Bekasi (buseronline.com) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin Kabupaten Bekasi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Dilansir dari laman Jabarprov, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten
Bekasi ini terpilih sebagai salah satu rumah sakit pengembang Integrasi Dokumen Klaim Elektronik (DKE) melalui platform SATUSEHAT Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kepercayaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Assessment One to One Dokumen Rekam Medis Elektronik (RME) di RSUD Cabangbungin, Jumat. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan sistem klaim digital yang terintegrasi antara SATUSEHAT dan BPJS Kesehatan.
Direktur
RSUD Cabangbungin, dr Hj Erni Herdiani mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil implementasi penuh atau 100 persen bridging Rekam Medis Elektronik (RME) menggunakan SIMRS KHANZA dengan platform SATUSEHAT.
Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan kesiapan RSUD Cabangbungin dalam mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan nasional.
"Transformasi digital bukan hanya milik rumah sakit besar di kota-kota besar.
RSUD Cabangbungin berkomitmen untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan memanfaatkan teknologi guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten
Bekasi," ujar Erni Herdiani.
Dari sekitar 3.200 rumah sakit di Indonesia, hanya sebagian kecil yang telah berhasil menyelesaikan integrasi sistem secara optimal. RSUD Cabangbungin menjadi salah satunya bersama sejumlah rumah sakit rujukan nasional sehingga dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Assessment One to One sebagai bagian dari pengembangan Dokumen Klaim Elektronik.
Keberhasilan tersebut didukung penerapan SIMRS KHANZA yang telah terintegrasi dengan berbagai platform nasional, mulai dari SATUSEHAT,
BPJS Kesehatan VClaim, Antrean Online BPJS, Mobile JKN, INA-CBG's, hingga layanan klaim BPJS lainnya. Integrasi ini dikembangkan oleh Tim Teknologi Informasi
RSUD Cabangbungin yang dipimpin Kepala SIRS, dr. Salim Mulyana, MM.
beritaTerkait
komentar