Pengawasan tidak hanya dilakukan di pasar hewan, tetapi juga menyasar peternakan milik warga. Petugas melakukan pengecekan kondisi fisik ternak, kelengkapan dokumen kesehatan, sekaligus memberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang dan kesehatan hewan ternak.
Menurut Wisnu, sebagian besar kasus penyakit hewan di Temanggung berasal dari ternak yang didatangkan dari luar daerah.
"Biasanya pedagang atau peternak membeli hewan baru, lalu langsung mencampurnya dalam satu kandang. Kondisi tersebut berpotensi menularkan penyakit kepada ternak yang sudah ada," jelasnya.
DKPPP Kabupaten Temanggung juga mengimbau peternak agar membeli ternak dalam kondisi sehat dan dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Selain itu, peternak diminta rutin membersihkan kandang serta menyediakan cairan disinfektan bagi setiap orang yang keluar masuk area peternakan.
Melalui pengawasan tersebut, DKPPP Temanggung berharap hewan kurban yang beredar di masyarakat tetap sehat, aman, dan layak dikurbankan saat
Idul Adha mendatang. (R)
beritaTerkait
komentar