Total luas panen padi pada Januari-Juni 2026 diperkirakan mencapai 6,27 juta hektare, atau meningkat 0,01 juta hektare (0,22 persen) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Realisasi luas panen pada Maret 2026 tercatat sebesar 1,61 juta hektare, dengan potensi luas panen April-Juni 2026 diperkirakan mencapai 3,16 juta hektare.
Ateng menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan konsistensi produksi padi nasional yang tetap terjaga, terutama didukung oleh fase panen pada triwulan kedua.
"Namun demikian, ke depan tetap perlu diwaspadai faktor cuaca dan kondisi sumber daya air yang dapat memengaruhi produksi," pungkasnya. (R)
beritaTerkait
komentar