemampuan memahami kebijakan secara jernih," ujar Suharti.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk gelar wicara tersebut dihadiri secara luring dan daring oleh para pejabat, asosiasi pustakawan, pegiat literasi, komunitas perbukuan, serta perwakilan siswa berprestasi dari berbagai sekolah.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, memberikan apresiasi kepada para pustakawan yang dinilainya memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas. Ia menegaskan bahwa pustakawan bukan sekadar penjaga rak buku, melainkan penggerak literasi dan fasilitator pengetahuan.

"Satu kenikmatan yang paling membuat kita bahagia dan bermakna adalah ketika dengan buku kita bisa menginspirasi dan dengan perpustakaan kita bisa menggerakkan anak-anak kita menjadi Generasi Emas 2045," kata Abdul Mu'ti.

Abdul Mu'ti juga mengaitkan pentingnya budaya membaca dengan keteladanan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengisahkan pengalamannya saat berkunjung ke Hambalang dan melihat banyak koleksi buku yang aktif dibaca sebagai referensi.

"Pemimpin besar adalah pemimpin yang banyak membaca, yang senantiasa memberikan inspirasi dengan gagasan-gagasannya yang cemerlang dan keberanian untuk mengambil sikap karena wawasan dan ilmu yang dimiliki," ujarnya.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Papan Interaktif Digital Dorong Guru di Bandung Barat Ciptakan Pembelajaran Lebih Interaktif
Kemendikdasmen Apresiasi Bengkayang Perkuat Kompetensi Guru di Wilayah Terpencil
Kemendikdasmen Perkuat Akses Pendidikan melalui Beasiswa SCG Sharing the Dream 2026
Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi SLB, Wujudkan Pendidikan Inklusif di Yogyakarta
Kemendikdasmen Dorong Guru Vokasi Kuasai AI untuk Hadapi Perkembangan Teknologi
Kemendikdasmen Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Bungo
komentar
beritaTerbaru