Minggu, 19 Juli 2026

Kapolri: Lebih dari 1.800 Korban TPPO Berhasil Diselamatkan

Minggu, 02 Juli 2023 14:27 WIB
Kapolri: Lebih dari 1.800 Korban TPPO Berhasil Diselamatkan
Presiden RI Jokowi dihadapan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memotong tumpeng pada perayaan HUT ke 77 Bhayangkara yang digelar di SUGBK, Sabtu (1/7/2023). (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Atensi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ditindaklanjuti serius oleh Kapolri. Jenderal Polisi Listyo Sigit mengatakan pemberantasan TPPO dilakukan dari hulu ke hilir.

“Terhadap kejahatan transnasional, Polri melakukan pemberantasan dari hulu ke hilir seperti membentuk Satgas TPPO untuk memberantas kejahatan perdagangan orang,” kata Jenderal Polisi Listyo Sigit dalam laporannya kepada Jokowi dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-77 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Kapolri menyampaikan ada 600 orang lebih yang ditetapkan sebagai tersangka dan lebih dari 1.800 korban diselamatkan. Satgas TPPO resmi dibentuk Kapolri pada Selasa (6/6) lalu.

Satgas TPPO di seluruh jajaran polda se-Indonesia langsung bergerak menangani kasus human trafficking tersebut.

“Dengan hasil seperti ini, 642 orang tersangka dan penyelamatan 1.826 korban baik di dalam maupun luar negeri,” kata dia.

Jenderal Pol Listyo Sigit mengatakan Polri akan membentuk direktorat baru yang khusus menangani kasus TPPO. Direktorat ini juga akan menangani perlindungan terhadap perempuan dan anak-anak.

“Ke depan, Polri akan membentuk struktur direktorat perlindungan perempuan dan anak serta pemberantasan perdagangan orang di tingkat Bareskrim, polda jajaran sesuai arahan Bapak Presiden Republik Indonesia,” ungkapnya.
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
KPK Perkuat Sinergi APH dan Lembaga Pengawasan untuk Berantas Korupsi di Papua
Bobby Nasution Komit Revitalisasi Situs Megalitik Tetegewo di Nias Selatan
Zakiyuddin Ajak Kapolres Baru Perkuat Sinergi Wujudkan Belawan Aman dan Bebas Kriminalitas
Bobby Nasution Ajak Dubes Prancis Kunjungi Situs Megalitik Nias, Dorong Kerja Sama Pariwisata
Kominfo Kota Medan Ajak Mahasiswa Manfaatkan AI Secara Bijak dan Kritis
Wamenkes: One Health Jadi Kunci Kemandirian dan Kedaulatan Kesehatan Indonesia
komentar
beritaTerbaru