Sabtu, 18 Juli 2026

KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda

Minggu, 12 April 2026 12:50 WIB
KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda
Kuliah Umum Pencegahan Korupsi yang digelar KPK bersama Umsura di At-Tauhid Tower Kampus Umsura, Jawa Timur, Jumat (10/4/2026).

Jatim (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai garda depan dalam membentuk integritas generasi muda di tengah stagnasi capaian Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Kuliah Umum Pencegahan Korupsi yang digelar KPK bersama Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) di At-Tauhid Tower Kampus Umsura, Jawa Timur, Jumat.

Dilansir dari laman KPK, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi nasional membangun budaya antikorupsi sejak dini, dengan kampus sebagai simpul penting perubahan.

Baca Juga: KPK dan Polda Metro Jaya Tangkap Empat Orang yang Mengaku Pegawai KPK di Jakarta Barat

Menurutnya, kuliah umum ini juga menjadi bagian dari program Penguatan Integritas Ekosistem Perguruan Tinggi (PIEPT) yang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Dalam kesempatan tersebut, Ibnu mengungkapkan capaian IPK Indonesia masih berada pada level yang mengkhawatirkan.

Berdasarkan data Transparency International, IPK Indonesia tahun 2025 tercatat sebesar 34 dari 100, atau berada di peringkat 109 dari 180 negara.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan upaya pemberantasan korupsi belum optimal dan membutuhkan pendekatan yang lebih sistemik, termasuk melalui pendidikan. "Integritas harus menjadi fondasi utama bagi calon pemimpin bangsa," ujarnya.

Ibnu juga menekankan bahwa pendidikan antikorupsi tidak hanya sebatas teori, tetapi harus membentuk sikap dan etika. Ia mengingatkan praktik seperti menyontek, plagiarisme, dan gratifikasi kecil dapat menjadi pintu masuk perilaku koruptif jika tidak dicegah sejak dini.

Sementara itu, Rektor Umsura, Mundakir, menegaskan bahwa pencegahan korupsi harus berbasis pada penguatan nilai. "Nilai harus benar-benar hidup agar mampu menekan peluang korupsi sejak awal," katanya.

KPK menilai pendidikan merupakan instrumen penting dalam memutus mata rantai korupsi dengan menanamkan nilai integritas untuk melahirkan generasi yang berkarakter dan berintegritas. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK Bekali Jurnalis Pemahaman Komprehensif tentang Pemberantasan Korupsi
KPK Dorong Kementerian PU Perkuat Tata Kelola dan Integritas Pembangunan Infrastruktur
KPK dan KPPU Perkuat Sinergi Cegah Korupsi dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
KPK Tahan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab dalam Kasus Dugaan Pemerasan
KPK Perkuat Kapasitas Penyuluh Antikorupsi Lewat Pelatihan Public Speaking
KPK Awasi Pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Tengah, Cegah Gratifikasi dan Titipan Siswa
komentar
beritaTerbaru