Jumat, 04 September 2026

SMKN 1 Setu Bekasi Tempati Gedung Baru

Jumat, 04 September 2026 15:30 WIB
SMKN 1 Setu Bekasi Tempati Gedung Baru
SMKN 1 Setu Kabupaten Bekasi kini menempati gedung sekolah baru setelah lokasi sebelumnya terdampak pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan.

Bekasi (buseronline.com) - SMKN 1 Setu Kabupaten Bekasi kini menempati gedung sekolah baru setelah lokasi sebelumnya terdampak pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan.

Dilansir dari laman Jabarprov, peresmian gedung baru tersebut berlangsung pada 1 September 2026. Kegiatan turut dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara SMKN 1 Setu dengan dunia usaha dan dunia industri (Dudika), serta penyerahan bantuan peralatan.

Pemindahan sekolah dilakukan melalui mekanisme pemindahtanganan Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan cara tukar-menukar.

Sebagai pengganti aset sekolah sebelumnya, PT Jasa Marga membangun gedung baru dengan nilai investasi mencapai Rp22,8 miliar. Pembangunan gedung tersebut berlangsung sejak Januari 2025 dan rampung pada Juni 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengapresiasi pembangunan gedung baru SMKN 1 Setu. Menurutnya, peningkatan fasilitas sekolah harus diimbangi dengan pengelolaan lingkungan dan sekolah yang baik.

"Sekolahnya sudah keren. Tugas Pak Kepala Sekolah dan guru-gurunya membuat wilayah ini semakin sempurna," ujar Purwanto.

Saat ini, SMKN 1 Setu berdiri di atas lahan sekitar 1,2 hektare. Luasan tersebut jauh lebih besar dibandingkan lokasi sebelumnya yang hanya memiliki lahan sekitar 4.000 meter persegi.

Gedung utama sekolah dilengkapi 27 ruang belajar, ruang guru, perpustakaan, empat ruang praktik siswa (RPS), serta aula. Sementara itu, gedung penunjang terdiri atas ruang tata usaha, ruang kepala sekolah, dan satu unit musala.

Selain pembangunan gedung baru melalui mekanisme tukar-menukar, SMKN 1 Setu juga mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah pusat pada 2025.

Program revitalisasi tersebut menghasilkan empat ruang kelas, tiga ruang praktik siswa, dan enam unit toilet tambahan.

Purwanto meminta pihak sekolah terus melakukan pembenahan fasilitas, khususnya dengan memperbanyak ruang terbuka hijau. Menurutnya, lingkungan sekolah yang nyaman dan teduh akan memberikan dampak positif terhadap proses belajar siswa.

"Sekolah ini masih kurang rimbun. Tanam yang sudah besar supaya anak-anak bisa menikmati lingkungan yang teduh," katanya.

Ia menambahkan, lingkungan sekolah juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Kebersihan dan kedisiplinan perlu ditanamkan sejak siswa berada di sekolah sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja.

"Karena, perusahaan membutuhkan orang-orang yang disiplin dan bertanggung jawab. Disiplinnya dibentuk dari mana? Dari sekolah," ujarnya.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Sekda Jabar: UMKM Harus Berani Naik Kelas, Jangan Takut Gagal
Janji Mentan Amran kepada Buruh Tani Karawang Langsung Terwujud, Alsintan Tiba dalam Hitungan Jam
Jabar Targetkan Bebas Anak Tidak Sekolah pada 2029
Mentan Amran Sidak Sawah Karawang, Dorong Petani Tanam Tiga Kali Setahun
BUMDes Festival Jabar 2026 Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Desa
Kemendikdasmen: Hampir 80 Persen Kebutuhan Kepala Sekolah Telah Terpenuhi
komentar
beritaTerbaru