Jumat, 04 September 2026

Wali Kota Medan Minta TPID Jangan Tunggu Harga Naik Baru Bertindak

Jumat, 04 September 2026 12:50 WIB
Wali Kota Medan Minta TPID Jangan Tunggu Harga Naik Baru Bertindak
Pj Sekda Medan Erfin Fahrurrazi membacakan sambutan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat membuka Capacity Building Anggota TPID Kota Medan untuk Meningkatkan Pemahaman dan Tanggung Jawab dalam Pengendalian Inflasi dan Deflasi Kota Medan, Kamis (3/9/2026), di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan.

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan bergerak lebih dini dalam mengendalikan inflasi dan mengantisipasi deflasi.

Rico menegaskan, TPID tidak boleh menunggu harga-harga naik hingga masyarakat mengeluhkan kondisi tersebut. Pengendalian inflasi harus dilakukan secara antisipatif, berbasis data, serta melibatkan sinergi lintas sektor.

Pesan itu disampaikan Rico Waas melalui sambutan tertulis yang dibacakan Pj Sekda Medan Erfin Fahrurrazi saat membuka Capacity Building Anggota TPID Kota Medan untuk Meningkatkan Pemahaman dan Tanggung Jawab dalam Pengendalian Inflasi dan Deflasi Kota Medan, pada 3 September 2026, di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan.

"Jangan sampai kita baru bergerak ketika harga sudah naik dan masyarakat sudah mengeluh," kata Rico Waas.

Menurut Rico, persoalan harga sangat berkaitan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Inflasi yang terlalu tinggi dapat menekan daya beli, sedangkan deflasi yang berlangsung luas dan terus-menerus juga perlu diwaspadai karena dapat menjadi tanda melemahnya permintaan dan aktivitas ekonomi.

Karena itu, anggota TPID diminta memahami perkembangan inflasi dan deflasi beserta faktor penyebab serta dampaknya. Data dan informasi terkini harus menjadi dasar dalam menentukan kebijakan.

Rico meminta TPID memperkuat empat aspek utama dalam pengendalian harga, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Potensi kekurangan pasokan, katanya, harus diantisipasi sejak awal. Begitu pula dengan gangguan distribusi yang harus segera diketahui penyebabnya agar pergerakan harga dapat direspons secara cepat.

Ia juga meminta data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan dimanfaatkan sebagai bahan analisis untuk merumuskan kebijakan strategis. Kebijakan tersebut selanjutnya diharapkan dituangkan dalam program daerah terkait pengendalian inflasi dan deflasi.

Rico menegaskan, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Pemko Medan harus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah lain, Bank Indonesia, BPS, Perum Bulog, pelaku usaha, Kadin, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.

"Jangan kita bekerja sendiri-sendiri karena data harus tersambung, informasi harus cepat, dan ketika ada persoalan di lapangan kita harus tahu siapa yang bisa langsung bergerak," ujarnya.

Ia berharap kegiatan capacity building tidak hanya meningkatkan pengetahuan anggota TPID, tetapi juga menghasilkan komitmen dan tindakan nyata.

Anggota TPID diminta semakin peka membaca pergerakan harga, cepat mengantisipasi berbagai risiko, serta memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas perekonomian Kota Medan.

"Pada akhirnya, yang kita jaga bukan sekadar angka inflasi, tetapi daya beli, ketenangan, dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan semangat Medan Untuk Semua dan Semua Untuk Medan," pungkasnya.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Setda Medan Reza Hanafi mengatakan, capacity building digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas anggota TPID mengenai dinamika inflasi dan deflasi, faktor yang memengaruhinya, serta strategi pengendalian yang dapat diterapkan di lapangan.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wali Kota Medan Minta Aspirasi Reses Segera Direalisasikan
Wali Kota Medan Jatuhkan Hukuman Disiplin Berat kepada Camat Medan Timur dan Lurah Aur
Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Bahas Penguatan Kerja Sama Berbagai Sektor
Airin Rico Waas Dilantik Jadi Bunda PAUD Medan, Fokus Perkuat Pendidikan dan Perlindungan Anak
Rico Waas Minta Rekomendasi DPRD soal PAD dan Aset Daerah Ditindaklanjuti Serius
Wali Kota Medan Dukung Pemutaran Film “Djamin Setia Selamanya”
komentar
beritaTerbaru