Selasa, 16 Juni 2026

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Revitalisasi Sekolah untuk Memuliakan Murid

Senin, 18 Mei 2026 17:00 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Revitalisasi Sekolah untuk Memuliakan Murid
Mendikdasmen Abdul Mu’ti foto bersama dengan lainnya saat menyerahkan bantuan revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 di SMA Negeri 1 Batam, Kepulauan Riau, Selasa (12/5/2026).

Batam (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memuliakan murid agar dapat belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Hal tersebut disampaikan Abdul Mu'ti saat menyerahkan bantuan revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 di SMA Negeri 1 Batam, Kepulauan Riau, Selasa.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, program revitalisasi itu merupakan implementasi Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto dalam membangun generasi unggul melalui peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Sebelum menghadiri kegiatan di SMA Negeri 1 Batam, Abdul Mu'ti meninjau TK Pembina III Kota Batam dan SD Negeri 001 Sungai Beduk.

Di TK Pembina III, ia melihat langsung proses pembelajaran menggunakan Interactive Flat Panel (IFP) serta memastikan program revitalisasi tahun 2026 berjalan sesuai rencana, mencakup rehabilitasi toilet, sanitasi, dan penambahan ruang kelas baru untuk menampung sekitar 200 murid.

Sementara itu, di SD Negeri 001 Sungai Beduk, Abdul Mu'ti berdialog dengan kepala sekolah dan guru terkait keterbatasan ruang kelas yang menyebabkan proses belajar mengajar harus dilakukan dalam tiga shift.

Awalnya sekolah tersebut hanya dijadwalkan menerima rehabilitasi, namun kini diusulkan mendapatkan tambahan Ruang Kelas Baru (RKB).

"Kalau sudah pagi-siang begitu, beberapa program kami mungkin tidak bisa berjalan dengan baik. Tadi kami di lapangan sudah menghitung untuk mengubahnya agar ada penambahan ruang kelas baru, sehingga ruang kelasnya menjadi mencukupi," ujar Abdul Mu'ti.

Dalam kesempatan itu, Mendikdasmen menyebut pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 triliun secara nasional untuk merevitalisasi 11.744 satuan pendidikan pada tahun 2026.

Prioritas revitalisasi diberikan kepada sekolah terdampak bencana, sekolah di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), serta sekolah dengan kondisi rusak berat.

Selain pembangunan fisik melalui gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Abdul Mu'ti juga menyoroti pentingnya budaya sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Presiden dan Mendikdasmen Bahas MBG serta Pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi
Dua Inovasi Digital Kemendikdasmen Raih Pengakuan Dunia di WSIS Prizes 2026
Kemendikdasmen Paparkan Keberhasilan Transformasi Digital PAUD di Forum Internasional CPRN 2026
Kemendikdasmen Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital melalui Literasi dan Edukasi Keamanan Siber
Wamendikdasmen: Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuhnya Inovasi dan Kemandirian Siswa
Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning
komentar
beritaTerbaru