Kamis, 30 April 2026

Indonesia Dominasi Belgium Open Pencak Silat 2026, Raih 4 Emas dan 1 Perak

Kamis, 30 April 2026 07:30 WIB
Indonesia Dominasi Belgium Open Pencak Silat 2026, Raih 4 Emas dan 1 Perak
Tim Nasional Pencak Silat Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan meraih empat medali emas dan satu medali perak dalam ajang Belgium Open Pencak Silat Championship 2026 yang berlangsung pada 24-27 April 2026 di Schoten.

Jakarta (buseronline.com) - Tim Nasional Pencak Silat Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan meraih empat medali emas dan satu medali perak dalam ajang Belgium Open Pencak Silat Championship 2026 yang berlangsung pada 24-27 April 2026 di Schoten.

Dilansir dari laman Humas Polri, hasil ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat dunia. Kontingen Indonesia yang diperkuat sembilan atlet dan dua pelatih tampil impresif sepanjang kejuaraan.

Menariknya, tiga atlet peraih medali merupakan taruna dari Akademi Kepolisian (Akpol), mencerminkan keberhasilan pembinaan generasi muda di lingkungan Polri dalam bidang olahraga prestasi.

Empat medali emas disumbangkan oleh M Zaki Zikrilah Prasong (kelas B putra), Iqbal Chandra Pratama (kelas F putra), Safira Dwi Meilani (kelas C putri), serta nomor regu putra yang diperkuat Asep Yuldan Sani, Rano Slamet Nugraha, dan Andika Dhani Reksa. Sementara itu, satu medali perak diraih oleh Tito Hendra Septa Kurnia di kelas E putra.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari pembinaan atlet yang terarah dan berkelanjutan melalui Komite Olahraga Polri.

"Dalam waktu kurang dari satu minggu, Polri membuktikan personelnya mampu berprestasi melalui olahraga bela diri. Setelah meraih juara umum taekwondo di Jepang, kini kembali mengharumkan nama bangsa di Belgia," ujarnya.

Sebelumnya, atlet Polri juga sukses meraih juara umum dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 di Osaka pada 27 April 2026.

Komite Olahraga Polri yang diresmikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Mei 2024 dinilai berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet. Melalui wadah tersebut, sistem pembinaan serta pemenuhan hak atlet terus diperkuat.

Peran strategis juga ditunjukkan oleh Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifuddin yang bertindak sebagai manajer Timnas Pencak Silat Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, pembinaan atlet berlangsung lebih profesional hingga mampu menghasilkan prestasi tingkat dunia. "Ini adalah bukti nyata kualitas, mental juara, dan daya saing atlet Indonesia di tingkat internasional," ujar Nunung.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Gegana Polri Gelar Lokakarya KBRN 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Modern
Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Jaringan Narkoba, Perputaran Dana Capai Rp211,2 Miliar
Patroli Taktis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan di Sinak
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru