Sementara itu, Kepala SD Negeri Trenten 2, Sri Muryani, menilai penggunaan IFP berdampak positif terhadap motivasi belajar siswa. Sejak diterima pada awal 2026, perangkat tersebut telah dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan pembelajaran.
"Motivasi belajar meningkat karena siswa dapat langsung melihat dan mencari materi yang dibutuhkan. Keterlibatan mereka juga lebih tinggi," ujarnya.
Pemanfaatan IFP di ruang kelas menjadi salah satu bukti bahwa integrasi teknologi mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Dengan dukungan perangkat interaktif, siswa diharapkan lebih aktif, mandiri, dan mudah memahami materi, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pendidikan yang adaptif dan berpusat pada peserta didik. (R)
beritaTerkait
komentar