Program ini akan berlangsung selama beberapa bulan dengan berbagai aktivitas, mulai dari sosialisasi hingga pelibatan komunitas lokal.
Berdasarkan pelaksanaan tahun sebelumnya, ratusan pemda telah berpartisipasi dan menjangkau puluhan juta masyarakat.
KPK berharap pendekatan komunikasi yang kreatif dan kolaboratif ini mampu memperluas partisipasi publik sekaligus memperkuat budaya antikorupsi di Indonesia.
"Kami mengajak semua pihak mengoptimalkan media komunikasi daerah untuk mengampanyekan perilaku antikorupsi secara serempak sebagai komitmen bersama untuk masa depan bangsa," pungkas Wawan. (R)
beritaTerkait
komentar