Jumat, 16 Oktober 2026

Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah

Jumat, 10 April 2026 19:12 WIB
Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, saat meninjau langsung pelaksanaan TKA di SMP Negeri 11 Kota Serang, Senin (6/4/2026).

Serang (buseronline.com) - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Banten berjalan lancar. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan kegiatan tersebut berlangsung tanpa kendala berarti.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, saat meninjau langsung pelaksanaan TKA di SMP Negeri 11 Kota Serang, Senin.

Dalam kunjungannya, Atip mengapresiasi kesiapan pihak sekolah yang tetap mampu menyelenggarakan TKA dengan baik meskipun menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Ia menyebut, pelaksanaan ujian dilakukan secara bergelombang sebagai solusi atas keterbatasan perangkat.

"Alhamdulillah pelaksanaannya lancar. Karena keterbatasan sarana, TKA dilaksanakan secara bergelombang. Secara umum tidak ada gangguan teknis," ujarnya.

Menurut Atip, hasil TKA nantinya akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi kemampuan individu siswa serta menjadi bahan rujukan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ke depan. Ia juga berpesan agar para siswa tetap percaya diri dan semangat dalam mengerjakan soal.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 11 Kota Serang, Sanyata Jaka Santoso, mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan matang sebelum pelaksanaan TKA. Mulai dari sosialisasi kepada siswa dan orang tua, pelaksanaan simulasi, gladi bersih, hingga try-out.

"Sebanyak 378 siswa mengikuti TKA secara sukarela dengan izin orang tua. Kami juga memberikan pembekalan melalui buku panduan yang dibahas oleh guru Bahasa Indonesia dan Matematika," jelasnya.

Terkait keterbatasan fasilitas, Sanyata menyebut sekolah hanya memiliki satu laboratorium komputer dengan 35 laptop. Untuk mengatasi hal tersebut, pelaksanaan TKA dibagi menjadi tiga gelombang dengan empat sesi per hari yang berlangsung hingga pukul 15.30 WIB.

Ia menegaskan bahwa TKA bukan menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai instrumen pemetaan kompetensi akademik secara nasional. Kelulusan tetap ditentukan melalui ujian sekolah serta penilaian karakter.

Antusiasme juga ditunjukkan para peserta. Salah satu siswa, Khoirul Fariz Maulana, mengaku merasa lega setelah menyelesaikan ujian meski sempat mengalami kesulitan pada mata pelajaran Matematika.

"Senang dan lega. Matematika memang cukup sulit, tapi saya yakin dengan hasil sendiri," ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Farah Maulida Nury. Ia menilai TKA penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa dan melatih kesiapan menghadapi ujian.

"TKA ini penting untuk melatih kemampuan akademik. Semoga teman-teman tetap semangat dan bisa menjawab soal dengan baik," tuturnya. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Mendikdasmen Buka Rakernas V MPK Indonesia 2026 di Tarutung, Usung Transformasi Sekolah Kristen
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Berdialog dengan Ratusan Guru di Tapanuli Utara, Dorong Pemerataan Pendidikan Bermutu
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Kunjungi Tapanuli Utara, Tinjau Revitalisasi Sekolah dan Program MBG
Cegah Dampak Kabut Asap, Kadis Pendidikan Taput Imbau Sekolah Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Taput Tuan Rumah Rakernas V MPK Indonesia, 250 Peserta Bakal Hadiri Transformasi Pendidikan Kristen
KPK: Indeks Integritas Pendidikan 2026 Capai 73,30, Tata Kelola Masih Jadi Tantangan
komentar
beritaTerbaru