Kamis, 30 Juli 2026

Pemkab Taput Percepat Pemulihan Pascabencana, Satgas PRR Apresiasi Progres Infrastruktur dan Ekonomi

Kamis, 30 Juli 2026 21:00 WIB
Pemkab Taput Percepat Pemulihan Pascabencana, Satgas PRR Apresiasi Progres Infrastruktur dan Ekonomi
Bupati Taput JTP Hutabarat didampingi Satgas PRR Brigjen TNI Fajar Tjahyono saat meninjau lokasi hunian warga di Desa Dolok Nauli, Kamis (30/7/2026).

Tarutung (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan pascabencana alam. Berkat sinergi dengan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumut, pemulihan infrastruktur, hunian warga, hingga sektor pertanian kini menunjukkan progres yang signifikan.

Hal itu terlihat saat Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mendampingi Koordinator Wilayah Sumut Satgas PRR, Brigjen TNI Fadjar Tjahyono, meninjau sejumlah lokasi prioritas sekaligus mengikuti Rapat Koordinasi Pemulihan Pascabencana di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (30/7/2026).

Rangkaian peninjauan meliputi lokasi rekonstruksi SD Negeri Lobu Pining, pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Dolok Nauli, Jembatan Sitakka di Desa Aek Siansimun, serta kawasan revitalisasi persawahan di Desa Sipahutar.

Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi dengan baik.

Menurutnya, di sektor permukiman, Pemkab Taput telah menyelesaikan pembangunan 103 unit Huntap Komunal dan 37 unit Huntap Mandiri yang tersebar di sejumlah desa.

"Fasilitas kesehatan dan kegiatan belajar mengajar kini telah berjalan normal. Akses jalan, jaringan telepon, dan listrik yang sebelumnya sempat terputus juga telah kembali pulih sepenuhnya," ujar Bupati.

Selain itu, sektor pertanian juga menjadi perhatian utama pemerintah. Sekitar 800 hektare lahan persawahan yang terdampak bencana telah direhabilitasi. Pemkab Taput juga menyalurkan berbagai bantuan sarana produksi, seperti traktor, pompa air, dan alat pengolah sampah guna meningkatkan kembali produktivitas petani.

Sementara itu, Jembatan Sitakka yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah selesai diperbaiki melalui kolaborasi antara Pemkab Taput dan TNI sehingga sudah dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses transportasi.

Koordinator Wilayah Sumut Satgas PRR, Brigjen TNI Fadjar Tjahyono, memberikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Ia menjelaskan, kunjungan Satgas PRR bertujuan memverifikasi data sekaligus memastikan percepatan perubahan status indikator pemulihan dari kategori proses (kuning) menuju kondisi normal (hijau).

"Kami melihat langsung bahwa proses pemulihan berjalan sangat baik. Pemerintah Pusat melalui berbagai kementerian dan lembaga telah mengalokasikan anggaran melalui Transfer ke Daerah (TKD) maupun Anggaran Belanja Tambahan (ABT) hingga puluhan miliar rupiah untuk Tapanuli Utara. Kami siap mengawal agar seluruh bantuan tersebut tepat sasaran," tegas Brigjen TNI Fadjar Tjahyono.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Satgas PRR, TNI/Polri, dan dukungan Pemerintah Pusat, proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Tapanuli Utara terus berjalan optimal. Berbagai capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa daerah ini semakin siap bangkit dan memperkuat ketahanan masyarakat menuju pemulihan yang menyeluruh. (Galung)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemkab Taput Evaluasi Pendapatan Daerah, Realisasi Semester I Capai 49,11 Persen
Pemkab Taput Terima Bantuan Mobil Pelayanan Pendapatan Daerah Keliling dari PT SOL
Wabup Taput Tinjau Asesmen Maretong, Tekankan Integritas dan Penguatan Numerasi Siswa
Pemkab Tapanuli Utara Promosikan Wisata Pulau Sibandang Melalui Panggung Budaya di PRSU ke-50
Pemkab Taput Perkuat Sinergi Tapanuli Raya Lewat Pisah Sambut Dandim 0210/TU
Pemkab Taput Komitmen Lindungi Hak Anak pada Peringatan HAN ke-42
komentar
beritaTerbaru