Ia menjelaskan bahwa program sertifikasi bahasa asing tahun ini mencakup berbagai bahasa, seperti Inggris, Jepang, Prancis, Mandarin, dan Jerman. "Tahun 2026, target peserta meningkat menjadi 250 ribu siswa, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 100 ribu peserta," ungkap Tatang.
Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas, kegiatan Bimtek juga menjadi forum koordinasi bagi para kepala sekolah untuk memastikan program berjalan sesuai standar serta berbagi praktik baik.
Melalui program ini, pemerintah berharap lulusan SMK Indonesia semakin kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. (R)
beritaTerkait
komentar