Kamis, 20 Agustus 2026

Kapolri: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama Penanganan Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 16:35 WIB
Kapolri: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama Penanganan Gempa NTT
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat meninjau langsung lokasi terdampak dan sejumlah tempat pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (18/8/2026).

NTT (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Polri dalam penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dilansir dari laman Humas Polri, penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat meninjau langsung lokasi terdampak dan sejumlah tempat pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, pada 18 Agustus 2026.

Kapolri mengatakan, sesuai arahan Presiden, Polri bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait terus memperkuat penanganan bencana.

Upaya tersebut meliputi pencarian dan pertolongan (SAR), evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga pendistribusian bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat.

"Polri akan terus berkomitmen untuk membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, serta bersinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat," ujar Kapolri.

Hingga saat ini, tercatat 1.245 orang menjadi korban bencana. Rinciannya, 67 orang meninggal dunia, 509 orang mengalami luka berat, dan 669 orang luka ringan. Selain itu, sebanyak 27.700 warga masih berada di pengungsian yang tersebar di 107 titik pada tujuh kabupaten.

Menurut Kapolri, sebagian besar lokasi pengungsian sudah dapat dijangkau. Polri bersama unsur terkait terus mendatangi titik-titik pengungsian untuk memastikan kondisi masyarakat serta kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Untuk mempercepat koordinasi penanganan bencana, Polri telah membentuk delapan Posko Tanggap Bencana. Satu posko berada di Labuan Bajo dan tujuh posko lainnya berada di Polres wilayah terdampak.

Posko tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan dan koordinasi sekaligus untuk menginventarisasi kebutuhan masyarakat yang berkembang di lapangan.

Selain itu, Polri telah mengirimkan 236 personel bantuan BKO ke Polda NTT. Personel tersebut diperkuat dengan kemampuan SAR dan evakuasi, pelayanan kesehatan, K9, trauma healing, pengamanan, serta dukungan pendistribusian bantuan.

Dukungan logistik juga terus dilakukan. Secara keseluruhan, Polri telah mengirimkan 247,66 ton bantuan logistik dan kemanusiaan yang berasal dari Mabes Polri dan lima Polda jajaran.

Bantuan tersebut terdiri atas bahan makanan, kebutuhan sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.

Khusus dalam kunjungan Kapolri, Polri menyalurkan 3.500 paket bantuan sosial, 500 mainan anak-anak, 39 kasur, 10 tandon air, serta 36 boks obat-obatan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Bantuan tersebut diangkut menggunakan enam truk.

"Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan selama berada di lokasi pengungsian," kata Kapolri.

Kapolri menegaskan distribusi bantuan akan terus disesuaikan dengan hasil evaluasi kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk memastikan kebutuhan tenda, obat-obatan, makanan, pakaian, tempat tidur, genset, MCK, dan perlengkapan lainnya dapat dipenuhi secara bertahap.

Di bidang kesehatan, Polri memastikan masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun penanganan medis lanjutan akan segera dibantu. Jika diperlukan, warga akan dirujuk ke rumah sakit terdekat dengan difasilitasi proses evakuasi dan transportasinya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus, termasuk ibu hamil yang mendekati proses persalinan.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Dirikan Dua RS Lapangan di NTT Pascagempa 7,7 Magnitudo
Polres Ende Berikan Trauma Healing kepada Anak Korban Gempa di Lokoboko
PMI Sebarluaskan Informasi Akses Layanan Kesehatan bagi Pengungsi Gempa di Reok
Kapolri Tinjau Posko Pengungsi di Manggarai Tengah, Pastikan Kebutuhan Korban Gempa Terpenuhi
Polri Kerahkan 10 K9 SAR ke Flores untuk Percepat Pencarian Korban Gempa
Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan Pascagempa di NTT
komentar
beritaTerbaru