Sabtu, 09 Mei 2026

Satgas Damai Cartenz Perkuat Ketahanan Mental Personel di Kiwirok

Sabtu, 09 Mei 2026 19:35 WIB
Satgas Damai Cartenz Perkuat Ketahanan Mental Personel di Kiwirok
Kegiatan asistensi support psikologi tersebut dilaksanakan bagi personel Satgas Tindak Sektor Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (6/5/2026).

Pegunungan Bintang (buseronline.com) - Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC)-2026 terus memperkuat kesiapan personel yang bertugas di wilayah rawan Papua Pegunungan melalui kegiatan pendampingan mental dan psikologis.

Dilansir dari laman Humas Polri, kegiatan asistensi support psikologi tersebut dilaksanakan bagi personel Satgas Tindak Sektor Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu.

Kegiatan dipimpin oleh Dokter Satgas Banops Damai Cartenz-2026, Chintya Widodo, bersama tim psikologi Satgas Banops ODC-2026. Dalam pelaksanaannya, pendampingan psikologi diberikan langsung oleh Vico Lesmana.

Program support psikologi ini bertujuan menjaga kondisi mental, meningkatkan semangat kerja, serta memperkuat ketahanan psikologis personel yang menjalankan tugas operasi di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Kegiatan berlangsung di Pos Satgas Tindak Sektor Kiwirok yang dipimpin Dansektor Kiwirok Satgas ODC-2026, Enabel Julian Kanit. Dari total 36 personel yang bertugas di sektor tersebut, sebanyak 18 personel mengikuti kegiatan pendampingan psikologi.

Kaops Damai Cartenz-2026, Faizal Ramadhani menegaskan bahwa kesehatan mental personel menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan operasi di Papua.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis dan Berbagi Makanan di Sinak
Satgas Ops Damai Cartenz Respons Cepat Penembakan Warga di Yahukimo
Patroli Dialogis Operasi Damai Cartenz 2026 di Sinak Perkuat Keamanan dan Kedekatan dengan Warga
Patroli Taktis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan di Sinak
Tersangka DPO 7 Tahun Diproses Hukum di Jayapura
KKB Bakar SMP Negeri Kiwirok, Satgas Damai Cartenz: Serangan Terhadap Sekolah adalah Kejahatan Kemanusiaan
komentar
beritaTerbaru