Kamis, 11 Juni 2026

Mentan Dorong Konsumsi Telur dan Ayam dalam Program MBG Tiga Kali Sepekan

Kamis, 11 Juni 2026 20:57 WIB
Mentan Dorong Konsumsi Telur dan Ayam dalam Program MBG Tiga Kali Sepekan
Menteri Pertanian Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, mendorong peningkatan konsumsi telur dan daging ayam dalam program MBG menjadi tiga kali dalam sepekan.

Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pertanian Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, mendorong peningkatan konsumsi telur dan daging ayam dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi tiga kali dalam sepekan. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat serapan produk peternakan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat peternak.

Dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Kamis (11/6/2026), Mentan Amran mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan usulan resmi kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) agar frekuensi konsumsi telur dalam program MBG ditingkatkan dari satu kali menjadi tiga kali per minggu.

"Kami sudah menyurat ke Kepala Badan Gizi Nasional baru-baru ini agar konsumsi telur dinaikkan dari satu kali menjadi tiga kali per minggu," ujar Amran.

Menurutnya, usulan tersebut mendapat respons positif dari Kepala BGN yang langsung menindaklanjuti rekomendasi pemerintah guna meningkatkan penyerapan komoditas peternakan dalam negeri.

Amran menjelaskan, peningkatan konsumsi telur dan ayam melalui program MBG mulai memberikan dampak positif terhadap perbaikan harga di tingkat peternak. Harga telur dan ayam yang sebelumnya mengalami tekanan kini mulai menunjukkan tren kenaikan seiring meningkatnya permintaan dari program pemerintah tersebut.

Ia menegaskan, konsumsi ayam dan telur dalam program MBG diharapkan dapat dilakukan minimal tiga kali dalam sepekan guna menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar.

"Kami berharap konsumsi ayam dan telur bisa dilakukan setidaknya tiga kali dalam seminggu sehingga serapan produk peternakan semakin baik dan harga di tingkat peternak tetap terjaga," katanya.

Amran juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala BGN atas respons cepat dalam menindaklanjuti usulan tersebut. Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan BGN telah membantu mendorong perbaikan harga komoditas peternakan yang sebelumnya mengalami penurunan.

"Beliau langsung menindaklanjuti. Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala BGN yang responsnya sangat cepat, sehingga harga mulai merangkak naik," ujar Amran.

Pemerintah berharap optimalisasi program Makan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi peternak dan pelaku usaha peternakan nasional. (DKI1)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah
Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja ke Pesisir Barat Lampung
Pemkab Taput Perkuat Layanan Kesehatan hingga Daerah Terpencil, Sinergi dengan BPJS Kesehatan Ditingkatkan
Presiden Prabowo: Tak Ada Toleransi Penyimpangan dalam Program MBG
Presiden Prabowo Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 111 Jakarta
RSCM Kencana Perkuat Layanan Fertilitas, Wamenkes: Yang Dirawat Bukan Hanya Tubuh, Tetapi Harapan
komentar
beritaTerbaru