Selasa, 15 September 2026

PWI Sumut Pastikan 900 Anggota Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Batas Usia

Selasa, 15 September 2026 21:50 WIB
PWI Sumut Pastikan 900 Anggota Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Batas Usia
Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik didampingi unsur pengurus lain saat melakukan pertemuan dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan di Medan, Selasa (15/9/2026).

Medan (buseronline.com) – Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Utara (PWI Sumut) memastikan seluruh anggotanya mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan tanpa batasan usia.

Program perlindungan tersebut merupakan bagian dari kelanjutan kerja sama antara PWI Sumut dengan BPJS Ketenagakerjaan yang kini memasuki tahun kelima dan akan diperpanjang untuk lima tahun ke depan.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik dengan jajaran BPJS Ketenagakerjaan di Medan, Selasa (15/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumut Rifki Warisan, Sekretaris SR Hamonangan Panggabean, Bendahara Hartati Rangkuti dan Mery Ismail. Dari BPJS Ketenagakerjaan hadir Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Morawa Budi Situmorang dan Mei Vivi Sibuea.

Budi Situmorang mengatakan, seluruh anggota PWI Sumut, baik anggota biasa maupun anggota muda, akan memperoleh perlindungan jaminan kematian tanpa dibatasi usia. "Klaim yang akan diberikan BPJS nantinya sekitar Rp42 juta per orang," ujar Budi.

Ia menyebutkan, jumlah anggota PWI Sumut yang sebelumnya mendapatkan perlindungan sebanyak 560 orang. Namun, dalam perpanjangan kerja sama ini jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 900 anggota.

"Kalau awalnya ter-cover hanya 560 orang, sekarang ini sekira 900 orang. Dalam waktu dekat kita akan tandatangani kesepakatan kerja samanya," katanya.

Menurut Budi, manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut tidak hanya berupa santunan kematian. Peserta yang telah terdaftar selama tiga tahun dan kemudian meninggal dunia, dua anak yang ditinggalkan juga berhak memperoleh manfaat beasiswa.

Total manfaat beasiswa yang diberikan mencapai Rp174 juta, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Sementara itu, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik menyambut baik kesepakatan perpanjangan kerja sama tersebut. Ia mengatakan, perlindungan bagi anggota merupakan salah satu bentuk perhatian organisasi terhadap kesejahteraan wartawan. "Alhamdulillah, hari ini tercapai kesepakatan untuk perpanjangan kontrak," ujar Farianda.

Ia menjelaskan, sekitar 900 anggota PWI Sumut akan dimasukkan dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah tersebut tidak hanya mencakup anggota yang sebelumnya telah terdaftar, tetapi juga anggota yang sempat dikeluarkan akibat adanya aturan BPJS.

Selain itu, anggota baru hasil ujian penerimaan dan kenaikan tingkat akhir 2025 juga akan dimasukkan dalam kepesertaan.

"Jadi, kalau saya tidak salah, jumlah keseluruhannya mencapai 900 anggota," sebut Farianda yang juga Ketua SPS Sumut.

Farianda menegaskan, perpanjangan kerja sama ini penting untuk memastikan perlindungan jaminan sosial bagi anggota PWI Sumut tidak terputus. Sebab, kontrak kerja sama sebelumnya akan berakhir pada September 2026.

"Kontrak kerja sama ini akan berakhir pada September tahun ini. Kita tidak mau ini terputus, makanya kita harus melanjutkan kontrak kerja sama ini. Ini semua dilakukan untuk meng-cover seluruh anggota PWI di Sumatera Utara," tegasnya.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh anggota PWI Sumut dalam menjalankan tugas jurnalistik. (Galung)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jelang Konferda, PWI Sumut Matangkan Persiapan dan Verifikasi Data Anggota
Kantor PWI Sumut Kembali Dibobol Maling, Pipa Tembaga AC Dicuri
PWI Sumut Buka Reaktivasi KTA yang Mati Lebih dari Setahun
Panitia Konferda PWI Sumut Resmi Dibentuk, Rifki Warisan Pimpin OC
Disdik Sumut Dukung Kejuaraan Catur SIWO PWI-STOK Bina Guna Piala Ketua PWI Sumut 2026
PWI Gelar PWI Fest 2026, Perkuat Kompetensi Wartawan Hadapi Disrupsi AI
komentar
beritaTerbaru