Jumat, 09 Oktober 2026

Satgas Damai Cartenz Perkuat Ketahanan Mental Personel di Kiwirok

Sabtu, 09 Mei 2026 19:35 WIB
Satgas Damai Cartenz Perkuat Ketahanan Mental Personel di Kiwirok
Kegiatan asistensi support psikologi tersebut dilaksanakan bagi personel Satgas Tindak Sektor Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (6/5/2026).

Pegunungan Bintang (buseronline.com) - Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC)-2026 terus memperkuat kesiapan personel yang bertugas di wilayah rawan Papua Pegunungan melalui kegiatan pendampingan mental dan psikologis.

Dilansir dari laman Humas Polri, kegiatan asistensi support psikologi tersebut dilaksanakan bagi personel Satgas Tindak Sektor Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu.

Kegiatan dipimpin oleh Dokter Satgas Banops Damai Cartenz-2026, Chintya Widodo, bersama tim psikologi Satgas Banops ODC-2026. Dalam pelaksanaannya, pendampingan psikologi diberikan langsung oleh Vico Lesmana.

Program support psikologi ini bertujuan menjaga kondisi mental, meningkatkan semangat kerja, serta memperkuat ketahanan psikologis personel yang menjalankan tugas operasi di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Kegiatan berlangsung di Pos Satgas Tindak Sektor Kiwirok yang dipimpin Dansektor Kiwirok Satgas ODC-2026, Enabel Julian Kanit. Dari total 36 personel yang bertugas di sektor tersebut, sebanyak 18 personel mengikuti kegiatan pendampingan psikologi.

Kaops Damai Cartenz-2026, Faizal Ramadhani menegaskan bahwa kesehatan mental personel menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan operasi di Papua.

"Selain kesiapan fisik dan kemampuan teknis, kondisi psikologis personel juga harus menjadi perhatian utama. Melalui kegiatan support psikologi ini, kami ingin memastikan seluruh personel tetap memiliki semangat, motivasi, dan mental yang kuat dalam menjalankan tugas negara," ujarnya.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz, Adarma Sinaga, mengatakan pendekatan humanis tidak hanya diterapkan kepada masyarakat, namun juga kepada personel melalui pendampingan psikologis secara berkala.

"Personel yang bertugas di daerah pegunungan memiliki tantangan tersendiri, baik faktor cuaca, medan, maupun tekanan tugas. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga soliditas, moril, dan kesiapan anggota di lapangan," katanya.

Selain sesi pendampingan dan penguatan mental, personel juga diberikan motivasi serta pendekatan interpersonal guna mengurangi tingkat stres dan kelelahan selama menjalankan tugas operasi di wilayah pegunungan Papua. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pria Diduga Anggota KKB Diamankan di Yahukimo, Polisi Temukan 3 Amunisi
Satu Korban Penculikan KKB di Mimika Berhasil Dievakuasi
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya
Empat Diduga Anggota Batalyon Eden Sawi Tewas dalam Penindakan di Yahukimo
Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Tekankan Kewaspadaan dan Kesehatan Personel
10 Selongsong Peluru Ditemukan Usai Gangguan Tembakan di Asologaima
komentar
beritaTerbaru