Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit, Andi Saguni melaporkan bahwa hingga Juli 2026 sebanyak 414 kabupaten/kota atau sekitar 94,1 persen dari target nasional telah berhasil mencapai status eliminasi malaria.
"Capaian eliminasi terus menunjukkan kemajuan dengan 414 kabupaten/kota telah berhasil mencapai eliminasi malaria," katanya.
Selain penyerahan sertifikat eliminasi malaria kepada Provinsi Sumatera Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta tujuh kabupaten yakni Langkat, Kepulauan Mentawai, Timor Tengah Selatan, Sumba Tengah, Purworejo, Halmahera Utara, dan Bintan, Kemenkes juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Kejuaraan Nasional Mikroskopis Malaria yang diselenggarakan bersama Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI).
Mewakili daerah penerima sertifikat, Bupati Sumba Tengah, Paulus Limu, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mempertahankan status eliminasi malaria melalui penguatan kerja sama lintas sektor, peningkatan surveilans, penguatan layanan diagnosis dan pengobatan, pemberdayaan masyarakat, serta penyediaan tenaga kesehatan, sarana prasarana, dan dukungan anggaran secara berkelanjutan.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis target Eliminasi Malaria Nasional pada 2030 dapat tercapai melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar