Rabu, 22 Juli 2026

RSUD Cabangbungin Terpilih Jadi Rumah Sakit Pengembang Dokumen Klaim Elektronik SATUSEHAT

Selasa, 21 Juli 2026 16:15 WIB
RSUD Cabangbungin Terpilih Jadi Rumah Sakit Pengembang Dokumen Klaim Elektronik SATUSEHAT
RSUD Cabangbungin Kabupaten Bekasi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional ditandai dengan pelaksanaan Assessment One to One Dokumen RME di RSUD Cabangbungin, Jumat (17/7/2026).

Bekasi (buseronline.com) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin Kabupaten Bekasi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Dilansir dari laman Jabarprov, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bekasi ini terpilih sebagai salah satu rumah sakit pengembang Integrasi Dokumen Klaim Elektronik (DKE) melalui platform SATUSEHAT Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kepercayaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Assessment One to One Dokumen Rekam Medis Elektronik (RME) di RSUD Cabangbungin, Jumat. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan sistem klaim digital yang terintegrasi antara SATUSEHAT dan BPJS Kesehatan.

Direktur RSUD Cabangbungin, dr Hj Erni Herdiani mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil implementasi penuh atau 100 persen bridging Rekam Medis Elektronik (RME) menggunakan SIMRS KHANZA dengan platform SATUSEHAT.

Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan kesiapan RSUD Cabangbungin dalam mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan nasional.

"Transformasi digital bukan hanya milik rumah sakit besar di kota-kota besar. RSUD Cabangbungin berkomitmen untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan memanfaatkan teknologi guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bekasi," ujar Erni Herdiani.

Dari sekitar 3.200 rumah sakit di Indonesia, hanya sebagian kecil yang telah berhasil menyelesaikan integrasi sistem secara optimal. RSUD Cabangbungin menjadi salah satunya bersama sejumlah rumah sakit rujukan nasional sehingga dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Assessment One to One sebagai bagian dari pengembangan Dokumen Klaim Elektronik.

Keberhasilan tersebut didukung penerapan SIMRS KHANZA yang telah terintegrasi dengan berbagai platform nasional, mulai dari SATUSEHAT, BPJS Kesehatan VClaim, Antrean Online BPJS, Mobile JKN, INA-CBG's, hingga layanan klaim BPJS lainnya. Integrasi ini dikembangkan oleh Tim Teknologi Informasi RSUD Cabangbungin yang dipimpin Kepala SIRS, dr. Salim Mulyana, MM.

"Melalui integrasi ini, pertukaran data pelayanan kesehatan dapat dilakukan secara aman, cepat, akurat, dan sesuai standar interoperabilitas nasional sehingga kami siap menghadapi implementasi sistem klaim berbasis data SATUSEHAT," jelas Erni.

Kegiatan assessment dihadiri perwakilan Kementerian Kesehatan RI, BPJS Kesehatan Pusat, BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, jajaran manajemen RSUD Cabangbungin, tim rekam medis, casemix, verifikator klaim, teknologi informasi, unit pelayanan, serta tim pengelola SIMRS KHANZA.

Erni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan tersebut. Menurutnya, pengembangan Dokumen Klaim Elektronik akan menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem pembiayaan kesehatan nasional.

Melalui sistem ini, proses klaim BPJS Kesehatan diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, transparan, dan akuntabel dengan dukungan Tanda Tangan Elektronik (TTE), sekaligus memperkuat keamanan dan integritas dokumen digital.

"Keberhasilan ini merupakan komitmen kami dalam mendukung Transformasi Sistem Kesehatan Nasional, khususnya pada pilar Transformasi Teknologi Kesehatan, melalui implementasi Rekam Medis Elektronik, interoperabilitas data kesehatan, dan digitalisasi proses klaim pelayanan kesehatan guna menghadirkan layanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bekasi," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Disdik Kabupaten Bekasi Gelar Gema Tunas 2026, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Warga Belajar
Pemkab Bekasi Peringati Harkopnas Ke-79, Dorong Penguatan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat
DWP Kabupaten Bekasi Dorong Anggota Jadi Smart Mom dalam Mengasuh Generasi Alpha
BPS Kabupaten Bekasi Kerahkan 2.312 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026
Disarpus Kabupaten Bekasi Hadirkan Buku Sejarah Lokal untuk Perkuat Literasi Masyarakat
Pemkab Bekasi Perpanjang Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan untuk Pertahankan UHC 99,6 Persen
komentar
beritaTerbaru