Komitmen memperkuat ekosistem inovasi tersebut juga ditandai dengan peluncuran vaksin tifoid Bio-TCV hasil kolaborasi FKUI dan PT Bio Farma.
Direktur Utama PT Bio Farma, Shadiq Akasya menyebut Bio-TCV menjadi bukti kemampuan Indonesia dalam mengembangkan vaksin secara mandiri melalui kolaborasi lintas sektor.
Sementara itu, Ketua Panitia Medical Expo FKUI 2026 Mohammad Kurniawan mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah yang mempertemukan akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem inovasi kesehatan di Indonesia.
Melalui kolaborasi yang semakin erat, diharapkan lebih banyak hasil riset dapat dihilirisasikan menjadi produk kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. (R)
beritaTerkait
komentar