Rabu, 22 April 2026

IFP Tingkatkan Interaktivitas Pembelajaran, Mendikdasmen Tinjau Langsung di Magelang

Rabu, 22 April 2026 13:51 WIB
IFP Tingkatkan Interaktivitas Pembelajaran, Mendikdasmen Tinjau Langsung di Magelang
Mendikdasmen Abdul Mu’ti melakukan kunjungan ke SD Negeri Borobudur 2, Sabtu (18/4/2026), untuk meninjau langsung pemanfaatan perangkat tersebut dalam pembelajaran Matematika kelas V.

Magelang (buseronline.com) - Penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) di ruang kelas semakin mendorong terciptanya pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan menyenangkan bagi siswa.

Hal ini terungkap saat Mendikdasmen Abdul Mu'ti melakukan kunjungan ke SD Negeri Borobudur 2, Sabtu, untuk meninjau langsung pemanfaatan perangkat tersebut dalam pembelajaran Matematika kelas V.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen mengamati penggunaan IFP yang memungkinkan guru menghadirkan materi pembelajaran melalui visual, video, hingga interaksi langsung di layar sentuh.

Baca Juga: Kemendikdasmen Gelar Dialog Pendidikan Indonesia-Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperluas penyediaan perangkat ini sebagai bagian dari transformasi pendidikan.

"Terima kasih para guru sudah mengajar dengan baik, anak-anak jadi semangat. Namun pembelajaran tetap harus terintegrasi dengan pembelajaran mendalam dan penguatan pendidikan karakter," ujar Abdul Mu'ti.

Saat berdialog dengan siswa, ia juga menggali pengalaman mereka menggunakan IFP. Para siswa mengaku pembelajaran menjadi lebih menarik karena dapat melihat materi secara visual dan berinteraksi langsung dengan konten yang ditampilkan.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga kebiasaan menulis. "Menulis itu penting agar apa yang dipelajari bisa diingat dan melatih kemandirian belajar," tambahnya.

Guru kelas V, Susanti, menyampaikan bahwa sejak perangkat IFP diterima, penggunaannya langsung dioptimalkan dalam berbagai mata pelajaran. Menurutnya, kehadiran IFP membuat pembelajaran lebih variatif dan mendorong keterlibatan aktif siswa.

"Anak-anak bisa menyentuh, menulis, atau menggeser objek langsung di layar. Bahkan mereka sering mengusulkan fitur atau permainan edukatif untuk digunakan di kelas," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa IFP memudahkan guru dalam mengakses berbagai sumber belajar dalam satu perangkat, mulai dari video, simulasi, hingga materi presentasi yang terintegrasi.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Revitalisasi Sekolah di Magelang Berdampak Nyata, Fasilitas Makin Layak dan Pembelajaran Lebih Optimal
Kemendikdasmen Gelar Dialog Pendidikan Indonesia-Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Kemendikdasmen Rampungkan 349 Sekolah Hasil Revitalisasi di Sumatera Barat
Wamendikdasmen: Bahasa Indonesia Pemersatu Bangsa dan Kunci Ilmu Pengetahuan
Wamendikdasmen Tinjau Persiapan TKA di Wonogiri, Tekankan Nilai Kejujuran
Pemerintah Perkuat Layanan Pendidikan, Jawa Timur Catat Capaian Signifikan
komentar
beritaTerbaru