Aliansi Pemuda Tapanuli Utara Aksi di DPRD dan Kantor Bupati
Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Tapanuli Utara menggelar aksi unjuk rasa damai di Kantor DPRD dan Kantor Bupati Tapanuli U
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia resmi menerbitkan kebijakan pencantuman label gizi berupa "Nutri Level" pada pangan siap saji, khususnya minuman berpemanis, sebagai upaya mendorong pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat.
Dilansir dari laman Kemkes, aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 tentang pencantuman label gizi dan pesan kesehatan pada pangan siap saji yang diterbitkan, Selasa (14/4/2026).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kebijakan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) berlebih yang berisiko memicu berbagai penyakit tidak menular.
"Upaya ini penting agar masyarakat dapat lebih mudah memilih pangan siap saji yang tepat dan sehat sesuai kebutuhannya," ujar Budi dalam keterangannya.
Menurutnya, konsumsi GGL berlebih berkaitan erat dengan meningkatnya risiko obesitas, hipertensi, penyakit kardiovaskular, stroke, hingga diabetes tipe 2. Bahkan, beban pembiayaan kesehatan untuk penyakit tertentu yang terkait konsumsi GGL terus meningkat.
Sebagai contoh, biaya penanganan gagal ginjal yang ditanggung BPJS melonjak lebih dari 400 persen, dari Rp2,32 triliun pada 2019 menjadi Rp13,38 triliun pada 2025.
Dalam kebijakan tersebut, Nutri Level dibagi menjadi empat kategori, yakni:
Sementara itu, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti warteg, pedagang kaki lima, dan restoran kecil belum menjadi target penerapan.
Adapun label Nutri Level wajib dicantumkan pada berbagai media informasi, seperti daftar menu, kemasan produk, brosur, spanduk, hingga platform aplikasi pemesanan makanan secara daring.
Penentuan Nutri Level dilakukan berdasarkan pernyataan mandiri pelaku usaha, yang mengacu pada hasil uji kandungan GGL dari laboratorium pemerintah atau lembaga terakreditasi.
Budi menambahkan, kebijakan ini juga merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Kesehatan yang mendorong sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan penyakit.
"Kemenkes mengatur pangan siap saji, sementara pangan olahan atau produk pabrikan menjadi ranah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," jelasnya.
Melalui penerapan Nutri Level, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar terhadap kandungan gizi dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi, serta terdorong untuk memilih produk yang lebih sehat. (R)
Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Tapanuli Utara menggelar aksi unjuk rasa damai di Kantor DPRD dan Kantor Bupati Tapanuli U
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat investasi masyarakat dalam pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pem
Ekonomi 5 jam lalu
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melanjutkan rangkaian diplomasi strategisnya dengan melakukan pertemuan bersama Presiden Repu
Ekonomi 5 jam lalu
Pekalongan (buseronline.com) Pemerintah Kota (Pemko) Pekalongan memberikan keringanan kepada masyarakat melalui kebijakan penghapusan dend
Ekonomi 7 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pengelola Kawasan I
Ekonomi 7 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan antikorupsi dan transparan
Pendidikan 9 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus memperkuat komitmen pembangunan keluarga melalui impleme
Kesehatan 10 jam lalu
Washington DC (buseronline.com) Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin memimpin delegasi Kementerian Pertahanan RI dala
Hukum & Peristiwa 10 jam lalu
Pekalongan (buseronline.com) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dinilai menjadi ujung tombak dalam edukasi pem
Kesehatan 11 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Ketegangan geopolitik global akibat konflik di Timur Tengah kian memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pangan
Ekonomi 12 jam lalu