Jumat, 29 Mei 2026

Anak Donorkan Hati untuk Ayah, Transplantasi di RSUP Fatmawati Berjalan Sukses

Minggu, 12 April 2026 19:40 WIB
Anak Donorkan Hati untuk Ayah, Transplantasi di RSUP Fatmawati Berjalan Sukses
Sebuah kisah penuh haru sekaligus harapan terjadi di RSUP Fatmawati, ketika seorang anak berusia 26 tahun mendonorkan sebagian hatinya untuk sang ayah yang berusia 52 tahun. Prosedur transplantasi hati tersebut dilakukan pada 9 April 2026.

Jakarta (buseronline.com) - Sebuah kisah penuh haru sekaligus harapan terjadi di RSUP Fatmawati, ketika seorang anak berusia 26 tahun mendonorkan sebagian hatinya untuk sang ayah yang berusia 52 tahun.

Dilansir dari laman Kemkes, prosedur transplantasi hati tersebut dilakukan pada 9 April 2026. Pasien diketahui menderita sirosis hati akibat hepatitis B, kondisi serius yang dapat mengancam jiwa apabila tidak ditangani secara optimal.

Transplantasi hati menjadi salah satu upaya medis untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit hati stadium lanjut.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menegaskan bahwa keterlibatan keluarga memiliki peran penting dalam keberhasilan transplantasi, terutama melalui metode living donor.

"Living donor transplantation menunjukkan betapa pentingnya dukungan keluarga. Ini bukan hanya tindakan medis, tetapi juga bentuk solidaritas dan kasih sayang yang menyelamatkan nyawa," ujarnya dalam konferensi pers di RSUP Fatmawati, Jumat.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi pasien dan donor saat ini stabil. Pasien telah sadar dan masih dirawat di ruang ICU untuk observasi lanjutan, sementara donor berada dalam kondisi baik dan dapat berkomunikasi dengan lancar.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Diabetes Tipe 2 Kini Menyerang Remaja, Gaya Hidup Jadi Sorotan Utama
Wamenkes Dorong Penguatan Sistem Peringatan Dini Polusi Udara
Wamenkes Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Syariah yang Holistik
Kemenkes Benahi Total Program Internsip Dokter
Kemenkes Dorong Siswa Jadi “First Aider” Kesehatan Mental Lewat Bedah Buku
Kasus Kebutaan Katarak Capai 650 Ribu, Pemerintah Perkuat Layanan Operasi Gratis
komentar
beritaTerbaru