Lebak (buseronline.com) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat Program Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Banten dan dialog bersama siswa serta tenaga kependidikan Sekolah Rakyat (SR) SMA 34 Lebak.
Dalam kunjungan tersebut, Fajar menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat dapat berjalan berkelanjutan dan berkualitas.
Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk membuka akses pendidikan bermutu bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Pendidikan adalah jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Melalui Sekolah Rakyat, negara hadir untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak agar dapat meraih cita-citanya," ujar Fajar.
Kepala Sekolah Rakyat SMA 34 Lebak, Candra Lestiantara Budiharja, menyampaikan bahwa sekolah tersebut saat ini membina 100 siswa yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak.
Sebagian besar siswa berasal dari keluarga kelompok ekonomi desil satu dan sebelumnya mengalami keterbatasan akses pendidikan.
Ia juga mengungkapkan bahwa SR SMA 34 Lebak berhasil meraih predikat tata kelola terbaik kedua secara nasional di antara Sekolah Rakyat di Indonesia.
Capaian itu diraih berkat dukungan berbagai pihak, termasuk UPT Kemendikdasmen, BPMP Provinsi Banten, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam dialog bersama siswa, Fajar turut membagikan pengalaman hidupnya saat menghadapi keterbatasan ekonomi di masa kecil.
Ia mengaku pernah membantu ibunya berjualan gorengan keliling kampung dan menyaksikan perjuangan sang ibu yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia demi membiayai pendidikan keluarga.
"Latar belakang ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih cita-cita. Yang terpenting adalah kemauan belajar, kerja keras, dan konsistensi dalam berusaha," katanya.
Fajar juga memastikan pemerintah telah menyiapkan berbagai skema bantuan pendidikan bagi lulusan Sekolah Rakyat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Program tersebut di antaranya Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Garuda, Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen, dan berbagai program beasiswa lainnya.
"Pemerintah sudah menyiapkan beberapa skema beasiswa. Ada KIP, ada Beasiswa Garuda, ada Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen, dan juga berbagai program beasiswa lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan," ujarnya.
Menurutnya, lulusan Sekolah Rakyat juga akan mendapatkan pendampingan untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur afirmasi maupun prestasi.
"Ada afirmasi kuliah, ada beasiswa, ada jalur prestasi. Nanti siswa Sekolah Rakyat juga akan mendapatkan pendampingan apabila ingin melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi," jelasnya.
Fajar menambahkan, keberlanjutan pendidikan hingga perguruan tinggi merupakan arahan langsung Presiden Prabowo agar manfaat Program Sekolah Rakyat dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Bapak Presiden sudah memerintahkan supaya ada keberlanjutan Sekolah Rakyat hingga kuliah. Kesempatan itu ada, beasiswa itu ada," tegasnya.
Selain membahas aspek akademik,
Wamendikdasmen juga menekankan pentingnya pengembangan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan sosial melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Ia berharap Sekolah Rakyat mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, serta menjadi agen perubahan dalam memutus rantai kemiskinan di lingkungan masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar