Selasa, 18 Agustus 2026

KPK Libatkan Keluarga Pejabat Pemprov Jabar untuk Perkuat Integritas dan Cegah Korupsi

Kamis, 30 Juli 2026 19:35 WIB
KPK Libatkan Keluarga Pejabat Pemprov Jabar untuk Perkuat Integritas dan Cegah Korupsi
Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, saat membuka Bimtek Keluarga Berintegritas yang digelar bekerja sama dengan Pemprov Jawa Barat di Aula BPSDM Provinsi Jawa Barat, Kota Cimahi, Jumat (24/7/2026).

Cimahi (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong penguatan integritas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui pelibatan keluarga pejabat dalam upaya pencegahan korupsi.

Dilansir dari laman KPK, langkah ini dinilai penting karena keluarga memiliki peran strategis dalam membangun budaya antikorupsi dan mencegah potensi penyimpangan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas yang digelar bekerja sama dengan Pemprov Jawa Barat di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Kota Cimahi, Jumat.

Kegiatan bertema "Mewujudkan Keluarga Berintegritas Melalui Penanaman Nilai-Nilai Antikorupsi" itu diikuti pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Jawa Barat, seperti kepala dinas, kepala biro, dan kepala badan, bersama pasangan masing-masing.

Ibnu mengatakan, pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga melalui pendidikan, pencegahan, dan pelibatan masyarakat. Menurutnya, keluarga menjadi lingkungan terdekat yang berperan penting dalam membangun sekaligus menjaga integritas seorang pejabat.

"Yang harus dibentengi bukan hanya pribadi pejabatnya, tetapi juga pasangannya. Keluarga yang berintegritas akan mendorong kita hidup sesuai kemampuan dan penghasilan. Pasangan harus menjadi pengingat utama agar tidak melakukan korupsi," kata Ibnu.

Ia menilai dukungan keluarga dapat menjadi benteng yang mencegah seseorang terjerumus dalam praktik korupsi. Sebaliknya, tuntutan gaya hidup yang tidak sesuai kemampuan finansial dapat menjadi pemicu terjadinya penyimpangan.

Karena itu, KPK mendorong pasangan pejabat untuk menjadi mitra yang saling mengingatkan, menjaga pola hidup sederhana, serta memperkuat komitmen menolak korupsi dan gratifikasi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa integritas harus menjadi pegangan seluruh pejabat beserta keluarganya selama menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi Dana Hibah di Kalimantan
KPK Dorong ATR/BPN Perkuat Integritas untuk Tutup Celah Korupsi
Jawa Barat Pimpin Sementara Perolehan Medali FLS3N Pendidikan Khusus 2026
Dankorbrimob Polri Tekankan Kesiapsiagaan dan Respons Cepat Personel Brimob
KPK Serahkan Aset Rampasan Korupsi Rp24,3 Miliar Kepada Kementerian Pertahanan
Pemprov Jabar Salurkan Bantuan Peternakan ke Kelompok Ternak di Bandung Barat
komentar
beritaTerbaru