Minggu, 20 September 2026

Kemendikdasmen Perkuat Tracer Study SMK 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Lulusan Vokasi

Senin, 03 Agustus 2026 17:45 WIB
Kemendikdasmen Perkuat Tracer Study SMK 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Lulusan Vokasi
Kemendikdasmen RI kembali meluncurkan Penelusuran Tamatan SMK 2026 sebagai langkah memperkuat basis data perjalanan lulusan sekolah menengah kejuruan setelah menyelesaikan pendidikan.

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI kembali meluncurkan Penelusuran Tamatan (Tracer Study) SMK 2026 sebagai langkah memperkuat basis data perjalanan lulusan sekolah menengah kejuruan setelah menyelesaikan pendidikan.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi dan memperluas peluang kerja bagi lulusan SMK.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus), Tatang Muttaqin mengatakan Tracer Study SMK 2026 akan memetakan sejumlah indikator penting, seperti persentase lulusan yang bekerja, berwirausaha, melanjutkan pendidikan, waktu tunggu memperoleh pekerjaan pertama, hingga tingkat kesesuaian pekerjaan dengan kompetensi yang dipelajari di bangku SMK.

"Semakin akurat dan mutakhir data yang kita miliki, semakin tepat pula kebijakan yang dapat disusun. Pada akhirnya, seluruh upaya ini akan bermuara pada peningkatan mutu pendidikan vokasi, meningkatkan peluang lulusan SMK untuk terserap di dunia kerja, dan mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua," ujar Tatang di Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dinas pendidikan, balai vokasi, sekolah, Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK, dinas ketenagakerjaan, dunia usaha dan dunia industri, hingga para lulusan SMK.

Tatang juga mengajak seluruh kepala SMK di Indonesia menjadikan tracer study sebagai budaya peningkatan mutu yang berkelanjutan. Menurutnya, data hasil penelusuran tamatan tidak hanya menjadi laporan statistik, tetapi harus dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki proses pembelajaran, memperkuat kemitraan dengan dunia industri, serta memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Diplomasi Indonesia-Prancis Lewat Bahasa dan Sastra
Kemendikdasmen Fasilitasi 32.828 Guru Lanjut S1/D4 pada 2026
Pembelajaran STEM Dorong Siswa Ciptakan Solusi bagi Persoalan Lingkungan
Kemendikdasmen Perluas Makna Literasi di Era Digital dan AI
Kemendikdasmen Imbau Sekolah Utamakan Keselamatan di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran STEM untuk Bentuk Generasi Kritis dan Kreatif
komentar
beritaTerbaru