Anak Donorkan Hati untuk Ayah, Transplantasi di RSUP Fatmawati Berjalan Sukses
Jakarta (buseronline.com) Sebuah kisah penuh haru sekaligus harapan terjadi di RSUP Fatmawati, ketika seorang anak berusia 26 tahun mendon
Kesehatan satu jam lalu
Tangerang (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui program sertifikasi bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Dilansir dari laman Kemendikdasmen, komitmen tersebut diwujudkan lewat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bantuan Pemerintah Program Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Bahasa Asing tahun 2026 yang digelar di Tangerang, Selasa.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq menyatakan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp112,5 miliar untuk sertifikasi kompetensi dan Rp75 miliar untuk sertifikasi bahasa asing bagi siswa SMK.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan vokasi, sekaligus upaya meningkatkan kesiapan lulusan SMK menghadapi persaingan kerja global.
Baca Juga: Kejati Sulsel Edukasi Hukum JMS di SMK Telkom untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba pada Generasi Muda
"Tahun ini, Kemendikdasmen memberikan dukungan besar untuk memastikan siswa SMK memiliki bekal kuat memasuki dunia kerja yang semakin dinamis," ujar Fajar.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan cara pandang siswa SMK agar memiliki orientasi global, meskipun bekerja di daerah masing-masing. Selain penguasaan keterampilan teknis, siswa juga diharapkan memiliki soft skill, mental kompetitif, dan kemampuan adaptasi yang tinggi.
Lebih lanjut, Fajar mendorong lulusan SMK tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga mampu berwirausaha dan berkontribusi dalam memperkuat kelas menengah Indonesia. Sertifikasi kompetensi dan bahasa asing dinilai menjadi kunci penting untuk mencapai hal tersebut.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin mengatakan bahwa penguasaan bahasa asing menjadi faktor krusial dalam membuka akses lulusan SMK ke pasar kerja internasional.
Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas, kegiatan Bimtek juga menjadi forum koordinasi bagi para kepala sekolah untuk memastikan program berjalan sesuai standar serta berbagi praktik baik.
Melalui program ini, pemerintah berharap lulusan SMK Indonesia semakin kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. (R)
Jakarta (buseronline.com) Sebuah kisah penuh haru sekaligus harapan terjadi di RSUP Fatmawati, ketika seorang anak berusia 26 tahun mendon
Kesehatan satu jam lalu
Jakarta (buseronline.com) RSUP Fatmawati terus mengembangkan layanan transplantasi hati melalui kerja sama internasional. Dalam pelaksanaa
Kesehatan 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) RSUP Fatmawati kembali mencatatkan capaian penting dengan melaksanakan transplantasi hati ketiga pada 9 April 20
Kesehatan 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kementeria
Pendidikan 3 jam lalu
Tangerang (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui
Pendidikan 4 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin)
Pendidikan 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pj Sekda Sumut Sulaiman Harahap menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai harapan masa depan bangsa. Pesan
Regional 5 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penye
Hukum & Peristiwa 5 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan perkembangan. D
Ekonomi 6 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) PT Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan distribusi LPG nasional melalui penguatan armada logistik laut yan
Ekonomi 7 jam lalu